• Home
  • Berita
  • Yuk, Belajar Value Proposition Canvas dalam Bisnis!

Yuk, Belajar Value Proposition Canvas dalam Bisnis!

Oleh Ratna Patria
No ratings yet.

Untuk mengetahui hal tersebut ada Value Proposition Canvas yang biasanya menjadi acuan untuk mengukur apakah produk dan bisnis sudah sesuai. Sesuai di sini, berarti sesuai dengan apa yang dibutuhkan customer, baik itu produk atau jasa yang ditawarkan.

Element dalam Value Proposition Canvas?

Setiap usaha memang sebaiknya menerapkan Value Proposition Canvas. Tujuannya tentu saja untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan customer, masalah apa yang mereka hadapi, bagaimana cara mengatasinya, dan sebagai evaluasi untuk bisnis itu sendiri agar bisa berkembang menjadi lebih baik. Poinnya untuk menciptakan value bisnis ke customer.

Value Proposition Canvas
Sumber: Freepik

Newness

Element yang berhubungan dengan pembaharuan yang ditawarkan bisnis kepada pelanggan. Inovasi apa yang membuat produk tersebut berbeda dengan produk lainnya. Biasanya elemen ini berkaitan dengan teknologi, seperti smartphone pertama yang menggunakan full touchscreen.

Performa

Elemen yang berkaitan dengan performa produk yang ditawarkan. Paling banyak biasanya para produk-produk yang berkaitan dengan teknologi. Seperti misalnya website, hardware komputer, atau software komputer.

Customization

Elemen yang berkaitan dengan fleksibilitas. Fleksibilitas ini menawarkan produk yang hanya sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Atau lebih tepatnya di-customized sesuai dengan value yang diharapkan pelanggan.

Menyelesaikan Masalah

Elemen selanjutnya adalah Getting the Job Done. Yang bisa dimaknai sebagai value untuk memberikan produk yang benar-benar sesuai dengan ekspektasi dan kebutuhan pelanggan. Intinya, produk atau jasa bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh pelanggan.

Desain

Elemen terpenting, tetapi tidak cukup sulit untuk diukur. Desain merupakan elemen dari Value Proposition Canvas selanjutnya. Hal ini berkaitan dengan visual atau pandangan pelanggan setelah melihat bentuk produk yang ditawarkan.

Brand dan Status

Value selanjutnya hanya didapat karena sebuah produk atau service memiliki nilai merek yang tinggi. Pelanggan akan mendapatkan elemen ini ketika menggunakan produk yang bisa meningkatkan strata atau status sosial mereka. Misalnya menggunakan perangkat elektronik dari Apple, produk Fashion dari Gucci, atau kendaraan dari Lamborghini.

Harga

Value selanjutnya berdasarkan dengan harga yang ditawarkan. Semakin murah harga biasanya akan semakin menarik market dan audience yang dituju. Tapi tidak menutup kemungkinan juga harga yang mahal, menjadi alasan untuk produk yang memang berkualitas.

Biaya yang Dikurangi

Elemen selanjutnya adalah value yang bisa membantu pelanggan untuk mengurangi pengeluaran biaya yang biasa dilakukan. Biasanya produk-produk sekali bayar yang bisa digunakan seumur hidup. Hal tersebut lebih dikenal dengan sebutan Lifetime Access and One Time Fee, atau akses seumur hidup dan sekali bayar.

Risiko yang Dikurangi

Elemen yang membuat pelanggan dapat mengurangi resiko-resiko yang bisa terjadi kapan saja. Misalnya dengan memberikan garansi atau mendapat pengaman produk, dan sebagainya. Bahkan bisa juga dengan perjanjian Service Level Agreement (SLA).

Value Proposition Canvas
Sumber: Freepik

Aksesibilitas

Elemen dari Value Proposition yang menawarkan kemudahan akses untuk semua orang. Istilahnya, produk atau jasa yang ditawarkan bisa menjangkau banyak orang. Tidak terbatas karena regional, gender, ataupun usia.

Kenyamanan dan Kegunaan

Elemen yang terakhir adalah value yang membuat pelanggan merasa nyaman menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan. Selain nyaman, produk tersebut juga memenuhi kebutuhan pelanggan karena kegunaannya. Dimana baik kenyamanan dan kegunaan berfungsi sebagaimana mestinya.

Mendesain Value Proposition Canvas

Produk dan Service

Langkah pertama untuk mendesain Value Proposition Canvas adalah dengan menulis semua proposisi nilai dari produk dan juga servis yang ditawarkan. Hal ini akan membantu pelanggan untuk mengevaluasi produk dan brand baik dari segi fungsional, sosial, hingga emosional. Kemudian cocokkan mana saja value yang sesuai dengan keadaan dan kebutuhan pelanggan.

Pain Relievers

Pain Relievers atau dalam Bahasa Indonesia berarti penghilang rasa sakit adalah teknik mendesain value proposition canvas selanjutnya. Dengan pain relievers, produk atau jasa yang ditawarkan akan dievaluasi dengan memperhatikan resiko pelanggan.

Baik pada saat sebelum, selama, bahkan sesudah pemakaian produk atau jasa. Nah, ada beberapa pertanyaan yang bisa diajukan dalam teknik mendesain Pain Relievers ini. Misalnya:

  1. Apakah pelanggan menjadi lebih efisien dan hemat? Baik itu hemat waktu, uang, tenaga, dan sebagainya?
  2. Respon pelanggan terhadap produk atau jasa apakah menjadi lebih baik?
  3. Mengevaluasi performa yang buruk
  4. Menghilangkan resiko yang sering muncul dan ditakuti pelanggan

Gain Creator

Selanjutnya adalah Gain Creators yang menjelaskan produk dan servis bisa membuat pelanggan diuntungkan. Seluruh desain ini didapat atas pertanyaan yang diajukan oleh pelanggan. Pertanyaan tersebut adalah:

  1. Apakah pelanggan menjadi lebih efisien dan hemat? Baik itu hemat waktu, uang, tenaga, dan sebagainya?
  2. Apakah produk atau jasa sesuai dengan ekspektasi dari pelanggan?
  3. Apakah produk atau jasa memudahkan dan menyelesaikan pekerjaan atau masalah pelanggan?
  4. Apa saja dampak positif yang didapat pelanggan?

    Value Proposition Canvas
    Sumber: Freepik

Value Proposition Canvas Untuk Tolak Ukur Pencapaian Bisnis

Pelanggan adalah kunci untuk mendapatkan keuntungan. Sehingga sebagai pebisnis, harus paham bagaimana cara agar pelanggan merasa puas akan produk atau jasa yang ditawarkan.

Dengan begitu, bisnis akan bertahan lama, bersaing dengan bisnis lain, dan yang terpenting mendapat pelanggan yang loyal. Untuk itulah Value Proposition Canvas dalam bisnis perlu dilakukan sebagai tolak ukur produk di mata pelanggan.

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?


dedy septiawan
November 27, 2020

artikel ini bagus

Lubistop
October 11, 2020

Info Tema nya keren2. Sangat bermanfaat, Terima kasih...

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!