Apa itu CDN? Pengertian dan Manfaat5 min read

Apa itu CDN? Buat kamu yang belum familiar, CDN adalah Content Delivery Network, sekelompok server yang tersebar secara geografis, dan bekerja sama untuk menyediakan pengiriman konten internet secara cepat. Jadi, misalnya, kita yang ada di Indonesia, ingin mengakses website yang web hostingnya ada di Rusia. Tentu kita akan kesulitan untuk mengakses karena terbatas jarak dan kecepatan koneksi internasional di negara-negara tersebut. Bahkan tidak jarang halaman yang kita tuju berakhir dengan Timeout. Dengan bantuan Content Delivery Network inilah, konten-konten web seperti gambar, video, CSS, dan Custom Script akan di mirror ke server yang tersebar secara geografis tersebut. Dengan kata lain, Content Delivery Network membantu website memuat halaman lebih cepat. Itu hanya salah satu manfaat yang diperoleh dari Content Delivery Network. Yuk, cari tahu lebih dalam disini tentang apa itu CDN.

Manfaat Menggunakan CDN

Mungkin beberapa dari kita berpikir bahwa dengan menggunakan VPS atau dedicated server tanpa menggunakan CDN, sudah cukup membuat website berjalan dengan baik. Padahal belum tentu, karena jarak adalah faktor yang krusial. Untuk lebih tahu tentang apa itu CDN, berikut adalah beberapa manfaat ketika menggunakan CDN.

apa itu cdn

Sumber: Pixabay

1. Website menjadi lebih enteng

Membagi lalu lintas website ke CDN akan membuatnya lebih mudah untuk mengelola lonjakan lalu lintas (traffic) dan meningkatkan atau menurunkannya dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini akan menghilangkan sedikit beban pada server asal dan membantu meminimalkan downtime. CDN juga membantu mempercepat pengiriman konten dan sebagian besar aset web, karena rata-rata website memiliki 80{cd6c8d666786b1116e248862d0e779375eae829f44733bfbdd0b039aba492bb6} konten statis.

2. Meningkatkan Keamanan

Ketika menggunakan CDN, mayoritas lalu lintas tidak lagi menggunakan server asal, melainkan menggunakan server CDN. Hal ini memungkinkan serangan DDoS secara otomatis dimitigasi oleh CDN. sertifikat TLS, atau yang pada umumnya disebut dengan sertifikat SSL, bisa diimplementasikan pada sebagian besar platform CDN memastikan semua lalu lintas dienkripsi. Ditambah lagi, sudah banyak CDN yang melengkapi fitur keamanannya dengan menambah perlindungan, seperti hotlink protection dan secure tokens.

3. Biaya lebih rendah

Dengan menggunakan CDN, tidak ada infrastruktur yang dikelola, karena layanan ini sudah dikelola oleh layanan CDN itu sendiri. Ini menghapus biaya tambahan dan biaya pemeliharaan, sehingga bisa dialokasikan ke kebutuhan yang lain. Biaya bandwidth server asal bisa dikurangi karena konten dikirim oleh server CDN sebagai gantinya. Dan juga, kamu tidak perlu meningkatkan paket hosting yang lebih besar, karena website tidak akan menangani banyak traffic sendirian.

4. Meningkatkan konversi

Ada banyak kasus yang membuktikan bahwa meningkatkan kecepatan keseluruhan website akan meningkatkan konversi. Hal ini terjadi terutama karena pengalaman pengguna juga otomatis meningkat. Menurut LoadStorm, penundaan satu detik dalam membuka website, akan menyebabkan hilangnya konversi sebanyak 7{cd6c8d666786b1116e248862d0e779375eae829f44733bfbdd0b039aba492bb6}. Menggunakan CDN akan meningkatkan konversi untuk mencapai sasaran penjualan yang lebih tinggi.

5. Mengurangi bounce rate

Ada banyak faktor yang berkontribusi pada tingginya bounce rate, seperti navigasi, tampilan, dan fungsi tombol. Dan salah satu faktor terpenting adalah berapa lama website memuat konten. Menggunakan CDN bisa meningkatkan keterlibatan pengguna, sehingga website tidak diabaikan. Hal ini, pada akhirnya akan membantu kamu meningkatkan peringkat kamu di mesin pencari, meningkatkan konversi dan penjualan, serta meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Komponen Content Delivery Network

Setelah mengetahui apa itu CDN, ada baiknya sekarang kita mengenal apa saja komponen CDN. CDN terdiri dari dua komponen utama, yaitu Points of Presence dan Edge Servers. Kedua komponen tersebut bekerja keras untuk memungkinkan lalu lintas dirutekan dengan benar, mengurangi serangan, dan mempertahankan uptime.

apa itu cdn

Sumber: Pixabay

Point of Presence

Point of Presence atau biasa disebut dengan POP, adalah lokasi geografis tempat sekelompok edge server berada. Gabungan beberapa POPs di beberapa lokasi geografis, jika digabungkan akan membentuk keseluruhan jaringan. Jumlah total POP yang membentuk CDN dan lokasinya memiliki efek besar pada cakupan global.

Edge Servers

Edge server merupakan server yang berada di antara dua jaringan dan terletak di setiap POP. edge server adalah cache proxy sederhana yang cara kerjanya mirip dengan cache web browser, dimana mereka tidak menghasilkan konten untuk situs web, namun menyimpan salinan konten dalam cache. Jumlah total edge server yang terletak di setiap POP akan bervariasi untuk setiap penyedia CDN.

Cara Kerja CDN

Itulah sekilas penjelasan tentang apa itu CDN. Lalu bagaimana cara kerja CDN? Ketika tidak menggunakan CDN, semua konten dikirimkan oleh server asal. Artinya ketika asal server ada di Kanada, pengguna yang berada di Paris dan China akan menerima konten dari satu lokasi yang sama. Jarak antara lokasi yang meminta dan server asal yang merespons memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keseluruhan waktu pemuatan.

Ketika menggunakan CDN, semua konten akan dikirimkan oleh POP terdekat dari lokasi geografis pengguna yang meminta. Artinya, jika server asal berada di Kanada, pengguna dari Paris dan China akan menerima konten dari lokasi server yang berbeda. Jarak lokasi server yang lebih pendek akan mengurangi waktu yang diperlukan untuk memuat halaman website.

apa itu cdn

Sumber: Pixabay

Ketika melihat penggunaan internet secara global, jenis konten yang paling banyak menggunakan bandwidth adalah file gambar, video dan audio. Ada banyak jenis konte yang bisa disampaikan oleh CDN. Jenis dan format konten yang bisa dikirim atau disampaikan akan bervariasi tergantung dari penyedia masing-masing CDN. Format konten yang pada umumnya didukung adalah:

  • Video: MP4, MOV, WMV, FLV, dan HSL
  • Gambar: JPG, PNG, GIF, TIF, dan SVG
  • Audio: MP3, WAV, AAC, AIFF, dan PCM
  • Lain-lain: CSS, HTML, PDF, ZIP, JZ, JSON, TTF, dan lain-lain

Please rate this

Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!

Komentar