Home  »  Hosting   »   Kapan Harus Melakukan Upgrade Hosting?

Kapan Harus Melakukan Upgrade Hosting?

Last Update:

cara upgrade hosting murah
Pernahkah anda merasa bingung tentang perbedaan upgrade dan downgrade Hosting? Sebenarnya apa sih upgrade dan downgrade? Kapan anda harus melakukan upgrade? Bagaimana tips melakukan upgrade Hosting? Bagaimana cara upgrade hosting murah? Yuk cek selengkapnya pada panduan kapan harus melakukan upgrade hosting berikut ini.

Perbedaan Upgrade dan Downgrade Hosting

Menurut Wikipedia, Upgrade merupakan suatu proses untuk mengganti produk dengan versi produk yang lebih baru. Versi yang lebih baru di sini berarti mengganti spesifikasi produk menjadi lebih mumpuni Sedangkan Downgrade merupakan mengembalikan suatu produk (baik software/ hardware) ke versi lama. Dengan melakukan upgrade Hosting, anda akan mendapatkan kapasitas Hosting yang lebih besar. Selain itu, pastinya anda akan mendapatkan Hosting dengan spesifikasi CPU dan RAM yang lebih mumpuni. Beberapa fasilitas tambahan juga akan didapatkan ketika anda melakukan upgrade.

Kapan Harus Melakukan Upgrade?

Pertanyaan ini yang sering ditanyakan oleh para customer. Hmm.. Kapan sebaiknya dilakukan upgrade hosting?

1. Ketika performa website menurun

Performa website sangat erat kaitannya dengan kapasitas dan spesifikasi hosting. Ketika kapasitas hosting mulai penuh, performa website cenderung menurun. Website anda akan lambat dan susah untuk diakses. Ketika ada orang yang login, terkadang prosesnya juga akan lama. Apabila website anda sudah menunjukkan tanda- tanda seperti ini maka sebaiknya segera lakukan upgrade hosting dengan kapasitas yang lebih besar. Nggak usah takut kesulitan, cara upgrade hosting murah sangat mudah!

2. Ketika pengunjung website mulai banyak

Salah satu target/ sasaran dari pembuatan website yaitu pengunjung (visitor). Misalnya anda memiliki toko online. Siapa yang tidak suka apabila toko onlinenya diakses banyak pengunjung? Nah, hal ini tentu saja berdampak terhadap website. Pernahkah anda merasa website anda lambat bahkan down ketika sedang diakses banyak orang? Itu berarti silahkan lakukan upgrade hosting 🙂

3. Ketika proses bisnis mulai berkembang

Setiap orang pasti menginginkan usahanya terus maju dan berkembang. Proses bisnis tentu saja berpengaruh dengan website yang digunakan. Misalnya pada saat rilis, website yang digunakan masih berupa company profile. Kemudian setelah 3 tahun, usaha berkembang dan dibutuhkan suatu sistem informasi. Nah, nggak bisa kan ya hosting untuk company profile dipaksakan untuk suatu website sistem informasi/ toko online? Nah untuk itu, semakin berkembang suatu bisnis maka diperlukan spesifikasi dan kapasitas hosting yang lebih tinggi juga

Tips Melakukan Upgrade Hosting

Banyak orang yang bingung ketika memasuki fase upgrade Hosting. Mau pilih Hosting dengan kapasitas berapa giga? Mau pilih dengan CPU core berapa? Mana yang pas untuk kebutuhan website saya? Eiitts, DomaiNesia punya tips melakukan upgrade hosting yang bisa anda ikuti,

1. Sesuaikan kapasitas hosting dengan website

Selalu perhatikan kebutuhan website yang anda buat. Jangan sampai anda memilih Hosting dengan kapasitas 48 GB namun hanya digunakan untuk website pribadi. Atau jangan sampai anda memilih Hosting dengan kapasitas sedikit padahal untuk toko online yang cukup besar.

2. Perhatikan estimasi pengunjung harian

Sudah dijelaskan di atas bahwa pengunjung website merupakan tolak ukur yang harus diperhatikan ketika ingin melakukan upgrade website. Selalu perhatikan estimasi pengunjung harian dari website. Jika pengunjung website setiap hari hanya 400- 800 orang, Hosting dengan kapasitas 750 MB sudah lebih dari cukup. Jika pengunjung website anda sekitar 2.000 orang maka Kami sarankan untuk menggunakan Hosting dengan kapasitas 2 GB.

3. Pastikan selalu pertimbangkan fitur Memcached dan SSH

Dua fitur ini sangat berguna untuk menyelesaikan masalah cached dan mengakses server. Kami sarankan untuk memilih Hosting dengan fitur tersebut agar pengelolaan server menjadi lebih mudah. Di DomaiNesia, anda bisa mendapatkan fitur SSH minimal Paket Hosting Super.

4. Selalu sesuaikan dengan budget

Budget merupakan hal utama dalam melakukan upgrade. Ketika ingin melakukan upgrade, alangkah lebih baik memilih paket hosting di atasnya. Misalnya, sekarang hosting yang digunakan masih Hosting Super (2GB). Nah, untuk lebih menghemat budget, silahkan ambil Hosting Monster (5GB). Selain itu, selalu manfaatkan promo dan diskon yang ada.

5. Jangan pilih Layanan Hosting Abal- abal!

Anda tidak ingin ada masalah dengan website kan? Maka, jangan sekali- kali pilih layanan hosting abal- abal!  Jika customer anda berasal dari Indonesia, Kami sarankan menggunakan penyedia jasa hosting Indonesia saja. Layanan Hosting murah dan terpercaya selalu memberikan informasi mengenai Hosting secara detail. Selain itu, akan memberikan layanan 24 jam untuk membantu segala kesulitan anda. Seperti DomaiNesia tentunya yang akan memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pelanggan ?

Bagaimana Cara Upgrade Hosting Murah di DomaiNesia?

Cara Upgrade Hosting murah di DomaiNesia cukup gampang. Silahkan ikuti Cara Upgrade Hosting Terbaik. Kami juga memiliki Tips Memilih Hosting untuk anda. Bagi yang belum baca, silahkan cek Tips Memilih Hosting yang Benar

Closing

Segera lakukan upgrade Hosting sebelum performa website kamu menurun! Tertarik dengan Hosting Murah DomaiNesia? Yuk cek Hosting Murah DomaiNesia! Ada banyak Hosting yang bisa anda pilih dan pastinya pas di dompet 😉


Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!