• Home
  • Tips
  • 5 Plugin WordPress untuk Toko Online UMKM di Indonesia

5 Plugin WordPress untuk Toko Online UMKM di Indonesia

Oleh Mutiara Auliya
5 Plugin WordPress untuk Toko Online UMKM di Indonesia 1

Hi DomaiNesians! Membuat toko online WordPress untuk UMKM di Indonesia tidak cukup hanya dengan menampilkan foto dan harga produk.

Toko juga perlu menghitung ongkos kirim berdasarkan tujuan pelanggan, menerima pembayaran melalui QRIS atau virtual account, menyediakan akses komunikasi melalui WhatsApp, serta membantu pemilik usaha memproses pengiriman tanpa berpindah-pindah platform.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, WooCommerce dapat digunakan sebagai mesin utama toko online. Setelah itu, kamu bisa menambahkan plugin pembayaran, penghitungan ongkir, WhatsApp, dan manajemen pengiriman sesuai kebutuhan operasional.

Berikut lima plugin WordPress yang paling relevan untuk membangun toko online UMKM di Indonesia.

Rekomendasi Plugin Toko Online

Plugin Penting untuk Website
E-Commerce WordPress

Kelola produk, pengiriman, pembayaran, komunikasi pelanggan, hingga tracking pesanan dengan plugin yang tepat.

Mudah Dikelola
🔒
Pembayaran Aman
Siap Terintegrasi
Pengiriman Praktis

No. Plugin yang Direkomendasikan Fungsi Utama Alternatif
1 WooCommerce Mengelola produk, stok, pesanan, dan checkout
2 Plugin Ongkos Kirim Tonjoo Menghitung tarif pengiriman di checkout AgenWebsite Shipping
3 🔒Midtrans WooCommerce Menerima pembayaran otomatis
4 Click to Chat Menghubungkan pelanggan ke WhatsApp Joinchat
5 Biteship Mengelola tarif, resi, pickup, dan tracking KiriminAja


Kombinasikan plugin sesuai kebutuhan agar toko online lebih praktis, aman, dan siap berkembang.

Perlu diperhatikan bahwa plugin pada daftar tersebut tidak semuanya berdiri sendiri. Plugin ongkos kirim, Midtrans, dan Biteship memerlukan WooCommerce agar dapat bekerja sebagai bagian dari sistem toko.

Selain itu, fitur Plugin Ongkos Kirim dan Biteship dapat saling tumpang tindih. Kamu tidak harus memasang keduanya sekaligus. Pilih salah satu berdasarkan kebutuhan pengiriman tokomu.

1. WooCommerce sebagai Mesin Utama Toko Online

WooCommerce adalah plugin open source yang mengubah website WordPress menjadi toko online.

Plugin ini menjadi fondasi untuk mengelola katalog, keranjang belanja, checkout, pesanan, dan data pelanggan. Plugin lain dalam daftar ini kemudian dihubungkan ke WooCommerce untuk menambahkan metode pembayaran, pengiriman, atau komunikasi.

Mengapa WooCommerce Cocok untuk UMKM?

WooCommerce Core dapat digunakan tanpa biaya platform bulanan dan tidak mengambil persentase omzet toko.

Hal tersebut berbeda dari sejumlah platform e-commerce berbasis SaaS yang mengenakan biaya paket atau komisi platform. Pemilik toko juga mempunyai kontrol yang lebih luas terhadap desain, data, hosting, dan fitur website.

Meski demikian, menjalankan toko WooCommerce tetap dapat membutuhkan biaya untuk:

  • Domain dan hosting
  • Tema premium
  • Ekstensi berbayar
  • Payment gateway
  • Plugin pengiriman
  • Pengembangan khusus
  • Pemeliharaan website

Jadi, WooCommerce Core memang gratis, tetapi keseluruhan operasional toko belum tentu tanpa biaya.

Fitur Utama WooCommerce

WooCommerce menyediakan fitur dasar seperti:

  • Pengelolaan nama, foto, deskripsi, dan harga produk
  • Produk sederhana dan produk dengan variasi
  • Pengelolaan stok
  • Keranjang belanja
  • Halaman checkout
  • Pengelolaan pesanan
  • Kode kupon
  • Pengaturan pajak
  • Akun pelanggan
  • Produk fisik dan digital
  • Laporan penjualan dan persediaan
  • Integrasi melalui REST API

Laporan WooCommerce dapat digunakan untuk melihat penjualan kotor, penjualan bersih, jumlah pesanan, kupon, pajak, pengiriman, dan performa produk dalam periode tertentu.

Namun, laporan bawaan tersebut bukan sistem akuntansi lengkap. UMKM yang membutuhkan laporan laba-rugi, biaya produksi, atau rekonsiliasi keuangan tetap memerlukan aplikasi atau plugin tambahan.

Tingkat Kemudahan WooCommerce

Tingkat kemudahan: Mudah hingga sedang.

WooCommerce menyediakan proses onboarding dan checklist pengaturan awal. Kamu akan diarahkan untuk mengatur informasi toko, produk, pembayaran, pajak, dan pengiriman.

Pengaturan dasar relatif mudah diikuti oleh pemula. Namun, tingkat kesulitannya akan meningkat ketika toko membutuhkan banyak variasi produk, perhitungan ongkir kompleks, sistem membership, langganan, atau integrasi dengan aplikasi lain.

Baca Juga:  Optimalkan Gambar WordPress untuk Kecepatan & SEO Sekarang!

Selain kemudahan pengaturan, perhatikan juga kemampuan hosting dalam menangani katalog, gambar produk, serta proses checkout. Kamu dapat menggunakan Hosting WordPress DomaiNesia sebagai fondasi untuk membangun dan mengelola toko online berbasis WordPress.

Kamu dapat mengikuti panduan instalasi WooCommerce di WordPress untuk menyiapkan halaman toko, keranjang, checkout, dan akun pelanggan.

2. Plugin Ongkos Kirim Tonjoo untuk Menghitung Tarif Pengiriman

WooCommerce menyediakan metode pengiriman dasar berupa flat rate, gratis ongkir, dan pengambilan langsung di lokasi toko.

Pengaturan tersebut dapat digunakan jika kamu ingin menentukan tarif tetap. Namun, WooCommerce tidak menyediakan database tarif kurir Indonesia secara langsung berdasarkan kota atau kecamatan.

Untuk menampilkan ongkos kirim yang lebih sesuai dengan tujuan pelanggan, kamu dapat menggunakan Plugin Ongkos Kirim dari Tonjoo Studio.

Mengapa Plugin Ongkos Kirim Dibutuhkan?

Menghitung ongkos kirim secara manual dapat menimbulkan beberapa masalah.

Tarif yang ditagihkan kepada pelanggan mungkin terlalu rendah sehingga selisihnya harus ditanggung penjual. Sebaliknya, tarif yang terlalu tinggi dapat membuat pelanggan membatalkan pembelian.

Plugin ongkos kirim membantu menampilkan tarif pada halaman checkout berdasarkan:

  • Lokasi asal pengiriman
  • Lokasi tujuan pelanggan
  • Kurir yang dipilih
  • Jenis layanan
  • Berat produk
  • Volume paket
  • Aturan pembulatan
  • Biaya tambahan

Dengan begitu, pelanggan dapat melihat pilihan pengiriman sebelum menyelesaikan pesanan.

Fitur Plugin Ongkos Kirim Tonjoo

Berdasarkan dokumentasi resminya, Plugin Ongkos Kirim Tonjoo menyediakan pengaturan seperti:

  • Pemilihan kurir
  • Filter layanan kurir
  • Pengaturan layanan kargo
  • Perhitungan berat dan volume
  • Pembulatan berat ke atas atau ke bawah
  • Asuransi pengiriman
  • Biaya packing kayu
  • Markup atau pengurangan ongkir
  • Pengaturan alamat hingga kecamatan
  • Kalkulator ongkir di halaman produk
  • Informasi estimasi pengiriman
  • Penggunaan API Tonjoo atau RajaOngkir

Plugin ini menggunakan sistem lisensi, tetapi menyediakan opsi uji coba agar pengguna dapat memeriksa kompatibilitas sebelum membeli paket.

AgenWebsite Shipping sebagai Alternatif

Pilihan lainnya adalah AgenWebsite Shipping.

Plugin ini menyediakan kalkulasi ongkir otomatis untuk WooCommerce dan terhubung dengan sejumlah kurir Indonesia. Pengembangnya menyediakan versi gratis serta versi berbayar dengan fitur yang berbeda.

Bergantung pada paketnya, fitur yang tersedia dapat meliputi:

  • Tarif pengiriman real-time
  • Pilihan beberapa kurir
  • Pencarian wilayah
  • Pengaturan tarif khusus
  • Pembuatan resi
  • Pelacakan pengiriman
  • Asuransi
  • COD
  • Pengiriman instan

Periksa daftar kurir, lokasi asal, batas penggunaan, dan fitur setiap paket sebelum memasangnya.

Tingkat Kemudahan Plugin Ongkos Kirim

Tingkat kemudahan: Mudah hingga sedang.

Proses instalasinya tidak terlalu rumit, tetapi kamu harus mengisi berat setiap produk dengan benar. Kesalahan satuan berat atau lokasi asal dapat menyebabkan tarif tidak muncul atau hasil perhitungan menjadi tidak sesuai.

Setelah mengaktifkannya, lakukan transaksi percobaan ke beberapa kecamatan berbeda. Periksa pula tarif untuk produk ringan, berat, dan berukuran besar.

Kamu dapat membaca referensi mengenai plugin ongkos kirim untuk toko online sebelum memilih layanan yang sesuai.

⚠️

Catatan Jangan mengaktifkan dua plugin kalkulasi ongkir untuk metode yang sama secara bersamaan. Konfigurasi ganda dapat menyebabkan pilihan kurir muncul dua kali atau menimbulkan konflik pada checkout.

3. Midtrans WooCommerce untuk Pembayaran Otomatis

Setelah pelanggan mengetahui total belanja dan ongkos kirim, tahap berikutnya adalah pembayaran.

Transfer manual dapat digunakan ketika jumlah transaksi masih sedikit. Namun, pemilik toko harus mencocokkan nominal, memeriksa mutasi rekening, dan memperbarui status pesanan secara manual.

Midtrans membantu mengotomatisasi proses tersebut melalui plugin WooCommerce.

Mengapa Midtrans Cocok untuk UMKM?

Midtrans tidak mengenakan biaya pendaftaran, implementasi, atau pemeliharaan. Biaya dikenakan pada transaksi yang berhasil, dengan nominal berbeda untuk setiap metode pembayaran.

Skema ini memungkinkan UMKM memulai tanpa biaya platform bulanan khusus untuk payment gateway. Meski demikian, pemilik bisnis tetap harus memeriksa tarif terkini, pajak, waktu pencairan, serta ketentuan setiap metode pembayaran.

Metode Pembayaran Midtrans

Midtrans mendukung berbagai kategori pembayaran, di antaranya:

  • QRIS
  • Virtual account
  • Transfer bank
  • Kartu kredit atau debit
  • GoPay
  • ShopeePay
  • Pembayaran melalui Indomaret
  • Pembayaran melalui Alfamart
  • Cicilan atau layanan cardless credit tertentu

QRIS dapat dipindai menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung standar QRIS. Aplikasi tersebut dapat berupa dompet digital maupun mobile banking dengan fitur pemindai QR.

Untuk virtual account, ketersediaan bank dapat mencakup BCA, BNI, BRI, Permata, dan layanan bank lain sesuai aktivasi akun merchant.

Konfirmasi Pembayaran Otomatis

Integrasi Midtrans menggunakan notifikasi pembayaran untuk mengirimkan pembaruan transaksi ke WooCommerce.

Ketika pembayaran berhasil, status pesanan dapat diperbarui berdasarkan notifikasi dari sistem Midtrans. Dengan demikian, pemilik toko tidak harus memeriksa setiap bukti pembayaran secara manual.

Otomatisasi ini juga mengurangi risiko kesalahan ketika beberapa pelanggan melakukan pembayaran dengan nominal yang sama.

Pelajari cara kerja WooCommerce payment gateway agar kamu memahami hubungan antara checkout, penyedia pembayaran, status transaksi, dan pencairan dana.

Baca Juga:  BlockAway Proxy: Cara Menggunakan, Kelebihan, dan Risikonya

Cara Menghubungkan Midtrans ke WooCommerce

Secara umum, proses integrasinya meliputi:

  1. Mendaftar sebagai merchant Midtrans.
  2. Melengkapi profil serta dokumen yang diminta.
  3. Memasang plugin Midtrans WooCommerce.
  4. Mengaktifkan mode Sandbox.
  5. Memasukkan Merchant ID.
  6. Memasukkan Client Key dan Server Key.
  7. Mengatur URL notifikasi.
  8. Melakukan transaksi percobaan.
  9. Mengubah konfigurasi ke mode Production setelah akun siap.

Client Key dan Server Key secara kolektif disebut sebagai Access Keys. Server Key harus dijaga kerahasiaannya karena digunakan untuk proses di sisi server dan verifikasi transaksi.

Verifikasi Merchant

Dokumen yang diperlukan berbeda berdasarkan bentuk usaha.

Merchant individu dapat diminta menyediakan identitas pemilik usaha dan dokumen perpajakan. Badan usaha seperti PT atau CV dapat membutuhkan akta perusahaan, SK Menkumham, identitas direktur, NPWP, serta NIB atau izin bisnis lainnya.

Persyaratan dapat berubah. Karena itu, periksa kembali dokumentasi Midtrans ketika melakukan pendaftaran.

Tingkat Kemudahan Midtrans

Tingkat kemudahan: Sedang.

Pemasangan plugin dan pengisian key relatif sederhana. Tahap yang membutuhkan perhatian lebih adalah verifikasi akun, konfigurasi URL notifikasi, dan pengujian pembayaran.

Gunakan mode Sandbox terlebih dahulu. Jangan langsung mengaktifkan pembayaran sungguhan sebelum memastikan pesanan, notifikasi, status transaksi, dan redirect berjalan dengan benar.

WooCommerce, penghitungan ongkir, dan payment gateway membutuhkan website WordPress yang stabil agar proses pemesanan dapat berjalan dengan baik. Siapkan fondasi toko online terlebih dahulu sebelum menambahkan fitur komunikasi dan otomatisasi lainnya.

Mulai Toko Online dengan WordPress Hosting

4. Click to Chat untuk Menghubungkan Pelanggan ke WhatsApp

Tidak semua calon pelanggan langsung menyelesaikan checkout.

Sebagian mungkin ingin memastikan ketersediaan barang, ukuran, warna, estimasi pengiriman, atau kebijakan retur. Tombol WhatsApp memberikan jalur komunikasi yang lebih singkat tanpa mengharuskan pelanggan mencari nomor kontak toko.

Salah satu plugin yang dapat digunakan adalah Click to Chat dari HoliThemes.

Fitur Utama Click to Chat

Plugin Click to Chat menyediakan fitur seperti:

  • Tombol WhatsApp yang dapat ditempatkan di berbagai posisi
  • Pengaturan berbeda untuk desktop dan perangkat seluler
  • Call-to-action di sekitar tombol
  • Pesan pembuka otomatis
  • Pengaturan tampilan untuk halaman tertentu
  • Integrasi halaman produk WooCommerce
  • Pelacakan klik melalui layanan analitik
  • Shortcode
  • Pengaturan waktu dan visibilitas tertentu

Pesan pembuka dapat menggunakan variabel dinamis seperti nama halaman, URL, judul website, nama produk, harga, dan SKU.

Contohnya:

W
WhatsApp
Pesan untuk Admin
Halo Admin, saya ingin mengetahui ketersediaan produk
{product} yang ada di halaman {url}.
10.30 ✓✓

Ketika pelanggan membuka WhatsApp, informasi produk sudah tercantum dalam pesan. Admin tidak harus langsung menanyakan produk mana yang sedang dibicarakan.

Joinchat sebagai Alternatif

Joinchat juga menyediakan tombol WhatsApp mengambang untuk WordPress.

Plugin ini mendukung pesan pembuka dinamis, call-to-action, integrasi WooCommerce, serta analitik interaksi. Joinchat dapat dipertimbangkan jika kamu menginginkan tampilan atau pengaturan berbeda dari Click to Chat.

Pilih satu plugin WhatsApp saja. Memasang beberapa tombol chat dengan fungsi yang sama dapat membuat tampilan website terasa penuh dan membingungkan pengunjung.

Tingkat Kemudahan Plugin WhatsApp

Tingkat kemudahan: Sangat mudah.

Pengaturan dasarnya hanya membutuhkan:

  1. Nomor WhatsApp aktif.
  2. Pesan pembuka.
  3. Teks call-to-action.
  4. Posisi tombol.
  5. Halaman tempat tombol ditampilkan.

Pastikan nomor ditulis menggunakan kode negara. Untuk Indonesia, gunakan awalan 62 dan hilangkan angka 0 pada awal nomor.

Kamu juga dapat mengikuti panduan memasang chat WhatsApp di WordPress untuk melakukan konfigurasi awal.

Plugin WhatsApp sebaiknya tidak digunakan untuk menggantikan seluruh proses checkout. Tetap arahkan pelanggan untuk membuat pesanan melalui website agar stok, data pelanggan, dan status transaksi tercatat dengan baik.

5. Biteship untuk Mengelola Pengiriman dan Pickup

Plugin ongkos kirim hanya menghitung atau menampilkan tarif pada checkout. Setelah pesanan dibayar, pemilik toko masih harus membuat pengiriman, memperoleh nomor resi, meminta pickup, dan memantau paket.

Jika jumlah pesanan mulai meningkat, proses tersebut dapat disederhanakan dengan agregator logistik seperti Biteship.

Perbedaan Plugin Ongkos Kirim dan Biteship

Plugin Ongkos Kirim Tonjoo berfokus pada penghitungan tarif dan pilihan layanan di checkout.

Sementara itu, plugin Biteship menghubungkan proses checkout dengan operasional setelah pesanan diterima. Fungsinya dapat mencakup tarif pengiriman, pemesanan kurir, pembuatan resi, pickup, dan tracking.

Oleh karena itu, kamu mungkin tidak perlu memakai Plugin Ongkos Kirim terpisah jika paket Biteship yang dipilih sudah menyediakan kalkulasi tarif dan kurir yang dibutuhkan.

Fitur Utama Biteship

Berdasarkan informasi layanan resminya, plugin Biteship untuk WooCommerce menyediakan fitur seperti:

  • Integrasi dengan banyak kurir
  • Tarif otomatis di halaman checkout
  • Pelacakan pengiriman
  • Pengaturan tarif khusus
  • Pembuatan nomor resi atau airway bill
  • Permintaan pickup
  • Manajemen COD
  • Asuransi pengiriman
  • Dukungan beberapa lokasi asal pada paket tertentu
  • Dashboard pengiriman
Baca Juga:  Kenapa VPS dengan RAM Tinggi Jadi Andalan Proyek Teknologi di 2026?

Biteship menyatakan bahwa permintaan pickup dapat dilakukan tanpa minimum jumlah pesanan untuk layanan yang mendukungnya. Namun, jadwal, cakupan wilayah, biaya, dan ketersediaan pickup tetap mengikuti ketentuan kurir.

Plugin WooCommerce Biteship tersedia melalui beberapa paket berlangganan. Akses kurir dan fitur dapat berbeda pada setiap paket.

Untuk melihat gambaran prosesnya, baca panduan integrasi WooCommerce dan Biteship.

KiriminAja sebagai Alternatif

KiriminAja juga menyediakan plugin WooCommerce untuk menghubungkan toko dengan layanan pengiriman.

Fitur yang ditawarkan dapat meliputi:

  • Pilihan beberapa ekspedisi
  • Ongkos kirim otomatis di checkout
  • Pembuatan resi
  • Label pengiriman
  • Pelacakan terpusat
  • Pickup
  • Pengiriman COD
  • Sinkronisasi pesanan dengan dashboard KiriminAja

Pengguna memasang plugin, menghubungkannya dengan akun KiriminAja melalui API Key, kemudian mengaktifkan ekspedisi yang dibutuhkan.

Sebelum memilih, bandingkan cakupan kurir, biaya layanan, COD, pencairan dana, dukungan pickup, aturan retur, dan kualitas dukungan pelanggan.

Tingkat Kemudahan Agregator Logistik

Tingkat kemudahan: Mudah hingga sedang.

Instalasi plugin relatif sederhana. Namun, kamu harus memastikan alamat pickup, berat produk, dimensi paket, nomor telepon, serta data penerima telah diisi dengan benar.

Kesalahan data dapat menyebabkan selisih ongkir, kegagalan pickup, atau keterlambatan pengiriman.

Apakah Semua Plugin Harus Dipasang Bersamaan?

Tidak.

Kelima plugin tersebut menggambarkan fungsi yang dibutuhkan toko online, tetapi susunannya harus disesuaikan dengan kondisi bisnis.

Untuk UMKM yang Baru Memulai

Gunakan:

  • WooCommerce
  • Plugin Ongkos Kirim Tonjoo atau AgenWebsite Shipping
  • Click to Chat atau Joinchat

Pembayaran dapat dimulai menggunakan transfer bank manual. Midtrans dapat ditambahkan ketika volume transaksi meningkat atau pelanggan membutuhkan QRIS dan virtual account otomatis.

Untuk Toko dengan Pembayaran Otomatis

Gunakan:

  • WooCommerce
  • Plugin Ongkos Kirim Tonjoo atau AgenWebsite Shipping
  • Midtrans
  • Click to Chat atau Joinchat

Susunan ini cocok jika proses pengiriman masih ditangani secara manual melalui konter atau aplikasi ekspedisi.

Untuk Toko dengan Pesanan yang Mulai Banyak

Gunakan:

  • WooCommerce
  • Midtrans
  • Click to Chat atau Joinchat
  • Biteship atau KiriminAja

Jika agregator logistik sudah menampilkan tarif pengiriman di checkout, kamu tidak perlu memasang plugin kalkulasi ongkir tambahan.

Ringkasan Fungsi Plugin

Panduan Plugin Toko Online

Plugin WordPress untuk
Operasional E-Commerce

Kenali fungsi setiap plugin dan tentukan tingkat kebutuhannya sesuai tahap perkembangan toko online Anda.

Kelola Toko
🔒
Pembayaran Aman
Integrasi Kurir
Sesuai Kebutuhan

Plugin Fungsi Apakah Wajib?
WooCommerce Mengelola produk, pesanan, stok, dan checkout ✓ Ya, mesin utama
Plugin Ongkos Kirim Tonjoo Menampilkan tarif kurir di checkout ⚙ Sesuai kebutuhan
🔒Midtrans WooCommerce Mengotomatisasi pembayaran ★ Sangat membantu
Click to Chat Menambahkan jalur komunikasi WhatsApp — Tidak wajib
Biteship Mengelola tarif, resi, pickup, dan tracking ↗ Saat operasional berkembang

WooCommerce merupakan fondasi utama. Plugin lainnya dapat ditambahkan mengikuti kebutuhan dan skala operasional toko.

Checklist Sebelum Toko Online Diluncurkan

Sebelum menerima pesanan sungguhan, lakukan pemeriksaan berikut:

  • Pastikan nama, harga, berat, dan stok produk sudah benar.
  • Isi lokasi asal pengiriman secara lengkap.
  • Uji ongkir ke beberapa kota dan kecamatan.
  • Periksa tarif produk dengan berat berbeda.
  • Uji seluruh metode pembayaran.
  • Pastikan notifikasi pembayaran masuk ke WooCommerce.
  • Periksa email pesanan pelanggan.
  • Uji tombol WhatsApp melalui desktop dan perangkat seluler.
  • Pastikan pesan WhatsApp mencantumkan nama atau URL produk.
  • Lakukan simulasi pembuatan resi.
  • Periksa proses pickup dan tracking.
  • Buat backup website.
  • Perbarui WordPress, tema, dan plugin.
  • Uji seluruh alur menggunakan perangkat seluler.

Lakukan transaksi percobaan mulai dari memilih produk hingga pesanan selesai. Jangan hanya memastikan halaman website dapat dibuka.

Kesimpulan

WooCommerce merupakan mesin utama untuk membangun toko online WordPress. Namun, agar lebih sesuai dengan kebutuhan UMKM Indonesia, WooCommerce perlu dihubungkan dengan sistem pembayaran, pengiriman, dan komunikasi yang tepat.

Plugin Ongkos Kirim Tonjoo atau AgenWebsite Shipping dapat digunakan untuk menampilkan tarif kurir pada checkout. Midtrans membantu menerima QRIS, virtual account, dan metode pembayaran lain secara otomatis.

Click to Chat atau Joinchat menyediakan akses komunikasi melalui WhatsApp. Ketika jumlah pesanan mulai meningkat, Biteship atau KiriminAja dapat membantu mengelola resi, pickup, COD, dan tracking dari sistem yang lebih terpusat.

Kamu tidak perlu memasang semua plugin sekaligus. Mulailah dari WooCommerce dan fungsi yang benar-benar dibutuhkan. Tambahkan otomatisasi secara bertahap ketika jumlah produk, pelanggan, dan pesanan berkembang.

Agar seluruh plugin dapat bekerja dengan stabil, toko juga membutuhkan lingkungan hosting yang sesuai untuk WordPress dan WooCommerce. Kamu dapat menggunakan Hosting WordPress DomaiNesia untuk membangun serta mengelola toko online WordPress dengan lebih praktis.

Mutiara Auliya

Hi! I am Data Analyst and Technical Writer at DomaiNesia. I love Linux, Python, Server, WordPress, Data Analysis and Artificial Intelligence. I will help you making some technically being easy to understand :)


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Migrasi Hosting ke DomaiNesia Gratis 1 Bulan

Ingin memiliki hosting dengan performa terbaik? Migrasikan hosting Anda ke DomaiNesia. Gratis jasa migrasi dan gratis 1 bulan masa aktif!

Ya, Migrasikan Hosting Saya

Hosting Murah

This will close in 0 seconds