Cara Membuat Website dari Nol dengan WordPress untuk Pemula
Cara membuat website dari nol dapat dimulai tanpa harus menguasai coding. Kamu hanya perlu menyiapkan tujuan website, domain, hosting, materi konten, lalu menginstal WordPress sebagai sistem pengelola website.
Dalam panduan ini, kamu akan mempelajari prosesnya secara runtut, mulai dari menentukan kebutuhan, membeli domain dan hosting, menginstal WordPress, menyusun halaman, mengaktifkan HTTPS, hingga membuat website siap ditemukan melalui Google.
Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Membuat Website?
Sebelum masuk ke langkah teknis, tentukan terlebih dahulu fungsi utama website. Keputusan ini akan memengaruhi struktur halaman, kapasitas hosting, dan fitur yang perlu dipasang.
Beberapa tujuan website yang umum antara lain:
- Portofolio untuk menampilkan hasil pekerjaan.
- Website UMKM untuk profil usaha dan katalog produk.
- Company profile untuk memperkenalkan perusahaan.
- Blog untuk publikasi konten dan membangun audiens.
- Landing page untuk kampanye atau penawaran tertentu.
Setelah menentukan tujuan, siapkan nama bisnis, logo, deskripsi usaha, foto, alamat email, nomor WhatsApp, serta daftar halaman yang akan dibuat.
Untuk website sederhana, halaman awal biasanya terdiri atas Beranda, Tentang, Layanan atau Produk, Portofolio, dan Kontak.
Jika website ditujukan untuk usaha, susun halaman berdasarkan kebutuhan calon pelanggan, seperti informasi layanan, keunggulan bisnis, bukti kepercayaan, dan kontak yang mudah ditemukan. Kamu dapat melihat contoh struktur dan tahap pembuatannya dalam panduan cara membuat website bisnis.
Kenali Domain, Hosting, dan WordPress
Ketiga komponen ini memiliki fungsi berbeda. Memahaminya sejak awal akan mempermudah proses pembuatan website.
Domain adalah alamat yang digunakan pengunjung untuk membuka website, misalnya namabisnis.com.
Hosting adalah layanan yang menyimpan file, gambar, basis data, dan komponen website agar dapat diakses melalui internet.
WordPress adalah perangkat lunak untuk mengelola halaman, artikel, tema, menu, dan berbagai fungsi website melalui dashboard.
Kalau kamu ingin melihat gambaran prosesnya secara lebih menyeluruh, mulai dari menentukan tujuan, memilih domain dan hosting, hingga menyusun website, baca panduan cara membuat website sendiri.
WordPress digunakan oleh lebih dari 43% website di internet dan dirancang agar dapat digunakan dengan konfigurasi dasar yang relatif sederhana.
Berapa Biaya Membuat Website dari Nol?
Biaya utama untuk membuat website WordPress terdiri atas domain dan hosting. Tema serta plugin premium bersifat opsional karena WordPress menyediakan banyak pilihan gratis.
Berikut harga layanan DomaiNesia yang berlaku saat ini:
Harga domain .com dan paket Nimbus tersebut mengikuti harga promo serta perpanjangan yang ditampilkan DomaiNesia. Harga domain .id Rp99.000 berlaku untuk tahun pertama dalam registrasi dua tahun. Seluruh harga belum termasuk PPN 11%.
Pembelian Nimbus Go atau Nimbus Plus dengan siklus minimal satu tahun juga dapat memperoleh domain .com gratis untuk tahun pertama sesuai ketentuan promo. Nimbus One menyediakan pilihan ekstensi domain gratis yang berbeda.
Jika belum ingin mengeluarkan biaya untuk domain dan hosting, kamu juga dapat mencoba beberapa platform tanpa biaya awal untuk memahami proses membangun halaman dan menyusun konten. Lihat pilihannya dalam panduan cara membuat website gratis.
Mulai Website WordPress Tanpa Mengelola Server Sendiri
Web Hosting Nimbus sudah dilengkapi cPanel, sertifikat SSL, one-click installer, dan remote backup. Pilih paket berdasarkan jumlah website dan kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan.
Cara Membuat Website dari Nol dengan WordPress
Setelah tujuan dan anggaran ditentukan, kamu dapat mulai membangun website. Ikuti langkah berikut secara berurutan agar tidak perlu mengubah konfigurasi dasar berulang kali.
1. Beli Domain dan Hosting
Cari nama domain yang pendek, mudah diketik, dan mendekati nama bisnis. Hindari angka, tanda hubung berlebihan, atau susunan kata yang sulit diingat.
Ekstensi .com cocok untuk kebutuhan umum dan audiens luas. Sementara itu, .id dapat digunakan untuk menonjolkan identitas Indonesia.
Saat memilih hosting, perhatikan:
- Kapasitas penyimpanan.
- Jumlah website yang dapat dibuat.
- Sertifikat SSL.
- Sistem backup.
- Panel pengelolaan.
- Dukungan teknis.
- Kemudahan upgrade.
Jangan langsung memilih paket paling besar. Sesuaikan paket dengan ukuran website dan rencana pengembangan agar resource yang digunakan tetap sesuai kebutuhan.
2. Hubungkan Domain ke Hosting
Apabila domain dan hosting dibeli dari penyedia berbeda, kamu perlu mengarahkan nameserver atau DNS domain ke server hosting.
Langkah umumnya adalah:
- Salin informasi nameserver dari akun hosting.
- Masuk ke panel pengelolaan domain.
- Buka menu Nameserver atau DNS.
- Masukkan nameserver dari hosting.
- Simpan perubahan.
Perubahan DNS tidak selalu terlihat seketika. Proses propagasi dapat selesai dalam beberapa menit, tetapi pada kondisi tertentu membutuhkan waktu hingga 24–48 jam.
Jangan terus-menerus mengganti konfigurasi selama propagasi berlangsung. Periksa kembali ejaan nameserver apabila domain belum terhubung setelah periode tersebut.
3. Instal WordPress
Setelah domain terhubung, masuk ke cPanel dan buka Softaculous Apps Installer.
Pilih WordPress, kemudian isi konfigurasi berikut:
- Protokol: pilih
https://. - Domain: pilih domain yang akan digunakan.
- Direktori: kosongkan agar WordPress terpasang pada domain utama.
- Site Name: masukkan nama website.
- Admin Username: gunakan nama yang tidak mudah ditebak.
- Admin Password: gunakan kata sandi unik dan kuat.
- Admin Email: gunakan alamat email aktif.
Setelah proses instalasi selesai, dashboard dapat diakses melalui:
https://domainkamu.com/wp-admin
Jika kamu ingin mengikuti proses yang lebih lengkap, mulai dari instalasi hingga menyusun website melalui dashboard WordPress, ikuti panduan cara membuat website dengan WordPress.
4. Atur Konfigurasi Dasar WordPress
Masuk ke Settings → General, lalu periksa nama website, tagline, bahasa, zona waktu, dan alamat email administrator.
Setelah itu, buka Settings → Permalinks dan pilih struktur Post name. Struktur ini menghasilkan URL yang lebih deskriptif, misalnya:
domainkamu.com/jasa-desain-logo
Hapus pula konten bawaan seperti “Hello World”, “Sample Page”, serta plugin yang tidak akan digunakan.
Pastikan opsi yang meminta mesin pencari tidak mengindeks website sudah dinonaktifkan sebelum peluncuran. Opsi tersebut dapat ditemukan pada Settings → Reading.
5. Aktifkan SSL dan Redirect HTTPS
SSL mengenkripsi pertukaran data antara browser pengunjung dan server. Setelah sertifikat aktif, website dapat diakses melalui alamat https://.
Pada cPanel, buka menu Domains, lalu aktifkan Force HTTPS Redirect untuk domain yang sudah memiliki sertifikat SSL valid. Fitur tersebut mengarahkan pengunjung dari HTTP ke HTTPS secara otomatis.
Setelah diaktifkan, buka versi http://domainkamu.com melalui jendela privat. Pastikan browser mengalihkannya ke https://domainkamu.com.
6. Pilih Tema dan Susun Halaman
Tema menentukan tampilan dasar website. Pilih tema yang responsif, masih rutin diperbarui, kompatibel dengan versi WordPress terbaru, dan tidak memuat terlalu banyak fitur yang tidak dibutuhkan.
Tema dapat dipasang melalui Appearance → Themes → Add New. Setelah tema aktif, buat halaman utama berikut:
- Beranda.
- Tentang.
- Layanan atau Produk.
- Portofolio atau Testimoni.
- Kontak.
- Kebijakan Privasi jika website mengumpulkan data pengunjung.
Setelah tema aktif, sesuaikan identitas visual seperti logo, warna, tipografi, dan susunan halaman tanpa menambahkan elemen yang tidak diperlukan.
Pengunjung harus dapat memahami isi website dalam beberapa detik. Gunakan judul yang jelas, menu sederhana, teks yang mudah dibaca, dan tombol tindakan yang terlihat.
Struktur beranda sederhana dapat menggunakan urutan:
- Penjelasan utama bisnis.
- Keunggulan atau manfaat.
- Produk atau layanan.
- Portofolio atau testimoni.
- Pertanyaan umum.
- Kontak.
Gunakan maksimal dua jenis font dan dua atau tiga warna utama. Periksa tampilan dari perangkat seluler karena susunan yang terlihat baik di desktop belum tentu nyaman digunakan di layar kecil.
Untuk memahami cara menyesuaikan layout agar tetap nyaman pada desktop, tablet, dan smartphone, pelajari panduan cara membuat website responsive.
8. Pasang Plugin yang Benar-Benar Dibutuhkan
Plugin menambahkan fungsi tertentu ke WordPress. Namun, pasang plugin berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar karena populer.
Kategori plugin yang umum dibutuhkan adalah:
- SEO.
- Cache dan optimasi.
- Formulir kontak.
- Keamanan.
- Backup.
- Integrasi WhatsApp jika dibutuhkan.
Gunakan satu plugin untuk satu fungsi utama. Hindari memasang dua plugin SEO atau dua plugin cache yang bekerja bersamaan karena konfigurasinya dapat bertabrakan.
Jumlah plugin bukan satu-satunya penentu performa. Kualitas kode, fungsi, konfigurasi, dan aktivitas plugin juga perlu diperhatikan. Karena itu, pilih plugin yang benar-benar mendukung fungsi utama website dan hindari fitur yang tidak digunakan.
9. Terapkan SEO Dasar dan Google Search Console
Google dapat menemukan website secara otomatis melalui tautan dan proses crawling. Namun, Google Search Console membantu pemilik website memeriksa indexing, melihat kata kunci, menemukan error, dan mengirimkan sitemap.
Terapkan SEO dasar berikut:
- Gunakan satu H1 pada setiap halaman.
- Buat title dan meta description yang relevan.
- Gunakan H2 dan H3 untuk menyusun isi.
- Tambahkan internal link antarhalaman.
- Kompres gambar sebelum diunggah.
- Isi alt text sesuai isi gambar.
- Buat halaman yang menjawab kebutuhan pengunjung.
Setelah itu, ikuti panduan memasang Google Search Console.
WordPress atau plugin SEO biasanya dapat menghasilkan sitemap. Lokasinya sering menggunakan format seperti:
https://domainkamu.com/sitemap_index.xml
Sitemap membantu mesin pencari menemukan URL, tetapi bukan jaminan seluruh halaman akan langsung diindeks.
Setelah sitemap tersedia, kirimkan URL sitemap tersebut melalui Google Search Console agar Google lebih mudah menemukan struktur URL website.
10. Lakukan Pemeriksaan Sebelum Website Diluncurkan
Sebelum mengumumkan website, lakukan pemeriksaan dari desktop dan perangkat seluler.
Gunakan checklist berikut:
- Semua menu dan tombol dapat diklik.
- Formulir kontak berhasil mengirim pesan.
- Tidak ada konten contoh WordPress.
- Website dapat diakses melalui HTTPS.
- Tampilan mobile tidak berantakan.
- Logo dan favicon sudah terpasang.
- Backup sudah aktif.
- WordPress, tema, dan plugin sudah diperbarui.
- Tidak ada halaman penting yang masih kosong.
- Website tidak memblokir mesin pencari.
Permintaan crawling melalui Search Console tidak menjamin website langsung masuk hasil pencarian. Google menyebutkan bahwa crawling dapat membutuhkan beberapa hari hingga beberapa minggu.
Apa yang Harus Dilakukan Setelah Website Online?
Website perlu dipelihara agar tetap aman dan dapat berfungsi dengan baik.
Setidaknya satu kali setiap bulan:
- Perbarui WordPress, tema, dan plugin.
- Periksa hasil backup.
- Uji formulir kontak.
- Periksa laporan Google Search Console.
- Hapus akun, plugin, atau tema yang tidak digunakan.
- Pantau kapasitas hosting.
- Periksa halaman yang mengalami error.
Jangan hanya mengandalkan backup dari satu lokasi. Simpan salinan tambahan sebelum melakukan perubahan besar. Terapkan juga langkah mengamankan WordPress untuk mengurangi risiko akses ilegal dan kerusakan website.
FAQ Cara Membuat Website dari Nol
Kesimpulan
Cara membuat website dari nol dimulai dari menentukan tujuan, membeli domain dan hosting, menginstal WordPress, lalu menyusun halaman dan konfigurasi dasarnya.
Kamu tidak harus menyelesaikan seluruh desain dalam satu hari. Prioritaskan halaman utama, informasi bisnis, kontak, HTTPS, backup, dan tampilan mobile. Setelah website online, konten serta fitur dapat dikembangkan secara bertahap berdasarkan kebutuhan pengunjung.







wah keren terjangkau
Bisa jadi pertimbangan bagi yang mau membuat website
ka,untuk backlink permanent bisa kita dapatkan dari mana aja ya? makasih kak
terimakasih artikelnya bermanfaat
Bener banget dan saya terinspirasi untuk membangun website. Artikel ini aku banget dan yang dibutuhkan seorang yang ingin belajar website dari nol dan sanget membatu step by step yang harus dilakukan saya bener-bener nol intinya saya bingung apa yang akan saya lakukan untuk membuat web. Sebenarnya saya sedikit tahu apa tentang HTML, PHP dan CSS serta PHPmyadmin iya hanya tahu namanya saja kodingnya bener2 masih nol. Informasi dari DomaiNesia ini sangat membtu siapa saja yang ingin belajar bikin web. Saya tidak/belum berfikir menjadi web programmer atau profesional apalagi web developer mungkin bisa membuat web untuk pribadi saya sudah sangat senang. Untuk itu terimakasih sekalilagi artkel ini sangat membatu.
tolong dipandu cara membuat website lewat laptop, dengan cara lebih pemula lagi...mohon...
Hai Abdul Wahid, Bisa diinformasikan metode pembayaran yang sekarang ini dimiliki apa?
Kalau order tapi tidak memiliki metoda pembayaran yang disediakan gimana?
cara membuat akun website untuk usaha kecil
Great Article… I love to read your articles because your writing style is too good, its is very very helpful for all of us and I never get bored while reading your article because, they are becomes a more and more interesting from the starting lines until the end.
Very nice post here and thanks for it .I always like and such a super contents of these post.Excellent and very cool idea and great content of different kinds of the valuable information's.
Saya sudah baca dan akan membuat Website yg tidak rumit, pakai Instant Deploy Domainesia. Terimakasih.
Cara membuat website