• Home
  • Berita
  • Ketahui Apa Itu Inbound Marketing dan Jenisnya-jenisnya

Ketahui Apa Itu Inbound Marketing dan Jenisnya-jenisnya

Oleh Ratna Patria
No ratings yet.

Dalam hal pemasaran, tentu sangat penting untuk bisa mendapatkan banyak audiens. Alasannya, karena semakin luas orang yang mengetahui bisnis milikmu tentu akan berdampak pada peningkatan penjualan. Salah satu cara untuk mencapai hal ini dengan melakukan inbound marketing.

Namun, apa itu inbound marketing dan manfaatnya?

Apa itu Inbound Marketing?

Inbound marketing adalah metodologi bisnis yang mampu membantu menarik pelanggan dengan cara membuat dan membagikan konten sesuai dengan kebutuhan mereka. Marketing jenis ini difokuskan untuk menarik pelanggan ke produk dan layanan bisnismu. 

Ini merupakan sebuah metode mengembangkan organisasi dengan membangun hubungan yang bermakna dan langgeng bersama konsumen. 

Inbound marketing
Sumber: Envato

Manfaat Inbound Marketing

Ada beberapa manfaat inbound marketing yang dapat membantu kamu menentukan apakah itu strategi yang tepat untuk perusahaan atau tidak:

1. Inbound marketing bersifat non-invasif 

Memberikan peluang agar pelanggan dapat membaca posting blog atau menghadiri webinar pada waktu mereka sendiri.

2. Konten inbound marketing bersifat mendidik 

Konten ini biasanya memang sengaja dibuat khusus untuk memberikan informasi lengkap kepada pelanggan pada setiap channel penjualan.

3. Inbound marketing dapat terukur 

Pemasaran jenis ini dapat diukur dengan mengikat setiap bagian dari strategi ke metrik yang memang dipantau dari waktu ke waktu atau secara berkala. 

4. Bisa menarik peluang yang berkualitas

Dengan selalu update atau unggah konten terbaru ke situs website 

Perbedaannya Dengan Outbound Marketing

Outbound marketing berarti mengirim pesan ke sejumlah besar orang dengan harapan menghasilkan penjualan. 

Strategi ini didasarkan pada pemikiran bahwa semakin besar grup yang kamu kirimi pesan, semakin besar feedback.

Outbound marketing sering dikaitkan dengan pemasaran tradisional, seperti pemasaran melalui kirim surat secara langsung, papan reklame, panggilan telepon, surat kabar, dan radio. 

Namun, outbound marketing juga dapat diterapkan pada teknologi yang lebih modern, seperti iklan bayar per klik dan email spam.

Itulah pengertian inbound marketing dan outbound marketing. Walaupun keduanya memiliki cara pemasaran yang berbeda, namun tujuan yang dicapainya tetap sama untuk mendapatkan banyak audiens atau pelanggan. 

Baca juga: Kenali 4P dalam Extended Marketing Mix

Strategi Inbound Marketing

Metodologi inbound ini dapat diterapkan dalam tiga cara:

1. Attract 

Attract sendiri berarti menarik pelanggan yang tepat melalui sebuah konten atau percakapan khusus sehingga menjadikan kamu selaku pihak perusahaan atau brand sebagai penasihat terpercaya yang ingin mereka ajak terlibat.

Strategi inbound marketing yang menarik target audiens dan persona pembeli terkait dengan pembuatan serta pengembangan konten.

Agar bisa menjangkau audiens, mulailah dengan membuat dan mengunggah konten seperti artikel blog, foto atau video di media sosial dengan memberikan nilai edukasi. 

Contohnya, panduan tentang cara menggunakan produk, informasi mengenai solusi produk bisnismu bisa menjadi pilihan tepat, testimoni pelanggan, dan detail promosi atau diskon.

Selanjutnya kamu juga dapat menarik audiens ke tingkat yang lebih dalam melalui inbound marketing

Cara mengoptimalkannya bisa melalui konten yang sudah dilengkapi dengan strategi Search Engine Optimization (SEO). 

Strategi SEO ini menargetkan kata kunci dan frasa spesifik yang terkait dengan produk atau layanan bisnis milikmu. Dengan SEO kamu bisa membantu menargetkan anggota audiens.

Ini akan memungkinkan konten dan informasi milikmu muncul secara organik di halaman hasil mesin pencari atau Search Engine Result Page (SERP) seperti Google. 

Apabila konten milikmu muncul di halaman pertama mesin pencari, tentu akan memudahkan orang-orang mencari informasi tentang bisnis. 

2. Engage

Engage berarti terlibat untuk menyajikan konten edukasi dan solusi dalam memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan pelanggan sehingga mereka tertarik membeli produk milikmu. 

Saat menggunakan strategi inbound untuk melibatkan pelanggan, pastikan kamu bisa berkomunikasi menggunakan cara yang membuat mereka ingin membangun hubungan jangka panjang. 

Saat menggunakan strategi ini, berikan informasi tentang nilai yang akan diberikan bisnis  kepada pelanggan.

Strategi inbound bagian engage ini dapat mencakup bagaimana kamu menangani dan mengelola penjualan. 

Fokus pada bagaimana perwakilan layanan pelanggan menangani panggilan dari orang dan prospek yang tertarik. 

Selain itu, pastikan bisnis milikmu selalu menjual solusi terbaik melalui penawaran produk dan layanan. 

Dengan memberikan solusi terbaik tersebut, tentu bisa memastikan semua kesepakatan berakhir dengan perjanjian yang saling menguntungkan baik untuk pelanggan maupun bisnis milikmu.

3. Delight

Delight atau kesenangan berarti memberikan bantuan dan dukungan untuk memberdayakan pelanggan agar sukses dengan pembelian mereka.

Strategi inbound ini memastikan pelanggan agar merasa senang, puas, dan didukung selama melakukan proses pembelian. 

Strategi ini melibatkan anggota tim menjadi penasihat dan ahli yang membantu pelanggan kapan saja dan di manapun untuk memilih produk atau layanan yang paling tepat dengan kebutuhan mereka. 

Menggunakan tools chatbot dan survei dapat membantu, mendukung, dan menerima masukan dari pelanggan. 

Bot dan survei harus dibagikan pada titik waktu tertentu. Misalnya, chatbots digunakan untuk membantu melayani pertanyaan-pertanyaan dari pelanggan seputar produk yang kamu tawarkan. 

Selain itu, survei dapat dikirim enam bulan setelah pelanggan membeli produk atau layanan untuk mendapatkan ulasan atau review

Inbound marketing
Sumber: Envato

Nantinya review dari pelanggan tersebut dapat digunakan untuk meninjau dalam hal perbaikan kualitas produk. 

Penggunaan media sosial pun bisa menjadi strategi penting lainnya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. 

Pengikut media sosial dapat memberikan ulasan atau review tentang produk, mengajukan pertanyaan, atau bahkan berbagi pengalaman mereka selama menggunakan produk atau layanan. 

Tanggapi interaksi ini dengan informasi yang membantu, mendukung, dan mendorong pengikut menunjukkan bahwa bisnis milikmu mendengar dan peduli tentang mereka.

Terakhir, strategi inbound ini berfokus pada kepuasan pelanggan di mana membantu dan mendukung pelanggan dalam situasi apa pun, terlepas apakah bisnis mendapatkan penilaian bagus dari mereka atau tidak. 

Ingat, pelanggan yang senang menjadi alat pendukung dan promotor merek paling baik, jadi tanggapi semua interaksi dengan sangat hati-hati.

Baca juga: 14 Cara Terbaik Menentukan Strategi Harga

Jenis-jenis Inbound Marketing

1. Blogging

Jenis inbound marketing yang pertama adalah blogging, di mana ini menjadi cara paling tepat untuk memasarkan bisnis online

Blogging dapat membantu menarik pengunjung baru pada website, melakukan conversion bahkan hingga membuat mereka kembali berkunjung.  

Blog ini sebagai sumber informasi bagi para calon konsumen tentang produk atau layanan yang kamu tawarkan

Jadi, buatlah konten yang kira-kira akan memikat perhatian mereka. Jangan lupa untuk melakukannya secara rutin dan konsisten agar jumlah traffic website meningkat.

2. Search Engine Optimization (SEO)

Banyak orang-orang mencari informasi yang dibutuhkan melalui mesin pencari seperti Google. Mereka hanya mengetikkan pertanyaan pada kolom pencarian, lalu akan ditampilkan hasil penelusuran yang paling sesuai. 

Umumnya, banyak orang langsung meng-klik hasil penelusuran atau link teratas yang muncul pada halaman pertama. 

Oleh sebab itu, banyak perusahaan yang bersaing membuat konten berkualitas agar bisa mendapatkan ranking atau peringkat paling atas di halaman mesin pencari.

Dan inilah saatnya mengoptimalkan teknik Search Engine Optimization (SEO). Sama halnya seperti blog, SEO dapat berfungsi menarik konsumen potensial agar mengunjungi website

Para pelaku inbound marketing biasanya akan menyisipkan sebanyak mungkin keyword tertentu dalam postingan blog mereka. 

Jadi, saat keyword tersebut dicari, konten mereka lah yang akan muncul pada halaman pertama pencarian Google.

3. Call to Action (CTA)

Jenis inbound marketing lainnya yaitu penggunaan call to action. Strategi ini berupa kata-kata atau kalimat bersifat ajakan pada konten-konten yang kamu bagikan.

Optimalkan konten untuk merangkul pembaca agar mereka bersedia melakukan conversion dengan cara sign up atau register menjadi anggota website.

 4. Landing page

Pada tombol call to action biasanya juga terdapat link landing page. Biasanya audiens akan diminta mengisi form tentang data diri agar bisa lanjut mendapatkan konten yang telah kamu tawarkan. 

Buatlah landing page semudah mungkin tujuannya agar pengunjung dapat mengisinya tanpa kesulitan. Tiga hal yang perlu diperhatikan saat membuat landing page, yaitu relevansi, fokus, dan desain.

5. E-mail

Perlu kamu ketahui bahwa inbound marketing menggunakan e-mail masih terbilang efektif. Cara melakukannya kamu bisa kirimkan serangkaian e-mail tentang konten-konten yang berguna dan relevan pada leads

Hal tersebut terbukti mampu membangun kepercayaan antara kamu dan pelanggan sehingga merasa lebih siap untuk membeli produk yang ditawarkan.

Kamu juga bisa mengirimkan e-mail sebagai ucapan terima kasih karena telah mengisi form pada landing page dan melakukan pembelian di website. 

6. Media sosial 

Selain menyusun konten dan mengunggah pada situs website, kamu juga wajib melakukan promosi dan bagikan melalui media sosial. 

Menggunakan media sosial untuk pemasaran dapat membantu merangkul konsumen potensial secara lebih intens. 

Penggunaan media sosial ini, mampu menciptakan interaksi lebih banyak dan luas. Alasannya karena, saat ini orang-orang aktif bermain media sosial. 

Biasanya orang-orang juga tidak akan ragu membagikan konten melalui media sosial apabila mereka menyukainya. 

Hal ini tentu akan membantu nama bisnis perusahaan milikmu, lebih cepat dikenal oleh masyarakat sehingga mendatangkan banyak pengikut atau followers

Dan pastikan juga kamu selalu menjaga hubungan baik dengan konsumen menggunakan social monitoring. 

Selalu ikuti percakapan-percakapan di antara konsumen pada media sosial terkait dengan topik konten. 

Social monitoring ini artinya kamu mencari tahu pertanyaan apa saja yang banyak muncul dari konsumen, hal-hal yang disukai dan tidak, tak lupa juga komentar-komentar di unggahan blog website. Dengan begitu, bisa menjangkau mereka dengan konten-konten yang relevan.

Online marketing seperti menggunakan media sosial bisa kamu pelajari lebih lengkap di blog DomaiNesia.

Inbound marketing
Sumber: Envato

 Tantangan yang Mungkin Dihadapi Inbound Marketing

  • Inbound marketing membutuhkan pemeliharaan berkelanjutan, untuk memastikan bahwa konten selalu sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
  • Inbound marketing menghabiskan banyak waktu dan upaya untuk mengembangkan serta menguji berbagai konten yang akan menarik pelanggan agar berkonversi.
  • Inbound marketing menuntut strategi holistik, artinya kamu harus membeli alat untuk membantu menerapkan kampanye lintas channel yang terintegrasi.

Baca juga: Jualan Ke Pasar Millennial, Apa Resepnya?

Perluas Pasar dengan Inbound Marketing

Jadi, inbound marketing adalah metodologi bisnis yang dapat menarik pelanggan dengan cara membuat dan membagikan konten sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Manfaat dari melakukan inbound marketing ini sendiri agar bisa mendapatkan peluang yang potensial untuk berinteraksi dengan pelanggan secara lebih intens. 

Penggunaan inbound marketing ini memang sangat cocok dipakai untuk memperluas pasar serta mengembangkan bisnis.

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?

Artikel

Lainnya


Adi
April 17, 2022

Mampir ke channel "Mas Adi ZYN"

IndraConet
April 10, 2022

Mampir Ke Channel YouTube Ane Guys YT:IndraConet https://youtube.com/c/IndraConet

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!