• Home
  • Berita
  • Menentukan Gaji Tapi Bingung? Cek Panduannya Disini!

Menentukan Gaji Tapi Bingung? Cek Panduannya Disini!

Oleh Dhimas
No ratings yet.
Menentukan gaji itu sulit? Cek dulu tispnya disini!
Menentukan gaji itu sulit? Cek dulu tispnya disini!

Menentukan gaji itu sulit. Bukan begitu, Domainesian? Memang, panduan menentukan gaji itu adalah hal yang sulit. Di Indonesia sendiri, nominal gaji adalah rahasia perusahaan. Para pencari kerja tidak akan tahu bagaimana perusahaan menentukan gaji. Ditambah lagi, membicarakan soal gaji adalah hal yang menyangkut privasi, bahkan di lingkungan sesama pekerja. Akibatnya, banyak calon pelamar kerja kebingungan menentukan gaji yang ideal saat ditanya oleh HRD.

Namun, jangan khawatir. Tahun 2018 lalu telah dilakukan sebuah survei mengenai gaji di bermacam-macam jenis pekerjaan di berbagai negara Asia, salah satunya di Indonesia. Robert Walters, perusahaan yang bergerak di bidang pencarian pekerja, menjelaskan bahwa survei ini bertujuan untuk melihat tren kenaikan gaji yang ada di tahun 2019. Beberapa pekerjaan yang masuk ke dalam survei adalah HRD, hukum, dan pemasaran.

Bagaimana Menentukan Gaji di Tahun 2019?

Menentukan Gaji
source: freepik.com

Di tahun 2019 ini, gaji di Indonesia diprediksi akan naik secara signifikan. Bahkan, kenaikan gaji di Indonesia mengalahkan beberapa negara Asia Tenggara lainnya, seperti Singapura, Malaysia, dan Filipina. Di Indonesia sendiri, kenaikan gaji diramalkan akan naik sekitar 8,0%. Singapura, Malaysia, dan Filipina hanya akan menaikkan gaji sekitar 4 hingga 6% dari tahun sebelumnya.

Dari sisi perusahaan, kebutuhan karyawan yang melek akan teknologi akan semakin bertambah. Iklim perusahaan yang didominasi oleh start up berbasis teknologi, membuat berbagai perusahaan mencari talenta-talenta baru yang paham teknologi untuk mengimbangi laju iklim perusahaan di Indonesia. Disamping itu, kebutuhan lain para perusahaan adalah pekerja yang mampu menguasai manajemen perubahan yang ditimbulkan, dwibahasa aktif, dan memiliki pengalaman internasional.

Dari sisi para pekerja, para pekerja di Indonesia di level manajerial menengah ke atas akan memiliki persaingan yang ketat. Dengan banyaknya para pekerja yang paham tentang teknologi, akan membuat perusahaan harus lebih selektif dalam memilih kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Dari segi gaji, para pekerja berharap para perusahaan akan menaikkan gaji sebesar 10 persen dari gaji sebelumnya. Tidak cuma gaji, para pekerja juga menginginkan perusahaan memfasilitasi berbagai macam kebutuhan lain, seperti pengalaman di luar negeri, jenjang karier yang menanjak, belajar manajemen, dan pertukaran pelajar.

Lantas, bagaimana kondisi gaji di beberapa pekerjaan di Indonesia? Akan mengalami kenaikan atau tetap?

Bidang HRD

Menentukan Gaji
source: freepik.com

Kalau kamu berminat di bidang HRD, peningkatan gaji di tahun 2019 diperdiksi akan meningkat cukup tajam. Diramalkan, pekerja di bidang HRD bisa mencapai 20% hingga 30%. Gaji yang didapat di bidang HRD di perusahaan Indonesia berkisar antara Rp. 3.000.000,00 hingga Rp. 10.000.000,00 per bulannya. Tentu nominal tiap perusahaan akan berbeda, tergantung level perusahaan dan kondisi keuangannya.

Jika kamu sudah memiliki pengalaman hingga level manajerial, kamu harus memiliki beberapa kemampuan, seperti berpengalaman dalam hal operasional, jeli dalam rekruitmen, serta mampu memerbaiki performa para pekerjanya. Kandidat dengan skala internasional juga akan dilirik untuk menunjang performa perusahaannya. Bagi kamu yang masih fresh graduate, kamu akan kesulitan untuk bersaing di bidang HRD lantaran lowongan yang ada diprediksi paling banyak akan berada di level manajerial.

Namun, yang paling penting, kamu harus punya kemampuan untuk beradaptasi dengan era digital. Pertumbuhan start up berbasis teknologi di Indonesia yang makin menjamur, membuat perusahaan mencari kandidat HRD yang bisa memecahkan permasalahan digital di segala lini.

Bidang Hukum

Menentukan Gaji
source: freepik.com

 

Kalau kamu punya kemampuan di bidang hukum, konsultan hukum adalah jenis pekerjaan yang tepat buat kamu. Beberapa tahun terakhir, konsultan hukum menjadi pekerjaan yang diminati lantaran banyak dibutuhkan dan gaji yang tinggi. Start up sebagai perusahaan baru membutuhkan jasa konsultan hukum di berbagai bidang, terutama legalitas. Para perusahaan rintisan akan membutuhkan konsultan hukum untuk mengurusi perihal pendanaan melalui cara initial public offering (IPO), merger, dan akuisisi. Di sisi gaji, para pekerja konsultan hukum diprediksi akan mendapatkan kenaikan gaji sebesa 20-30% dari gaji tahun 2018. Salah satu profesi di bidang hukum, yaitu pengacara, dalam setahun bisa mengantongi gaji Rp. 260.000.000,00 hingga Rp. 780.000.000,00. Namun, nominal itu bisa saja berubah, tergantung level perusahaan dan level jabatan.

Buat kamu yang tertarik terjun ke dunia hukum, ada beberapa hal yang harus kamu pahami. Pertama, kamu harus paham dengan berbagai jenis hukum di Indonesia, agar kamu mampu menangani segala macam kasus. Selain itu, penguasaan bahasa selain Indonesia juga penting. Soalnya, beberapa perusahaan sudah mulai melirik para pekerja hukum profesional dengan skala internasional agar tertarik bergabung dengan perusahaan mereka. Banyak perusahaan mulai berani menggaji mahal untuk mendapatkan tenaga hukum yang profesional.

Lantaran di Indonesia perusahaan start up berbasis teknologi sedang marak, jadi kebutuhan tenaga hukum yang melek teknologi akan semakin dibutuhkan. Teknologi yang semakin maju membuat peralihan kontrak yang dulunya masih menggunakan kertas beralih ke digital. Selain itu, pengurusan izin bisnis juga sekarang sudah bisa dilakukan lewat online. Oleh karena itu, dibutuhkan konsultan hukum yang mampu memahami teknologi agar semakin efisien dalam bekerja.

Bidang Pemasaran

Menentukan Gaji
source: freepik.com

Kalau kamu merasa punya kemampuan di bidang pemasaran, maka tahun 2019 adalah tahunmu. Sebagai salah satu pekerjaan dengan gaji tertinggi di Indonesia, gaji para pekerja pemasaran akan naik rata-rata 20% dari gaji tahun sebelumnya. Soal gaji, pekerja di bidang pemasaran di tahun 2018 akan mendapatkan Rp. 50.000.000,00 hingga Rp. 80.000.000,00 per bulan di level manajer pemasaran. Nominal tersebut tentu bisa berubah tergantung dari level jabatan dan perusahaan. Permintaan pekerja profesional pemasaran juga akan meningkat di tahun 2019. Banyak perusahaan yang mulai membuat divisi e-commerce sebagai kanal mereka berjualan. Oleh karena itu, para perusahaan membutuhkan tenaga kerja pemasaran yang tepat untuk bisa menjalankan divisi tersebut.

Buat kamu yang tertarik di bidang pemasaran, kamu wajib memiliki keahlian digital, keterampilan komunikasi yang baik dan efisien, serta memiliki kombinasi kemampuan strategis dan operasional. Dengan ditempatkannya kamu di divisi e-commerce, kamu harus wajib memiliki kemampuan digital agar e-commerce yang kamu bangun bisa berkembang dengan pesat.

Jika kamu memiliki pengalaman di tingkat internasional, itu akan menjadi nilai plus kamu di mata perusahaan. Saat ini, banyak perusahaan yang rela menggaji lebih kepada kandidat yang memiliki pengalaman di tingkat internasional. Banyak perusahaan yang masih menganggap kandidat yang memiliki pengalaman di tingkat internasional akan mampu mendongkrak performa perusahaan mereka lebih jauh lagi.

Itulah panduan buat kamu yang masih bingung menentukan gaji di tahun 2019, Domainesian. Berapapun gajinya, semoga kamu tetap bisa nyaman di tempat kerjamu yang sekarang. Kalau masih belum nyaman? Kamu bisa mencari usaha yang lainnya, misalkan jadi blogger, vlogger, atau freelance. Nah, share yuk pengalaman kerja kamu.

Dhimas


Yuda pratama
June 2, 2020

Sangat membantu

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!