• Home
  • Berita
  • Intrapreneur adalah: Pengertian, Manfaat, Hingga Contohnya!

Intrapreneur adalah: Pengertian, Manfaat, Hingga Contohnya!

Oleh Ratna Patria
No ratings yet.

Istilah entrepreneur atau pengusaha mungkin sudah tidak asing lagi ya bagi kamu. Namun apakah kamu pernah mendengar istilah intrapreneur? Intrapreneur atau internal entrepreneur adalah pelaku utama dalam kegiatan intrapreneurship untuk perkembangan bisnis dan perusahaan. Lalu apa sebenarnya pengertian intrapreneur ini? Tenang, kamu akan mendapatkan jawabannya pada artikel DomaiNesia kali ini! Oh iya selain pengertian intrapreneur, DomaiNesia juga akan membahas contoh hingga perbedaan intrapreneur dan entrepreneur. Penasaran? Simak sampai akhir ya untuk tahu jawabannya!

Intrapreneur adalah Kemampuan Berpikir Seorang Pengusaha

Pengertian intrapreneur adalah seorang yang memiliki mentalitas pengusaha yang berada dalam suatu organisasi atau perusahaan. Lebih gampangnya, intrapreneur adalah karyawan perusahaan yang memiliki kemampuan berpikir serta bertindak layaknya seorang pengusaha. Biasanya karakter yang dimiliki intrapreneur adalah kreatif, inovatif, dan memiliki kemampuan problem solving yang baik.

intrapreneur adalah
Sumber: Envato

Hal ini jelas akan memberikan dampak yang positif bagi perusahaan terutama dalam menciptakan berbagai hal baru yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, contohnya seperti peluncuran produk baru. Intrapreneur tidak membutuhkan modal dalam menjalankan idenya karena dia termasuk ke dalam suatu perusahaan. 

Baca juga: Pelajari Perbedaan Email Hosting vs Email Shared Hosting Sebelum Membuat Email Bisnis

Nah tadi kita sempat menyinggung sedikit mengenai intrapreneurship kan? Jadi intrapreneurship adalah sebuah sistem yang diterapkan perusahaan yang bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk berkembang dan menghasilkan inovasi sesuai dengan ide yang dimiliki.

Dengan adanya sistem ini, pasti akan menguntungkan kedua belah pihak yaitu perusahaan yang akan mendapatkan keuntungan berupa inovasi dan juga karyawan yang mendapatkan keuntungan karena skill yang dimiliki semakin berkembang. Nah itu tadi pengertian intrapreneur, apakah kamu masih bingung? Lalu apa perbedaannya dengan entrepreneur? Kalau masih bingung berarti kamu harus membaca penjelasan selanjutnya ya!

Apa Intrapreneurship Memiliki Manfaat?

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya bahwa intrapreneurship memiliki banyak manfaat bagi perusahaan. Berikut beberapa manfaatnya.

1. Karyawan Mendapatkan Kesempatan Mengembangkan Skill 

Karyawan mendapatkan kesempatan dari perusahaan untuk mengembangkan diri dan memberikan idenya guna meningkatkan kinerja perusahaan. Kemampuan wirausaha karyawan juga akan semakin berkembang dengan sumber daya yang mendukung dari perusahaan. Dengan demikian, hal itu pasti menguntungkan karyawan kan? Tentu saja karena karyawan yang sudah terbiasa dengan lingkungan kerja dan sistem intrapreneurship maka jika mereka keluar dari perusahaan otomatis dia sudah memiliki skill dan kemampuan yang mumpuni untuk berwirausaha sendiri.

2. Membantu Perusahaan untuk Terus Berinovasi

Manfaat selanjutnya akan didapatkan oleh perusahaan karena mereka akan mendapatkan ide untuk terus berinovasi. Contoh kasusnya seperti ini, saat pandemi Covid-19 banyak perusahaan yang penjualannya menurun hingga banyak perusahaan yang gulung tikar karena beberapa faktor yang mempengaruhi. Nah dengan adanya intrapreneurship ini maka perusahaan akan mendapatkan ide dan solusi yang cepat dan tepat. Seperti halnya membuat produk baru, membuat terobosan baru, atau bahkan mengubah sistem yang ada untuk beradaptasi dengan keadaan.

Perbedaan Intrapreneur dan Entrepreneur

Setelah membaca pengertian intrapreneur, apakah kamu bertanya-tanya apa perbedaan intrapreneur dan entrepreneur? Yuk bahas bareng DomaiNesia biar kamu nggak bingung lagi. Jadi ada beberapa aspek perbedaan intrapreneur dan entrepreneur berikut ini.

1. Status

Aspek pertama dalam perbedaan intrapreneur dan entrepreneur adalah status yang dimiliki. Kita tahu bahwa intrapreneur adalah seorang karyawan yang memiliki jiwa wirausaha namun dia tidak bisa membangun usahanya sendiri, melainkan mempromosikan inovasi dan memperoleh persetujuan dari perusahaan untuk direalisasikan.

Sedangkan jika entrepreneur bukan hanya sekedar orang yang memiliki jiwa wirausaha saja tetapi dia juga yang akan merealisasikan ide yang sudah dibuat tadi dengan membangun usahanya sendiri. Sederhananya, perbedaan intrapreneur dan entrepreneur  yang pertama yaitu jika intrapreneur adalah karyawan sedangkan entrepreneur adalah pemilik bisnis.

Baca juga: 10+ Ide dan Peluang Usaha Rumahan yang Menjanjikan Banyak Cuan

intrapreneur adalah
Sumber: Envato

2. Tujuan

Aspek tujuan menjadi perbedaan intrapreneur dan entrepreneur berikutnya. Intrapreneur dan entrepreneur jelas memiliki perbedaan tujuan. Tujuan intrapreneur adalah meningkatkan kekuatan kompetitif terhadap perusahaan dan berusaha untuk mencapai target yang sudah ditetapkan perusahaan. Sedangkan jika entrepreneur bekerja dengan tujuan untuk menciptakan inovasi untuk menciptakan usaha yang inovatif dan kreatif.

3. Risiko

Jika kita berbicara mengenai risiko, mana yang lebih berisiko antara intrapreneur dan entrepreneur? Nah perbedaan intrapreneur dan entrepreneur ini cukup signifikan karena sebagai pemilik usaha entrepreneur jelas memiliki risiko yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan intrapreneur.

Dalam setiap pengambilan keputusan dan juga merealisasikan ide, entrepreneur memikul tanggung jawab penuh dan menanggung segala risiko atas setiap kegagalan dan keberhasilan. Intrapreneur bekerja menggunakan kreativitas dan keterampilan kewirausahaannya untuk menghasilkan suatu inovasi yang bermanfaat bagi perusahaan tanpa menanggung risiko atas ide yang direalisasikan, jadi secara penuh risiko ditanggung oleh perusahaan. 

4. Modal

Kamu pasti sudah bisa menebak kan untuk aspek perbedaan intrapreneur dan entrepreneur satu ini? Yup, jika modal pasti yang akan mengeluarkan modal adalah entrepreneur karena semua aktivitas yang dilakukan membutuhkan modal yang harus dikumpulkan baik dari berbagai sponsor, investor, atau dari mereka sendiri. Sedangkan intrapreneur pastinya tidak membutuhkan modal sedikit pun karena semuanya menjadi tanggung jawab perusahaan.

5. Keuntungan

Aspek dalam perbedaan intrapreneur dan entrepreneur selanjutnya yaitu keuntungan. Keuntungan yang diperoleh keduanya jelas berbeda ya! Jika keuntungan intrapreneur adalah mendapatkan sumber daya sepenuhnya dari perusahaan untuk mendukung segala kebutuhan dalam mengembangkan idenya. Berbeda dengan keuntungan entrepreneur yang memiliki kebebasan dalam memutuskan segala sesuatu dalam sebuah bisnis. 

Contoh Intrapreneur Perusahan Besar di Dunia

PlayStation-Ken Kutaragi

PlayStation menjadi konsol game yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Kehadirannya tidak bisa dilepaskan dari Ken Kutaragi yang merupakan seorang karyawan yang bekerja untuk Sony di laboratorium penelitian digital. Pada akhir 1980-an, Ken Kutaragi menyaksikan saudara perempuannya memainkan Famicom, yakni konsol game “jadul” keluaran Nintendo. Sejak saat itu, Kutaragi tertarik untuk bisa merealisasikan bahwa suatu hari dia juga dapat mengembangkan konsol game buatannya. Perjalanan hingga dia berhasil menciptakan konsol game penuh dengan perjuangan hingga ia membujuk Sony untuk mendanai penelitian tentang Super Famicom CD.

Pada awalnya para petinggi Sony menolak ide tersebut, namun Kutaragi tidak pantang menyerah. Langkah ini pada akhirnya menjadi cikal-bakal dan kemudian menghasilkan sebuah perangkat yang disebut “PlayStation”. Walaupun dianggap sebagai pertaruhan berisiko oleh eksekutif Sony lainnya, Ken Kutaragi sekali lagi mendapat dukungan penuh dari Sony CEO Norio Ohga dan CEO Sony juga mendanai penuh untuk pengembangan konsol game tersebut. Beberapa tahun kemudian, perusahaan telah meluncurkan PlayStation sebagai konsol game yang kini populer di pangsa pasar. 

Gmail-Paul Buchheit

Sudah tidak usah diragukan lagi keberadaannya karena Gmail menjadi penyedia layanan email yang paling populer dan banyak digunakan hingga saat ini. Namun tahukah kamu jika Gmail merupakan ide dari seorang intrapreneur? Gmail memang merupakan ide dan inovasi dari Paul Buchheit salah satu karyawan Google. Google memberikan kebebasan kepada karyawannya untuk mengembangkan proyek pribadi.

Nah dengan kebebasan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Paul dan menciptakan layanan email berbasis website yang dilengkapi dengan pencarian. Meskipun sempat ditentang namun Paul berhasil mendapatkan dukungan dari Google. Usahanya pun tidak sia-sia karena kini Gmail menjadi raksasa layanan email dan berhasil menyingkirkan pesaingnya seperti Yahoo.

Baca juga: Lengkap, Cara Membuat Marketing Plan untuk Bisnismu!

intrapreneur adalah
Sumber: Envato

Sudah Tahu Kan Apa itu Intrapreneur?

Jadi pengertian intrapreneur adalah karyawan perusahaan yang memiliki jiwa wirausaha yang nantinya akan bermanfaat bagi perusahaan dan dirinya sendiri. Intrapreneur juga memiliki peranan penting dalam perusahaan loh seperti pembuatan produk baru misalnya. Selain membuat produk baru, intrapreneur juga bisa mengubah sistem pemasaran juga seperti penjualan yang dilakukan secara online.

Untuk melakukan penjualan online maka kamu membutuhkan sebuah website. Website yang akan kamu gunakan harus memiliki performa yang maksimal, dibalik performa website yang maksimal terdapat layanan hosting terbaik yang dipilih. Untuk itu, DomaiNesia menyediakan layanan hosting berkualitas yang bisa kamu coba, bahkan hosting DomaiNesia lagi ada diskon 30%. Tunggu apalagi, yuk cobain hosting DomaiNesia!

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!