Logo DomaiNesia
  • Home
  • Berita
  • Apa Itu Influencer dan Manfaatnya untuk bisnis online

Apa Itu Influencer dan Manfaatnya untuk bisnis online

Oleh Ayoni Sulthon
No ratings yet.
Apa Itu Influencer dan Manfaatnya untuk bisnis online

Apa Itu Influencer – Setiap perusahaan selalu memerlukan tim marketing yang mampu bekerja baik dalam menawarkan barang ke konsumen. Proses memperkenalkan barang ke konsumen saat ini tidak hanya melalui plang-plang besar di pinggir jalan atau promosi ke stasiun TV. Ada banyak media beriklan lain yang bisa dilakukan dengan budget yang lebih terjangkau dan efektif.

Sudah pasti media promosi yang dimaksud akan berkaitan dengan media sosial dan Apa Itu Influencer populer. Kamu yang belum terlalu paham tentang apa itu influencer dan kekuatan menggunakan influencer dalam menawarkan produk ke konsumen, perlu membaca rangkuman ini. Dijamin, penjualan kamu bisa naik lebih pesat setelah mempraktekkan secara konsisten.

Apa Itu Influencer dan Manfaatnya untuk bisnis online

 

Apa Itu Influencer?

Apa itu infulencer ? pengertian infulencer adalah orang atau banyak orang yang bisa membawa audiance atau followernya mengetahui produk atau jasa Anda dalam sekejap. Ada beberapa infulencer di Indonesia, diantaranya adalah selebgram, youtuber, blogger, artist. Produk anda akan mudah dikenal jika dipasarkan oleh infulencer.

Orang yang bisa dianggap sebagai influencer bisa berupa selebritis, blogger, youtuber, maupun seseorang dengan follower yang banyak dalam suatu komunitas, termasuk media sosial. Hampir setiap influencer biasanya memiliki follower yang jumlahnya dapat mencapai ribuan sampai jutaan. Seluruh influencer tersebut memiliki kekuatan untuk mempengaruhi followernya.

Influencer memiliki kebiasaan dalam menciptakan suatu tren yang biasanya bisa booming di media sosial seperti instagram. Mereka selalu memiliki cara yang unik, kreatif, dan inovatif dalam mempertahankan dan menambah jumlah follower. Tentunya mempertahankan dan menambah jumlah follower bukan hal yang mudah, sehingga tidak semua orang bisa memiliki follower yang banyak.

Para tim marketing bisa memanfaatkan influencer dalam memperkenalkan produk kepada followernya. Ini dapat menjadi suatu strategi pemasaran yang jitu dan tidak perlu door to door dalam mencari konsumen. Biasanya istilah yang dipakai adalah endorse maupun kolaborasi.

Apabila kamu memiliki bisnis yang baru berdiri, cara ini bisa meningkatkan penjualan produk secara signifikan. Penjualan akan bisa mencapai target dengan adanya brand awareness terhadap follower dari influencer tersebut.

Jenis-jenis Influencer

Influencer sendiri dapat dikategorikan menjadi beberapa macam berdasarkan jumlah follower dan media yang dipakai dalam melakukan promosi produk. Seluruh jenisnya dapat dilihat di bawah ini.

  1. Influencer Makro

Influencer baru masuk dalam kategori Makro saat memiliki jumlah follower mulai dari 100.000 atau lebih. Semakin banyak follower artinya ada semakin banyak orang yang mengenal influencer tersebut. Dengan jumlah follower sebanyak itu, sangat mudah bagi influencer untuk mempengaruhi follower guna membeli suatu produk.

Menggunakan influencer Makro dapat membuat suatu brand menjadi tampak eksklusif dan mewah. Pastinya kamu juga bisa memahami bahwa melakukan endorse terhadap influencer Makro lebih banyak mengeluarkan budget daripada menggunakan influencer Mikro.

  1. Influencer Mikro

Apa Itu Influencer mikro masuk dalam kategori mikro saat memiliki jumlah follower sekitar lebih dari 5.000 orang sampai di bawah 100.000 orang. Menggunakan influencer Mikro juga efektif dalam menaikkan penjualan. Sudah terdapat sebuah studi bahwa influencer mikro memiliki follower yang loyal dan biasanya akan cenderung langsung mencoba suatu produk yang diperkenalkan.

  1. Influencer Premium

Apa Itu Influencer premium adalah dengan jumlah follower paling banyak adalah Premium. Biasanya dalam tingkatan ini seorang influencer sudah mempunyai follower dalam jumlah mencapai jutaan. Jangkauan yang luas dari influencer Premium memiliki dampak efektivitas promosi semakin besar. Hanya saja menggunakan bantuan influencer jenis ini adalah yang paling mahal.

Kamu perlu berpikir matang-matang relevansi antara konten yang biasa mereka buat dengan produk yang ingin dipromosikan. Perlu juga mempertimbangkan harga jual produk dengan image yang biasa dibawakan oleh suatu influencer.

Strategi Influencer Marketing

Berkat kemampuan influencer dalam menawarkan produk maupun layanan suatu bisnis, maka muncul istilah influencer marketing. Influencer marketing adalah suatu brand yang bersifat mengikat terhadap seorang influencer. Jadi influencer harus sudah memahami dengan baik produk maupun layanan yang nantinya akan terikat dengan namanya.

Itulah mengapa influencer yang dipilih untuk membawakan suatu produk harus yang sudah terpercaya, memiliki keterampilan yang sesuai, berpengalaman, dan juga berpengetahuan luas. Seluruh faktor di atas bertujuan untuk bisa meyakinkan follower, sehingga mereka mau turut menggunakan produk atau layanan yang ditawarkan.

Baca juga : Hosting murah gratis Domain

Tips Memilih Influencer

 

Memilih Apa Itu Influencer tidak boleh asal-asalan, karena dana yang dikeluarkan harus langsung memberikan dampak terhadap penjualan produk atau layanan. Apabila kamu mengalami kesulitan dalam memilih influencer yang tepat, maka dapat membaca seluruh tips yang akan disampaikan berikut.

  1. Adakah Hubungan Produk dengan Image Influencer?

Pertimbangan pertama yang paling penting ketika hendak memilih Apa itu Influencer yang pas untuk memasarkan produk adalah ada tidaknya hubungan produk dengan influencer. Jika influencer tersebut sering membuat konten yang berhubungan dengan produk yang kamu jual, maka kamu sudah melakukan hal yang tepat. Misalkan saja produk yang dijual berupa masker dan skincare.

Pastinya influencer yang kamu cari harus sering membuat konten tersebut, seperti beauty vlogger. Selain dari influencernya sendiri, pelu juga memperhatikan mayoritas dari followernya. Berada di rentang usia muda atau dewasa. Proses pertimbangan berdasarkan profil influencer yang pertama ini adalah yang paling krusial.

Sebelum melaksanakan kolaborasi, harus memperhatikan karakteristik influencer maupun gaya bahasa yang disampaikan. Jangan sampai salah pilih influencer, karena kesalahan dalam memilih influencer adalah kesalahan fatal dan dapat mengubah image dari brand yang dibuat.

  1. Kesesuaian Budget yang Ada

Pertimbangan kedua yang harus dipikirkan secara matang adalah mengenai ketersediaan budget kamu. Tidak mungkin mengalokasikan seluruh dana tim marketing untuk endorse influencer, sehingga sangat penting dalam menentukan dana maksimal yang harus digelontorkan guna menyewa influencer.

Pastikan sudah mengadakan research terhadap profil influencer secara detail dan coba mengirim pesan kepada influencer. Biasanya kontak dilakukan melalui Direct Message (DM) maupun email atau WA. Pengiriman surat resmi juga dapat dilakukan saat influencer meminta perihal detailnya.

Baca juga : Strategi internet marketing 2020

Bicarakan secara mendetail mengenai berapa jumlah postingan yang dapat dikerjakan sesuai anggaran dana yang ada. Jika budget yang diinginkan influencer masih masuk dalam kalkulasi dana, maka kolaborasi tersebut bisa segera dijalankan. Pastikan untuk memproses kolaborasi secara cepat saat perhitungan dana yang dikeluarkan sudah sesuai planning.

Ingat tidak hanya kamu yang menawarkan kolaborasi bersama dengan influencer tersebut. Apabila pada saat perhitungan, anggaran dana yang harus dikeluarkan lebih dari kesanggupan kamu dalam membayar, kamu perlu beralih mencari influencer lainnya. Ingat jangan sampai menghabiskan seluruh dana marketing hanya untuk endorse seorang influencer saja.

  1. Buat Perjanjian Kolaborasi yang Jelas

Semua bisnis harus diselesaikan dengan cara yang professional. Pembuatan dokumen resmi jalinan kerjasama sangat perlu dilakukan, terutama saat sudah menemukan suatu kesepakatan dalam segala segi. Catat semua peraturan atau aturan main yang berlaku secara detail dalam dokumen. Harus mencantumkan klausul berupa hak dan kewajiban dari kedua belah pihak.

Surat perjanjian tersebut memiliki kekuatan hukum, sehingga harus diselesaikan dengan hati-hati. Bahkan di dalam surat perjanjian tersebut, kamu perlu mencantumkan juga jumlah postingan yang harus ditampilkan oleh sang influencer. Cantumkan mengenai kapan pembayaran akan dilakukan setelah memenuhi seluruh kondisi yang ada dalam kesepakatan kerjasama.

Perlu membaca berulang kali terhadap surat perjanjian yang ada sebelum diberikan ke influencer, karena saat terdapat pernyataan yang keliru justru dapat berujung ke masalah hukum. Pihak pengiklan biasanya memberikan brief khusus kepada influencer yang mirip dengan panduan berkaitan teknis pelaksanaan.

Pastikan kamu memilih influencer yang tepat demi menjaga image dan brand di mata masyarakat. Jangan endorse seorang influencer yang suka kontroversial, walaupun memang biasanya akan lebih cepat menarik perhatian public. Pastikan memilih influencer yang tidak senang mencari masalah.

Baca juga : Apa itu malware di gadget

Tips Mencari Influencer Berkualitas

 

Tidak selamanya influencer memiliki pamor yang baik di mata masyarakat. Kamu perlu mengerti cara Apa Itu Influencer berkualitas, agar nantinya produk yang diendorse juga memiliki image yang baik di mata masyarakat. Seluruh tips memilih influencer berkualitas dapat dilihat berikut.

  1. Konten Berkualitas dan Menarik

Seorang influencer yang baik sudah pasti akan selalu mengeluarkan postingan yang bermutu dan tetap disajikan secara kreatif. Ini sesuai dengan pernyataan menurut Director of Marketing Gushcloud Indonesia yakni Edo Oktorano Erhan yang menyatakan bahwa influencer sukses adalah yang memiliki konten menarik perhatian audiens di media sosial.

  1. Dapat Membaca Trend

Seorang influencer yang baik memang harus memiliki kemampuan analisa dalam mengetahui tren dunia. Ini akan berpengaruh terhadap eksistensi sang influencer di media sosial dalam waktu yang lama. Pastinya bukan hanya tren yang ikut-ikutan saja, sehingga memiliki ciri khas tren sendiri. Ada juga influencer yang biasanya hanya ikut-ikutan dan ini tidak dapat berlangsung lama.

  1. Berani Melakukan Eksperimen

Eksperimen yang perlu dilakukan oleh seorang influencer bermutu adalah berkaitan dengan jenis postingan. Tidak peduli itu postingan berupa video, foto, maupun media lainnya. Bereksperimen dapat mengetahui tanggapan atau respon audiens terhadap konten yang dibuat. Seorang influencer yang baik akan dapat terus menerus menambah jumlah audiens.

Seiring berlalunya waktu, kamu akan dapat melihat adanya perkembangan jumlah follower yang semakin meningkat. Pengamatan terhadap eksperimen konten yang dilakukan influencer perlu kamu amati berdasarkan beberapa bulan terakhir. Saat jumlah followernya semakin berkembang, maka itu adalah influencer yang tepat untuk kamu pilih membawakan produk.

  1. Paham Pemetaan Audiens

Seorang influencer yang baik harus selalu memetakan audiens. Tidak hanya berkaitan dengan usia, tetapi bisa karena faktor lain. Kepiawaian influencer dalam membaca demografi audiens dapat memberikan jenis postingan dengan impact yang tinggi dan banyak peminat.

Influencer yang mampu memetakan audiens bisa kamu endorse, karena ia akan tahu jenis postingan apa yang banyak peminatnya. Tidak semua influencer mampu menarik perhatian banyak audiens dalam satu waktu.

Ayoni Sulthon

SEO Strategist DomaiNesia, ask me all about SEO and Digital Marketing.

Artikel

Lainnya


Mujaini
December 11, 2020

Membangun backlink berkualitas memang diperlukan sebuah website... Agar website kita lebih dikenal oleh orang lain dan juga meningkatkan ranking mesin pencari

Wisata Edukasi Gunung Laos
December 11, 2020

maksih info nya bang admin

Uccy Oemar
November 22, 2020

Mampr yuk di Channel Uccy Oemar, Channel Inspirasi Usaha, Inspirasi Bertani, Education dan Wisata

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!