80+ Perintah Linux yang Sering Digunakan: Pemula Wajib Tahu!
Halo, DomaiNesians! Jika kalian baru mulai berkenalan dengan Linux, mungkin kalian pernah berpikir, “Wah, ribet banget, semua harus pakai terminal!”. Tapi tenang saja, karena ternyata perintah-perintah Linux tersebut justru akan membuat kalian lebih bebas dan powerful dalam mengelola sistem. Bahkan banyak developer, sysadmin, hingga pengguna VPS yang merasa lebih nyaman menggunakan command line daripada GUI, karena dengan menggunakan perintah Linux. pekerjaan mereka jadi lebih cepat dan praktis. Kali ini kita akan mempelajari 80+ daftar perintah Linux yang sering digunakan oleh developer. Jadi, agar kalian bisa lebih mudah memahami tentang Linux, yuk simak artikelnya sampai habis!
Kenapa Kita Harus Belajar Perintah Linux
Linux adalah salah satu sistem operasi populer yang banyak digunakan untuk mengelola server VPS. Linux memiliki banyak perintah atau command line yang perlu dipelajari agar kita bisa mengelola VPS dengan lancar.
Nah, sebelum kita mempelajari apa saja perintah-perintah di Linux, kita harus tahu terlebih dahulu mengapa kita perlu mempelajari perintah-perintah tersebut?
- Lebih Cepat: command line langsung dijalankan oleh sistem operasi, sedangkan GUI membutuhkan lebih banyak langkah seperti mengklik ikon atau tombol, yang memakan waktu lebih lama.
- Lebih Aman: command line dianggap lebih aman karena mengurangi celah keamanan yang mungkin muncul melalui antarmuka grafis (GUI) seperti risiko serangan virus dan malware serta kebocoran akses user.
- Wajib di VPS: jika kalian menggunakan VPS tanpa control panel seperti aaPanel atau cPanel, maka command line adalah cara satu-satunya untuk mengelola VPS.
Struktur Dasar Perintah Linux
Setiap perintah di Linux memiliki struktur dasar yang menjadi standar dari command line Linux. Format command line di Linux biasanya seperti ini:
|
1 |
perintah [opsi] [argumen] |
Contoh:
|
1 |
ls -l /home/toko_kita |
Penjelasan:
ls: nama perintah-l: opsi untuk menampilkan format panjang (long list)/home/toko_kita: argumen berupa direktori target
Daftar 80+ Perintah Linux yang Sering Digunakan
Nah, setelah memahami struktur dan pentingnya command line Linux, berikut adalah daftar 80+ perintah Linux yang sering digunakan oleh para developer:
Berikut adalah daftar command line Linux yang terkait dengan navigasi dan manajemen file:
1. pwd
- Menampilkan direktori aktif saat ini (Print Working Directory).
- Contoh:
pwd
2. cd
- Pindah direktori.
- Contoh:
cd bin
3. cd ..
- Naik ke direktori sebelumnya.
- Contoh:
cd ..
4. cd /
- Pindah ke root.
- Contoh:
cd /
5. ls
- Menampilkan isi folder di direktori saat ini.
- Contoh:
ls
6. ls -a
- Menampilkan semua file termasuk yang tersembunyi.
- Contoh:
ls -a
7. ls -l
- Menampilkan detail isi file atau folder secara lengkap.
- Contoh:
ls -l
8. ls -la
- Menampilkan semua file termasuk yang tersembunyi sekaligus menampilkan detail lengkapnya.
- Contoh:
ls -la
9. mkdir
- Membuat folder baru.
- Contoh:
mkdir project_baru
10. rmdir
- Menghapus folder kosong.
- Contoh:
rmdir project_baru
11. rm
- Menghapus file atau folder.
- Contoh:
rm file.txt
12. touch
- Membuat file kosong.
- Contoh:
touch catatan.txt
13. cp
- Menyalin file atau folder.
- Contoh:
cp catatan.txt cadangan.txt
14. mv
- Memindahkan atau mengganti nama file.
- Contoh:
mv catatan.txt catatan_lengkap.txt
15. find
- Mencari file atau folder berdasarkan nama.
- Contoh:
find / -name "project_baru"
16. locate
- Mencari file berdasarkan database lokal (harus instal dulu).
- Contoh:
locate nginx.conf
17. file
- Melihat isi file (teks, gambar, atau biner).
- Contoh:
file /www/server/nginx/conf/nginx.conf
18. zip
- Mengkompres item menjadi file zip.
- Contoh:
zip catatan.zip catatan.txt
19. unzip
- Mengekstrak file zip.
- Contoh:
unzip catatan.zip
20. tar
- Mengarsipkan beberapa item menjadi file tar.
- Contoh:
tar cvf archive.tar catatan.txt
21. scp
- Menyalin file atau direktori antar sistem dengan aman.
- Contoh:
scp catatan.txt root@157.15.124.157:/project_baru
22. rsync
- Melakukan sinkronisasi file atau folder antar 2 tujuan.
- Contoh:
rsync -av .profile .viminfo
23. ln
- Membuat link antar file atau direktori
- Contoh:
ln -s /var/www/html website
b. Membaca dan Mengedit File
Berikut adalah daftar command line Linux yang berfungsi untuk membaca dan mengedit file:
24. cat
- Menampilkan isi file.
- Contoh:
cat /www/server/nginx/conf/nginx.conf
25. less atau more
- Menampilkan isi file besar dengan scroll.
- Contoh:
more .profile
26. nano
- Menampilkan editor teks sederhana.
- Contoh:
nano index.html
27. vi atau vim
- Menampilkan editor teks lanjutan (butuh latihan).
- Contoh:
vi index.html
28. grep
- Menemukan sebuah kata dalam isi file.
- Contoh:
grep "nginx" /www/server/nginx/conf/nginx.conf
29. sed
- Menemukan, mengganti, dan menghapus pola dalam file tanpa menggunakan editor.
- Contoh:
sed 's/Mei/Juni/g' catatan.txt
30. head
- Menampilkan 10 baris pertama dalam suatu file teks.
- Contoh:
head /www/server/nginx/conf/nginx.conf
31. tail
- Menampilkan 10 baris terakhir dalam suatu file teks.
- Contoh:
tail /www/server/nginx/conf/nginx.conf
32. awk
- Memindai pola ekspresi reguler dalam file.
- Contoh:
awk '{print $6}' catatan.txt
33. sort
- Mengurutkan baris dalam file dengan urutan tertentu.
- Contoh:
sort catatan.txt
34. cut
- Mengambil bagian tertentu dalam file dan menampilkan hasilnya di terminal.
- Contoh:
cut -d ';' -f1 catatan.txt
35. diff
- Membandingkan isi dari 2 file dan melihat perbedaannya..
- Contoh:
diff catatan.txt catatan2.txt
36. tee
- Menulis input pengguna ke dalam output terminal.
- Contoh:
echo "Catatan Penting" | tee catatan.txt
37. echo
- Menampilkan baris teks sebagai output standar
- Contoh:
echo "Selamat Datang DomaiNesians!"
c. Manajemen Paket (Ubuntu/Debian)
Berikut adalah daftar command line Linux yang biasanya digunakan untuk manajemen paket di Ubuntu atau Debian.
38. apt update
- Mengupdate daftar paket.
- Contoh:
apt update
39. apt upgrade
- Memperbarui semua paket ke versi terbaru.
- Contoh:
apt upgrade
40. apt install
- Menginstal paket tertentu.
- Contoh:
apt install mariadb-server
41. apt remove
- Menghapus paket.
- Contoh:
apt remove mariadb-server
42. apt autoremove
- Menghapus paket yang tidak terpakai
- Contoh:
apt autoremove
d. Manajemen User dan Hak Akses
Berikut adalah daftar perintah Linux yang digunakan untuk mengelola data pengguna dan hak aksesnya:
43. adduser
- Menambahkan user baru.
- Contoh:
adduser admin_toko
44. deluser
- Menghapus user.
- Contoh:
deluser admin_toko
45. passwd
- Mengubah password user
- Contoh:
passwd
46. usermod -aG
- Menambahkan user ke group
- Contoh:
usermod -aG sudo admin_toko
47. chmod
- Mengatur permission file.
- Contoh:
chmod 755 script.sh
48. chown
- Mengubah pemilik file.
- Contoh:
chown admin_toko:admin_toko catatan.txt
e. Monitoring Sistem
Berikut adalah daftar perintah Linux yang digunakan untuk melakukan monitoring sistem:
49. top
- Menampilkan proses yang berjalan secara real-time.
- Contoh:
top
50. htop
- Versi interaktif dari top (harus instal dulu).
- Contoh:
htop
51. free -h
- Melihat penggunaan RAM.
- Contoh:
free -h
52. df -h
- Menampilkan penggunaan disk.
- Contoh:
df -h
53. du -sh folder/
- Menampilkan ukuran folder.
- Contoh:
du -sh bin/
54. uptime
- Melihat berapa lama server menyala.
- Contoh:
uptime
55. who
- Menampilkan user yang sedang login.
- Contoh:
who
56. ps aux
- Menampilkan semua proses yang berjalan.
- Contoh:
ps aux
57. uname
- Menampilkan informasi perangkat.
- Contoh:
uname
58. hostname
- Menampilkan nama host server.
- Contoh:
hostname
59. time
- Menghitung waktu saat eksekusi perintah.
- Contoh:
time
60. systemctl
- Mengelola layanan yang terinstal di sistem.
- Contoh:
systemctl
61. jobs
- Menampilkan proses yang sedang berjalan di shell dan statusnya.
- Contoh:
jobs
62. kill
- Mengakhiri program yang tidak merespon.
- Contoh:
kill 1234
63. man
- Menampilkan panduan untuk setiap utilitas terminal Linux.
- Contoh:
man man
64. cal
- Menampilkan kalender di terminal (harus instal dulu).
- Contoh:
cal
65. date
- Menampilkan informasi tanggal aktif saat ini.
- Contoh:
date
f. Jaringan
Berikut adalah daftar perintah Linux yang digunakan untuk mengelola jaringan:
66. ip a
- Menampilkan IP dan interface jaringan.
- Contoh:
ip a
67. ping
- Mengecek koneksi ke alamat tertentu.
- Contoh:
ping google.com
68. netstat -tuln
- Menampilkan port yang sedang aktif.
- Contoh:
netstat -tuln
69. ss -tuln
- Alternatif dari netstat.
- Contoh:
ss -tuln
70. curl
- Mengambil data dari URL.
- Contoh:
curl https://google.com
71. wget
- Download file dari internet.
- Contoh:
wget https://example.com/file.zip
72. traceroute
- Memantau jalur paket saat berpindah ke host lain (harus instal dulu).
- Contoh:
traceroute
73. nslookup
- Meminta server DNS mencari domain yang berhubungan dengan IP tertentu.
- Contoh:
nslookup
74. dig
- Mengumpulkan data DNS dari suatu domain
- Contoh:
dig
g. Keamanan & Akses
Berikut adalah daftar perintah Linux yang digunakan untuk mengelola aspek keamanan dan akses user:
75. ufw status
- Melihat status firewall.
- Contoh:
ufw status
76. ufw allow 22
- Membuka port tertentu.
- Contoh:
ufw allow 22
77. ufw deny 22
- Menutup port tertentu.
- Contoh:
ufw deny 22
78. ssh user@ip
- Akses server via SSH.
- Contoh:
ssh root@157.15.124.157
h. Maintenance
Berikut adalah daftar perintah Linux yang digunakan untuk melakukan maintenance atau pemeliharaan server:
79. reboot
- Melakukan restart server.
- Contoh:
sudo reboot
80. shutdown now
- Mematikan server secara langsung.
- Contoh:
sudo shutdown now
81. history
- Melihat riwayat perintah yang pernah dijalankan.
- Contoh:
history
82. clear
- Membersihkan tampilan terminal.
- Contoh:
clear
83. alias
- Membuat shortcut perintah.
- Contoh:
alias update='apt update && apt upgrade'
84. unalias
- Menghapus perintah alias.
- Contoh:
unalias update
85. cron
- Menjadwalkan tugas otomatis.
- Contoh:
crontab -l
86. journalctl
- Melihat log sistem.
- Contoh:
journalctl
87. tail -f /var/log/syslog
- Melihat log sistem secara real-time.
- Contoh:
tail -f /var/log/syslog
88. exit
- Keluar dari koneksi SSH ke server.
- Contoh:
exit
Kesimpulan
Itulah dia 80+ daftar perintah Linux yang sering digunakan, lengkap dengan contoh dan hasil outputnya. Semoga daftar command linux tersebut bisa membantu kalian yang baru akan mengotak-atik Linux, baik di PC, laptop, atau server VPS.
Meskipun belum terbiasa, jangan takut untuk mengeksplor Linux ya! Karena Linux sangat fleksibel dan powerful kalau kalian sudah terbiasa. Kalau kalian punya perintah lain yang sering dipakai, kalian bisa menambahkannya ke catatan masing-masing.
Nah, agar proyek Linux kalian bisa berjalan lancar dan aman, kalian bisa menggunakan layanan server Cloud VPS dari DomaiNesia. Dengan harga yang terjangkau yaitu mulai dari Rp80.000 saja, kalian sudah bisa memulai proyek di server yang aman dan stabil. Jadi, tunggu apa lagi? Order VPS di DomaiNesia sekarang juga!



























































