• Home
  • SSL
  • Panduan Tipe Validasi SSL: Domain Validation

Panduan Tipe Validasi SSL: Domain Validation

Oleh Mutiara Auliya
5/5 (1)

Hi DomaiNesians! Pastikan kamu sudah pasang SSL di website ya. SSL sangat penting untuk keamanan website dari serangan malware. Ibarat pagar, SSL akan memberikan jalan bagi website secara terenkripsi. Sehingga, data-data kamu aman. Ada berbagai macam SSL dari mulai SSL gratis hingga SSL berbayar. Yang membedakan adalah teknologi dibalik SSL tersebut. Untuk pemula, kamu bisa cek Tips Memilih SSL. Nah untuk SSL berbayar, terdapat beberapa tipe validasi. Tipe validasi ini berbeda-beda tiap provider atau produk SSL yang ditawarkan DomaiNesia. Validasi dilakukan untuk keperluan legitimasi (persetujuan authentikasi) dari sisi domain si user dan dari sisi provider SSL (Sectigo, Digicert, GeoTrust). Pada panduan ini akan dijelaskan tentang apa itu tipe validasi SSL, tipe Domain Validation beserta cara validasinya.

Tipe Validasi SSL

Setiap produk SSL memiliki tipe validasi yang berbeda. Kamu bisa cek di domainesia.com/ssl. Ada 3 jenis tips validasi SSL yaitu,

  • Domain Validation (DV): Merupakan cara validasi paling cepat, hanya memerlukan validasi kepemilikan domain melalui email, HTTP ataupun DNS Record untuk memasang SSL di website.
  • Organization Validation (OV): Agar SSL dapat dipasang di website, perlu validasi kepemilikan domain yang disertai dokumen bisnis untuk penerbitan sertifikat.
  • Extended Validation (EV) : Merupakan sertifikat dengan jaminan keamanan tertinggi. Produk SSL ini memiliki Green Address Bar sehingga terlihat lebih ekslusif.

Panduan Tipe Validasi SSL: Domain Validation

Domain Validation adalah cara validasi SSL paling cepat dalam menerbitkan Sertifikat SSL. Karena kamu hanya memerlukan validasi kepemilikan domain melalui email, http ataupun DNS-based Authentication. Tidak memerlukan dokumen apapun untuk dapat memasang SSL di website.

Domain validation berfungsi untuk:

  • Legitimasi antara provider SSL berbayar dengan domain
  • Memperoleh kode CRT (Certificate SSL) dan CABUNDLE (Certificate Authority Bundle SSL). Nantinya file ini akan berfungsi untuk integrasi domain dengan Hosting atau VPS.

Untuk itu, proses validasi domain ini harus berhasil. Agar kamu dapat memperoleh kode CRT yang dapat digunakan untuk install SSL di Hosting.

Untuk tipe Domain Validation (DV), terdapat 3 cara untuk melakukan validasi:

1. Melalui Email

Kamu bisa ikuti panduan Cara Validasi SSL Melalui Email (DV).

Catatan: Kami sarankan untuk menggunakan metode validasi email karena lebih mudah dan cocok untuk pemula. Kamu hanya perlu memiliki email dengan domain sendiri yang mengarah ke hosting DomaiNesia.

2. Melalui HTTP

Kamu bisa ikuti panduan Cara Validasi SSL Melalui HTTP (DV)

3. Melalui DNS Record

Kamu bisa ikuti panduan Cara Validasi SSL Melalui DNS Record (DV)

Kesimpulan

Untuk kamu yang memiliki website perusahaan UMKM, blog, sedang merintis toko online, bisa menggunakan produk SSL dengan tipe Domain Validation ini. Karena, kamu hanya perlu validasi/ verifikasi melalui email, HTTP ataupun DNS saja. Tidak memerlukan syarat lainnya. Setelah order SSL dan melunasi tagihan, kamu bisa ikuti Panduan Cara Mengaktifkan SSL ya.

Mutiara Auliya

Hi! I am Technical Writer at DomaiNesia. I love Linux, Python, Server, WordPress, Data Analysis and Artificial Intelligence. I will help you making some technically being easy to understand :)

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!