• Home
  • Berita
  • 10 Website Toko Online Gratis untuk Mulai Jualan

10 Website Toko Online Gratis untuk Mulai Jualan

Oleh Ratna Patria
10 Website Toko Online Gratis untuk Mulai Jualan 1

Website toko online gratis bisa menjadi titik awal untuk menguji produk, menerima pesanan pertama, atau memvalidasi apakah pelanggan benar-benar tertarik membeli secara online. Namun, kata gratis tidak selalu berarti seluruh biaya operasional toko bernilai Rp0.

Ada platform yang menyediakan paket gratis permanen, ada software open-source yang dapat digunakan tanpa biaya lisensi tetapi membutuhkan hosting, dan ada pula layanan ecommerce berbayar yang hanya menawarkan free trial. Karena modelnya berbeda, kamu perlu membandingkan batasan sebelum memilih.

Apa yang Dimaksud Website Toko Online Gratis?

Secara praktis, platform dalam daftar ini masuk ke salah satu dari tiga kategori:

  • Open-source gratis: software dapat digunakan dan dimodifikasi, tetapi kamu menyiapkan hosting, domain, keamanan, dan pemeliharaan sendiri.
  • Free plan: platform menyediakan paket tanpa biaya bulanan, biasanya dengan batas produk, branding, fitur, atau biaya transaksi tertentu.
  • Free trial: kamu dapat mencoba platform untuk periode tertentu sebelum harus memilih paket berbayar.

Kalau kamu sudah memutuskan menggunakan WordPress + WooCommerce dan membutuhkan panduan implementasi, langsung lanjut ke cara membuat website ecommerce untuk UMKM. Artikel ini fokus pada memilih platform, bukan tutorial instalasinya.

Platform Model Gratis Batasan/biaya utama Cocok untuk
WooCommerce Open-source Butuh WordPress, hosting, domain, dan kemungkinan ekstensi UMKM yang ingin kontrol dan berkembang
OpenCart Open-source Butuh hosting, domain, dan pengelolaan teknis Pengguna yang ingin sistem ecommerce mandiri
PrestaShop Open-source Butuh hosting; modul/layanan tertentu dapat berbayar Katalog dan kebutuhan ecommerce yang lebih terstruktur
Big Cartel Free plan Gold Plan membatasi hingga 5 produk Kreator dan katalog sangat kecil
Freewebstore Free plan Community Plan mengenakan platform fee per penjualan Micro business yang ingin langsung punya storefront
Payhip Free plan Free Forever mengenakan transaction fee 5% Produk digital, kreator, dan katalog sederhana
Ko-fi Shop Free account Shop sale pada opsi gratis dikenai service fee 5% Kreator dengan audiens sendiri
Shopify Free trial Perlu paket berbayar untuk penggunaan berkelanjutan Bisnis yang mengutamakan platform terkelola
BigCommerce Free trial Trial 15 hari, lalu perlu paket Bisnis dengan fitur ecommerce terkelola
Squarespace Free trial Trial website 14 hari, lalu perlu paket Bisnis yang mengutamakan desain visual

Catatan: plan, trial, biaya transaksi, dan fitur platform dapat berubah. Selalu cek informasi terbaru di situs resmi sebelum memindahkan katalog atau menerima transaksi sungguhan.

rekomendasi website toko online gratis

1. WooCommerce

WooCommerce cocok jika kamu ingin membangun toko berbasis WordPress dan memiliki kontrol lebih besar terhadap desain, katalog, konten, SEO, serta data website. Core WooCommerce bersifat open-source dan dapat digunakan tanpa biaya lisensi.

Yang perlu dipahami, WooCommerce bukan layanan hosted gratis. Kamu tetap membutuhkan WordPress, domain, hosting, keamanan, dan kemungkinan ekstensi tambahan. Jadi modelnya lebih tepat disebut software gratis dengan infrastruktur yang kamu kelola sendiri.

Jika kamu memilih opsi ini, gunakan Hosting WordPress DomaiNesia sesuai kebutuhan resource toko. Kamu juga dapat melihat plugin WordPress untuk toko online ketika membutuhkan fitur tambahan.

2. OpenCart

OpenCart adalah platform ecommerce open-source yang dapat dipasang pada server sendiri. Pendekatan ini memberi kontrol terhadap file, database, konfigurasi toko, ekstensi, dan desain tanpa bergantung pada paket SaaS bulanan untuk core platform.

Sama seperti WooCommerce, kamu perlu menyiapkan hosting dan domain. OpenCart lebih cocok untuk pengguna yang memang ingin sistem ecommerce khusus dan bersedia menangani instalasi, update, keamanan, backup, serta kompatibilitas ekstensi.

3. PrestaShop

PrestaShop memiliki proyek open-source yang dapat diunduh, dimodifikasi, dan digunakan untuk membangun ecommerce. Platform ini dapat dipertimbangkan ketika katalog mulai lebih kompleks dan bisnis membutuhkan struktur ecommerce yang kuat tanpa menggunakan WordPress sebagai CMS utama.

Walaupun core open-source dapat digunakan gratis, biaya dapat tetap muncul dari hosting, domain, modul, tema, layanan integrasi, dan pemeliharaan teknis.

4. Big Cartel

Big Cartel menyediakan Gold Plan seharga $0 tanpa kartu kredit. Paket ini mendukung hingga lima produk sehingga cocok untuk kreator, ilustrator, penjual merchandise kecil, atau bisnis yang baru ingin menguji beberapa produk unggulan.

Batas lima produk menjadi pembeda utama. Jika katalog kamu berkembang, kamu perlu upgrade atau berpindah platform. Karena itu, Big Cartel paling cocok ketika tujuan awalnya adalah validasi, bukan membangun katalog besar.

5. Freewebstore

Freewebstore menyediakan Community Plan yang dapat digunakan tanpa biaya bulanan. Paket ini sudah mencakup storefront, hosting, dan SSL, tetapi menerapkan platform fee pada setiap penjualan.

Model ini cocok untuk micro business yang ingin langsung mencoba jualan tanpa mengurus server sendiri. Sebelum memilih, bandingkan biaya per transaksi dan fitur yang kamu butuhkan ketika volume penjualan mulai meningkat.

6. Payhip

Payhip menyediakan Free Forever dengan biaya bulanan $0 dan transaction fee 5%. Fitur intinya dapat digunakan untuk menjual produk digital maupun fisik, sehingga platform ini populer untuk e-book, template, materi belajar, file digital, dan katalog sederhana.

Payhip menarik ketika kamu ingin memulai cepat tanpa membuat infrastruktur ecommerce sendiri. Namun, hitung transaction fee terhadap margin produk agar model gratis tetap ekonomis ketika penjualan naik.

7. Ko-fi Shop

Ko-fi dapat digunakan gratis dan menyediakan fitur Shop untuk produk digital maupun fisik. Pada opsi gratis, penjualan shop dikenai service fee 5% di luar biaya payment processor.

Platform ini paling cocok bagi kreator yang sudah memiliki audiens dari media sosial, komunitas, atau konten. Fungsi toko dapat menjadi perpanjangan dari halaman kreator tanpa harus membangun website ecommerce lengkap.

8. Shopify

Shopify adalah platform ecommerce terkelola. Kamu tidak perlu mengurus server sendiri, tetapi Shopify bukan platform gratis permanen. Shopify menyediakan free trial dan dapat menawarkan harga promosi; durasi dan detail penawaran dapat berubah berdasarkan waktu dan lokasi pendaftaran.

Shopify cocok ketika prioritasnya adalah kemudahan operasional, ekosistem aplikasi, dan pengelolaan toko dari satu platform. Jika kamu sedang membandingkan Shopify dengan opsi WordPress, baca Shopify vs WooCommerce sebelum memilih.

9. BigCommerce

BigCommerce menawarkan free trial 15 hari untuk mencoba platform dan membangun toko. Setelah masa trial berakhir, kamu perlu memilih paket berbayar agar toko dapat digunakan secara berkelanjutan.

Platform ini cocok untuk bisnis yang menginginkan layanan ecommerce terkelola dengan katalog, checkout, pembayaran, dan fitur penjualan dalam satu ekosistem tanpa mengelola server secara langsung.

10. Squarespace

Squarespace tidak memiliki free plan permanen untuk website, tetapi menyediakan trial website 14 hari tanpa kartu kredit. Masa trial dapat digunakan untuk menilai editor, desain, struktur halaman, dan pengalaman membangun storefront.

Squarespace lebih cocok untuk bisnis yang mengutamakan presentasi visual, portfolio, brand, atau katalog yang tidak memerlukan struktur operasional ecommerce terlalu kompleks.

🛍️

Mulai Toko Online dengan Fondasi WordPress yang Siap Dikembangkan

Gunakan WordPress Hosting DomaiNesia untuk menyiapkan website ecommerce berbasis WordPress dan WooCommerce dengan pengelolaan hosting yang lebih praktis.

Mulai dengan WordPress Hosting

Bagaimana Memilih Website Toko Online Gratis yang Tepat?

Jangan memilih hanya dari angka Rp0. Gunakan kebutuhan operasional sebagai filter.

Jika ingin validasi produk secepat mungkin

Big Cartel, Freewebstore, Payhip, atau Ko-fi dapat lebih praktis karena kamu tidak perlu mengelola server. Pilih berdasarkan jenis produk, jumlah katalog, dan biaya transaksi.

Jika ingin kontrol SEO, konten, dan pengembangan jangka panjang

WooCommerce, OpenCart, atau PrestaShop lebih fleksibel karena kamu mengelola infrastrukturnya sendiri. Konsekuensinya, tanggung jawab hosting, keamanan, backup, dan maintenance juga lebih besar.

Jika tidak ingin mengurus hosting

Shopify, BigCommerce, dan Squarespace lebih cocok sebagai platform terkelola. Gunakan masa trial untuk menguji dashboard, template, katalog, pembayaran, dan workflow sebelum berlangganan.

Jika menjual produk digital atau karya kreatif

Payhip dan Ko-fi patut dipertimbangkan karena alur jual produk digital lebih sederhana. Pastikan biaya transaksi sesuai dengan harga produk dan volume penjualan.

cara memilih website toko online gratis

Checklist Sebelum Memilih Platform Toko Online

  • Berapa jumlah produk saat ini dan 12 bulan ke depan?
  • Apakah kamu menjual produk fisik, digital, jasa, atau kombinasi?
  • Apakah perlu domain sendiri?
  • Apakah platform mengenakan transaction fee?
  • Apakah metode pembayaran yang dibutuhkan tersedia?
  • Bagaimana pengelolaan stok, variasi, dan pengiriman?
  • Apakah data dan konten mudah dipindahkan jika bisnis berkembang?
  • Apakah fitur toko yang dibutuhkan tersedia? Gunakan fitur toko online yang perlu disiapkan sebagai checklist.

Kesimpulan

Website toko online gratis tersedia dalam beberapa model. WooCommerce, OpenCart, dan PrestaShop memberikan core open-source tetapi membutuhkan infrastruktur sendiri. Big Cartel, Freewebstore, Payhip, dan Ko-fi menyediakan cara mulai tanpa biaya bulanan dengan batas atau biaya transaksi tertentu. Shopify, BigCommerce, dan Squarespace lebih tepat dipandang sebagai platform berbayar yang dapat dicoba melalui free trial.

Pilih berdasarkan jenis produk, biaya total, kontrol data, kebutuhan teknis, dan rencana pertumbuhan. Platform yang murah di awal belum tentu menjadi pilihan paling efisien ketika katalog dan transaksi bertambah.

FAQ Website Toko Online Gratis

Apakah website toko online benar-benar bisa gratis selamanya?

Bisa pada beberapa platform, tetapi biasanya ada batasan produk, branding, fitur, atau biaya transaksi. Software open-source juga dapat gratis dari sisi lisensi, tetapi tetap membutuhkan domain dan hosting.

Mana yang cocok untuk UMKM yang ingin berkembang?

Jika membutuhkan kontrol besar terhadap konten dan pengembangan, WooCommerce dapat dipertimbangkan. Jika ingin operasional yang lebih terkelola tanpa menangani server, bandingkan Shopify atau BigCommerce berdasarkan biaya dan fitur yang dibutuhkan.

Apakah Shopify termasuk website toko online gratis?

Shopify bukan platform gratis permanen. Shopify menyediakan free trial dan penawaran promosi yang dapat berubah, lalu penggunaan berkelanjutan membutuhkan paket berbayar.

Apakah platform gratis cocok untuk katalog besar?

Tergantung platform. Untuk katalog besar, periksa batas produk, kemampuan kategori dan variasi, biaya transaksi, import/export, integrasi pembayaran, pengiriman, serta kemampuan upgrade.

Ratna Patria

Hi! I have been writing about technology, AI, websites, and other digital things, turning complex topics into simple and enjoyable reads. I enjoy exploring new tools, ideas, and ways technology can make things easier. How about you?


jose
July 5, 2022

thank you atas informasi yang diberikan, dengan informasi ini yang telah mengetahui tentang struktur belajar bahasa pemograman:)

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Migrasi Hosting ke DomaiNesia Gratis 1 Bulan

Ingin memiliki hosting dengan performa terbaik? Migrasikan hosting Anda ke DomaiNesia. Gratis jasa migrasi dan gratis 1 bulan masa aktif!

Ya, Migrasikan Hosting Saya

Hosting Nimbus Plus