Tips Membuat Website yang Disukai Oleh Customer3 min read

4/5 (3)

tips membuat website

Apa artinya sebuah web tanpa customer yang banyak berdatangan. Lebih-lebih lagi jika yang datang, dalam hitungan detik segera pergi sehingga bounce rate menjadi tinggi. Selain berimbas pada konversi website, juga berpengaruh akan SEO yang sudah dilakukan. Nah, untuk mengatasinya, berikut ini adalah tips membuat website yang disukai oleh customer.

Judul yang BESAR!

Mari kita mulai tips membuat website yang disukai oleh customer mulai dari bagian paling atas, yaitu judul. Bagian judul sedikit banyak menjelaskan apa yang akan kalian bahas pada konten atau halaman sebuah website. Judul pula-lah yang pertama kali akan dibaca oleh pengunjung.

Untuk itu, DomaiNesians perlu memberi bagian judul sedikit spotlight yang lebih banyak. DomaiNesians bisa memulai cara ini dengan jalan mengubah ukuran font untuk judul menjadi lebih besar.

Social Proof

Social Proof alias bukti secara sosial akan menunjukkan bahwa telah ada orang lain yang merekomendasikan website milik DomaiNesians ke media sosial mereka. Tidak ada yang lebih meyakinkan untuk orang yang baru saja datang ke website milikmu selain testimoni dari orang-orang tersebut. Tapi, pastikan bahwa social proof jujur, dan hanya ada setelah kalian memberikan sesuatu kepada orang-orang yang telah datang.

Sertakan bagian social proof ini ke dalam landing page yang telah kalian buat. Dan akan lebih maksimal dan baik ketika diletakkan di atas tombol CTA “call to action” yang kalian sudah persiapkan.

Kecepatan Loading Website

Tidak ada yang menyukai sebuah website yang lambat. Dan hal ini akan mempengaruhi customer experience dan tentunya konversi yang akan terjadi. Mempercepat loading sebuah situs bisa dilakukan dengan beberapa cara; memperkecil ukuran file gambar / video, menghilangkan fitur-fitur website yang tidak perlu dan berat, atau bisa juga dengan cara lebih mendekat dengan sumber traffic.

Untuk cara yang terakhir, DomaiNesians bisa menggunakan hosting yang memiliki server yang dekat pada sumber traffic. Misalnya, kalian memiliki sumber traffic yang berada di wilayah Indonesia makan server yang berlokasi di Jakarta akan lebih baik. Atau ketika kalian memiliki sumber traffic yang berada di wilayah Eropa, kalian bisa menggunakan server yang berlokasi di London.

Baca Juga: Optimalkan Website di Eropa dengan Lokasi Server London

Penunjuk yang Terarah

Sebuah website tak akan lepas dari hal yang bernama visual. Untuk itulah salah satu tips membuat website yang disukai oleh customer adalah dengan menambahkan penunjuk yang mengarah kepada informasi yang kita sediakan. Mungkin dengan contoh di bawah ini, DomaiNesians akan lebih mengerti.

Pada gambar pertama, menunjukkan sebuah landing page dengan gambar bayi dan beberapa informasi yang tertulis disampingnya. Dan pada gambar ini, heatmap lebih menunjukkan bahwa interaksi pengunjung lebih banyak pada gambar muka bayi, dibandingkan pada informasi yang tertera disampingnya.

Sedangkan pada gambar kedua, menunjukkan bahwa ada interaksi yang sama banyaknya pada muka bayi dan informasi yang ada disampingnya. Nah, dari contoh kasus diatas mununjukkan bahwa para pengunjung seakan mengikuti arah bayi pada gambar tersebut melihat. Juga seakan memberikan instruksi pada pengunjung untuk melihat pada bagian informasi yang ada disampingnya.

Warna Terbaik Untuk Tombol

Tidak ada yang bisa menjelaskan hingga sekarang, warna apa yang paling baik untuk tombol semua website. Hal itu karena setiap website dan traffic memiliki demografi yang bisa jadi berbeda-beda. Sehingga untuk menemukan warna apa yang paling baik untuk website adalah dengan mencoba melakukan test A/B. Dari A/B testing yang dilakukan DomaiNesians akan bisa menemukan jenis tombol seperti apa dan warna apa yang paling baik. Selanat mencoba!

Please rate this

Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!

Komentar