• Home
  • Berita
  • Algoritma YouTube : Bagian Penting Dalam Strategi Promosi Bisnis

Algoritma YouTube : Bagian Penting Dalam Strategi Promosi Bisnis

Oleh Mila Rosyida
No ratings yet.

Algoritma YouTube – Menggunakan YouTube sebagai media promosi bisnis sudah tidak bisa ditinggalkan lagi. Hal memang dikarenakan banyak penonton video YouTube mulai dari anak- anak hingga orang yang lebih tua. Untuk itu, menjadikan YouTube sebagai media promosi dan pengenalan produk bisnis sangatlah efektif. Namun, sebagai tim marketing kamu harus tahu terlebih dahulu bagaimana YouTube bekerja supaya promosi dan pengenalan produk bisnis tepat sasaran.

Apa itu Algoritma YouTube

Algoritma YouTube adalah sebuah sistem rekomendasi yang menyesuaikan video dengan minat yang berbeda pada tiap penonton secara real time.

Sistem rekomendasi YouTube diatur sedemikian rupa untuk menemukan video yang sesuai untuk penontonya, dengan kata lain YouTube menemukan video untuk penonton bukan menemukan penonton untuk video.

Pada saat penonton mengunjungi YouTube, sistem rekomendasi YouTube menarik video-video dan memberi rating kandidat terbaik menurut kemungkinan besar video yang akan ditonton.

Oleh karena itu, topik yang ditampilkan pada beranda kamu sangat mungkin berbeda dengan orang lain.

Algoritma YouTube bertujuan untuk membantu penonton menemukan video yang tepat serta memaksimalkan kepuasan penonton jangka panjang, sehingga penonton akan terus datang kembali untuk menggunakan platform layanan YouTube.

Cara Kerja Algoritma YouTube

Saat kamu membuka YouTube, tampilan awal beranda yang disarankan berupa beragam video yang menurut AI YouTube akan mungkin kamu tonton.

Minat video dari tawaran awal YouTube dijumpai sangat general karena algoritma YouTube masih belum bisa membaca apa yang diinginkan oleh penonton.

Video-video yang dipilih untuk ditampilkan pada beranda dipilih berdasarkan dua jenis device signal yaitu :

Kinerja

Platform YouTube mengukur kinerja dengan beberapa parameter diantaranya :

  1. Rasio video diklik dan ditayangkan (Click Through Rate vs Bounce Rate),
  2. Rata-rata durasi penayangan,
  3. Banyaknya video yang ditayangkan penonton pada channel YouTube,
  4. Jumlah suka, tidak suka, komentar serta bagikan video,
  5. Konsistensi unggahan video,
  6. Survey penonton.

Jika kamu mengunggah video ke YouTube, algoritma YouTube akan menampilkannya pada pengguna di beranda YouTube.

Penonton yang membuka video kamu, menontonnya hingga selesai, menyukai, membagikan video kamu, dan parameter lain yang sudah disebutkan sebelumnya, membuat YouTube akan menampilkan lebih banyak video yang kamu punya maupun beberapa video lain yang kontennya mirip seperti video yang kamu unggah.

Personalisasi

Pada penjelasan sebelumnya sudah disebutkan bahwa algoritma YouTube menyesuaikan video pada penonton yang dianggap relevan dengan minatnya.

YouTube menilai minat penonton melalui perilaku masa lalu penonton atau riwayat pencarian penonton maupun riwayat video yang sudah diputar.

Jika seorang penonton cenderung terlibat dengan topik tertentu, maka YouTube akan menawarkan lebih banyak mengenai topik tersebut.

Tentunya rekomendasi video ini akan berubah-ubah sesuai dengan kumpulan riwayat terakhir yang sering ditayangkan oleh penonton.

Pada saat penonton menayangkan sebuah video, YouTube akan menawarkan beberapa pilihan video lainnya pada bagian kanan konten yang kemungkinan akan ditonton berikutnya.

Bagian saran tersebut dipertimbangkan berdasarkan video yang terkait dengan topik yang sedang ditayangkan, video yang sering ditonton, serta video yang pernah ditonton sebelumnya.

Jika video yang kamu unggah mendapat banyak tanggapan positif dari penonton, sangat besar kemungkinan algoritma YouTube akan melakukan rekomendasi video kamu pada penonton lain. Sehingga, kamu dapat menarik lebih banyak penonton.

Baca Juga : 10 Tips Menambah Viewers YouTube Channel

Perkembangan Algoritma YouTube

Algoritma YouTube telah mengalami perubahan selama bertahun-tahun hingga pada cara kerja algoritma tersebut berjalan saat ini.

Berikut akan dipaparkan bagaimana perjalanan perkembangan algoritma YouTube mulai dari terciptanya YouTube hingga sekarang.

Optimasi Klik dan Tampilan (Tahun 2005 – Tahun 2011)

Salah seorang pendiri YouTube, Jawed Karim menyatakan bahwa YouTube dibuat pada tahun 2005.

Pada tahun tersebut, YouTube digunakan untuk mengumpulkan berbagai koleksi video pertunjukan dari Super Bowl Janet Jackson dan Justin Timberlake yang populer.

Sejak tahun 2005 sampai dengan 2011, algoritma YouTube merekomendasikan video berdasarkan konten yang paling banyak dilihat atau di klik.

Oleh karena itu, kreator menghalalkan segala cara untuk menarik penonton agar melihat atau mengklik videonya dengan memanipulasi judul dan gambar yang bahkan tidak sesuai dengan isi konten yang sebenarnya (clickbait).

Hal tersebut menyebabkan pengalaman kepuasan penonton anjlok karena merasa tertipu dan kesal karena konten yang ditampilkan tidak sesuai.

Optimasi durasi tayangan (Tahun 2012)

Akibat dari anjloknya pengalaman penonton, YouTube mulai melakukan perbaikan algoritma pada tahun 2012.

Pada tahun ini algoritma YouTube didasarkan pada optimasi durasi tayangan. YouTube menyesuaikan sistem rekomendasinya sesuai dengan waktu yang dihabiskan untuk melihat tiap tayangan video serta waktu yang dihabiskan penonton selama di platform secara keseluruhan.

Sebab itulah beberapa kreator membuat durasi video konten mereka lebih pendek untuk memungkinkan penonton melihat video hingga selesai, disisi lain beberapa kreator membuat durasi video lebih lama untuk peningkatan waktu total keseluruhan.

Algoritma YouTube membebaskan kreator untuk menyesuaikan target penonton masing-masing kemudian YouTube akan memberikan reward.

Optimasi kepuasan penonton (Tahun 2015 – Tahun 2016)

Seiringnya waktu ditemui bahwa “Waktu yang dihabiskan pada suatu platform belum tentu sama dengan waktu yang berkualitas yang dihabiskan”.

Hal tersebut mendasari YouTube mengubah algoritmanya lagi pada tahun 2015 sampai dengan tahun 2016. Pada tahun 2015 YouTube melakukan pengukuran kepuasan penonton melalui survey secara langsung serta melakukan prioritas metrik tanggapan seperti suka, tidak suka, bagikan serta tombol “tidak tertarik”.

Sedangkan di tahun 2016 YouTube menerbitkan white paper yang menjelaskan bagaimana Artificial Intelligence (AI) bekerja.

Perbaikan algoritma YouTube memungkinkan YouTube untuk menemukan video yang ingin dilihat oleh masing-masing penonton, bukan hanya sekedar video yang mungkin telah dilihat oleh banyak orang sebelumnya.

Alhasil, YouTube berhasil melakukan peningkatan pengalaman penonton dimana waktu yang dihabiskan untuk menonton video yang direkomendasikan oleh algoritma YouTube sebanyak 70%.

Pengaturan konten berbahaya, demonetisasi dan keamanan brand (Tahun 2016 – Sekarang)

Popularitas YouTube semakin meningkat seiring bergantinya tahun. Disamping itu, muncul peningkatan jumlah masalah moderasi konten dan apa yang direkomendasikan YouTube menjadi topik serius bagi pembuat konten, berita, hingga pemerintah.

YouTube sangat serius dalam tanggung jawabnya untuk mendukung berbagai bidang dalam mengurangi penyebaran informasi yang salah dan berbahaya. Adanya perubahan algoritma ini diberlakukan sejak awal tahun 2019.

Pada mulanya YouTube mendefinisikan konten yang melanggar batas atau konten yang tidak sesuai dengan pedoman komunitas. Konten-konten tersebut akan segera dihapus oleh pihak YouTube.

Kebijakan tersebut sempat membuat kreator khawatir tidak sengaja melanggar pedoman komunitas yang selalu berubah dan dihukum teguran, demonetisasi atau bahkan yang lebih buruk.

Namun, CEO Susan Wojcicki yang merupakan salah satu prioritas YouTube tahun 2021 akan meningkatkan transparansi pedoman komunitas bagi kreator.

Tips untuk Meningkatkan Jangkauan Kamu di YouTube

Sesuai dengan yang dijelaskan sebelumnya, algoritma YouTube mengikuti minat masing-masing penonton.

Jika kamu memiliki rencana untuk terjun di dunia kreator YouTube, berikut tips yang mungkin bisa membantu kamu untuk menumbuhkan impresi channel YouTube kamu pada penonton.

Lakukan riset terhadap keyword

Keyword atau kata kunci merupakan istilah singkat yang merepresentasikan isi konten agar penonton mudah dalam menemukan video yang dimaksud.

Cara ini akan membuat konten kamu masuk ke dalam metadata YouTube untuk dikategorikan sesuai dengan topik konten, video terkait serta penonton mana yang mungkin akan menayangkannya.

Kamu dapat melakukan riset terhadap keyword seperti saat melakukan posting blog atau salinan web menggunakan free tools seperti Google adwords atau SEMrush.

Jika kamu sudah mendapatkan identifikasi mengenai keyword utama, kamu dapat menempatkannya pada beberapa tempat seperti nama file video, judul video, deskripsi video, maupin skrip video.

Buatlah orang-orang tertarik hingga tidak mungkin menolak untuk mengklik thumbnail kamu

Daya Tarik “Appeal” merupakan istilah yang digunakan YouTube untuk mewakili bagaimana video dapat menarik seseorang untuk menonton sesuatu yang baru.

Apabila kamu ingin memaksimalkan “Appeal” dari video yang kamu unggah, kamu perlu memperhatikan beberapa hal berikut :

  1. Unggah konten video kamu dengan menggunakan thumbnail khusus dan pertahankan gaya visual yang konsisten pada keseluruhan thumbnail kamu.
  2. Tulislah judul yang membuat penasaran dan menarik (Tentunya bukan clickbait)
  3. Buatlah kalimat pertama atau beberapa kalimat pada deskripsi yang menarik dan relevan, sebab kalimat pertama atau lebih dari deskripsi akan muncul pada pencarian.
algoritma youtube
Sumber : Elements Envato

Buatlah penonton melihat semua video kamu

Jika kamu memiliki penonton yang sudah melihat salah satu video kamu, selanjutnya permudah ia untuk terus menonton video-videomu yang lain. Dalam mencapai goals ini kamu dapat melakukan:

Cards

Beri flags atau tanda pada video lain yang masih relevan dengan video kamu.

End Screens

Akhiri video kamu dengan Call-to-Action (CTA) dengan gambar, tulisan ataupun ucapan yang mendorong penonton untuk melakukan sebuah action yaitu melihat lebih lanjut pada video terkait.

Playlist

Buat daftar putar dari video yang memiliki topik yang serupa (topikal)

Subscription watermarks

Digunakan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai perubahan penonton menjadi subscribers.

Menarik penonton dari platform lain

Sistem rekomendasi selain algoritma YouTube masih sangat membantu dalam persebaran informasi mengenai konten YouTube kamu misalnya promosi iklan sosial media, kemitraan berbayar dengan media lain, iklan dan lain sebagainya.

Terlibat pada komentar atau channel YouTube lain

Salah satu cara untuk menumbuhkan dan memelihara penonton kamu adalah dengan membangun hubungan antara kamu dan penonton kamu maupun kreator lain. Bagi penonton, bagian daya tarik YouTube adalah dapat merasa lebih dekat dengan kreator. Komunitas Hootsuite engagement tools merupakan cara yang bagus untuk mengatasi hal tersebut.

Berikan hal yang diinginkan penonton

Demi menjaga konten kamu agar selalu terasa fresh dan bebas dari kejenuhan, sajikan kualitas yang diinginkan penonton. Algoritma YouTube sangat memprioritaskan pengalaman kepuasan tiap penonton. Oleh karena itu, kamu harus bisa menemukan target pasar kamu dan berpedomanlah terhadapnya.

Berevolusi melalui eksperimen

Lakukan pengawasan terhadap Google Trends dan beri ruang untuk melakukan eksperimen kamu. Hal ini akan membantu kamu untuk selalu up to date dan tidak ketinggalan ketika zeitgeist melakukan turn on dime. Beranikan diri untuk melakukan eksperimen, video kamu yang berperforma rendah tidak akan menurunkan rank channel kamu. Menurut Tim produk YouTube, seluruh video kamu memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan penonton.

Segera Update Konten YouTubemu!

Itulah yang disebut algoritma YouTube. Dengan kamu memahami bagaimana cara YouTube bekerja, jadi video yang ada pada YouTube channel mu akan tepat sasaran dan tidak sia-sia. Tunggu apa lagi! Sekarang kamu sudah tahu apa itu algoritma YouTube. Segera update konten YouTube channel demi bisnismu!

Mila Rosyida

Halo ! I'm a Technical Content Specialist in DomaiNesia. I love learn anything about Technical, Data, Machine Learning, and more Technology.

Artikel

Lainnya


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!

Hosting Murah