• Home
  • Server
  • Tutorial Cara Instal MariaDB di VPS Ubuntu, Step-by-Step!

Tutorial Cara Instal MariaDB di VPS Ubuntu, Step-by-Step!

Oleh Ita Sugiharti
Tutorial Cara Instal MariaDB di VPS Ubuntu, Step-by-Step!

Halo, DomaiNesians! Sebagai salah satu database yang sering digunakan oleh developer, cara instal MariaDB terbilang cukup mudah. Sebagai salah satu sistem manajemen basis data relasional atau RDBMS yang bersifat open-source, MariaDB banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari website hingga sistem manajemen konten atau CMS. Database yang satu ini juga merupakan pengembangan lanjutan dari MySQL yang menawarkan performa tingga dengan fitur-fitur unggulan yang terus dikembangkan. Nah, jika kalian penasaran tentang bagaimana cara instal MariaDB di server VPS Ubuntu, simak artikel ini sampai habis ya!

Apa Itu MariaDB?

MariaDB adalah sistem manajemen database relasional (RDBMS) open-source yang dikembangkan sebagai kelanjutan dari MySQL. Awalnya, database ini dibuat oleh pengembang asli MySQL pada tahun 2009 sebagai respons terhadap akuisisi MySQL oleh Oracle Corp. 

MariaDB menggunakan SQL dan mendukung sistem transaksi berbasis ACID (Atomicity, Consistency, Isolation, Durability), yang memastikan data tetap konsisten dan aman.

Dalam penerapannya, database yang satu ini sering digunakan untuk berbagai keperluan, salah satunya dalam Content Management System (CMS) yaitu sistem yang memudahkan pengguna dalam mengelola dan mempublikasikan konten di website.

MariaDB memiliki beberapa fitur utama yang membuatnya populer, antara lain:

  • Open-source: Gratis digunakan dan terus dikembangkan oleh komunitas.
  • Kompatibel dengan MySQL: Bisa digunakan sebagai pengganti MySQL tanpa perlu banyak perubahan.
  • Mendukung berbagai storage engine: Seperti PBXT, XtraDB, Maria, FederatedX, yang memberikan fleksibilitas dalam menyimpan dan mengelola data.
  • Mendukung PHP: Cocok untuk pengembangan aplikasi berbasis web.
  • Berlisensi GPL, BSD, atau LGPL: Memungkinkan pengguna untuk memodifikasi dan mendistribusikan sesuai kebutuhan.

Kelebihan dan Kekurangan MariaDB

Sebagai salah satu database yang cukup populer di kalangan developer, MariaDB juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan dibandingkan database lainnya.

Kelebihan:

  • Mendukung bahasa query standar

MariaDB mendukung bahasa query standar SQL yang sudah umum digunakan pada sistem database relasional. Hal ini membuat MariaDB mudah diadopsi oleh pengembang, terutama mereka yang sebelumnya sudah terbiasa menggunakan MySQL atau PostgreSQL. Hampir seluruh perintah SQL, termasuk query kompleks, stored procedure, trigger, hingga view, dapat dijalankan tanpa perubahan berarti. Karena tingkat kompatibilitasnya tinggi, proses migrasi aplikasi dari MySQL ke MariaDB juga relatif cepat dan minim risiko.

  • Menyediakan berbagai storage engine
Baca Juga:  Cara Melakukan Backup dan Restore MariaDB Di VPS Ubuntu

Selain itu, MariaDB menyediakan berbagai pilihan storage engine yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan sistem. Setiap storage engine memiliki karakteristik masing-masing, baik dari sisi performa, keandalan, maupun metode penyimpanan data. Dengan fleksibilitas ini, MariaDB dapat digunakan untuk berbagai skenario, mulai dari aplikasi web berskala kecil hingga sistem dengan kebutuhan transaksi yang tinggi. Kemampuan menggunakan engine yang berbeda juga memudahkan integrasi dengan sistem database lain atau arsitektur data yang lebih kompleks.

  • Dukungan komunitas yang luas

Dari sisi pengembangan, MariaDB mendapatkan keuntungan besar karena bersifat open-source dan didukung oleh komunitas yang aktif. Komunitas ini berperan penting dalam pengembangan fitur baru, perbaikan bug, serta peningkatan keamanan. Dokumentasi yang tersedia juga cukup lengkap dan terus diperbarui, sehingga memudahkan administrator dan developer dalam melakukan konfigurasi, optimasi, maupun troubleshooting. Ekosistem plugin dan tool pendukung yang luas membuat MariaDB semakin fleksibel untuk berbagai kebutuhan aplikasi.

Kekurangan:

  • Versi dan pembaruan belum sepenuhnya stabil

MariaDB juga memiliki keterbatasan yang perlu diperhatikan. Sebagai database yang berkembang cepat dan relatif lebih baru dibanding MySQL, stabilitas antarversi terkadang menjadi tantangan. Beberapa pembaruan membawa perubahan signifikan yang bisa memengaruhi kompatibilitas sistem lama. Hal ini membuat pengguna perlu lebih berhati-hati saat melakukan upgrade, terutama pada lingkungan produksi. Untuk penggunaan jangka panjang dan skala enterprise, MariaDB tetap membutuhkan proses pengujian yang matang sebelum diterapkan sepenuhnya.

Cara Instal MariaDB di VPS Ubuntu

Untuk menginstal MariaDB di VPS Ubuntu, kamu membutuhkan Cloud VPS. Sebagai penyedia Cloud VPS dengan keamanan yang handal, DomaiNesia menyediakan berbagai pilihan Cloud VPS dengan harga terjangkau yang bisa kamu gunakan sesuai OS pilihan kamu. 

Nah, setelah kamu punya VPS Ubuntu, kita akan belajar bagaimana cara instal MariaDB di VPS Ubuntu versi 22.04 melalui langkah-langkah berikut ini:

1. Akses Server Ubuntu

Langkah pertama, buka terminal melalui menu utama. Lakukan koneksi ke server menggunakan SSH dengan perintah berikut ini: 

Baca Juga:  Cara Ubah Versi MariaDB di VPS Ubuntu Ke Versi Stabil

Contoh: ssh root@172.16.123.190

Masukkan password kemudian tekan Enter. Jika saat kamu mengetik password tidak ada karakter yang ditampilkan di Terminal, maka teruskan saja. Demi alasan keamanan, maka tidak ada umpan balik yang diberikan saat kamu memasukkan password di Terminal.

2. Instal MariaDB

Jika kamu menggunakan versi Ubuntu 22.04, maka kamu bisa menginstal MariaDB yang tersedia di repositori bawaannya yaitu MariaDB versi 10.6.18.

a. Untuk menginstalnya, langkah pertama yaitu perbarui daftar package dengan perintah berikut ini:

sudo apt update

b. Kemudian, instal MariaDB dengan menjalankan perintah berikut ini:

sudo apt install mariadb-server

c. Jika muncul pertanyaan seperti ini, ketik Y untuk menyetujui proses instalasi

Lanjut Instalasi

3. Konfigurasi MariaDB

Setelah proses instalasi selesai, MariaDB sudah terpasang tetapi belum dikonfigurasi. Untuk meningkatkan keamanannya, kita akan melakukan konfigurasi awal dengan menjalankan perintah berikut ini:

sudo mysql_secure_installation

Saat menjalankan perintah tersebut, kamu akan mendapatkan beberapa pertanyaan untuk konfigurasi awal di server:

a. Masukkan kata sandi root

Karena belum ada kata sandi yang diatur, cukup tekan Enter

Masukkan kata sandi root

b. Atur kata sandi root

Ketik n, lalu tekan Enter (pada Ubuntu, root MariaDB menggunakan metode autentikasi yang berbeda).

Atur kata sandi root

c. Hapus pengguna anonim

Nonaktifkan login root jarak jauh, dan hapus database uji coba dengan cara ketik Y kemudian tekan Enter pada setiap pertanyaan untuk menghapus pengaturan default yang tidak aman. Berikut beberapa pengaturan default yang biasanya muncul:

Hapus pengguna anonim_1

Hapus pengguna anonim_2

Hapus pengguna anonim_3

Hapus pengguna anonim_4

4. Buat Pengguna Administratif (Opsional)

Secara default, pengguna root MariaDB di Ubuntu menggunakan autentikasi melalui unix_socket, bukan kata sandi. Jika kalian ingin membuat akun admin dengan akses berbasis kata sandi, ikuti langkah berikut:

a. Masuk ke MariaDB dengan perintah:

Baca Juga:  Cara Melakukan Backup dan Restore MariaDB Di VPS Ubuntu

b. Buat akun admin baru dengan nama admin_utama@localhost (gantilah password1234 dengan kata sandi yang diinginkan):

c. Keluar dari MariaDB:

5. Periksa Status MariaDB

Pada tahap ini, kamu sudah berhasil menginstal MariaDB di VPS kamu. MariaDB akan berjalan otomatis jika kamu menginstalnya dari repositori aslinya. Untuk memastikannya, cek status MariaDB dengan langkah-langkah berikut ini:

a. Pastikan MariaDB sudah berjalan di server dengan menjalankan perintah berikut:

b. Jika MariaDB belum aktif, jalankan perintah berikut untuk mengaktifkannya:

c. Untuk mengetahui versi MariaDB yang sudah diinstal dan memastikan koneksi ke server database, jalankan perintah berikut:

d. Jika kamu ingin membuat akun admin, kamu bisa menggunakan perintah berikut:

e. Jika perintah ini berhasil, berarti instal MariaDB di server kamu sudah berhasil dan sudah dikonfigurasi dengan benar.

Kesimpulan

MariaDB adalah sistem manajemen basis data open-source yang dikembangkan sebagai kelanjutan dari MySQL. Dengan fitur unggulan seperti kompatibilitas tinggi, dukungan berbagai storage engine, serta integrasi dengan PHP, MariaDB mampu menjadi pilihan populer bagi para developer. 

Meskipun memiliki beberapa kekurangan, seperti kestabilan versi yang belum sepenuhnya terjamin, namun MariaDB tetap menawarkan fleksibilitas dan performa tinggi yang sangat berperan dalam pengelolaan data.

Jika kalian ingin mengelola database dengan lebih optimal, pastikan kalian menggunakan layanan Cloud VPS yang handal dan aman. DomaiNesia menyediakan Cloud VPS dengan performa tinggi, harga terjangkau, dan dukungan teknis terbaik. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai hosting proyekmu dengan Cloud VPS dari DomaiNesia sekarang juga!

Ita Sugiharti

If this post has reached you, then I hope it helps. If you have any questions or feedback, just leave a comment.

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Migrasi Hosting ke DomaiNesia Gratis 1 Bulan

Ingin memiliki hosting dengan performa terbaik? Migrasikan hosting Anda ke DomaiNesia. Gratis jasa migrasi dan gratis 1 bulan masa aktif!

Ya, Migrasikan Hosting Saya

Hosting Murah

This will close in 0 seconds