• Home
  • Berita
  • Cara Membuat Online Portofolio untuk Pemula

Cara Membuat Online Portofolio untuk Pemula

Oleh Ratna Patria
3.83/5 (6)

CV atau Curriculum Vitae adalah hal pertama yang dipersiapkan oleh semua pencari kerja. Padahal portofolio juga tidak kalah pentingnya. Sebelum membahas tentang bagaimana cara membuat online portfolio, ada baiknya jika kita mengenal lebih jauh apa itu online portfolio. Menurut Cambridge Dictionary, portofolio atau portfolio adalah a collection of drawings, documents, etc. that represent a person’s, especially an artist’s work. Beberapa koleksi gambar, dokumen, dan lain-lain yang merepresentasikan pekerjaan orang tersebut. Dulu, portofolio hanya digunakan oleh orang yang berprofesi sebagai artis atau pegiat seni. Namun sekarang, hampir semua bidang memerlukan sebuah CV.

Profesional Dengan Online Portfolio

Sumber: Pixels

Bentuk sebuah portofolio berbeda-beda tergantung keinginan pembuatnya. Bisa berbentuk album, jurnal, binder, scrapbook, bahkan online. Online Portfolio? Masih asing kah dengan istilah tersebut? Online Portfolio adalah koleksi hasil kerja yang dibuat, disimpan, dan dipamerkan secara online atau digital di sebuah website pribadi. Apa Yang Bisa Kamu Lakukan Setelah Beli Domain?

Kalau kamu berpikir apakah penting membuat sebuah portofolio untuk karir mu? Yes, absolutely penting, karena portofolio masih menjadi tolak ukur HRD dalam merekrut karyawan. CV akan “berbicara” pada HRD tentang diri kamu, tanpa harus susah payah meyakinkan mereka. Online portfolio akan lebih efisien karena link website kamu bisa dikaitkan di semua media sosial yang kamu punya. Tidak hanya perusahaan yang kamu tuju, perusahaan lain pun bisa melihat hanya dengan sekali klik. Kamu tidak perlu bingung, ada banyak cara membuat online portfolio yang bisa kamu cari di internet.

Online portfolio juga bisa digunakan untuk mereka yang punya bisnis atau usaha pribadi untuk memperlihatkan hasil kerja, pencapaian, proyek-proyek yang sedang berlangsung, atau penghargaan kepada klien atau kolega. Di akhir tahun, online portfolio bisa dibuat sebagai acuan penilaian kinerja. Oleh karena itu, sangat penting untuk terus memperbarui portofolio di website kamu. Cara membuat online portfolio yang akan dibahas tidak hanya untuk mencari pekerjaan, tetapi juga untuk membuat bisnis atau usaha kamu lebih profesional.

portofolio

Ada banyak hal yang bisa kamu sertakan di dalam online portfolio. Banyak bukan berarti semua hal bisa kamu sertakan ya, DomaiNesians. Supaya lebih fokus, ada baiknya jika isi portofolio kamu adalah hal-hal yang berkaitan dengan bisnis atau pekerjaan kamu.materi yang bisa kamu sertakan dalam online portfolio misalnya CV atau resume terbaru, video profil, foto-foto hasil kerja, sertifikat, penghargaan, testimoni dari klien, rencana proyek, contoh tulisan yang sudah terbit, dan lain-lain.

Manfaat Memiliki Portfolio

cara membuat online portfolio
Sumber: Pexels

Member dari Forbes Coaches Council, dalam artikel yang berjudul Nine Advantages Of Developing Your Own Professional Portfolio mengatakan bahwa ada sembilan manfaat memiliki portofolio, apa aja? Check this out.

  1. Portofolio Akan “Menceritakan” Kepiawaian dalam Bekerja

    Portofolio yang terus diperbarui akan menampilkan perkembangan karir kamu dari waktu ke waktu. Klien atau calon atasan akan mudah menilai perkembangan kinerja, bidang yang digemari, kontribusi dalam sebuah proyek, atau bahkan memperkirakan potensi yang sebelumnya tidak terpikirkan. Kekuatan, keahlian, pendidikan, pengalaman, kegemaran kamu akan terlihat dari CV tersebut.

  2. Dinilai Lebih Terpercaya

    Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa portofolio adalah kumpulan dari hasil kerja. Menurut Frances McIntosh, Intentional Coaching LLC, hal yang paling dirasakan jika memiliki CV adalah menaikan level kredibilitas. Hasil kerjamu bisa menjadi bukti dari semua yang kita ucapkan pada klien, kolega atau calon atasan. Keahlian dan potensi yang ada dalam CV akan terangkum dan akan membantu mereka mencari bagian yang tepat untuk diisi oleh keahlianmu.

  3. Pengingat Akan Pencapaian Terbaikmu

    Semua proyek, tugas, atau pekerjaan yang berhasil dikerjakan, serta pencapaian target, penghargaan, atau prestasi lain akan tersimpan dengan baik dalam portofolio. Akan ada kalanya kita harus memulai kembali pekerjaan lain yang memiliki tingkat kesulitan lebih. Pekerjaan yang harus diselesaikan dalam kurun waktu tertentu, memikirkan prioritas, atau mengukur biaya produksi bisa menjadi hal yang menakutkan. Apalagi jika bidang yang digeluti adalah bidang yang benar-benar baru. Portofolio yang terus diperbarui akan mengingat semua pencapaian terbaik yang pernah dicapai. Hal ini akan membantu membangun kepercayaan diri dan motivasi untuk terus melakukan hal-hal paling sulit sekalipun.

  4. Membantu Calon Klien Merasakan Bagaimana Bekerja dengan Kamu

    Memiliki portofolio yang terus diperbarui akan menarik orang-orang yang berpotensi, menjadi partner atau mitra kerja kamu. Portofolio yang menarik akan membuat calon mitra kerja membayangkan bagaimana keseruan bekerja bersamamu, merasakan bagaimana seorang yang kreatif dan profesional menyelesaikan berbagai tantangan, kemudian menikmati hasil yang akan diperoleh bersama-sama.

  5. Meningkatkan Kesempatan Memperoleh Lebih Banyak Pelanggan

    Beberapa konsumen cenderung tidak ingin repot memikirkan sendiri berapa lama waktu produksi atau berapa biaya yang harus disisihkan. Dengan melihat hasil kerja, konsumen akan mengidentifikasi sekilas tentang jasa atau produk yang ditawarkan. Dr. Shekina Farr Moore dari Eroom Marketing Group mengatakan bahwa konsumen akan lebih setia dengan produk atau jasa yang pernah mereka gunakan, maka membangun relasi juga merupakan poin penting. Kedekatan hubungan akan membantu konsumen dalam memberi keputusan.

  6. Online Portfolio Akan Membuatmu Berbeda Dari Pesaing

    Portofolio yang tersedia secara online akan membedakan kamu dengan pesaing lain, yang mungkin memiliki jenis usaha, bisnis, atau bidang pekerjaan yang sama. Portofolio online dinilai efektif untuk kamu yang sedang aktif maupun pasif dalam mencari pekerjaan. Mengingat tren dalam mencari pekerjaan saat ini, dimana perusahaan lah yang lebih aktif mencari kandidat untuk perusahaannya, dan bukan lagi para pencari kerja yang menyebar CV ke berbagai perusahaan, CV online adalah jawaban yang tepat, efektif, dan efisien. Oleh karena itu, kamu harus memperhatikan bagaimana cara membuat online portfolio yang baik dan benar.

  7. Memberi Kesempatan untuk Memperlihatkan Kreativitasmu

    Portofolio yang dinilai indah dan menarik memiliki daya pikat tersendiri. Portofolio sedemikian rupa dengan berbagai informasi yang dalam namun tetap indah dipandang, adalah sebuah keahlian yang dimiliki oleh seseorang untuk menunjukan sisi kreatif dan profesional dibidangnya. Kamu juga bisa, dengan memadukan banyak media seperti foto, ilustrasi, video, atau podcast. Tidak ada batasan untuk mengekspresikan kreativitasmu, justru itu yang akan membuat hasil kerja terlihat berbeda dari pesaing lainnya.

  8. Menunjang Kemampuan Verbal

    Tidak semua orang memiliki keahlian dalam berbicara atau mengungkapkan ekspresi. Namun dalam pekerjaan atau pada saat wawancara kerja, kamu sering diminta untuk menjelaskan kepribadianmu atau presentasi mengenai pencapaian selama ini. Dengan menunjukan portofolio, pewawancara akan melihat dan memahami apa yang sedang kamu jelaskan. Maka wawancara akan menjadi sebuah diskusi yang menarik.

  9. Menunjukan Konsistensi

    Kejelasan informasi adalah hal penting lainnya ketika kita sedang berusaha membangun brand, baik untuk kepentingan pribadi atau korporasi. Portofolio yang diperbarui akan membantu menunjukkan kekonsistenan dalam melakukan bisnis tersebut, karena apa yang dijelaskan juga akan tampak pada hasil kerja. Ketika pesan yang disampaikan sejalan dengan apa yang diperlihatkan, kamu akan memiliki nilai yang berbeda dengan yang lain.

Tips Untuk Membuat Portofolio yang Menarik

cara membuat online portfolio
Sumber: pexels

See? Punya hasil kerja bukan hal kuno yang unfaedah, apalagi kalau kamu punya yang online version. Lalu bagaimana cara membuat online portfolio yang menarik dan bagaimana kalau belum punya cukup pengalaman yang bisa ditampilkan? Tidak masalah, kamu tetap bisa membuat online portfolio yang menampilkan contoh hasil karyamu meskipun bukan dari klien-klien besar. Justru di waktu inilah kamu harus mulai membuat portofolio. There has to be a first time for everything. Kalau bukan sekarang, kapan lagi?

Robert Half, perusahaan yang bergerak dibidang kepegawaian, sempat mewawancarai seorang Ram Castello, seorang podcaster, digital designer, international speaker dan founder dari blog Giant Thinkers. Dalam wawancara tersebut, Ram menyampaikan beberapa tips How to Create a Killer Digital Portfolio atau bagaimana cara membuat online portfolio yang menarik. Ram mengatakan bahwa sebetulnya ada banyak aturan yang harus dilakukan, namun yang paling penting adalah portofolio tersebut harus tersedia secara online, bukan hanya portofolio yang tercetak. Menurutnya karyawan memiliki sedikit waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Online portfolio memungkinkan mereka melihat profilmu secara instan hanya dengan satu atau dua menit saja. Ia juga menambahkan, portofolio harus sesuai dengan pekerjaan yang akan dilamar, atau target konsumen yang diinginkan. Ini mungkin hal sepele tapi ada begitu banyak orang yang tidak menyesuaikan hasil kerja mereka. Bisa dibayangkan seberapa cepat kamu akan dilihat ketika hasil kerja onlinemu menampilkan sesuatu yang khas dan sesuai? 5 Jurus Jitu Cara Membuat Website Dari Nol.

Online Portfolio yang Menarik Menurut Ram Castello

  • Portofolio online harus bisa diakses di handphone atau telepon seluler.
  • Nama atau logo yang jelas yang terletak di awal halaman.
  • Menampilkan karya-karya yang berkualitas. Jika ada gambar atau video, usahakan gambar dan video tersebut memiliki resolusi yang berkualitas.
  • Foto yang ditampilkan sebagai hasil karya atau thumbnail sebaiknya memiliki ukuran yang tidak terlalu kecil. Kamu tidak perlu menampilkan semua hasil karyamu di website portofolio, jadi silakan atur sebaik mungkin, supaya calon klien, perekrut atau calon konsumen tertarik untuk mengenalmu lebih jauh.
  • Tambahkan fitur Share di setiap hasil karya yang kamu tampilkan di website. Orang yang suka dengan hasil karyamu biasanya akan membagi temuan mereka ke sosial media yang mereka punya. Mudahkan mereka untuk membagi hasil karyamu, dengan cara itu hasil karyamu akan tersebar lebih luas.
  • Informasi yang disarankan ada di website portofolio adalah klien, agensi atau tempat kerja, peranmu di setiap proyek, dan hasil dari proyek-proyek terdahulu.

Baca Juga : Cara Mudah Menghasilkan Uang dari Internet Bagi Pemula

Apa itu portofolio?

Secara harfiah, portofolio merupakan istilah yang berasal dari penggabungan dua suku kata, yakni port yang mengambil dari kata report dan folio atau bahasa latin yang berarti full. Maka dari itu, portofolio bisa diartikan sebagai dokumen berisi informasi yang menunjukkan laporan karya, pendidikan, skill set, hingga pengalaman secara penuh.

Tujuan dari proses pembuatan hasil kerja tidak lain adalah untuk membuat orang lebih mudah melihat riwayat profesional serta pencapaian yang sudah dimiliki seseorang. 

Perbedaan Portofolio dan CV

Bagi kamu yang masih baru lulus dan belum punya pengalaman dalam melamar pekerjaan, mungkin masih bingung terkait perbedaan portofolio dan CV. 

Secara umum, perbedaan antara CV (Curriculum Vitae) dan portofolio bisa dilihat dari tujuan pembuatannya, dimana tujuan CV yakni untuk memberikan informasi tentang siapa diri kamu dalam bentuk biodata, pengalaman kerja, hingga latar belakang pendidikan.

Sementara itu, tujuan dari pembuatan portofolio adalah untuk menunjukkan skill set atau keterampilan yang kamu miliki. Dalam dunia kerja, hasil kerja dibutuhkan agar mempermudah pihak perusahaan melakukan validasi bahwa kamu benar-benar memiliki keahlian yang sesuai dengan yang tercantum pada CV. 

Sebagai contoh, jika kamu melampirkan keahlian sebagai content writer atau penulis artikel di dalam CV (Curriculum Vitae) maka sebaiknya kamu juga melampirkan dokumen portofolio berupa hasil karya yang sudah pernah dibuat sebelumnya sebagai bukti.

Kegunaan Portofolio

Portofolio mungkin memiliki beberapa fungsi, namun di dalam dunia kerja portofolio memiliki manfaat sebagai berikut ini:

  • Sebagai sumber informasi pengalaman kerja
  • Dokumentasi atas pekerjaan yang pernah dilakukan
  • Untuk mendemonstrasikan keterampilan yang dimiliki
  • Alat penilaian yang otentik
  • Sebagai gambaran pengembangan diri seseorang 

Cara Buat Portofolio

Cara membuat portofolio sebenarnya sangat mudah, apalagi di zaman serba digital seperti sekarang dimana kamu bisa mendokumentasikan hasil karya melalui lebih banyak media. Contohnya seperti website, sosial media, hingga video yang bisa diakses oleh publik.

Terlepas dari itu, cara pembuatan sendiri tidak bisa dipukul sama rata karena biasanya setiap bidang pekerjaan membutuhkan jenis yang berbeda-beda. Namun, secara umum portofolio setidaknya memuat beberapa poin berikut ini.

Untuk membuat dokumen, kamu bisa menggunakan software Microsoft Words atau Google Docs sehingga lebih mudah dicetak atau disertakan dalam dokumen lamaran kerja via situs online.

cara buat portofolio

Lampirkan Data Diri kamu

Informasi data diri merupakan salah satu elemen penting yang harus disertakan dalam portofolio. Pasalnya, hal ini akan memudahkan pihak perusahaan tempat kamu melamar pekerjaan untuk menghubungi jika dirasa ada kecocokan pada posisi yang sedang dilamar.

Jadi, usahakan untuk melampirkan data diri selengkap mungkin. Mulai dari nama lengkap, nomor ponsel, alamat email, hingga alamat kota tempat tinggal sekarang.

Beritahu Tujuan kamu

Sebuah portofolio yang baik biasanya juga perlu menyertakan tujuan yang hendak kamu capai. Misalnya seperti penjelasan terkait visi–misi atau target yang kamu miliki di masa depan dengan berbekal skill dan kemampuan yang ada sekarang.

Agar lebih mudah dipahami, kamu bisa menjelaskan tujuan pembuatan CV dalam dua bagian, yakni tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang.

Berikan Keterampilan dan Pengalaman kamu

Pengalaman dan keterampilan merupakan poin utama dalam dokumen portofolio pekerjaan. Oleh sebab itu, usahakan untuk membuat bagian ini sejelas mungkin dengan mengurutkan pekerjaan terbaru di daftar paling atas kemudian dilanjutkan ke bawah sesuai urutan. cara buat portofolio

Berikan Hasil Karya Yang sudah pernah kamu kerjakan

Supaya pihak perusahaan tempat melamar kerja lebih tertarik dan percaya dengan keterampilan yang kamu punya, maka kamu perlu memberikan contoh hasil pekerjaan yang paling baik menurutmu atau klien sebelumnya. 

Kalau perlu berikan juga sedikit penjelasan terkait nama project, latar belakang klien, tujuan pembuatan, durasi pengerjaan, hingga tool-tools yang kamu pakai.

Tampilan Testimonial dari Klien

Testimoni dari klien juga tidak kalah penting dalam sebuah portofolio pekerjaan. Tujuannya yakni untuk membuktikan bahwa hasil karya yang pernah kamu buat memang benar-benar bisa memberikan manfaat bagi orang lain. 

portofolio

Kesimpulan

Itu tadi sekilas bagaimana cara membuat online portfolio. Untuk terlihat profesional bisa jadi hal yang sulit dan memerlukan proses panjang, tapi ingat, great things take time. Kerja kerasmu akan sebanding dengan hasil yang akan didapatkan nantinya. CV yang menarik dan otentik pasti akan memiliki banyak peminat. Mengingat pentingnya memiliki CV, ada baiknya jika kamu mulai dari sekarang membuat online portfolio. Bisa dimulai dari mencari ide atau inspirasi, seperti apa yang akan kamu buat di website pribadi kamu. Selamat bereksplorasi ya, DomaiNesians!

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?


Dewi Novitasari
April 30, 2022

Kk saya mau jdi selebgram gimana cara nya

ari
January 18, 2020

judul "Cara Membuat Online Portfolio untuk Pemula" tapi malah hanya menceritakan rincian, cara buatnya manaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa???

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!