• Home
  • Tips
  • Kapan dan Kenapa Kamu Harus Menggunakan 301 Redirect

Kapan dan Kenapa Kamu Harus Menggunakan 301 Redirect

Oleh Argadahana
4/5 (1)
Kapan dan Kenapa Kamu Harus Menggunakan 301 Redirect

Kapan dan Kenapa Kamu Harus Menggunakan 301 Redirect

Jika kamu pernah mengganti nomor handphone yang kamu gunakan, pasti ada momen dimana kamu memberi kabar kepada beberapa teman dan saudara agar mengganti nomor kontak milikmu di ponsel mereka. Hal ini kamu lakukan karena kamu tentunya tidak ingin mereka mengontak nomor yang salah kedepannya. Nah sama halnya dengan melakukan 301 redirect pada halaman website.

Apasih 301 Redirect Itu?

301 redirect adalah sebuah perintah permanen yang akan mengarahkan pengunjung website ke sebuah halaman baru yang kamu inginkan. 301 redirect adalah sebuah kode status dari http yang secara mudah dimengerti dan dijalankan oleh mesin pencari. Jadi cara ini sebenarnya adalah cara yang mungkin paling aman untuk mengganti sebuah URL website jika dilihat dari sisi SEO.

301 redirect

Hal yang baik dari metode redirect 301 ini adalah, kekuatan domain authority yang sudah dimiliki oleh url kamu yang lama akan ikut terbawa. Jadi semua teknik SEO yang sudah dijalankan tidak akan hilang dan halaman baru secara otomatis memiliki kekuatan dari halaman sebelumnya. Hal ini karena semua yang ada pada halaman lama akan secara otomatis berpindah secara permanen pada halaman yang baru.

Kapan Harus Menggunakan Redirect 301

Redirect 301 merupakan sebuah instruksi yang mudah dipahami oleh Google, yang membantu website baru dan keseluruhan halamannya agar lebih cepat di-index secara efisien. Jenis redirect lain mungkin akan bisa dilakukan, namun tidak bisa secara mudah diinterpretasikan oleh mesin pencari sebaik redirect 301. Redirect ini juga akan membawa sekitar 90 hingga 99% kekuatan SERP, misalnya social shares, backlinks, dan referensi lain yang bisa meningkatkan url milikmu pada posisi tertentu di Google.

ilustrasi 301
source: pexel

DomaiNesians ada baiknya menggunakan redirect jenis ini ketika:

  • Menata ulang atau merombak website dan merubah lokasinya secara permanen
  • Ketika konten yang kamu miliki telah habis masa berlakunya dan ingin mengarahkan pengunjung ke halaman yang baru
  • Menggabungkan dua buah website menjadi satu
  • Mengganti CMS website kamu, misalnya beralih menggunakan WordPress

Bagaimana Cara Menggunakan Redirect 301

Perlu beberapa waktu untuk mesin pencari bisa mendeteksi redirecting yang dilakukan. Jadi ada baiknya kamu melakukannya pada waktu yang tepat sehingga tidak kehilangan potensi pengunjung website yang sedang datang. Misalnya melakukan redirecting beberapa waktu sebelum website biasanya ramai. Sehingga ketika website telah ramai traffic, redirecting sudah berhasil dilakukan. Nah, untuk caranya kamu bisa melakukan beberapa hal ini:

Memasukkan Instruksi 301 Redirect Pada Bagian Header URL Lama

Jika halaman kamu yang sebelumnya menggunakan PHP, Java atau bahasa pemrograman yang lainnya. Kamu bisa memasukkan instruksi 301 redirect pada bagian header halaman yang ingin kamu pindahkan. Untuk cara ini kamu juga membutuhkan halaman yang akan jadi tujuan redirecting nantinya, dan diletakkan pada bagian header halaman yang lama. Secara otomatis, ketika pengunjung masuk ke halaman yang lama akan diarahkan ke halaman yang baru.

Menggunakan Plugin WordPress

Jika kamu merupakan seorang pengguna WordPress, kamu bisa menggunakan plugin yang disediakan oleh Yoast. Dengan mengisi halaman lama pada kolom yang sudah tersedia, kemudian pada kolom yang lain mengisi halaman baru yang akan dituju. Plugin ini sudah direkomendasikan aman dan dipercaya oleh banyak sekali developer.

yoast plugin
source: yoast

Namun, ada beberapa plugin lain yang bisa digunakan jika tidak ingin menggunakan milik Yoast. DomaiNesians bisa menggunakan plugin 301 Redirects yang bisa untuk 301 maupun 302, atau plugin bernama Redirection yang juga bekerja untuk mencari halaman error 404.

Kesimpulan

Jika kamu ingin memindahkan sebuah halaman tanpa mengurangi kekuatan yang telah dibangun dari segi SEO, redirect 301 adalah pilihan yang baik. Teknik ini telah digunakan banyak sekali marketer online dan komunitas developer sebagai pilihan yang aman.

Dan jangan lupa, jika kamu masih kesulitan dalam melakukannya, kamu bisa menghubungi tim kami yang akan selalu siap membantu!

Argadahana

Mass communication enthusiast, currently finishing MBA @UGM. Got critics, suggestions, or want to discuss this topic more? Feel free to hit me on my social accounts. :D

Artikel

Lainnya


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!