• Home
  • Berita
  • Reverse Proxy : Pengertian dan Cara Kerja

Reverse Proxy : Pengertian dan Cara Kerja

Oleh Mila Rosyida
No ratings yet.

Pengertian dan Cara Kerja Reverse Proxy – Dalam ilmu jaringan komputer, ketika seseorang mulai mengakses website akan terjadi proses pertukaran data dari seseorang atau disebut client ke server. Proses pertukaran data yang dimaksud adalah proses client mengirimkan request untuk mengakses suatu website ke server. Kemudian server akan mengirimkan balasan kepada client. Proses pertukaran data antara client dan server diharapkan bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala baik kendala teknis maupun non teknis misalnya load website yang lama hingga terkena serangan. Nah dengan bantuan Reverse Proxy, proses pertukaran data antara client dan server akan berjalan dengan lancar. Reverse Proxy berada diantara client dan server. Tidak hanya itu, selain menjamin proses pertukaran data lancar, Reverse Proxy juga dapat mengamankan proses pertukaran data dari serangan DDoS. Biasanya Reverse Proxy diterapkan pada web server. Yuk, ketahui lebih dalam mengenai pengertian dan cara kerja Reverse Proxy pada jaringan komputer.

Pengertian Reverse Proxy

Reverse Proxy adalah salah satu jenis Server Proxy yang bertanggungjawab dalam meneruskan request client ke server. Reverse Proxy terletak diantara client dan server. Jadi, request yang dilakukan client akan diteruskan oleh reverse proxy untuk mencapai ke server. Mudahnya, Reverse Proxy ini berada diantara client dan server yang bertugas untuk menjamin pertukaran data antara client dan server berjalan dengan lancar. Reverse Proxy biasanya diterapkan pada web server seperti Apache dan Nginx. Selain itu, dikutip dari CloudFlare, Reverse Proxy juga digunakan sebagai keamanan agar proses pertukaran request dari client ke server atau sebaliknya berjalan dengan aman. Tidak hanya itu, Reverse Proxy juga bisa melakukan kompresi data. Data yang besar akan dilakukan kompresi sehingga menjadi data dengan ukuran yang lebih kecil. Hal itu dapat membuat pertukaran data berjalan lebih cepat. Reverse Proxy juga memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan load atau beban server agar server tidak down.

Untuk mengetahui jenis web server dan kelebihannya, silahkan baca artikel Mulai Sekarang, Pilih Web Server Yang Tepat!

Cara Kerja Reverse Proxy

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, Reverse Proxy berada diantara client dan server. Fungsi utama Reverse Proxy adalah menerima dan meneruskan request dari client ke server atau sebaliknya. Cara kerja Reverse Proxy bisa digambarkan seperti contoh berikut, misalnya kamu bertindak sebagai client yang ingin mengakses suatu website. Request yang diberikan client sebelum sampai ke server akan diterima oleh reverse proxy terlebih dahulu. Setelah itu Reverse Proxy akan meneruskan ke server dan kemudian menerima balasan dari server yang nantinya akan disampaikan ke client.

reverse proxy
Sumber : Cloudflare

Menggunakan Reverse Proxy Nginx

Salah satu web server yang digunakan sebagai Reverse Proxy adalah Nginx. Nginx adalah salah satu web server yang rilis pada tahun 2004 oleh Igor Sysoev. Dibangun dengan bahasa pemrograman C, Nginx banyak digemari karena cukup stabil, hemat resource dan cocok untuk server dengan spesifikasi rendah. Reverse Proxy Nginx ini banyak digunakan sebagai jembatan untuk komunikasi client dan server. Beberapa alasan mengapa kamu harus menggunakan Reverse Proxy Nginx antara lain :

Sumber : Nginx
  • Setting Reverse Proxy Nginx mudah untuk dilakukan dan terjamin keamanannya
  • Reverse Proxy Nginx bisa bekerja di berbagai macam protokol, seperti HTTPS, TCP, UDP, SMTP, IMAP, dan POP3
  • Reverse Proxy Nginx memiliki kemampuan untuk melakukan kompresi data agar data dapat berjalan dengan lancar
  • Nginx adalah salah satu web server yang ringan dan banyak digunakan oleh sysadmin untuk infrastruktur IT
  • Nginx bertugas untuk menyeimbangkan load atau bebas server dengan berbagai metode

Selain sebagai Reverse Proxy, Nginx juga bisa mengamankan pertukaran data client dan server dengan cara mengarahkan HTTP menjadi HTTPS

Kesimpulan

Itulah pengertian dan cara kerja Reverse Proxy. Dengan menggunakan Reverse Proxy, pertukaran data antara client dan server dapat bekerja dengan aman dan lancar. Hal ini karena Reverse Proxy memang memiliki kemampuan untuk membuat proses pertukaran agar lancar dan aman. Nah, sebelum kamu menerapkan Reverse Proxy, kamu harus memiliki Cloud VPS Indonesia terlebih dahulu. Kemudian lakukan instalasi Nginx pada Cloud VPS, kamu bisa mengikuti panduan Cara Install Nginx di Cloud VPS Ubuntu. Setelah itu kamu bisa melakukan konfigurasi untuk membuat Nginx sebagai Reverse Proxy.

Baca Juga : Cara Mengganti Port SSH di Cloud VPS

Mila Rosyida

Halo ! I'm a Technical Content Specialist in DomaiNesia. I love learn anything about Technical, Data, Machine Learning, and more Technology.

Artikel

Lainnya


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!