• Home
  • Tips
  • 5 Tips Menghasilkan Uang dengan Website Afiliasi

5 Tips Menghasilkan Uang dengan Website Afiliasi

Oleh Ratna Patria
5/5 (4)

Apakah kamu sedang mencari ide untuk bisa bekerja di rumah? Selain lebih nyaman, kamu tentu bisa menentukan jam kerjamu sendiri. Jika itu yang kamu cari, maka dunia pemasaran afiliasi patut kamu coba. Afiliasi adalah program referral dimana seorang pemasar atau marketer mempromosikan produk-produk dari perusahaan tertentu dan mendapatkan komisi setiap kali pembelian dilakukan melalui rekomendasi mereka.

Dasar-dasar Pemasaran Afiliasi

Jika kamu tertarik dengan dunia pemasaran afiliasi, kamu sebaiknya tahu tentang tiga hal ini:

  • Merchant

Juga dikenal sebagai penjual (seller atau vendor). Merchant adalah perusahaan yang ingin menjual produknya dengan bermitra dengan pemasar afiliasi.

  • Affiliate

Afiliasi adalah orang atau perusahaan yang mempromosikan produk dari merchant yang telah bermitra dengannya. Setiap afiliasi memiliki identitas atau ID unik, yang perlu mereka tambahkan ke link referensi. ID tersebut digunakan oleh merchant untuk melacak berapa banyak referensi yang dikonversi menjadi penjualan. Merchant akan membayar komisi untuk setiap penjualan yang dilakukan melalui link afiliasi

  • Konsumen

Konsumen adalah audiens afiliasi itu sendiri. Atau bisa dikatakan, merupakan orang yang membeli produk merchant melalui link afiliasi.

Bagian penting lain dari pemasaran afiliasi adalah jaringan afiliasi, yaitu perusahaan yang bertindak sebagai perantara antara merchant dan afiliasi itu sendiri. Jaringan afiliasi menyediakan katalog produk yang dapat dipilih oleh afiliasinya. Salah satu keuntungan pemasaran afiliasi adalah kamu bisa memperoleh penghasilan pasif. Meskipun terlihat mudah, afliasi juga memerlukan kerja keras dalam hal strategi dan promosi.

pemasaran afiliasi
Sumber: Pixabay

5 Tips Membuat Website untuk Afiliasi

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus kamu ingat ketika membuat website afiliasi:

  1. Temukan Niche yang Tepat

Sepertinya akan terlihat menarik jika ada berbagai macam produk di websitemu. Namun, daripada menargetkan beberapa barang populer, lebih baik pilih niche yang kamu kuasai. Misalnya kamu punya hobi mendaki gunung. Kamu bisa menjadi afiliasi untuk barang-barang keperluan mendaki seperti sepatu gunung, ransel, dan perlengkapan outdoor lainnya. Jika audiens melihat websitemu adalah website yang terpercaya, kemungkinan mereka membeli barang yang dijual akan meningkat.

  1. Nama Domain yang Tepat

Mempromosikan produk di website atau blog adalah pilihan yang hemat biaya. Kamu tidak perlu menyewa ruang iklan di website lain atau di media sosial. Website pribadi juga merupakan cara bagus untuk menjadikan nama menjadi merek atau brand. Hal tersebut akan meningkatkan peluang untuk mengubah kunjungan di website menjadi penjualan.

Untuk membuat website afiliasi yang menonjol dan benar-benar membangun niche, kamu tidak boleh mengabaikan hal kecil seperti nama domain. Alamat web kamu bisa menjadi bagian dari komunikasi yang kuat, yang memberikan keunggulan lebih dari pesaing lainnya.

Kamu bisa mendapat nama domain yang unik hanya dengan memperhatikan ekstensi domain. Ada lebih dari 1200 ekstensi domain baru untuk kamu pilih. Bahkan kamu bisa mendapatkan sesuatu yang khusus seperti .TECH untuk niche seputar teknologi, .STORE untuk eCommerce dan retail.

pemasaran afiliasi

  1. Konten yang Berkualitas

“Content is King” adalah sebuah kalimat klise yang bisa dikatakan akurat ketika berbicara mengenai pemasaran afiliasi. Baik keuntungan maupun reputasi bisnis yang kamu bangun, bergantung pada seberapa baik, informatif dan menginspirasi konten yang dibuat.

Ada beberapa alasan mengapa perusahaan berinvestasi pada pemasaran afiliasi. Salah satunya adalah untuk meminta orang yang sekiranya juga ahli dibidang tersebut menjamin produk mereka. Hal tersebut akan lebih menghasilkan daripada menghabiskan anggaran untuk iklan tradisional.

Sebagai afiliasi, kamu memiliki tanggung jawab kepada merchant dan audiensmu untuk memberikan konten yang berkualitas. Menggunakan variasi konten format, seperti tutorial video, artikel list, atau membahas sesuatu yang sedang populer akan lebih efektif daripada menjual produk secara acak.

  1. Promosikan Produk yang Kamu Tahu dan Sukai

Semakin kamu ahli dalam mempromosikan produk, maka semakin meyakinkan pula bisnis yang kamu jalani. Cara terbaik adalah mempromosikan barang yang pernah kamu pakai, barang yang kamu sukai, atau paling tidak itu adalah produk yang kamu minati. Kunci menjadi pemasar afiliasi yang sukses adalah dengan membangun reputasi sebagai sumber yang terpercaya. Hal tersebut akan sulit dicapai jika kamu tidak mengenal produk yang dijual.

Audiens akan lebih mengapresiasi sesuatu yang jujur dan tulus. Menjual atau mempromosikan sesuatu hanya untuk keuntungan akan menjadi hal yang tidak menyenangkan bagi pelanggan. Tidak hanya itu, hal tersebut juga bisa menurunkan kredibilitas.

  1. Perbanyak Pengunjung Website

Kamu sudah bisa membuat konten dengan kualitas yang sangat baik. Namun, hal tersebut tidak akan mendatangkan keuntungan jika tidak ada yang tahu. Sebagai pemasar afiliasi, kamu harus bisa mendatangkan trafik ke website, supaya mereka bisa melihat konten promosi tersebut. Ada dua cara yang bisa kamu coba aplikasikan, yaitu menggunakan email marketing dan social media.

  • Email Marketing

Dorong pengguna atau pembeli produk kamu untuk menjadi subscriber email. Kamu bisa menawarkan konten eksklusif, contoh gratis, atau diskon untuk member khusus. Keuntungan email marketing adalah kamu bisa menargetkan pengguna yang sudah memahami produkmu. Jadi, peluang mereka membeli barang akan lebih besar.

  • Social Media

Mempromosikan konten di social media adalah hal yang mudah, selain itu, kamu bisa mendapat audiens yang lebih luas. Kamu bisa memposting konten promosi, kemudian mengajak mereka mengunjungi website. Kamu juga bisa membuat iklan berbayar, yang akan membantu kamu mendapat segmentasi pasar baru. Bahkan dengan postingan yang berkualitas, kamu bisa mendorong followers untuk me-repost konten tersebut di social media mereka sendiri.

pemasaran afiliasi
Sumber: Pixabay

Afiliasi Sebagai Passive Income

Jika dilakukan dengan baik, pemasaran afiliasi bisa menjadi ‘alat’ yang menghasilkan passive income. Kamu bisa menghasilkan pemasukan pasif dengan menjalin kerjasama dengan brand yang kamu suka, membangun brand sendiri yang dinilai baik oleh banyak orang, dan bisa dipercaya. Lebih dari itu, dengan konten yang berkualitas, relevan, serta strategi untuk promosi, kamu bisa mendapat banyak keuntungan. Sebagai permulaan, kamu bisa bergabung dengan afiliasi DomaiNesia. Dapatkan komisi hingga 30% hanya dengan merekomendasikan DomaiNesia melalui link afiliasi. Yuk, daftar sekarang!

Ratna Patria


AMsadad
March 25, 2020

manteppppp saya termasuk afiliasi di domainesia <a href='https://amsadad.com/' rel="nofollow">PREDIKSI BITCOIN</a> <a href='https://amsadad.com/' rel="nofollow">Prediksi Bitcoin Indonesia</a>

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!