• Home
  • Tips
  • Tips Memilih Control Panel Hosting: 6 Hal yang Wajib Dicek

Tips Memilih Control Panel Hosting: 6 Hal yang Wajib Dicek

Oleh Mila Rosyida
Tips Memilih Control Panel Hosting: 6 Hal yang Wajib Dicek 1

Control panel merupakan bagian penting dalam pengelolaan web hosting karena membantu kamu mengatur berbagai kebutuhan website melalui antarmuka yang lebih praktis. Melalui control panel, kamu dapat mengelola domain, file, email, database, backup, hingga berbagai konfigurasi hosting tanpa harus selalu menggunakan command line.

Namun, setiap control panel hosting mempunyai fitur, biaya lisensi, kompatibilitas sistem operasi, dan tingkat kemudahan yang berbeda. Oleh karena itu, kamu perlu memilih control panel yang sesuai dengan kebutuhan website agar proses pengelolaan hosting tetap efisien dan tidak menambah biaya yang sebenarnya tidak diperlukan.

Kalau kamu masih mempertimbangkan beberapa pilihan, artikel ini akan membahas enam tips memilih control panel hosting yang dapat digunakan sebagai acuan. Dengan memahami setiap faktor berikut, kamu dapat menilai control panel berdasarkan kebutuhan teknis dan bukan sekadar popularitasnya.

Tips Memilih Control Panel Hosting

Control panel yang cocok untuk satu website belum tentu sesuai untuk website lainnya karena setiap pengguna mempunyai kebutuhan yang berbeda. Sebelum menentukan pilihan, kamu dapat menggunakan enam faktor berikut sebagai checklist awal.

  1. Periksa biaya dan model lisensi control panel.
  2. Pastikan kompatibel dengan sistem operasi server.
  3. Perhatikan keamanan dan keandalannya.
  4. Pilih antarmuka yang mudah digunakan.
  5. Bandingkan fitur pengelolaan hosting yang tersedia.
  6. Periksa kualitas dokumentasi dan dukungan teknis.

1. Perhatikan Biaya Lisensi Control Panel Hosting

Tips memilih control panel hosting yang pertama adalah memperhatikan biaya penggunaannya. Beberapa control panel bersifat open source dan dapat digunakan tanpa biaya lisensi, sedangkan control panel komersial biasanya menerapkan biaya berdasarkan jenis server, jumlah akun, jumlah domain, atau edisi yang digunakan.

Kamu juga perlu melihat model biaya secara keseluruhan dan bukan hanya harga awal. Biaya lisensi dapat berubah seiring bertambahnya akun atau kebutuhan server, sehingga faktor ini semakin penting apabila website atau bisnis kamu akan berkembang.

cPanel

cPanel merupakan salah satu control panel komersial yang banyak digunakan untuk mengelola layanan hosting berbasis Linux. Melalui antarmuka grafisnya, pengguna dapat mengelola domain, email, file website, database, keamanan, backup, dan berbagai konfigurasi hosting tanpa harus menjalankan seluruh pekerjaan melalui terminal.

Lisensi cPanel tersedia dalam beberapa tier yang dibedakan berdasarkan lingkungan server dan jumlah akun yang dapat dikelola. Karena struktur harga dapat berubah, kamu sebaiknya membandingkan kebutuhan akun dengan biaya lisensi terbaru sebelum memasangnya sendiri pada VPS atau dedicated server.

tampilan control panel cPanel untuk mengelola hosting

Plesk

Plesk merupakan control panel komersial lain yang dapat digunakan untuk mengelola website dan server melalui dashboard berbasis web. Plesk menyediakan beberapa edisi yang ditujukan untuk pemilik website, developer, hingga penyedia layanan hosting dengan kebutuhan pengelolaan yang lebih besar.

Salah satu perbedaannya dengan cPanel adalah dukungan sistem operasi yang lebih luas karena Plesk tersedia untuk sejumlah distribusi Linux dan Windows Server. Biaya lisensinya bergantung pada edisi, jenis server, serta skema pembayaran yang digunakan.

VestaCP

VestaCP dikenal sebagai salah satu control panel hosting open source yang dapat digunakan untuk mengelola berbagai kebutuhan server tanpa membeli lisensi komersial. Control panel seperti ini dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang membutuhkan pengelolaan server dengan biaya perangkat lunak yang lebih rendah.

Namun, biaya lisensi bukan satu-satunya faktor yang perlu kamu pertimbangkan ketika menggunakan control panel open source. Kamu tetap harus memeriksa kompatibilitas sistem operasi, pembaruan keamanan, dokumentasi, serta status pemeliharaan proyek sebelum menggunakannya pada server produksi.

Baca Juga:  10 Ide Bisnis Online Untuk Pelajar Terbaru!

ISPConfig

ISPConfig juga merupakan control panel open source yang dapat digunakan untuk mengelola website, email, DNS, database, serta sejumlah layanan server lainnya. Platform ini berbasis Linux dan dapat bekerja dengan berbagai komponen server web seperti Apache dan Nginx.

Control panel gratis dapat mengurangi kebutuhan biaya lisensi, tetapi pengelola server biasanya membutuhkan kemampuan teknis yang lebih besar untuk instalasi, konfigurasi, dan troubleshooting. Karena itu, pertimbangkan juga waktu dan sumber daya teknis yang dibutuhkan dalam proses pengelolaannya.

Jika kamu ingin melihat pilihan lainnya sebelum menentukan platform, kamu juga dapat membaca pembahasan mengenai jenis-jenis control panel hosting. Perbandingan tersebut dapat membantu kamu memahami karakteristik setiap control panel sebelum masuk ke kebutuhan yang lebih teknis.

2. Periksa Sistem Operasi yang Digunakan

Setiap control panel mempunyai daftar sistem operasi yang didukung sehingga kamu tidak dapat memilihnya hanya berdasarkan fitur. Control panel yang tidak kompatibel dengan sistem operasi server dapat menyebabkan proses instalasi gagal atau membuat sebagian fitur tidak dapat digunakan dengan semestinya.

cPanel & WHM mendukung sejumlah sistem operasi berbasis Linux, seperti AlmaLinux, CloudLinux, Rocky Linux, dan Ubuntu. Sebaliknya, Plesk menyediakan dukungan untuk berbagai sistem operasi Linux sekaligus beberapa versi Windows Server.

Karena kompatibilitas dapat berubah ketika control panel atau sistem operasi memasuki masa akhir dukungan, kamu perlu mengecek dokumentasi terbaru sebelum melakukan instalasi. Langkah tersebut penting terutama ketika kamu mengelola VPS atau dedicated server sendiri.

Jika kamu tidak ingin membeli serta mengelola lisensi control panel secara terpisah, kamu dapat melihat pilihan Hosting DomaiNesia. Web Hosting DomaiNesia sudah dilengkapi cPanel terintegrasi sehingga pengelolaan domain, file, email, database, dan website dapat dilakukan dari satu dashboard.

3. Perhatikan Keamanan dan Keandalan Control Panel

Control panel mempunyai akses ke berbagai komponen penting pada hosting sehingga aspek keamanan perlu menjadi salah satu prioritas utama. Celah keamanan pada panel dapat berpengaruh terhadap website, database, email, hingga akun pengguna yang dikelola di dalam server.

Karena itu, kamu perlu memeriksa frekuensi pembaruan, dukungan keamanan, autentikasi, serta kemampuan control panel dalam membantu administrator mengamankan server. Berikut beberapa aspek yang perlu diperhatikan.

Pembaruan Berkala

Control panel yang masih aktif dikembangkan biasanya mendapatkan pembaruan fitur, kompatibilitas, dan keamanan secara berkala. Pembaruan tersebut penting karena lingkungan server terus berkembang dan kerentanan baru dapat ditemukan dari waktu ke waktu.

Kamu sebaiknya menghindari penggunaan versi control panel yang sudah tidak mendapatkan dukungan keamanan pada server produksi. Selain meningkatkan risiko keamanan, software yang terlalu lama juga dapat mengalami masalah kompatibilitas dengan sistem operasi dan aplikasi terbaru.

Fitur Keamanan Dasar

Control panel sebaiknya menyediakan atau mendukung mekanisme keamanan seperti autentikasi dua faktor, pengelolaan password, pembatasan akses, pencatatan aktivitas, dan pengaturan hak akses pengguna. Fitur tersebut membantu administrator mengurangi risiko akses yang tidak diinginkan ke dalam akun hosting.

Perhatikan juga bagaimana control panel mengatur pemisahan akun apabila satu server digunakan untuk mengelola banyak website. Pemisahan akses yang tepat dapat membantu mengurangi dampak ketika salah satu akun mengalami masalah keamanan.

Firewall dan Proteksi Server

Kemampuan untuk terintegrasi dengan firewall dan sistem keamanan server juga perlu kamu pertimbangkan ketika memilih control panel. Firewall membantu membatasi koneksi yang tidak diperlukan, sedangkan sistem keamanan tambahan dapat membantu mendeteksi aktivitas mencurigakan atau percobaan serangan.

Namun, control panel bukan pengganti seluruh sistem keamanan server. Administrator tetap perlu memperhatikan pembaruan sistem operasi, konfigurasi layanan, SSL, backup, monitoring, serta praktik keamanan lainnya.

4. Pertimbangkan Kemudahan Penggunaan

Control panel dibuat untuk menyederhanakan pengelolaan hosting sehingga antarmukanya harus membantu kamu menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat. Dashboard yang terlalu rumit dapat membuat proses pengelolaan website menjadi tidak efisien, terutama bagi pengguna yang belum terbiasa mengelola server.

Baca Juga:  Cara Mudah Optimasi SEO di Webflow untuk Hasil Maksimal

Kamu dapat mengevaluasi kemudahan penggunaan dari struktur menu, dokumentasi, fitur pencarian, serta cara panel menampilkan informasi penting. Berikut beberapa faktor yang dapat menjadi pertimbangan.

Antarmuka yang Responsif dan Terstruktur

Control panel sebaiknya mempunyai antarmuka yang terstruktur sehingga pengguna dapat menemukan fitur penting tanpa harus berpindah melalui banyak menu. Tampilan yang responsif juga membantu ketika kamu perlu melakukan pemeriksaan cepat melalui perangkat dengan ukuran layar yang berbeda.

Susunan menu yang konsisten akan mempercepat pekerjaan rutin seperti membuka File Manager, mengelola email, membuat database, atau mengatur domain. Faktor ini terasa semakin penting ketika kamu mengelola lebih dari satu website.

tips memilih control panel hosting yang mudah digunakan
Sumber: Envato

Dokumentasi yang Lengkap

Dokumentasi yang baik membantu pengguna memahami fungsi setiap fitur sekaligus menyelesaikan masalah secara mandiri. Kamu sebaiknya memeriksa apakah vendor atau komunitas menyediakan dokumentasi instalasi, konfigurasi, troubleshooting, serta informasi pembaruan yang mudah ditemukan.

Dokumentasi menjadi semakin penting ketika kamu memilih control panel untuk VPS yang dikelola sendiri. Ketika terjadi masalah, dokumentasi yang lengkap dapat mempercepat proses identifikasi penyebab dan solusi.

Kemampuan Mengelola Beberapa Website

Jika kamu mempunyai beberapa website, pilih control panel yang mampu mengelolanya melalui satu antarmuka dengan struktur akun yang jelas. Fitur tersebut dapat mengurangi pekerjaan berulang ketika kamu harus mengatur domain, database, email, dan file untuk banyak website.

Namun, kamu tetap perlu memeriksa batas jumlah akun atau domain yang diizinkan oleh lisensi control panel. Beberapa control panel komersial menerapkan tier berdasarkan jumlah akun atau domain sehingga biaya dapat meningkat seiring kebutuhan bisnis.

5. Bandingkan Fitur yang Ditawarkan

Control panel pada dasarnya mempunyai tujuan yang sama, tetapi kelengkapan dan cara implementasi fiturnya dapat berbeda. Oleh karena itu, buat daftar fitur yang benar-benar kamu gunakan sebelum membandingkan beberapa pilihan control panel.

Kamu tidak harus memilih control panel dengan jumlah fitur paling banyak karena sebagian fitur mungkin tidak pernah digunakan. Control panel yang sesuai kebutuhan biasanya lebih efisien untuk digunakan dan dikelola dalam jangka panjang.

Pengelolaan Domain

Fitur pengelolaan domain membantu kamu menambahkan domain, subdomain, redirect, serta konfigurasi DNS dari antarmuka hosting. Kemudahan tersebut sangat berguna ketika satu akun digunakan untuk mengelola beberapa website atau layanan yang berbeda.

Periksa juga apakah control panel mendukung pengelolaan SSL dan DNS secara praktis. Integrasi yang baik dapat mengurangi kebutuhan melakukan konfigurasi manual pada server.

Pengelolaan File

File Manager memungkinkan kamu mengunggah, mengunduh, mengedit, memindahkan, serta menghapus file website melalui browser. Fitur tersebut berguna untuk perubahan cepat ketika akses melalui FTP, SFTP, atau SSH tidak diperlukan.

Namun, pengelolaan file tetap harus memperhatikan permission dan keamanan akun. Kesalahan mengubah permission atau menghapus file penting dapat menyebabkan website tidak dapat berjalan dengan normal.

Pengelolaan Database

Control panel sebaiknya menyediakan cara yang mudah untuk membuat database, pengguna database, password, serta pengaturan hak akses. Dukungan terhadap tool seperti phpMyAdmin juga dapat membantu pengguna melakukan pengelolaan database melalui antarmuka web.

Kamu perlu memeriksa jenis database yang didukung karena kebutuhan setiap aplikasi dapat berbeda. Website berbasis CMS umumnya membutuhkan database tertentu agar dapat diinstal dan digunakan dengan benar.

Instalasi Aplikasi

Beberapa layanan hosting mengintegrasikan control panel dengan aplikasi installer sehingga pengguna dapat memasang WordPress, Joomla, dan berbagai aplikasi lain dengan proses yang lebih sederhana. Fitur seperti ini cocok bagi pengguna yang ingin membangun website tanpa melakukan instalasi manual melalui terminal.

Selain installer, periksa juga apakah tersedia fitur pengelolaan WordPress, staging, update, atau deployment yang sesuai kebutuhan kamu. Fitur tambahan tersebut dapat menghemat waktu ketika website sudah berkembang dan membutuhkan workflow yang lebih kompleks.

fitur yang tersedia pada control panel hosting

Backup dan Restore

Backup merupakan fitur penting karena website dapat mengalami masalah akibat kesalahan konfigurasi, pembaruan aplikasi, serangan keamanan, maupun penghapusan data secara tidak sengaja. Control panel yang mempunyai sistem backup dan restore yang mudah digunakan dapat mempercepat proses pemulihan ketika terjadi masalah.

Baca Juga:  Tutorial Lengkap Audit Keamanan Website: Langkah demi Langkah

Selain keberadaan fitur backup, kamu perlu melihat lokasi penyimpanan, frekuensi pencadangan, retensi data, serta mekanisme pemulihannya. Backup yang disimpan di lokasi terpisah dari server utama memberikan perlindungan tambahan apabila server mengalami gangguan.

6. Periksa Dukungan Teknis dan Komunitas

Dukungan teknis menjadi pertimbangan penting karena masalah pada control panel dapat memengaruhi akses terhadap berbagai fungsi hosting. Kualitas dukungan juga semakin penting apabila website digunakan untuk kebutuhan bisnis dan harus kembali beroperasi secepat mungkin ketika terjadi kendala.

Dukungan dapat berasal dari vendor control panel, penyedia hosting, dokumentasi, maupun komunitas pengguna. Kamu perlu memahami pihak mana yang bertanggung jawab membantu ketika terjadi masalah pada server atau control panel.

Dukungan Ticket

Sistem ticket memungkinkan pengguna menjelaskan kendala secara terstruktur sekaligus menyertakan informasi teknis yang diperlukan. Sistem ini juga menghasilkan riwayat komunikasi yang dapat digunakan untuk memantau proses penyelesaian masalah.

Periksa cakupan dukungan sebelum membeli lisensi atau layanan hosting karena tidak semua masalah ditangani oleh vendor control panel. Pada layanan hosting terkelola, penyedia hosting biasanya dapat membantu lebih banyak aspek dibandingkan ketika kamu mengelola VPS secara mandiri.

Dukungan Live Chat

Live chat dapat membantu ketika kamu membutuhkan respons awal terhadap masalah yang sedang terjadi. Fitur tersebut berguna untuk mengetahui apakah kendala berasal dari akun hosting, konfigurasi website, atau layanan lain yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Namun, kecepatan respons bukan satu-satunya indikator kualitas dukungan. Tim support juga perlu mempunyai pemahaman teknis yang cukup agar solusi yang diberikan sesuai dengan masalah yang kamu alami.

Dokumentasi

Dokumentasi resmi dapat menjadi sumber pertama ketika kamu mengalami kendala pada fitur tertentu. Dokumentasi yang selalu diperbarui juga membantu administrator mengikuti perubahan fitur, kompatibilitas, dan prosedur konfigurasi terbaru.

Kamu sebaiknya memilih platform yang mempunyai dokumentasi terstruktur dan mudah dicari. Kondisi tersebut akan sangat membantu ketika kamu perlu melakukan troubleshooting tanpa harus menunggu respons support.

Dukungan Komunitas

Komunitas pengguna yang aktif dapat menjadi sumber tambahan untuk menemukan solusi dari masalah yang pernah dialami pengguna lain. Forum, diskusi komunitas, dan dokumentasi buatan pengguna juga dapat membantu memahami berbagai skenario penggunaan yang tidak selalu tercakup dalam dokumentasi resmi.

Meskipun demikian, kamu tetap perlu memverifikasi solusi dari komunitas sebelum menerapkannya pada server produksi. Perintah atau konfigurasi yang sesuai untuk satu lingkungan belum tentu aman digunakan pada server dengan konfigurasi yang berbeda.

Kelola hosting tanpa repot mengurus lisensi panel sendiri

Kelola Website Lebih Praktis dengan cPanel

Web Hosting Nimbus DomaiNesia sudah dilengkapi CloudLinux dan cPanel untuk mempermudah pengelolaan website, domain, email, file, serta database. Kamu juga mendapatkan fitur keamanan, SSL, dan remote backup dalam layanan hosting yang dikelola oleh DomaiNesia.

Pilih Control Panel yang Sesuai Kebutuhan Website

Tips memilih control panel hosting tidak berhenti pada membandingkan panel mana yang paling populer. Kamu perlu mempertimbangkan biaya lisensi, sistem operasi, keamanan, kemudahan penggunaan, kelengkapan fitur, serta dukungan teknis sesuai kebutuhan website dan kemampuan pengelola server.

Kamu juga perlu membedakan control panel dengan sistem operasi hosting agar tidak salah memahami fungsi keduanya. cPanel merupakan control panel untuk mengelola hosting, sedangkan CloudLinux merupakan sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk lingkungan hosting dan dapat digunakan bersama cPanel.

Jika kamu tidak ingin menginstal serta mengelola control panel sendiri, layanan Web Hosting DomaiNesia sudah menyediakan cPanel sebagai bagian dari layanan hosting. Dengan begitu, kamu dapat lebih fokus mengelola dan mengembangkan website tanpa harus menangani lisensi serta konfigurasi control panel secara terpisah.

Mila Rosyida

Halo ! I'm a Technical Content Specialist in DomaiNesia. I love learn anything about Technical, Data, Machine Learning, and more Technology.


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Migrasi Hosting ke DomaiNesia Gratis 1 Bulan

Ingin memiliki hosting dengan performa terbaik? Migrasikan hosting Anda ke DomaiNesia. Gratis jasa migrasi dan gratis 1 bulan masa aktif!

Ya, Migrasikan Hosting Saya