• Home
  • Berita
  • Ingin jualan kamu laris? Pelajari 10+ Psikologi Marketing ini

Ingin jualan kamu laris? Pelajari 10+ Psikologi Marketing ini

Oleh Ayoni Sulthon
No ratings yet.
psikologi marketing

Pernah nggak sih kamu berfikir apa yang membuat jualan laris? Pembeli datang nggak pernah berhenti? Omzet bisnis yang mencapai ratusan juta? Kira kira apa ya yang menyebabkan hal itu terjadi? Bisa jadi mereka menggunakan teknik psikologi marketing.

Berbicara tentang penjualan, pasti tidak terlepas dari strategi marketing. Apa yang pebisnis lakukan untuk memikat konsumen agar mereka antusias dan loyal dalam membeli dan menggunakan produk yang ditawarkan. Sebagus apapun produk yang diproduksi dan ditawarkan, jika pebisnis atau perusahaan tidak bisa menyakinkan calon konsumen untuk membeli, maka akan kurang baik penjualanya.

Berbicara mengenai strategi marketing, bnyak hal yang bisa kamu lakukan untuk melejitkan penjualan kamu. Contohnya saja dengan warna, ternyata warna bisa mempengaruhi psikologis seseorang lho!

Pelajari Psikologi

Bisa kamu lihat di beberapa logo makanan seperti McDonals, Pizza Hut, KFC, Coca cola, mereka didominasi oleh warna merah dan kuning. Ternyata warna merah digunakan untuk membangkitan nafsu makan. Sedangkan kuning mengartikan kehangatan dan ramah. Ini adalah salah satu contoh strategi marketing. Hal ini membuktikan bahwa psikologi marketing sangat penting untuk menggugah hati calon pembeli. Maka jika kamu seorang businessman kamu wajib memahami strategi strategi marketing.

Apa itu Strategi Marketing

Sebelum kamu tau tentang psikologi marketing, kamu harus tau mengapa strategi marketing sangat penting dalam bisnis mu?

  1. Untuk mengenalkan dan mengkomunikasikan tentang produk kamu

Tanpa marketing, customer tidak akan mengenal apa produk yang kamu tawarkan. Mulai dari spesifikasi produk, keunggulan, kualitas produk, fitur, dan apa saja informasi mengenai produk tersebut.

  1. Marketing sebagai senjata bisnis kamu

Perkembangan dunia bisnis yang semakin pesat, dan jumlah pengusaha yang semakin meningkat, ini menjadikan kita sebagai pebisnis harus memiliki senjata dalam persaingan bisnis. Marketing adalah salah satu senjatannya. Strategi marketing yang ampuh dengan terobosan baru, strategi promosi, strategi harga dan lainnya akan memikat customer.

Apa itu psikologi marketing

Berikut ini beberapa strategi dalam psikologi marketing untuk memikat hati calon customer kamu!

  1. Kenalilah produk yang akan kamu tawarkan

Kunci pertama dan utama untuk memulai strategi marketing, kamu harus mengenali terlebih dahulu. Apasih produk yang kamu miliki? Siapa target pasarnya?

Tentukan siapa target pasar kamu, karakteristik target kamu seperti usia, jenis kelaminnya, hobby, pekerjaan, dan lainnya. Contohnya, kamu akan menjual hosting murah. Target pasarnya adalah para anak kuliahan berusia 19-22  tahun.Pelajari Psikologi marketing

  1. Ciptakan kesan pertama yang bagus

Buatlah calon customer kamu jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap produk yang kamu tawarkan. Kesan pertama harus mampu memunculkan emosi yang positif untuk calon customer. Sehingga emosi yang positif ini mempengaruhi keputusannya untuk membeli produk yang ditawarkan.

Jika strategi ini dilakukan untuk website, kamu bisa memanjakan mata untuk menarik hati pembaca website kamu. Hal ini bisa dikaitkan dengan pemberian symbol, warna, gambar atau sesuatu yang lain yang dapat membuat customer ingat dan terkesan dengan produk yang kamu tawarkan.

Menurut ilmu Psikologi, emosi dan persepsi seseorang merupakan faktor yang penting untuk mempengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan. Dalam hal ini, kesan yang bagus terhadap produk yang ditawarkan akan memunculkan emosi positif calon customer sehingga tertarik untuk membeli produk tersebut. Kamu bisa menjelaskan pada customer apa yang akan mereka dapatkan, seperti kenyamanan, kepuasan, dan lain sebagainya.

  1. Berikan Bukti Sosial (social proof) pada customer

Bukti bukti mengenai apa yang kamu tawarkan akan memunculkan trust pada customer. Strategi marketing ini sudah biasa digunakan. Kamu bisa meminta testimony tentang produk atau bisnis kamu kepada customer yang sudah membeli, kemudian testimoni tersebut ditampilkan pada social media bisnis atau perusahaan kamu.

Social Proof ini juga menggunakan testimony dari para ahli dari produk yang kamu gunakan, testimony dari vlogger, artis, atau public figure ternama. Testimony testimony mengenai produk atau jasa ini sangat berpengaruh untuk penilaian orang terhadap bisnis kamu. Semakin banyak kamu menampilkan ulasan positif dan testimony dari pembeli/pengguna, maka semakin dipercaya pula produk atau jasa yang kamu tawarkan.

  1. Jangan lupa manfaatkan Media Sosial !

Di era milenial ini, media social sangat berperan penting dalam melejitkan bisnis kamu. Saat ini media social merupakan salah satu media paling efektif, mudah dan praktis untuk strategi marketing. Berbagai macam media social seperti instagram, telegram, youtube, facebook dan lainnya sangat membantu sekali dalam memasarkan produk yang anda tawarkan.

Banyak pebisnis yang mengandalkan media social dalam menjangkau target pasar mereka, karena jangkauanya bisa lebih luas dan responnya juga cepat. Bagi kamu pebisnis yang ingin jualan kamu laris, belajarlah mengoptimalkan social media untuk strategi marketing kamu!

  1. Berikanlah Kesan ‘ekskusif’ pada produk kamu

Customer akan selalu suka sesuatu yang eksklusif. Jadi salah satu strategi marketing yang banyak digunakan saat ini adalah membuat kesan eksklusif pada produk kamu. Hal ini mengartikan bahwa produk tersebut limited edition, sedang tren atau diproduksi secara khusus. Sehingga calon customer akan merasa harus segera membeli produk tersebut.

Kamu bisa menerapkan strategi ini dengan cara memberikan batas waktu pemesanan atau batas waktu promosi untuk memikat customer agar segera membeli produk tersebut.

  1. Libatkan Influencer

Influencer kini menjadi tools marketing yang sering dan sudah biasa di dunia bisnis. Tren ini sudah menghiasi media social. Influencer merupakan seseorang yang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi calon customer untuk melakukan keputusan pembelian.
Bukan hanya selebritis, tetapi banyak juga selebgram, travel dan food blogger yang menjadi salah satu strategi marketing yang mampu mendongrak penjualan.

Menurut survey yang dilakukan oleh Sociabuzz tujuan menggunakan influencer dalam strategi marketing adalah untuk meningkankan brand awareness, mengedukasi target konsumen, meningkatkan penjualan, meningkatkan jumlah followers dan untuk keperluan SEO (Search Engine Optimation).

Ketika seorang influencer menyampaikan tentang produk, jasa atau sebuah brand, itulah yang disebuh pembicaraan dari mulut ke mulut yang disampaikan melalui media social. Cara ini sangat efektif, apalagi jika nfluencer tersebut juga menggunakan produk yang ditawarkan.
Terdapat sebuah laporan dari Global Trust Advertising menunjukan bahwa 83% customer mempercayai rekomendari dari orang yang mereka kenal.

Pastikan kamu memilih influencer yang sesuai dengan target pasar yang kamu bidik

Ayoni Sulthon

SEO Strategist DomaiNesia, ask me all about SEO and Digital Marketing.

Artikel

Lainnya


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!