• Home
  • Tips
  • Pakar SEO: Tugas, Tools, Cara Kerja, dan Tips Memilihnya

Pakar SEO: Tugas, Tools, Cara Kerja, dan Tips Memilihnya

Oleh Ayoni Sulthon
apa itu pakar seo terbaik

Pakar SEO adalah profesional yang membantu meningkatkan visibilitas website di mesin pencari melalui optimasi konten, struktur website, aspek teknis, analisis data, hingga strategi off-page.

Daftar Isi

Pekerjaan pakar SEO bukan sekadar membuat website berada di posisi pertama Google. SEO yang baik berfokus pada bagaimana halaman dapat ditemukan, dipahami mesin pencari, relevan dengan kebutuhan pengguna, serta memberikan pengalaman yang baik ketika dikunjungi.

Karena itu, sebelum menggunakan jasa pakar SEO, penting untuk memahami apa yang mereka kerjakan, metode yang digunakan, tools yang dipakai, hingga indikator yang perlu diperhatikan ketika memilihnya.

Pakar SEO melakukan optimasi website

Apa Itu Pakar SEO?

Pakar SEO atau SEO specialist adalah orang yang memiliki keahlian dalam Search Engine Optimization, yaitu proses meningkatkan visibilitas halaman website pada hasil pencarian organik.

Seorang pakar SEO biasanya bekerja dengan menggabungkan beberapa bidang sekaligus, mulai dari analisis search intent, keyword research, content optimization, technical SEO, internal linking, analisis kompetitor, hingga pengukuran performa website.

Karena SEO mencakup banyak aspek, seorang SEO specialist tidak selalu mengerjakan seluruh proses sendirian. Dalam perusahaan yang lebih besar, pekerjaan tersebut dapat melibatkan content writer, developer, web analyst, UX designer, maupun digital marketing specialist.

Apa yang Dikerjakan Pakar SEO?

Lingkup kerja pakar SEO dapat berbeda sesuai kondisi website dan tujuan bisnis. Namun, beberapa pekerjaan berikut merupakan bagian yang umum ditemukan dalam proses optimasi SEO.

1. Melakukan Riset Keyword dan Search Intent

Pakar SEO perlu memahami kata kunci yang digunakan calon pengunjung ketika mencari sebuah informasi, produk, atau layanan.

Namun, pekerjaan tersebut tidak berhenti pada pencarian keyword dengan volume tinggi. SEO juga perlu memahami search intent di balik keyword tersebut agar halaman yang dibuat benar-benar menjawab kebutuhan pengguna.

Untuk memahami prosesnya lebih lanjut, Anda dapat mempelajari cara riset keyword di Google.

2. Mengoptimalkan Konten dan On-Page SEO

Setelah mengetahui intent pencarian, pakar SEO dapat mengevaluasi apakah sebuah halaman sudah memiliki informasi yang cukup relevan untuk menjawab kebutuhan pengguna.

Optimasi on-page dapat mencakup:

  • SEO title.
  • Meta description.
  • Struktur heading.
  • Penggunaan keyword secara natural.
  • Internal link.
  • Alt text gambar.
  • Kejelasan struktur dan isi konten.

Meta description, misalnya, tidak digunakan hanya untuk memasukkan keyword. Penulisannya juga perlu membantu pengguna memahami isi halaman sebelum melakukan klik. Anda dapat membaca panduan menulis meta description untuk mempelajarinya lebih lanjut.

3. Menangani Technical SEO

Konten yang baik tetap perlu didukung struktur teknis website yang dapat diakses dan dipahami mesin pencari.

Technical SEO biasanya mencakup pemeriksaan terhadap:

  • Crawlability dan indexability halaman.
  • Robots.txt.
  • XML sitemap.
  • Canonical URL.
  • Redirect.
  • Status HTTP.
  • Duplicate page.
  • Structured data.
  • Struktur internal link.
  • Performa website.
Baca Juga:  Panduan Lengkap Menguasai Key Value JavaScript untuk Semua Level

Pada website WordPress, optimasi teknis juga dapat melibatkan konfigurasi CMS, plugin, cache, gambar, dan resource halaman. Jika menggunakan WordPress, panduan optimasi website WordPress dapat menjadi referensi tambahan.

4. Mengevaluasi Kecepatan dan Page Experience

Pakar SEO juga dapat mengevaluasi pengalaman pengguna ketika membuka website, termasuk performa halaman.

Salah satu indikator yang dapat digunakan adalah Core Web Vitals, yang saat ini mencakup:

  • Largest Contentful Paint (LCP) untuk mengukur performa loading.
  • Interaction to Next Paint (INP) untuk mengukur responsivitas interaksi.
  • Cumulative Layout Shift (CLS) untuk mengukur stabilitas tampilan.

Core Web Vitals bukan satu-satunya faktor yang menentukan ranking, tetapi performa yang baik tetap penting untuk memberikan pengalaman penggunaan website yang nyaman.

Jika hasil audit menunjukkan website membutuhkan perbaikan performa, Anda juga dapat mempelajari beberapa cara mempercepat loading website.

Dalam beberapa kasus, performa website juga dipengaruhi resource dan konfigurasi server. Jika hosting yang digunakan mulai menjadi bottleneck ketika website berkembang, Anda dapatmelihat pilihan Hosting DomaiNesiasebagai salah satu opsi infrastruktur website.

5. Mengoptimalkan Internal Link

Internal link membantu menghubungkan halaman-halaman yang saling berkaitan di dalam sebuah website.

Pakar SEO dapat menggunakan internal linking untuk memperjelas hubungan antarhalaman, membantu pengguna menemukan informasi lanjutan, dan memastikan halaman penting tidak terlalu jauh dari struktur navigasi website.

Anchor text juga perlu dibuat natural dan sesuai dengan konteks halaman tujuan, bukan sekadar mengulang keyword secara berlebihan.

6. Menangani Off-Page SEO

Off-page SEO mencakup aktivitas di luar website yang dapat membantu membangun reputasi dan visibilitas sebuah brand atau halaman.

Salah satu bagian yang sering dibahas adalah backlink. Namun, fokusnya sebaiknya bukan sekadar mendapatkan backlink sebanyak mungkin.

Pakar SEO yang menggunakan strategi berkelanjutan akan lebih mempertimbangkan relevansi sumber link, konteks halaman, reputasi website, serta bagaimana link tersebut diperoleh.

7. Memantau dan Mengevaluasi Performa SEO

SEO bukan pekerjaan yang selesai setelah sebuah halaman dipublikasikan. Pakar SEO perlu memantau hasil optimasi secara berkala.

Beberapa indikator yang dapat dianalisis antara lain:

  • Organic clicks.
  • Impressions.
  • CTR.
  • Average position.
  • Organic traffic.
  • Landing page performance.
  • Conversion.
  • Indexing dan crawling issue.

Data tersebut kemudian digunakan untuk menentukan apakah sebuah halaman perlu diperbarui, diperluas, digabungkan, atau justru membutuhkan pendekatan berbeda.

White Hat vs Black Hat SEO: Apa Bedanya?

Istilah white hat dan black hat SEO umum digunakan untuk membedakan strategi SEO berdasarkan metode yang digunakan.

White hat SEO umumnya merujuk pada strategi yang berfokus pada kebutuhan pengguna dan mengikuti pedoman mesin pencari. Sebaliknya, black hat SEO sering digunakan untuk menggambarkan teknik yang sengaja memanipulasi sistem ranking.

Google sendiri lebih banyak menggunakan istilah spam policies untuk menjelaskan praktik yang dapat dianggap sebagai manipulasi hasil pencarian.

Praktik SEO yang Perlu Diwaspadai

Berikut beberapa praktik yang berisiko apabila tujuan utamanya adalah memanipulasi ranking.

Keyword Stuffing

Keyword stuffing terjadi ketika kata atau frasa tertentu diulang secara berlebihan untuk mencoba memengaruhi ranking.

Konten sebaiknya tetap menggunakan keyword yang relevan, tetapi penempatannya harus natural dan tidak mengganggu pembaca.

Cloaking

Cloaking adalah praktik menampilkan konten yang berbeda kepada mesin pencari dan pengguna dengan tujuan memanipulasi hasil pencarian.

Perlu diperhatikan bahwa cloaking berbeda dengan redirect 301 atau 302. Redirect dapat menjadi praktik yang valid, misalnya ketika website berpindah URL atau halaman lama dialihkan ke penggantinya.

Link Spam dan PBN

Membuat atau membeli link dengan tujuan utama memanipulasi ranking dapat masuk ke kategori link spam.

Private Blog Network atau PBN juga berisiko apabila jaringan website tersebut sengaja dibuat atau digunakan untuk menghasilkan link manipulatif ke sebuah website.

Ilustrasi jaringan Private Blog Network atau PBN

Karena itu, kualitas backlink tidak sebaiknya hanya dinilai menggunakan angka seperti Domain Authority, Page Authority, atau Spam Score.

Metrik seperti DA dan PA merupakan metrik dari tools pihak ketiga dan bukan metrik ranking yang digunakan Google.

Automated Link Building

Tools yang menghasilkan ribuan backlink secara otomatis juga perlu digunakan dengan sangat hati-hati.

Baca Juga:  Inspirasi Subjek Email yang Bisa Langsung Dicontoh!

Masalah utamanya bukan terletak pada nama tools tertentu, tetapi pada pola link yang dibuat. Apabila link dibuat dalam skala besar hanya untuk memanipulasi ranking, strategi tersebut berisiko melanggar kebijakan spam mesin pencari.

Expired Domain Abuse

Menggunakan expired domain tidak otomatis menjadi pelanggaran SEO.

Risiko muncul apabila domain yang sudah kedaluwarsa dibeli dan digunakan terutama untuk memanfaatkan reputasi sebelumnya dengan menerbitkan konten bernilai rendah atau tidak relevan demi memanipulasi ranking.

Scaled Content Abuse

Pembuatan konten menggunakan otomatisasi juga tidak otomatis dianggap spam.

Masalah muncul ketika konten dibuat dalam jumlah besar dengan sedikit nilai bagi pengguna dan tujuan utamanya adalah memanipulasi ranking mesin pencari.

Artinya, kualitas, relevansi, akurasi, dan manfaat konten tetap lebih penting dibanding apakah konten tersebut dibuat secara manual atau dengan bantuan otomatisasi.

Tools SEO yang Umum Digunakan Pakar SEO

Pakar SEO biasanya menggunakan kombinasi beberapa tools. Setiap tools memiliki fungsi berbeda sehingga tidak ada satu tools yang dapat menjawab seluruh kebutuhan SEO.

1. Google Search Console

Google Search Console dapat digunakan untuk melihat performa website di Google Search, seperti clicks, impressions, CTR, average position, indexing, hingga beberapa masalah teknis.

2. Google Analytics

Google Analytics dapat membantu menganalisis bagaimana pengguna berinteraksi dengan website setelah masuk ke halaman, misalnya traffic, landing page, engagement, hingga conversion sesuai konfigurasi website.

3. PageSpeed Insights dan Lighthouse

Tools ini dapat membantu mengevaluasi performa dan pengalaman halaman, termasuk metrik Core Web Vitals serta berbagai peluang optimasi teknis.

4. Ahrefs

Ahrefs banyak digunakan untuk keyword research, analisis kompetitor, backlink analysis, content research, dan pemantauan performa SEO.

5. Semrush

Semrush menyediakan berbagai fitur untuk keyword research, competitor analysis, site audit, backlink analysis, serta aktivitas digital marketing lainnya.

6. Moz

Moz menyediakan tools untuk keyword research, link analysis, site analysis, dan berbagai metrik pihak ketiga seperti Domain Authority serta Page Authority.

DA dan PA dapat digunakan sebagai salah satu referensi analisis, tetapi sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya dasar untuk menentukan kualitas sebuah website atau backlink.

Selain tools tersebut, pakar SEO juga dapat menggunakan crawler, log analyzer, rank tracker, spreadsheet, dashboard, maupun tools lain sesuai kebutuhan audit.

Apakah Hosting Berpengaruh terhadap SEO?

Hosting yang bagus tidak secara otomatis membuat sebuah website mendapatkan ranking tinggi. Relevansi dan kualitas konten tetap menjadi bagian penting dalam SEO.

Namun, infrastruktur hosting dapat memengaruhi kondisi teknis dan pengalaman pengguna, misalnya melalui kecepatan respons server, stabilitas website, resource yang tersedia, serta kemampuan website menangani traffic.

Karena itu, ketika melakukan audit technical SEO, kondisi hosting juga dapat ikut diperiksa apabila terdapat masalah performa atau stabilitas. Anda dapat membaca pembahasan mengenai hosting untuk SEO untuk memahami hubungannya lebih lanjut.

Dukung Performa Website untuk SEO
Jika audit SEO menunjukkan kendala pada resource atau performa website, gunakan hosting yang sesuai dengan kebutuhan website dan traffic yang terus berkembang.

Lihat Web Hosting DomaiNesia

Berapa Harga Jasa Pakar SEO?

Tidak ada satu standar harga yang berlaku untuk seluruh jasa SEO karena kebutuhan setiap website berbeda.

Biaya jasa pakar SEO biasanya dipengaruhi oleh beberapa hal berikut:

  • Ukuran dan kompleksitas website.
  • Jumlah halaman yang perlu dioptimasi.
  • Kondisi technical SEO.
  • Jumlah dan tingkat persaingan keyword.
  • Kebutuhan pembuatan atau pembaruan konten.
  • Lingkup analisis kompetitor.
  • Kebutuhan reporting dan monitoring.
  • Durasi kerja sama.

Layanan SEO juga dapat menggunakan model biaya berbeda, misalnya konsultasi, audit satu kali, proyek optimasi tertentu, maupun retainer bulanan.

Karena itu, membandingkan jasa SEO sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga. Perhatikan juga ruang lingkup pekerjaan, metode optimasi, deliverables, KPI, dan cara penyedia jasa melaporkan hasil pekerjaan.

Cara Memilih Pakar SEO yang Profesional

SEO membutuhkan proses yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pemilihan pakar SEO sebaiknya dilakukan berdasarkan metode kerja dan kemampuan analisis, bukan hanya janji kenaikan ranking.

1. Tanyakan Ruang Lingkup Pekerjaan

Pastikan Anda mengetahui pekerjaan apa saja yang termasuk dalam layanan.

Contohnya apakah paket mencakup technical audit, keyword research, content optimization, internal linking, off-page SEO, monitoring, dan reporting.

Baca Juga:  Strategi Riset Keyword YouTube agar Channel Cepat Tumbuh

2. Tanyakan Strategi yang Digunakan

Penyedia jasa SEO seharusnya mampu menjelaskan pendekatan yang akan digunakan secara masuk akal.

Berhati-hatilah apabila strategi hanya berfokus pada pembuatan link dalam jumlah besar, keyword stuffing, atau metode yang sengaja disembunyikan karena dianggap sebagai “rahasia SEO”.

3. Hindari Jaminan Ranking Nomor Satu

Tidak ada pakar SEO yang dapat mengendalikan seluruh sistem ranking Google.

SEO dapat meningkatkan peluang sebuah halaman memperoleh visibilitas lebih baik, tetapi hasil tetap dipengaruhi persaingan, kualitas halaman, kondisi website, perubahan SERP, dan sistem ranking mesin pencari.

4. Perhatikan KPI yang Digunakan

Ranking keyword dapat menjadi salah satu indikator, tetapi sebaiknya tidak menjadi satu-satunya KPI.

Pengukuran juga dapat mempertimbangkan impressions, clicks, CTR, organic traffic, landing page performance, hingga conversion sesuai tujuan website.

5. Pastikan Ada Reporting Berkala

Reporting membantu Anda memahami pekerjaan yang sudah dilakukan, perubahan performa, masalah yang ditemukan, serta prioritas optimasi berikutnya.

6. Evaluasi Pengalaman dan Portofolio

Pengalaman menangani website atau industri yang relevan dapat menjadi nilai tambah.

Namun, jangan hanya melihat screenshot ranking. Tanyakan juga masalah yang dihadapi, strategi yang digunakan, periode pengukuran, dan indikator keberhasilan yang dicapai.

7. Pastikan Akun dan Data Tetap Dimiliki Perusahaan

Akses utama seperti Google Search Console, Analytics, CMS, maupun akun bisnis sebaiknya tetap berada di bawah kepemilikan perusahaan.

Pakar SEO dapat diberikan akses sesuai kebutuhan tanpa harus mengambil alih kepemilikan akun utama.

Tanda Pakar SEO yang Perlu Diwaspadai

Beberapa tanda berikut dapat menjadi alasan untuk mengevaluasi kembali penyedia jasa SEO:

  • Menjamin ranking nomor satu dalam waktu tertentu.
  • Menawarkan ribuan backlink tanpa menjelaskan sumbernya.
  • Tidak dapat menjelaskan pekerjaan yang dilakukan.
  • Hanya menggunakan DA atau PA sebagai indikator keberhasilan.
  • Menggunakan keyword stuffing pada halaman.
  • Membuat banyak halaman serupa hanya untuk menargetkan variasi keyword.
  • Tidak menyediakan laporan performa.
  • Tidak menggunakan data untuk mengevaluasi hasil optimasi.

Sebaliknya, pakar SEO yang baik biasanya mampu menjelaskan alasan di balik sebuah rekomendasi serta memahami bahwa SEO berkaitan dengan konten, teknologi, pengalaman pengguna, dan tujuan bisnis secara bersamaan.

Untuk strategi lanjutan, Anda juga dapat mempelajari beberapa teknik SEO advance yang dapat diterapkan sesuai kondisi website.

FAQ Seputar Pakar SEO

Apakah Pakar SEO Bisa Menjamin Website Ranking 1?

Tidak. Tidak ada pihak yang dapat mengendalikan seluruh sistem ranking mesin pencari. Pakar SEO dapat melakukan optimasi berdasarkan data dan praktik yang relevan untuk meningkatkan peluang halaman mendapatkan visibilitas yang lebih baik.

Apakah Semua Website Membutuhkan Pakar SEO?

Tidak selalu. Website sederhana dapat melakukan beberapa optimasi dasar secara mandiri. Pakar SEO biasanya semakin dibutuhkan ketika website memiliki banyak halaman, persaingan tinggi, masalah teknis kompleks, atau SEO menjadi salah satu channel utama akuisisi bisnis.

Apakah Backlink Masih Diperlukan dalam SEO?

Backlink tetap dapat menjadi bagian dari strategi SEO, tetapi kualitas dan cara link diperoleh lebih penting daripada jumlahnya. Hindari membangun link dalam skala besar hanya untuk memanipulasi ranking.

Apakah Hosting yang Cepat Otomatis Meningkatkan Ranking SEO?

Tidak. Hosting yang cepat tidak otomatis membuat website ranking tinggi. Namun, infrastruktur yang stabil dapat membantu website memberikan pengalaman penggunaan yang lebih baik dan mengurangi masalah performa teknis.

Apakah Pakar SEO Harus Menggunakan Tools Berbayar?

Tidak wajib. Tools berbayar dapat mempercepat analisis dan memberikan data tambahan, tetapi kompetensi seorang pakar SEO tidak sebaiknya dinilai hanya dari tools yang digunakan. Kemampuan membaca data, memahami search intent, dan menentukan prioritas optimasi tetap menjadi hal penting.

Kesimpulan

Pakar SEO membantu website meningkatkan visibilitas organik melalui kombinasi keyword research, optimasi konten, technical SEO, internal linking, page experience, off-page SEO, serta analisis performa.

Ketika memilih pakar SEO, jangan hanya berfokus pada harga atau janji ranking. Perhatikan metode kerja, transparansi, KPI, kemampuan analisis, dan apakah strategi yang digunakan memberikan manfaat jangka panjang bagi website.

SEO yang berkelanjutan pada akhirnya bukan tentang menemukan cara tercepat untuk mengakali mesin pencari, tetapi membuat website semakin mudah ditemukan, dipahami, dan digunakan oleh audiens yang tepat.

Ayoni Sulthon

SEO Strategist DomaiNesia, ask me all about SEO and Digital Marketing.


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Migrasi Hosting ke DomaiNesia Gratis 1 Bulan

Ingin memiliki hosting dengan performa terbaik? Migrasikan hosting Anda ke DomaiNesia. Gratis jasa migrasi dan gratis 1 bulan masa aktif!

Ya, Migrasikan Hosting Saya

Hosting Murah

This will close in 0 seconds