• Home
  • Berita
  • Carousel adalah Solusi Feeds Menarik, Yuk Kenali Lebih Jauh!

Carousel adalah Solusi Feeds Menarik, Yuk Kenali Lebih Jauh!

Oleh Ratna Patria
No ratings yet.

Media sosial saat ini semakin berkembang secara signifikan. Mengingat kegunaannya yang cukup banyak seperti menghubungkan antar sesama tanpa adanya batasan ruang yang terasa. Selain itu, kini sosial media banyak digunakan untuk merintis sebuah bisnis untuk meningkatkan engagement. 

Apakah sosial media milikmu memiliki tingkat engagement yang rendah?  Jika begitu, carousel bisa menjadi solusi untuk sosial mediamu. Carousel adalah salah satu jenis postingan yang bisa membantu kamu menaikkan engagement di sosial media. Untuk lebih jelasnya, apa itu carousel? 

Mungkin itu pertanyaan pertama kali yang ada di pikiranmu. Lalu apa manfaat carousel untuk sosial media? Apakah mereka saling berhubungan? Eits sabar dulu, DomaiNesia akan membahas semua pertanyaan tersebut, jadi simak artikel ini sampai akhir ya!

carousel adalah
Sumber: Envato

Baca juga: 11 Strategi Promo Media Sosial yang Wajib Kamu Coba

Apa itu Carousel?

Untuk menjawab pertanyaan apa itu carousel? Jadi carousel adalah sebuah fitur dari sosial media yang menampilkan beberapa gambar dan juga video dalam satu postingan yang sama. Singkatnya, kamu bisa mengunggah berbagai gambar dan video secara bersamaan. 

Dibandingkan dengan postingan statis, carousel cukup menarik perhatian karena pengguna akan menggeser postingan milikmu satu persatu untuk melihat lebih detailnya. Apa hal itu tidak menyulitkan? Tentu tidak dong! 

Justru carousel dapat meningkatkan engagement karena lebih menarik dan interaktif. Nah untuk kamu yang memanfaatkan sosial media sebagai senjata untuk menarik konsumen, kamu bisa mencoba carousel mulai dari sekarang! 

Fitur ini sudah ada di beberapa sosial media seperti Instagram dan Facebook. Lalu fungsi dari Carousel itu apa sih? Yuk, kita bahas di poin selanjutnya.

Apa Fungsi Carousel?

Carousel adalah fitur sosial media yang memiliki beberapa fungsi dan manfaat yang harus kamu tahu terutama dalam hal bisnis. Simak fungsi dan manfaat carousel berikut ini.

1. Memperkenalkan produk 

Salah satu fungsi dari carousel yang pertama yaitu bisa digunakan untuk memperkenalkan produk baru. Nah kamu dapat dipermudah dengan memposting setiap foto dan video produk kamu secara detail dan lengkap, baik melalui gambar maupun video.

2. Menampilkan testimoni

Jika kamu membuka bisnis online, maka testimoni menjadi hal yang harus ada untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produkmu. Jadi dengan adanya carousel dapat membuat tampilan sosial media lebih efektif karena kamu bisa mencantumkan beberapa testimoni pada satu postingan saja.

3. Meningkatkan engagement

Tingkat engagement akan memperkuat bisnis online kamu, dan dengan menggunakan carousel kamu bisa meningkatkan engagement hingga 1,92% loh!

4. Mempromosikan sebuah event

Seperti memperkenalkan produk, kamu juga bisa membuat postingan promosi event dengan efektif dan menarik dengan menambahkan beberapa foto dan video dalam satu postingan saja.

5. Melakukan posting tutorial

Tutorial pada suatu produk atau bahkan tutorial cara memesan produk merupakan hal yang penting dan harus diperhatikan juga. Jika dituliskan pada caption akan cukup panjang dan kurang menarik. Nah carousel akan memberikan kamu solusi dengan memposting setiap langkah berupa gambar atau video sehingga pengunjung sosial mediamu lebih aware akan hal itu.

Setelah kamu sudah tahu mengenai apa itu carousel dan juga fungsinya dalam bisnis. Sebaiknya kamu juga harus tau contoh carousel itu apa saja. Simak poin berikut ya!

Contoh-contoh Carousel adalah…

Kamu pasti sudah tahu kan beberapa contoh carousel yang ada saat ini? Yap seperti Instagram dan Facebook. Untuk lebih jelasnya carousel sendiri dibagi menjadi 2 jenis yaitu carousel post dan juga carousel ads. Untuk penjelasan dan contoh-contohnya, berikut DomaiNesia rangkumkan untuk kamu!

1. Carousel Post

Carousel post adalah kumpulan dari gambar atau video yang berderet dan ditampilkan pada postingan sosial media. Tujuannya yaitu untuk menginformasikan sebuah topik atau informasi secara lebih rinci. Dalam jenis carousel post sendiri terdapat dua sosial media, dengan contoh carousel adalah…

Instagram

Media sosial untuk bisnis dengan contoh carousel adalah Instagram. Instagram menjadi sosial media yang berfokus pada media visual yang ditampilkan, tidak heran jika Instagram mengenalkan fitur carousel dirilis sejak tahun 2017 lalu. 

Kamu bisa memposting gambar, video, atau keduanya dengan jumlah maksimal sebanyak 10 dengan ukuran gambar yang tidak terbatas. Namun untuk orientasi dari carousel tergantung pada gambar atau video pada slide pertama. 

Untuk itu selalu perhatikan orientasi pada slide pertama ya supaya postingan carousel mu semakin kece!

Linkedin 

Linked menjadi media sosial profesional yang ternyata juga memiliki fitur carousel sejak tahun 2018. Jika kamu ingin membangun branding, maka kamu dapat mengoptimalkan Linkedin milikmu. 

Berbeda dengan carousel milik instagram yang diperuntukkan untuk gambar dan video, Linkedin memiliki carousel untuk dokumen yang bisa kamu bagikan di feed. Dokumen yang bisa kamu posting dalam bentuk PPT, PPTX, DOC, DOCX, dan PDF. 

Dokumen tersebut tidak boleh lebih dari 100 MB dan memiliki halaman dibawah 300. Pembuatan carousel pada Linkedin sangat efektif untuk meningkatkan engagement kamu melalui postingan konten yang di upload secara konsisten.

carousel adalah
Sumber: Envato

Baca juga: Tips Memanfaatkan LinkedIn Untuk Bisnis

2. Carousel Ads

Seperti namanya, carousel ads merupakan jenis unggahan yang bertujuan untuk melakukan promosi produk ataupun jasa. Dilansir dari situs Sprout Social yang mengatakan bahwa pengiklanan yang dilakukan melalui sosial media dalam bentuk iklan terbilang cukup optimal dengan rata – rata CTR (Click Through Rate) mencapai persentase sebesar 72 persen. Jadi contoh carousel adalah..

Facebook

Siapa yang tidak mengenal Facebook? Facebook menjadi sosial media yang memiliki pengguna aktif terbesar di seluruh dunia. Sehingga sangat memungkinkan jika kamu memanfaatkan Facebook untuk beriklan. 

Dalam pembuatan iklan memungkinkan kamu untuk memasukkan 3 hingga 5 gambar berjenis file JPG atau PNG dengan aspect ratio 1:1 dalam satu iklan. 

Selain itu, ukuran gambar tidak boleh lebih dari 30 MB ya! Keunggulan yang dimiliki Facebook yaitu kamu bisa menambahkan highlight dan deskripsi singkat pada setiap gambarnya.

Instagram

Contoh carousel adalah miliki Instagram. Jika sekarang membicarakan Instagram, sosial media ini memiliki tampilan yang sama antara Instagram Carousel Post dan juga Instagram Carousel Ads. 

Lalu apa yang membuat keduanya berbeda? Jika dilihat lebih seksama lagi, kamu akan melihat tulisan “Sponsored” di bawah nama pengguna. Nah berarti itu adalah Instagram Ads. 

Twitter

Meskipun dibilang baru karena Twitter meluncurkan Carousel Ads pada tanggal 11 November 2020 lalu, namun Twitter Carousel Ads mampu meningkatkan engagement, traffic, dan juga brand awareness pada bisnis kamu. Dengan CTR (Click Through Rate) sebesar 15% di desktop, dan 24% di aplikasi mobile.

LinkedIn

Linkedin juga memperkenalkan fitur “Linkedin Lead Gen Form” yang termasuk ke dalam bentuk Call To Action atau CTA. Dengan fitur tersebut, maka pengguna dapat lebih mudah dalam mengisi formulir dan dapat dihubungkan dengan elemen yang lain seperti sign up, download, dan lain sebagainya. 

Salah satu keuntungan dari adanya carousel ads pada Linkedin adalah mempunyai CTR yang cukup tinggi karena konten yang sudah terjamin dan terverifikasi.

Setelah membahas Carousel lebih jauh, nampaknya kamu harus tahu cara agar Carousel milikmu berjalan secara efektif. Bagaimana caranya? Simak penjelasan dari DomaiNesia berikut ini.

Tips Agar Carousel Berjalan Efektif

1. Menentukan audience yang tepat

Carousel memang meningkatkan CTR namun perlu diingat bahwa kesuksesan Carousel ada pada kalian sendiri. Jangan sampai nih kamu sudah susah membuat konten dengan biaya yang tidak murah, namun ternyata tidak sesuai ekspektasimu. Maka dari itu, kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut.

  • Menentukan target market yang akan kamu tuju sesuai dengan lokasi, usia, jenis kelamin, dan juga umur.
  • Menentukan marketing funnel dengan target audiens yang sudah ditentukan juga.2. Menambahkan teks pada gambar

Meskipun Carousel berfokus pada tampilan yang menarik, namun tidak kalah pentingnya untuk kamu menambahkan teks penjelasan secara singkat dan jelas dibandingkan kamu harus menuliskannya pada caption yang mungkin bagi sebagian orang itu kurang menarik.

2. Memasang gambar atau video yang menarik pada slide pertama

Gambar atau video yang menarik pasti menjadi kunci utama untuk memikat perhatian pengguna. Usahakan pada slide pertama kamu menampilkan gambar dan video yang paling menarik agar pengguna tertarik untuk membuka postingan atau ads yang kamu buat.

3. Menambahkan Call To Action yang sesuai

Call To Action disini harus sesuai dengan apa yang sudah dituliskan pada Carousel mu. Misalnya seperti ini, terdapat tulisan “beli sekarang juga” lalu saat tulisan itu di klik otomatis pengguna akan berekspektasi akan dibawa ke halaman checkout produk. 

Jadi, kamu harus menempelkan link yang sesuai dengan tulisan yang ada jangan menggunakan alamat link yang tidak sesuai misal diarahkan ke halaman homepage. 

4. Tambahkan beberapa promo sekaligus untuk memikat pengunjung

Siapa sih yang tidak tergiur dengan promo yang banyak? Semua orang pasti akan tergiur. Nah, itu menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan dengan menambahkan beberapa promo sehingga pengunjung tertarik dan akan meningkatkan CTR mu.

carousel adalah
Sumber: Envato

Baca juga: Mengoptimalkan Media Sosial Sebagai Media Promosi

Tertarik Menerapkan Carousel?

Jika ada pertanyaan apa itu Carousel? Sekarang kamu sudah bisa menjawab kan! Jika Carousel adalah satu jenis konten yang tersedia pada jejaring sosial untuk mengoptimalkan strategi bisnis atau konten kamu. 

Carousel terbagi menjadi 2 jenis dan masing masing memiliki contoh jejaring sosialnya. Apa saja jejaring sosial yang menerapkan Carousel? Contoh Carousel adalah Instagram dan Facebook yang memanfaatkan Carousel Post dan juga ada Instagram, Facebook, Twitter, dan Linkedin yang memanfaatkan Carousel Ads. 

Sebelum memilih akan menggunakan Carousel jenis apa, sebaiknya kamu harus melakukan riset terlebih dahulu untuk menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis kamu saat ini. Selamat mencoba!

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?


Abdul Rohim Sairin
September 8, 2022

Infonya bagus dan detail sekali... Makasih...

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!

Hosting Murah