Home  »  Hosting   »   Cara Membuat Multisite Website dengan WordPress

Cara Membuat Multisite Website dengan WordPress

Last Update:

membuat multisite website dengan WordPress

“Kak, bisa nggak saya membuat banyak website, banyak domain yang diatur dalam 1 dashboard dan dalam 1 domain?
Jawabannya, Bisa!

Hi, DomaiNesians!
Pernahkah anda menginginkan sebuah website dengan 1 dashboard utama dan 1 domain yang mengarah ke beberapa website? Misalnya, anda memiliki website utama dengan domain websitesaya.com. Di dalam domain utama tersebut anda dapat memilih beberapa menu misalnya berita, olahraga, lifestyle. Nah dari menu tersebut akan dibuat sebuah website sendiri dengan masing- masing nama domain sendiri pula. Misalnya,

Hal tersebut dinamakan multisite dalam satu website. Nah, bagaimana cara membuat multisite website dengan WordPress ? Silakan ikuti panduan berikut.

Apakah Bisa Membuat Multisite Website dengan WordPress?

Bisa dong. Anda bisa membuat multisite website dengan berbasis WordPress. Beberapa subdomain yang telah dibuat tadi akan diisi masing- masing dengan website WordPress. Anda dapat melakukan kustomisasi di masing- masing website dan memberikan domain sendiri dengan fitur Aliases. Jadi, mungkin saja dari beberapa subdomain memiliki tema dan domain yang berlainan.

Bagaimana Cara Membuat Multisite Website dengan WordPress?

Adapun cara membuat multisite WordPress yaitu sebagai berikut,

1. Instalasi WordPress

Karena multisite website yang ingin dibuat berbasis WordPress, maka tentu saja anda harus melakukan instalasi WordPress di Hosting terlebih dahulu. Untuk mempermudah, anda bisa lakukan dengan menggunakan Softaculous Apps Installer. Kami telah memiliki panduan yang bisa anda ikuti di Cara Install WordPress di Hosting melalui Softaculous. Namun ada yang perlu diperhatikan. Pada step nomor 6, anda harus melakukan centang pada pilihan Enable Multisite (WPMU) seperti gambar di bawah ini,

Selain itu, lakukan semua langkah- langkah yang ada di panduan tadi.

2. Mengecek WPMU di WordPress

Setelah proses instalasi selesai, hal selanjutnya yaitu melakukan pengecekan apakah fitur Multisite WordPress (WPMU) telah benar- benar terinstal atau belum. Caranya yaitu silahkan buka cPanel Hosting lalu masuk ke File Manager. Kemudian klik public_html pada bagian kiri. Setelah itu, silahkan cari wp-config.php dan klik View pada bagian atas.

Silahkan scroll ke bawah. Apabila telah muncul script seperti berikut, fitur Multisite WordPress telah aktif.

3. Konfigurasi Multisite WordPress

Step selanjutnya yaitu melakukan konfigurasi multisite WordPress. Silahkan klik Menu Settings lalu pilih Network Setup.

Yang harus anda lakukan yaitu mengganti konfigurasi yang ada di wp-config.php dan file .htaccess. Kedua file tersebut terletak dalam folder public_html.
*Untuk wp-config.php silahkan ganti dengan script ini,

*Untuk file .htaccess silahkan ganti dengan script ini,

4. Membuat Subdomain

Nah, selanjutnya yaitu membuat subdomain. Pertama- tama pastikan dahulu nama subdomain yang ingin anda buat. Kemudian klik pada bagian nama website dengan default My Sites. Pilih Network Admin lalu klik Sites.

Kemudian pilih Add New, untuk menambahkan halaman (site)

Tulis nama subdomain, judul, pilih bahasa kemudian klik Add Site. Oiya, agar subdomain WordPress dan Hosting sesuai (sinkron), maka anda harus membuat wildcard subdomain. Adapun caranya silahkan ikuti Panduan Wildcard Subdomain untuk Multisite Website.

5. Instalasi Plugin WPMU Domain Mapping

Plugin ini berfungsi untuk memetakan WordPress Network ke domain yang ada di Hosting. Perlu diingat bahwa domain yang ingin dipetakan harus ditambah fitur Aliases (Parked Domain). Untuk lebih jelas mengenai Aliases, silahkan baca Panduan Aliases. Selain itu, plugin ini dapat jalan ketika Multisite WordPress terletak di domain utama (public_html).
Untuk melakukan instalasi silahkan klik Menu Plugins lalu klik Add New. Pada kolom search silahkan tulis WordPress MU Domain Mapping. Kemudian klik Install Now.

Tunggu sebentar hingga proses instalasi selesai. Setelah sukses, silahkan klik Network Activate.

Kemudian pada Menu Settings akan terlihat pilihan Domain Mapping. Klik Domain Mapping lalu muncul gambar berikut.

6. Konfigurasi Plugin WPMU Domain Mapping

Nah yang harus anda lakukan yaitu memindahkan file sunrise.php dari folder public_html/wp-content/plugins/wordpress-mu-domain-mapping ke folder public_html/wp-content/.

Kemudian masukkan script berikut k dalam file wp-config.php,

lalu klik Save Changes.

Setelah konfigurasi plugin selesai, silahkan klik Menu Settings kemudian klik Domain Mapping. Maka akan ada tampilan seperti gambar berikut. Masukkan IP Address sesuai record (bisa dilihat di Advanced Zone Editor) lalu klik Save.

Lalu agar plugin dapat bekerja dengan baik maka anda harus membuat domain Aliases dengan menambahkan nama subdomain yang telah dituliskan tadi.

7. Melakukan Domain Mapping (Pemetaan Domain)

Step selanjutnya yaitu klik Menu Sites lalu pilih All Sites. Kemudian pilih subdomain yang ingin dipetakan lalu arahkan kursor ke subdomain tersebut. Pada bagian bawah, nanti akan muncul id nya. Ingat baik- baik id tersebut.

Kemudian klik Settings lalu pilih Domains. Masukkan id subdomain tadi. Dan masukkan domain yang telah di setting dengan fitur Aliases. Kemudian klik Save.

Lalu pilih Menu Sites dan pilih subdomain yang telah dipetakan tadi. Kemudian klik Edit.

Tulis nama domain yang telah disetting dalam fitur Aliases tadi. Kemudian klik Save Changes.

Voila! Multisite WordPress sudah jadi!

Closing

Hmmm keliatan cukup rumit ya DomaiNesians? Sebenarnya tidak rumit kok, hanya perlu ketelitian saja. Anda harus mencoba membuat multisite website dengan WordPress sendiri terlebih dahulu. Tenang saja apabila anda mengalami error atau menyerah ditengah jalan, Tim Support Kami akan dengan senang hati membantu anda. Pengen tahu promo terbaru DomaiNesia? Yuk cek Promo Domain Hosting Murah! Salam DomaiNesia!


Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!