Cara Instal dan Konfigurasi Redis atau Memcached di aaPanel
Halo, DomaiNesians! Kalau kamu punya website atau aplikasi berbasis PHP (seperti WordPress, Laravel, atau CodeIgniter), pasti kamu tidak asing dengan istilah caching. Redis dan Memcached adalah dua teknologi caching populer yang bisa membuat website kamu jadi lebih cepat dan responsif. Jika kamu pakai aaPanel, kamu bisa memasang dan mengatur Redis atau Memcached di aaPanel dengan mudah, bahkan untuk kamu yang masih baru belajar server.
Nah, pada tutorial kali ini kita akan membahas tentang apa itu Redis dan Memcached serta bagaimana cara instal dan settingnya di aaPanel step by step. Jadi, simak tutorialnya sampai tuntas ya!
Apa Itu Redis dan Memcached?
Redis (Remote Dictionary Server) adalah database penyimpanan data dalam memori (RAM) yang sangat cepat. Redis cocok digunakan untuk menyimpan data sementara, seperti session user, hasil query, atau cache dari CMS seperti WordPress dan Laravel. Karena datanya disimpan langsung di RAM, Redis bisa mengurangi beban server secara signifikan.
Jika Redis dirancang untuk fleksibilitas yang mendukung berbagai struktur data, Memcached hadir sebagai solusi caching yang lebih ringan dan sederhana.
Memcached adalah sistem manajemen cache berbasis memori yang membantu mempercepat aplikasi web dengan menyimpan data di RAM. Jadi, ketika website kamu membutuhkan data yang sering diakses, sistem tidak perlu repot-repot mengambil dari database lagi. Cukup ambil dari cache yang tersimpan di memori.
Redis dan Memcached adalah data cache in-memory yang artinya mereka akan menyimpan data di RAM sehingga bisa diakses sangat cepat. Kalau database seperti MySQL bekerja di disk, caching bekerja di memori, jadi proses pengambilan data bisa lebih cepat.
Caching sangat bermanfaat untuk:
- Menyimpan hasil query berat agar tidak dihitung ulang
- Mendinginkan beban ke database
- Meningkatkan performa dan meningkatkan user experience
Cara Instal Redis dan Memcached di aaPanel
Sebelum kita belajar bagaimana cara menginstal Redis dan Memcached di aaPanel, pastikan kita sudah menginstal MySQL dan PHP sebelumnya.
1. Instal Redis
Berikut tutorial instalasi Redis di aaPanel:
- Login ke aaPanel kemudian klik menu App Store di sidebar
- Cari “Redis” pada kolom pencarian Search App
- Klik Install pada sebelah kanan hasil pencarian Redis
- Setelah selesai, klik Setting pada Redis yang sudah diinstal
- Di tab Service, cek apakah service Redis sedang aktif (ikon segitiga hijau), lalu, di tab Optimization cek port Redis, biasanya berjalan di port 6379.
2. Instal Memcached
Berikut tutorial instalasi Memcached di aaPanel:
- Klik menu App Store
- Cari “Memcached” pada kolom Search App
- Klik Install pada hasil pencarian Memcached
- Setelah selesai, klik Setting pada Memcached dan cek apakah service sudah berjalan (Running) yang ditandai dengan ikon segitiga hijau.
Konfigurasi Dasar Redis & Memcached di aaPanel
Setelah berhasil menginstal Redis dan Memcached di aaPanel, kita juga bisa melakukan konfigurasi dasar untuk keduanya melalui aaPanel.
1. Konfigurasi Redis
Untuk mengatur konfigurasi pada Redis, klik Setting pada Redis kemudian atur konfigurasinya sesuai kebuthan. Berikut cara mengatur konfigurasi dasar untuk Redis di aaPanel:
- Atur maxmemory di konfigurasi Redis (misalnya 256 MB).
- Pilih kebijakan evict (allkeys-lru, volatile-lru, dan lain-lain).
- Jika perlu akses remote, ubah bind di config Redis dasar dengan alamat IP yang kalian gunakan untuk akses remote, tapi pastikan firewall aktif.
2. Konfigurasi Memcached
Sama seperti Redis, untuk melakukan konfigurasi Memcached, klik Setting Pada Memcached dan atur konfigurasinya sesuai kebutuhan kalian:
- Pilih jumlah memori yang digunakan (misalnya 128 MB).
- Buka port default (11211) jika mau akses dari jaringan lokal.
- Simpan pengaturan dan restart service bila ada perubahan.
Integrasi ke Aplikasi Lain
Selain menginstal dan melakukan konfigurasi, kita juga bisa mengintegrasikan Redis dan Memcached dengan aplikasi lain.
1. WordPress
Redis dan Memcached juga bisa diintegrasikan dengan aplikasi lain seperti WordPress. Kali ini, kita akan belajar cara mengintegrasikan Redis dengan WordPress.
Tambahkan plugin seperti Redis Object Cache. Setelah kamu instal dan aktifkan, biasanya plugin tersebut mendeteksi secara otomatis apakah Redis sudah jalan di server. Tambahkan fungsi PHP berikut:
|
1 2 3 4 |
$redis = new Redis(); $redis->connect('127.0.0.1', 6379); $redis->set('test', 'halo_world'); echo $redis->get('test'); |
2. Laravel
Selain WordPress, kita juga bisa mengintegrasikan Redis dengan Laravel. Caranya, edit file .env dengan script berikut ini:
|
1 2 3 4 |
CACHE_DRIVER=redis REDIS_HOST=127.0.0.1 REDIS_PASSWORD=null REDIS_PORT=6379 |
Troubleshooting Umum
Saat menginstal atau mengkonfigurasi Redis & Memcached di aaPanel, kita mungkin akan menemui beberapa masalah jika ada step yang kurang tepat. Berikut beberapa bentuk troubleshooting yang umum terjadi dan bagaimana cara menyelesaikannya:
- Service tidak aktif
Solusinya, restart Redis atau Memcached lewat aaPanel menggunakan menu Service.
- Port tertutup
Jika kamu mengalami kendala tidak bisa akses karena port yang tertutup, solusinya buka di Firewall aaPanel di menu Security dan atur portnya.
- Aplikasi gagal terhubung
Jika kalian mengalami kendala aplikasi yang tidak terhubung, pastikan cek kredensial dan service status apakah sudah benar atau belum.
- Memory penuh
Jika Redis atau Memcached gagal dijalankan karena memory penuh, maka lakukan monitoring tren penggunaan dan atur maxmemory dengan eviction policy.
Kesimpulan
Redis dan Memcached adalah teknologi yang tepat untuk meningkatkan kecepatan dan performa website. Dengan bantuan aaPanel, kamu bisa menginstal dan mengelolanya keduanya dengan mudah melalui antarmuka web yang friendly.
Cache yang terpasang dengan benar akan membuat website kita jadi lebih cepat dan hemat resource, terutama saat traffic mulai naik. Kombinasikan WordPress, Redis, dan plugin cache untuk mendapatkan hasil yang lebih nyata dan powerfull.
Nah, untuk menjaga performa dan keamanan caching tetap maksimal, kamu bisa menjalankan semuanya di Cloud VPS DomaiNesia. Dengan RAM besar, infrastruktur cepat, serta proteksi canggih, caching kamu akan berjalan mulus tanpa hambatan. Jadi, ayo tingkatkan performa web kamu sekarang juga bersama DomaiNesia!













