
ERR CERT COMMON NAME INVALID: Penyebab & Cara Cepat Mengatasinya

Halo DomaiNesians! Pernah nggak sih kamu mencoba membuka website favorit tapi tiba-tiba muncul peringatan ERR CERT COMMON NAME INVALID? Rasanya seperti “Eh, kenapa nih situs nggak bisa dibuka padahal koneksi internet lancar?”
Pada dasarnya, error ini muncul ketika browser menemukan adanya ketidaksesuaian atau masalah pada sertifikat SSL sebuah website. SSL sendiri ibarat “paspor digital” yang menjamin bahwa komunikasi antara kamu dan website aman. Nah, kalau nama domain di sertifikat nggak cocok dengan alamat website yang kamu kunjungi, browser bakal langsung memblokir akses dan menampilkan ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID.
Jangan panik dulu! Error ini umum terjadi, dan kami bakal kasih panduan lengkap mulai dari penyebab, cara cek, sampai langkah mudah untuk mengatasinya. Dengan mengikuti langkah yang tepat, kamu bisa mengakses situs tanpa khawatir error ini muncul lagi.

Apa Itu ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID?
Sederhananya, ERR CERT COMMON NAME INVALID adalah error yang muncul ketika browser mendeteksi ketidakcocokan antara nama domain yang kamu kunjungi dan nama domain yang tercantum di sertifikat SSL website.
Bayangkan SSL seperti kartu identitas digital website. Kalau nama di kartu identitas tidak sesuai dengan alamat yang kamu tuju, browser bakal menolak “izin masuk” dan menampilkan peringatan ERR CERT COMMON NAME INVALID.
Baik di Chrome, Firefox, maupun Edge, error ini bisa muncul kapan saja. Umumnya, untuk pemula, yang terlihat pertama adalah layar merah peringatan “Your connection is not private” lengkap dengan kode ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID di bawahnya.
Sedikit analogi supaya lebih gampang:
- Website = rumah kamu ingin kunjungi.
- SSL = kartu identitas penghuni rumah.
- ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID = satpam di gerbang rumah menolak masuk karena nama di kartu identitas tidak sesuai alamat rumah.
Faktanya, error ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID sama sekali tidak ada hubungannya dengan kecepatan internet atau kerusakan browser. Penyebab utamanya adalah sertifikat SSL yang tidak valid atau nama domain yang tidak sesuai dengan sertifikat tersebut.
Penyebab ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID
Munculnya ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID biasanya bikin panik, tapi sebenarnya ada alasan logis di baliknya. Berikut ini penyebab utama yang sering terjadi:
1. Sertifikat SSL Tidak Cocok dengan Domain
Bayangkan SSL seperti kartu identitas digital website kamu. Kalau kamu masuk ke alamat rumah yang berbeda dari yang tercantum di kartu identitas, satpam (browser) bakal menolak akses. Misalnya SSL dibuat untuk www.contoh.com, tapi kamu mengakses contoh.com tanpa “www”. Browser bakal langsung mendeteksi ketidakcocokan ini dan muncullah ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID.
2. Penggunaan Domain Alias atau Subdomain yang Salah
Banyak website punya subdomain, seperti blog.contoh.com atau shop.contoh.com. Kalau SSL hanya dipasang untuk domain utama (www.contoh.com) tapi kamu mengakses subdomain yang belum tercakup, browser bakal menolak akses dan menampilkan error. Jadi meski domain utama aman, subdomain bisa tetap kena ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID.
3. Sertifikat SSL Kadaluarsa
SSL tidak berlaku selamanya, ada masa kadaluarsanya, sama seperti dokumen resmi yang harus diperpanjang setelah habis masa aktifnya. Kalau SSL sudah kadaluarsa tapi belum diperbarui, browser tidak bisa menjamin keamanan koneksi kamu, dan otomatis memunculkan ERR CERT COMMON NAME INVALID, kadang lengkap dengan notifikasi “certificate expired”. Jadi, SSL yang expired sama bahayanya dengan kartu identitas yang sudah tidak berlaku.
4. Kesalahan Konfigurasi Server
Server harus “ngerti” domain mana yang harus menggunakan SSL tertentu. Jika konfigurasi server keliru, misalnya masih memakai SSL lama atau SSL yang tidak sesuai domain, browser akan langsung memblokir akses dan memunculkan ERR CERT COMMON NAME INVALID. Ini biasanya terjadi kalau migrasi website atau update SSL belum selesai sepenuhnya.
5. Cache Browser atau Sistem yang Usang
Browser kadang menyimpan informasi SSL lama. Meski kamu sudah memasang SSL yang baru, browser tetap bisa menampilkan ERR CERT COMMON NAME INVALID jika cache belum dihapus. Ini seperti kamu membawa kartu identitas lama meskipun sudah punya yang baru, petugas tetap akan menolak karena yang dilihatnya masih data lama.
Dengan pemahaman yang lebih deskriptif ini, kamu jadi tahu kenapa error ini muncul dan lebih siap menentukan langkah perbaikan yang tepat.

Cara Mengecek ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID di Browser
Sebelum langsung memperbaiki, penting banget untuk memastikan penyebab ERR CERT COMMON NAME INVALID. Kabar baiknya, semua ini bisa kamu periksa langsung lewat browser tanpa perlu bantuan alat tambahan.
1. Chrome
- Buka website yang muncul error.
- Klik ikon gembok di sebelah kiri URL.
- Pilih Certificate (Valid) atau View Certificate.
- Periksa bagian Issued to / Common Name.
- Pastikan nama domain yang tercantum di sertifikat sesuai dengan alamat yang kamu buka.
- Kalau berbeda, berarti inilah penyebab utama ERR CERT COMMON NAME INVALID.
2. Firefox
- Klik ikon gembok di kiri URL.
- Pilih Connection Secure → More Information → View Certificate.
- Cek Common Name dan Subject Alternative Name.
- Pastikan domain yang kamu akses ada dalam daftar nama yang tercantum.
3. Edge / Browser Lain
- Klik ikon gembok di URL → Certificate.
- Periksa Issued to dan Valid From/To.
- Sama seperti Chrome & Firefox, ketidakcocokan domain bisa memicu ERR CERT COMMON NAME INVALID.
Tips verifikasi tambahan:
- Periksa tanggal kadaluarsa SSL di certificate info.
- Pastikan subdomain yang kamu akses termasuk dalam certificate.
- Bersihkan cache browser jika SSL baru sudah dipasang tapi error tetap muncul.
Dengan metode ini, kamu bisa mengidentifikasi sumber masalah ERR CERT COMMON NAME INVALID secara cepat sebelum mulai melakukan perbaikan.
Cara Mengatasi ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID
Sekarang, setelah kamu tahu kenapa error ini muncul, waktunya menghilangkan ERR CERT COMMON NAME INVALID supaya website bisa diakses dengan aman. Mari bahas dari langkah paling sederhana sampai yang lebih teknis:
1. Refresh & Clear Cache Browser
Terkadang, error muncul bukan karena SSL salah, tapi karena browser masih menyimpan informasi SSL lama.
- Trik cepatnya: tekan Ctrl + Shift + R (Windows) atau Cmd + Shift + R (Mac) untuk melakukan hard refresh.
- Kalau masih muncul, bersihkan cache browser melalui pengaturan → privacy → clear browsing data.
Bayangkan browser masih membawa “ID lama” padahal kamu sudah punya ID baru. Satpam (browser) tetap menolak akses kalau ID lama masih tersimpan.
2. Periksa Domain & Subdomain
Selalu pastikan domain yang kamu akses sama persis dengan Common Name yang tercatat di sertifikat SSL.
- Contoh: SSL untuk www.contoh.com harus diakses pakai www, bukan contoh.com.
- Untuk domain tanpa www, pasang redirect atau SSL tambahan.
Ini penting supaya browser tidak bingung dan menampilkan ERR CERT COMMON NAME INVALID.
3. Perbarui atau Pasang SSL Baru
Kalau SSL sudah kadaluarsa atau tidak cocok, langkah paling efektif adalah update:
- Renew SSL melalui provider lama atau pasang baru dari provider terpercaya.
- Contohnya, kamu bisa gunakan SSL Murah DomaiNesia yang mendukung semua domain dan subdomain.
SSL baru memastikan browser bisa “mengenali” identitas domainmu dan error hilang.
4. Konfigurasi Ulang di Hosting / Server
Pastikan SSL dipasang untuk domain & subdomain yang benar:
- Di cPanel, DirectAdmin, atau panel lain: cek setting SSL dan pastikan domain/subdomain tercakup.
- Untuk advanced user: periksa file nginx/apache config supaya path SSL sesuai.
Salah konfigurasi = browser tetap menolak akses, meski SSL baru sudah dipasang.
5. Cek dengan Tool Online
Gunakan tool seperti SSL Checker untuk memastikan:
- Semua subdomain tercakup dalam certificate.
- Tidak ada mismatch yang bisa memicu ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID.
Cara ini memastikan SSL kamu benar-benar valid dari sisi browser, bukan cuma di sisi hosting.
6. Tips Pemula & Advanced
- Kalau kamu masih pemula, jangan langsung panik. Coba mulai dari langkah sederhana seperti refresh halaman, bersihkan cache browser, dan pastikan alamat domain yang kamu ketik sudah benar.
- Jika sudah Advanced, langsung periksa konfigurasi server & certificate chain lengkap. Jangan lupa renew SSL tepat waktu supaya tidak terulang.
Dengan langkah-langkah ini, error ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID biasanya bisa hilang dalam hitungan menit, dan situs kamu bisa diakses aman tanpa gangguan.

Saatnya Situsmu Aman Tanpa ERR CERT COMMON NAME INVALID!
Sekarang kamu sudah paham ERR CERT COMMON NAME INVALID, mulai dari penyebab hingga cara mengatasinya. Dengan langkah-langkah yang tepat, cek SSL, perbarui sertifikat, dan pastikan konfigurasi server & subdomain benar, error ini bisa diatasi dengan mudah.
Supaya nggak terulang, pastikan website kamu selalu menggunakan SSL yang sesuai domain dan periksa kadaluarsa sertifikat secara berkala.
Kalau kamu ingin solusi cepat dan aman, SSL Murah DomaiNesia bisa jadi pilihan. Selain mudah dipasang, SSL ini kompatibel untuk semua jenis domain dan subdomain, sehingga kamu nggak perlu khawatir munculnya ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID lagi.
Selain SSL, DomaiNesia juga menawarkan berbagai layanan lain seperti Cloud Hosting, VPS, dan Domain. Semua bisa kamu kelola dengan mudah dari satu dashboard, bikin situsmu selalu up-to-date dan aman.
Jadi tunggu apa lagi? Amankan website kamu dengan memasang SSL lewat DomaiNesia sekarang juga. Dengan begitu, pengalaman browsing jadi mulus tanpa hambatan error, termasuk ERR_CERT_COMMON_NAME_INVALID yang sering bikin pusing. Website kamu aman, pengunjung nyaman, dan kamu bebas pusing urusan SSL!