• Home
  • Berita
  • 10 Rekomendasi Website Toko Online Gratis dan Uji Coba Gratis

10 Rekomendasi Website Toko Online Gratis dan Uji Coba Gratis

Oleh Ratna Patria
10 Rekomendasi Website Toko Online Gratis dan Uji Coba Gratis 1

Membuat toko online tidak selalu harus dimulai dengan biaya langganan yang besar. Kamu dapat menggunakan beberapa website toko online gratis untuk menguji produk, memvalidasi pasar, atau mulai menerima pesanan dari pelanggan.

Namun, istilah “gratis” pada setiap platform memiliki arti yang berbeda. Beberapa platform menyediakan paket gratis secara permanen, sedangkan platform lain memberikan software gratis atau hanya menyediakan masa uji coba sebelum pengguna harus memilih paket berbayar.

Apakah Website Toko Online Benar-Benar Bisa Digunakan Gratis?

Website toko online gratis memang tersedia, tetapi kamu perlu memahami biaya yang mungkin muncul setelah toko mulai digunakan. Sebuah platform dapat menyediakan software secara gratis, tetapi pengguna tetap memerlukan hosting, domain, layanan pembayaran, atau fitur tambahan untuk menjalankan toko secara optimal.

WooCommerce dan OpenCart menjadi contoh platform yang menyediakan software open-source secara gratis. Sebaliknya, Big Cartel dan Freewebstore menyediakan paket gratis dengan batasan tertentu, sedangkan Shopify dan BigCommerce lebih tepat disebut sebagai platform yang menawarkan uji coba gratis.

Berikut gambaran singkat mengenai model gratis pada setiap platform yang dibahas dalam artikel ini.

Platform Model Gratis Batasan Utama Cocok untuk
WooCommerce Open-source gratis Membutuhkan WordPress, hosting, dan domain UMKM dan toko yang ingin berkembang
OpenCart Open-source gratis Membutuhkan hosting dan konfigurasi sendiri Pemilik toko yang membutuhkan kontrol teknis
PrestaShop Open-source gratis Membutuhkan hosting dan beberapa modul tambahan Ecommerce dengan katalog cukup besar
Big Cartel Paket gratis Maksimal 5 produk pada Gold Plan Bisnis kecil dan kreator
Freewebstore Paket gratis Ada biaya platform pada transaksi Pemula yang ingin langsung berjualan
Payhip Paket gratis Biaya transaksi 5% Produk digital dan bisnis kecil
Ko-fi Shop Paket gratis Biaya layanan untuk penjualan toko Kreator dan penjual produk sederhana
Shopify Uji coba gratis Membutuhkan paket berbayar untuk penggunaan berkelanjutan Bisnis yang mengutamakan kemudahan
BigCommerce Uji coba 15 hari Berbayar setelah masa trial Bisnis dengan kebutuhan ecommerce lengkap
Squarespace Uji coba 14 hari Berbayar setelah masa trial Bisnis yang mengutamakan tampilan

Jika kamu ingin membangun toko dengan kontrol yang lebih luas terhadap website, kamu juga dapat mempelajari cara membuat website ecommerce untuk UMKM. Panduan tersebut dapat membantu kamu memahami komponen yang diperlukan sebelum menentukan platform ecommerce.

website toko online gratis

1. WooCommerce

WooCommerce menjadi salah satu pilihan paling fleksibel untuk membuat toko online berbasis WordPress. Platform inti WooCommerce tersedia secara gratis dan bersifat open-source, sehingga pengguna tidak perlu membayar biaya langganan bulanan kepada WooCommerce hanya untuk menggunakan fitur dasarnya.

Kamu tetap membutuhkan WordPress, hosting, dan domain untuk menjalankan toko secara mandiri. Biaya tambahan juga dapat muncul jika kamu menggunakan tema premium, ekstensi berbayar, atau layanan pemrosesan pembayaran tertentu.

WooCommerce cocok untuk bisnis yang ingin memiliki kontrol lebih besar terhadap katalog, desain, SEO, dan data website. Kamu juga dapat mengikuti panduan instalasi WooCommerce di WordPress jika ingin menyiapkan toko dari awal.

Jika kamu memilih WooCommerce, layanan hosting yang dioptimalkan untuk WordPress dapat membantu proses pengelolaan website menjadi lebih praktis. Kamu dapat mempertimbangkan Hosting WordPress DomaiNesia ketika toko membutuhkan lingkungan WordPress yang siap digunakan.

🛍️

Bangun Toko WooCommerce dengan WordPress Hosting

Mulai toko online dengan lingkungan WordPress yang praktis tanpa perlu menyiapkan server dari awal. Pilih paket hosting sesuai kebutuhan agar website tetap stabil dan mudah dikembangkan seiring pertumbuhan bisnis.

Mulai dengan WordPress Hosting

Setelah toko mulai berjalan, kamu dapat menambahkan fitur sesuai kebutuhan bisnis dan proses penjualan. Daftar plugin WordPress untuk toko online dapat membantu kamu menentukan fitur tambahan tanpa memasang plugin yang tidak diperlukan.

2. OpenCart

OpenCart merupakan platform ecommerce open-source yang dapat digunakan secara gratis untuk membangun toko online. Platform ini menyediakan fitur pengelolaan produk, pesanan, pelanggan, ekstensi, laporan, serta berbagai pengaturan toko melalui halaman administrasi.

Kamu perlu menyediakan hosting dan domain sendiri karena OpenCart merupakan software yang harus dipasang pada server. OpenCart cocok bagi pengguna yang menginginkan sistem ecommerce khusus tanpa harus menggunakan WordPress sebagai CMS utama.

3. PrestaShop

PrestaShop menyediakan proyek ecommerce open-source yang dapat diunduh, dimodifikasi, dan digunakan secara gratis. Pengguna dapat mengelola katalog produk, stok, pesanan, metode pembayaran, pengiriman, dan berbagai fungsi ecommerce melalui satu sistem.

Versi open-source tetap membutuhkan hosting dan domain agar toko dapat diakses melalui internet. Beberapa tema, modul, atau layanan pendukung juga dapat memerlukan biaya tambahan sesuai kebutuhan toko.

PrestaShop lebih cocok untuk bisnis yang ingin membangun toko ecommerce khusus dengan kemampuan pengelolaan katalog yang cukup lengkap. Pengguna juga memperoleh fleksibilitas untuk menyesuaikan kode dan modul ketika kebutuhan bisnis berkembang.

4. Big Cartel

Big Cartel menyediakan Gold Plan dengan biaya langganan sebesar $0 dan tidak meminta kartu kredit saat pendaftaran. Paket tersebut memungkinkan pengguna menjual hingga lima produk sehingga cocok untuk bisnis kecil yang baru menguji penjualan secara online.

Keterbatasan jumlah produk membuat paket gratis Big Cartel kurang sesuai untuk toko dengan katalog yang besar. Namun, penjual kerajinan, ilustrasi, merchandise, dan produk kreatif dapat menggunakannya untuk membangun toko sederhana tanpa biaya bulanan.

Jumlah produk yang sedikit membuat kualitas halaman produk menjadi semakin penting karena setiap produk harus mampu menjelaskan nilai yang ditawarkan. Kamu dapat mempelajari cara membuat halaman produk toko online agar informasi produk lebih mudah dipahami calon pembeli.

5. Freewebstore

Freewebstore menyediakan Community Plan yang dapat digunakan tanpa biaya langganan bulanan. Paket tersebut sudah mencakup hosting, SSL, katalog produk, keranjang belanja, dan integrasi dengan beberapa layanan pembayaran.

Platform ini mengenakan biaya platform sebesar 2,5% pada transaksi melalui paket gratis. Pengguna juga perlu memilih paket berbayar apabila membutuhkan beberapa fitur tambahan seperti penggunaan domain sendiri.

Freewebstore cocok bagi pemula yang ingin langsung membuat storefront tanpa mengurus instalasi CMS dan server. Model ini juga dapat membantu bisnis menguji permintaan pasar sebelum berinvestasi pada infrastruktur website sendiri.

6. Payhip

Payhip menyediakan paket Free Forever dengan biaya langganan sebesar $0 per bulan. Pengguna dapat menawarkan produk digital maupun fisik, sedangkan Payhip mengenakan biaya transaksi sebesar 5% pada paket gratis.

Platform ini cocok bagi kreator, freelancer, dan bisnis kecil yang menjual e-book, template, materi pembelajaran, produk digital, atau katalog fisik sederhana. Payhip juga menyediakan storefront sehingga pengguna tidak harus membuat website ecommerce sendiri sejak awal.

7. Ko-fi Shop

Ko-fi menyediakan akun gratis yang dapat digunakan untuk menawarkan produk melalui fitur Shop. Pengguna paket gratis membayar biaya layanan sebesar 5% untuk transaksi toko, sedangkan pembayaran diteruskan melalui akun PayPal atau Stripe milik pengguna.

Ko-fi lebih cocok untuk kreator yang sudah memiliki audiens dan membutuhkan halaman sederhana untuk menjual produk. Platform ini dapat digunakan untuk menjual produk digital, produk fisik, komisi, atau layanan kreatif tanpa membangun sistem ecommerce yang kompleks.

8. Shopify

Shopify merupakan platform ecommerce terkelola yang memungkinkan pengguna membangun toko tanpa mengatur hosting sendiri. Shopify menyediakan uji coba gratis, tetapi durasi trial dan promosi dapat berubah berdasarkan waktu pendaftaran, lokasi, serta penawaran yang sedang tersedia.

Uji coba tersebut cocok digunakan untuk mempelajari dashboard, menambahkan produk, dan menyiapkan desain toko sebelum berlangganan. Pengguna tetap perlu memilih paket berbayar ketika ingin menjalankan toko secara penuh setelah periode trial berakhir.

Shopify cocok untuk bisnis yang lebih mengutamakan kemudahan operasional daripada kontrol terhadap server. Platform ini juga menyediakan ekosistem aplikasi yang dapat digunakan untuk menambahkan berbagai fungsi ecommerce.

9. BigCommerce

BigCommerce menyediakan uji coba gratis selama 15 hari tanpa meminta kartu kredit. Uji coba tersebut memberikan akses ke toko yang berfungsi penuh sehingga pengguna dapat menguji fitur sebelum menentukan paket langganan.

Platform ini menawarkan berbagai fitur ecommerce, termasuk pengelolaan katalog, checkout, integrasi pembayaran, dan alat SEO. BigCommerce lebih cocok untuk bisnis yang membutuhkan platform terkelola dengan fitur ecommerce yang relatif lengkap sejak awal.

10. Squarespace

Squarespace menyediakan masa uji coba website selama 14 hari dan tidak meminta informasi kartu kredit ketika pengguna memulai trial. Masa tersebut dapat dimanfaatkan untuk merancang tampilan website dan mengevaluasi fitur sebelum memilih paket berlangganan.

Squarespace cocok bagi bisnis yang mengutamakan desain visual dan ingin mengelola website melalui website builder. Pengguna tetap membutuhkan paket berbayar setelah masa uji coba apabila ingin mempertahankan website dan menjalankan fitur komersial secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Drupal vs WordPress: Mana yang Lebih Aman & Fleksibel?

Bagaimana Memilih Website Toko Online Gratis yang Tepat?

Kamu sebaiknya tidak menentukan platform hanya berdasarkan harga awal sebesar Rp0. Kamu juga perlu mempertimbangkan jumlah produk, metode pembayaran, pengelolaan stok, biaya transaksi, kemampuan SEO, penggunaan domain sendiri, serta kemudahan mengembangkan website pada masa mendatang.

Rekomendasi Berdasarkan Kebutuhan

1. Pemula yang Ingin Berjualan Cepat

Pilih Freewebstore, Payhip, atau Ko-fi jika kamu ingin membuat toko online tanpa mengurus hosting, instalasi CMS, dan konfigurasi server. Platform tersebut cocok untuk menguji produk atau mulai menerima pesanan dengan proses yang lebih sederhana.

Freewebstore lebih sesuai untuk katalog produk fisik, sedangkan Payhip dan Ko-fi dapat dipertimbangkan oleh kreator yang menjual produk digital, karya desain, atau layanan kreatif. Perhatikan biaya transaksi dan batasan fitur sebelum memilih salah satunya.

2. Bisnis dengan Sedikit Produk

Pilih Big Cartel jika kamu hanya menjual beberapa produk, seperti pakaian, kerajinan, ilustrasi, atau merchandise. Paket gratisnya dapat digunakan untuk menjual hingga lima produk sehingga cukup untuk bisnis kecil yang masih menguji respons pasar.

Jika jumlah produk bertambah, kamu mungkin perlu beralih ke paket berbayar atau platform lain dengan batas katalog yang lebih besar. Karena itu, pertimbangkan rencana pertumbuhan toko sejak awal.

3. Penjualan Produk Digital

Pilih Payhip atau Ko-fi Shop jika produk utama kamu berupa e-book, template, desain, kursus, musik, atau file digital lainnya. Kedua platform tersebut menyediakan cara yang lebih praktis untuk menampilkan produk dan menerima pembayaran tanpa membangun website ecommerce dari awal.

Payhip lebih berfokus pada penjualan produk digital dan fisik, sedangkan Ko-fi Shop lebih cocok bagi kreator yang sudah memiliki komunitas atau audiens di media sosial. Bandingkan biaya transaksi dan fitur pengiriman file sebelum menentukan pilihan.

4. Pengelolaan Website Mandiri

Pilih WooCommerce, OpenCart, atau PrestaShop jika kamu membutuhkan kontrol lebih besar terhadap desain, data, SEO, katalog, dan fitur toko. Platform tersebut menyediakan software open-source secara gratis, tetapi kamu perlu menyiapkan hosting, domain, keamanan, serta pemeliharaan website.

WooCommerce cocok bagi pengguna WordPress, sedangkan OpenCart dan PrestaShop dapat dipertimbangkan jika kamu ingin menggunakan sistem ecommerce khusus. Pilihan ini membutuhkan pengelolaan teknis yang lebih besar, tetapi memberikan fleksibilitas yang lebih luas ketika bisnis berkembang.

5. Katalog dan Kebutuhan Ecommerce Kompleks

Pilih PrestaShop, OpenCart, atau BigCommerce jika toko memiliki banyak produk, variasi, kategori, atau kebutuhan integrasi yang lebih beragam. Platform tersebut dapat membantu mengelola katalog dan proses operasional dengan lebih terstruktur.

PrestaShop dan OpenCart membutuhkan hosting serta konfigurasi sendiri, sedangkan BigCommerce merupakan platform terkelola yang dapat diuji melalui masa trial. Jika kamu tidak memiliki tim teknis, BigCommerce dapat menjadi pilihan yang lebih praktis meskipun penggunaannya membutuhkan biaya berlangganan setelah masa uji coba berakhir.

6. Kemudahan Penggunaan

Pilih Shopify atau Squarespace jika kamu ingin membuat toko tanpa menangani server dan konfigurasi teknis yang rumit. Keduanya menyediakan editor dan fitur terkelola sehingga kamu dapat lebih fokus pada produk, pemasaran, dan pelayanan pelanggan.

Shopify lebih berfokus pada kebutuhan ecommerce, sedangkan Squarespace lebih sesuai untuk bisnis yang mengutamakan tampilan visual website. Manfaatkan masa uji coba untuk mengevaluasi fitur sebelum memilih paket berbayar.

7. Kontrol SEO dan Pengembangan Jangka Panjang

Pilih WooCommerce jika kamu ingin mengembangkan website secara bertahap dan mengoptimalkan konten untuk mesin pencari. Integrasinya dengan WordPress memudahkan kamu mengelola halaman produk, artikel, kategori, serta berbagai plugin pendukung SEO.

Kamu tetap perlu memperhitungkan biaya hosting, domain, tema, dan plugin tambahan. Namun, pilihan ini dapat memberikan kontrol yang lebih besar dibandingkan platform yang hanya menyediakan storefront terkelola.

website toko online gratis

Jika bisnis membutuhkan kontrol terhadap SEO, data, dan pengembangan website, WooCommerce, OpenCart, atau PrestaShop dapat menjadi pilihan yang lebih fleksibel. Ketiga platform tersebut memang menyediakan software gratis, tetapi kamu perlu menyiapkan hosting dan mengelola infrastrukturnya sendiri.

Jika bisnis masih berada pada tahap validasi produk, Big Cartel, Freewebstore, Payhip, atau Ko-fi dapat mengurangi biaya awal. Batasan produk atau biaya transaksi tetap perlu diperhitungkan ketika volume penjualan mulai meningkat.

Jika kamu mengutamakan kemudahan pengelolaan dan tidak ingin menangani server sendiri, Shopify, BigCommerce, atau Squarespace dapat menjadi pilihan yang lebih praktis. Kamu dapat memanfaatkan periode uji coba untuk memastikan platform tersebut sesuai sebelum membayar biaya langganan.

Platform yang dipilih juga harus menyediakan fungsi yang benar-benar dibutuhkan pelanggan. Kamu dapat menggunakan daftar fitur toko online yang perlu disiapkan sebagai acuan ketika membandingkan beberapa platform.

Kesimpulan

Website toko online gratis dapat membantu bisnis memulai penjualan dengan biaya awal yang lebih rendah. Namun, setiap platform menerapkan model gratis yang berbeda sehingga kamu perlu memperhatikan biaya hosting, domain, transaksi, ekstensi, atau langganan setelah masa trial selesai.

WooCommerce, OpenCart, dan PrestaShop cocok bagi pengguna yang menginginkan kontrol lebih besar, sedangkan Big Cartel, Freewebstore, Payhip, dan Ko-fi lebih praktis untuk memulai dengan biaya minimal. Shopify, BigCommerce, dan Squarespace dapat menjadi alternatif apabila kamu ingin mencoba platform ecommerce terkelola sebelum menentukan paket berbayar.

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?


jose
July 5, 2022

thank you atas informasi yang diberikan, dengan informasi ini yang telah mengetahui tentang struktur belajar bahasa pemograman:)

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Migrasi Hosting ke DomaiNesia Gratis 1 Bulan

Ingin memiliki hosting dengan performa terbaik? Migrasikan hosting Anda ke DomaiNesia. Gratis jasa migrasi dan gratis 1 bulan masa aktif!

Ya, Migrasikan Hosting Saya

Hosting Nimbus Plus