• Home
  • Berita
  • Nameserver adalah Bagian Penting dari DNS, Pelajari Selengkapnya Disini!

Nameserver adalah Bagian Penting dari DNS, Pelajari Selengkapnya Disini!

Oleh Ratna Patria
No ratings yet.

Halo, DomaiNesians! Apakah kamu memiliki sebuah website? Jika iya, tentunya kamu pasti memiliki domain, dan hosting atau server untuk membuatnya dapat di akses oleh orang lain. Singkatnya, domain adalah alamat website kamu sedangkan hosting atau server adalah tempat menaruh file website kamu. Selain itu, kamu pasti juga tidak asing lagi dengan istilah web server. Nah, web server adalah perangkat yang bisa menjadi hardware dan software untuk mengakses file yang ada website.

Terkait domain yang kamu miliki, pernah tidak kamu membuka pengaturan-pengaturan domain yang berada pada dashboard provider dimana kamu membeli domain tersebut? Jika pernah, kamu tentu pernah menemukan istilah Nameserver (ns) bukan? Singkatnya, nameserver adalah entitas yang membantu menghubungkan URL dengan IP address server web. IP address adalah seperangkat aturan untuk komunikasi melalui internet, seperti mengirim email, streaming video, atau menghubungkan ke situs web.

Lalu, apa itu ns? Apa pengertian lengkap dari ns atau nameserver? Apa fungsi nameserver dan bagaimana cara mengetahui nameserver? Artikel ini akan membahas lengkap mengenai nameserver. Simak baik-baik ya!

nameserver adalah
Sumber: Envato

Apa itu NS atau Nameserver?

Apa itu NS? Jika kamu mencoba mengarahkan nama domain kamu ke hosting web, kamu mungkin menemukan istilah nameserver. Jadi, apa itu NS atau nameserver? Nameserver adalah entitas yang membantu menghubungkan URL dengan IP address server web. Nameserver adalah bagian penting dari Domain Name System (DNS) yang oleh banyak orang disebut sebagai “buku telepon Internet”.

Saat kamu memasukkan URL di browser, seperti “domainesia.com”, perlu ada beberapa cara untuk menghubungkan URL tersebut dengan server web yang memberi resources pada website dengan nama domain tersebut.

Pikirkan betapa sulitnya jika kamu harus memasukkan alamat IP server web yang sebenarnya setiap kali kamu ingin mengunjungi sebuah website. Nameserver memainkan peran penting dalam menghubungkan URL dengan alamat IP server dengan cara yang jauh lebih ramah manusia. Nameserver adalah hal yang penting.

Nameserver terlihat seperti nama domain lainnya. Saat kamu melihat nameserver sebuah website, kamu biasanya akan melihat minimal dua nameserver. Misalkan saja Domainesia yang memiliki dua nameserver yaitu ns1.domainesia.net dan ns2.domainesia.net. Untuk mengilustrasikan peran yang dimainkan oleh nameserver dalam mengarahkan lalu lintas di Internet, mari kita lihat contoh nyata.

Katakanlah kamu ingin mengunjungi Website Domainesia.Tindakan ini sederhana: kamu mengetik “domainesia.com” ke search bar browser kamu, tekan enter lalu website akan terbuka. Mudah, kan?

Namun di balik layar, proses yang lebih kompleks sebenarnya berjalan seperti ini: Kamu mengetik “domainesia.com” ke search bar dan tekan enter. Browser kamu mengirimkan permintaan ke nameserver domain tersebut. Kemudian nameserver merespon kembali dengan IP address server dari website kamu. Lalu browser kamu meminta konten website kamu dari IP address itu dan selanjutnya browser kamu mengambil konten dan menampilkannya.

nameserver adalah
Sumber: Envato

Apa Saja Fungsi Nameserver?

Nameserver akan memberi kemudahan bagi pengguna komputer maupun internet untuk berbagai aktivitas yang dilakukan secara online, misalnya saja browsing, mengirim email, chatting, hingga belanja online. Fungsi nameserver adalah sebagai alat penerjemah domain untuk dijadikan Internet Protokol atau IP. Ketika kamu mengetikkan alamat website di browser, fungsi NS akan mengganti alamat website atau domain tersebut dengan susunan angka yang dinamakan Internet Protokol (IP).

Fungsi selanjutnya memudahkan pengguna internet saat membuka sebuah website sehingga tidak perlu menghafalkan IP. Jika pertanyaan “apa itu NS?” kembali ditanyakan, maka jawabannya adalah bahwa nameserver merupakan unsur terpenting dalam layanan web hosting. Semakin baik kegunaan nameserver bekerja, pengguna internet semakin nyaman dalam mengakses sebuah website.

Dalam penggunaan email, fungsi nameserver juga tidak kalah penting. Nameserver merupakan supervisor dan bertugas mengawasi serta mencatat hingga menyimpan berbagai kegiatan dalam bentuk data. Fungsi selanjutnya adalah untuk mengidentifikasi pengguna komputer dalam suatu jaringan. Pada setiap device komputer yang terhubung pada jaringan internet pasti akan memiliki IP yang berbeda. Hal ini memiliki bertujuan agar menciptakan sistem keamanan yang baik.

Selain itu, kegunaan nameserver adalah melihat dan mencari data-data yang terdapat dalam cache sehingga pengguna akan dimudahkan ketika ingin membuka website yang pernah diakses.

Cara Mengetahui Nameserver

Jika kamu tidak yakin pada nameserver kamu atau terjadi masalah yang disebabkan karena nameserver, kamu dapat melihat dan mengganti nameserver tersebut. Cara mengetahui nameserver ada tiga cara, berikut ini caranya

Melalui dashboard provider 

Pertama adalah melalui dashboard provider web hosting yang kamu gunakan. Apabila kamu menggunakan Domainesia, berikut adalah cara mengetahui nameserver nya.

Login client areanameserver adalah

Kamu bisa langsung mengakses https://my.domainesia.com/ lalu masukan email dan password untuk akun yang kamu miliki. Tampilan akan menunjukkan seperti pada gambar di atas.

Pilih domainnameserver adalah

Selanjutnya pilih menu Domains pada Sidebar dashboard client area. Tampilan yang kamu dapatkan akan seperti pada gambar di atas. Jika telah muncul daftar domain yang kamu miliki, pilih domain yang ingin kamu lihat atau perbaiki nameservernya. Klik pada salah satu nama domain. 

Pilih nameservernameserver adalah

Setelah memilih salah satu domain yang kamu miliki, maka akan muncul tampilan seperti pada gambar di atas. Cara mengetahui nameserver nya adalah dengan cara masuk pada menu nameserver. Nah, pada menu itu akan terdapat informasi nameserver yang kamu gunakan pada domain mu. Selain melihat informasi tersebut, kamu juga bisa mengganti atau menambahkan nameserver baru pada text field nameserver yang masih kosong.

Melalui Whois

Selanjutnya, cara mengetahui nameserver adalah dengan menggunakan Whois Domain. Whois adalah daftar catatan internet yang digunakan yang mengidentifikasi siapa yang memiliki domain dan cara menghubungi mereka. Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) mengatur pendaftaran dan kepemilikan nama domain sehingga dapat dilihat informasinya salah satunya dengan menggunakan Whois.

Informasi lengkap terkait domain dapat kamu temukan disana termasuk nameserver adalah salah satu informasi yang dapat kamu temukan. Ada beberapa whois yang dapat kamu temukan di internet. Pada kasus ini akan menggunakan whois.com. Jika kamu akses, maka tampilan awal akan seperti pada gambar dibawah ini.

nameserver adalah
Sumber: Whois

Caranya mudah, kamu bisa langsung saja memasukkan alamat website atau domain lalu klik search. Tunggu beberapa saat nantinya informasi terkait domain tersebut akan muncul.

Melalui Command Prompt 

Cara selanjutnya untuk mendapatkan informasi mengenai nameserver adalah dengan menggunakan command prompt. Ini cukup mudah, namun mungkin akan membingungkan jika kamu tidak terbiasa membuka command prompt. Pertama buka windows powershell seperti cara pada gambar dibawah ini.

Kemudian ikuti langkah berikut: 

  • Ketik nslookup di antarmuka Powershell
  • Ketik set q=NS dan tekan Enter
  • Masukkan nama domain kamu dan tekan Enter lagi

Jika berhasil, maka tampilan akan tampak seperti pada gambar diatas ini. 

Wajib Kenali Nameserver Provider!

Bagaimana? Sudah paham mengenai nameserver dan fungsi nameserver? Nameserver adalah entitas yang membantu menghubungkan URL dengan IP address server web. Nameserver adalah bagian penting dari Domain Name System (DNS) yang oleh banyak orang disebut sebagai “buku telepon Internet”.

Kegunaan nameserver adalah sebagai alat penerjemah domain untuk dijadikan Internet Protokol atau IP. Ketika kamu mengetikkan alamat website di browser, fungsi nameserver akan mengganti alamat website atau domain tersebut dengan susunan angka yang dinamakan Internet Protokol (IP). Kamu bisa mengetahui nameserver domain mu dengan tiga cara yaitu melalui informasi dashboard provider dimana kamu berlangganan domain, melalui whois.com, dan melalui command prompt pada device kamu.

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!

Hosting Murah