• Home
  • Tips
  • 5 Cara Membangun Personal Branding Dengan Website

5 Cara Membangun Personal Branding Dengan Website

Oleh Ratna Patria
5/5 (1)

Tujuannya beragam, mulai dari memperluas jaringan hingga menarik target pasar yang sesuai dengan keahlian atau passion kamu.

Sebenarnya ada banyak sekali elemen yang mendukung kamu untuk melakukan personal branding.

membangun personal branding
Sumber: Pexels

Dan di zaman modern ini, salah satu elemen pendukung tersebut adalah dengan menggunakan website.

Nah melalui artikel ini, kamu akan tahu 5 cara membangun personal branding melalui website. Simak penjelasannya ya!

Alasan Memilih Personal Website

Setiap orang bisa memiliki personal website dan kelebihannya kamu akan terlihat lebih profesional. Namun untuk membangun personal brand, tentu saja kamu harus mempublikasikan hal-hal yang mencitrakan diri kamu.

Kamu harus selektif memilih mana konten yang layak untuk dikonsumsi publik dan mana yang tidak. Nah berikut ini ada 4 alasan memilih personal website.

  1. Memberikan kontrol untuk menunjukan identitas

Personal website bisa memberikan kontrol untuk menunjukkan identitas. Dan saat ini kebanyakan perusahaan melakukan rekrutmen dengan melihat bagaimana identitas calon karyawannya melalui search engine yang ada.

Personal website membantu kamu untuk menampilkan banyak hal yang mendukung kamu untuk mengeksplorasi kemampuan, bakat, dan portofolio yang tentu saja menjadi nilai tambah.

  1. Membuat kamu lebih mudah diakses

Dengan personal website yang kamu buat, kamu jadi lebih mudah diakses. Kamu bisa menjangkau orang-orang yang tertarik dengan konten yang kamu buat.

Dan tidak menutup kemungkinan juga bisa mempertemukan kamu dengan client, customer, dan juga perusahaan yang tertarik dengan kamu.

  1. Konten yang ada di website jadi milikmu

Selanjutnya dengan personal website, kamu tidak perlu khawatir jika konten yang kamu publikasikan akan menghilang tiba-tiba atau punya masalah melanggar aturan tertentu.

Karena dengan memiliki personal website, kamu punya konten yang ada di dalam website.

Kamu yang mengaturnya, dan semua menjadi tanggung jawab kamu. Tinggal kamu yang memfilter, mana konten yang layak untuk dipublikasikan dan mana yang tidak.

  1. Membantu kamu membangun personal branding

Alasan terakhir adalah personal website bisa membantu kamu membangun personal branding untuk mengembangkan audience.

Branding dengan personal website ini bisa dilakukan dengan menempatkan diri sebagai experts dan mulai mencoba menarik clients dengan berbagai konten dan portofolio yang kamu publikasikan.

5 Cara Membangun Personal Branding dengan Personal Website

  1. Memilih Nama Domain

Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk membangun personal branding melalui website adalah memilih nama domain.

Domain adalah alamat website yang nantinya digunakan oleh pengunjung untuk datang ke website kamu.

Radix menyediakan banyak pilihan ekstensi yang bisa digunakan seperti .WEBSITE, .SPACE, .STORE dan sebagainya.

Dan untuk memilih nama domain, kamu bisa menggunakan nama domain yang personal yang bisa menggambarkan diri kamu.

Misalnya dengan namalengkapkamu.com yang cukup banyak digunakan oleh orang-orang untuk membangun personal branding melalui website.

  1. Dapatkan Alamat Email Profesional dari Nama Domain

Setelah memilih domain, kamu tentu saja harus mengatur domain tersebut agar bisa dijadikan sebagai alamat email profesional kamu.

Misal kamu sebelumnya menggunakan namakamu@gmail.com bisa berubah menjadi email@namakamu.com yang tentu saja terlihat lebih elegan dan profesional.

membangun personal branding
Sumber: Pexels

Jika kamu ingin mengintegrasikan email personal tersebut dengan akun Google, kamu harus berlangganan G-Suite terlebih dahulu.

Tetapi jika kamu memiliki hosting, kamu bisa menggunakan layanan email yang ada di cPanel. Alamat email profesional ini bisa kamu gunakan sebagai alamat email bisnis kamu.

  1. Memilih Website Builder

Setelah memiliki domain, sekarang kamu bisa memilih website builder untuk membangun website.

Saat ini terdapat banyak sekali builder yang bisa kamu pilih. Bahkan kamu bisa menggunakan builder yang gratis seperti blogger.com tapi dengan customisasi yang terbatas.

Web builder yang banyak digunakan saat ini adalah WordPress dan kamu memerlukan hosting untuk menampung semua file digital yang nantinya akan kamu publikasikan di website.

Kriteria website builder yang tepat tentu saja bisa membuat website menjadi responsive, halaman bisa dimuat dengan cepat, dan juga fitur yang ada berfungsi dengan baik.

Sangat disarankan untuk menggunakan hosting sebagai media penyimpanan website kamu agar bisa diakses publik. Karena kamu bisa mengontrol banyak hal, mulai dari frontend hingga backend.

  1. Membuat Konten

Setelah kamu menentukan builder website yang tepat untuk membangun personal branding melalui website, sekarang kamu tinggal membuat konten yang tepat.

Konten yang harus ada di website kamu adalah tagline yang biasanya muncul di bawah judul website, halaman about yang berisi tentang profil atau biografi diri kamu, portofolio yang isinya adalah seluruh karya yang pernah kamu kerjakan, testimoni dari clients, informasi kontak, dan blog.

Untuk blog di website, sebenarnya bisa kamu tambahkan atau tidak (optional).

Tapi dengan rajin mempublikasikan konten di blog, maka kemungkinan besar website akan mudah untuk terindex dengan mesin pencari dan membantu SEO website itu sendiri.

Jadi kamu bisa mendapat target yang tepat selama kamu mempublikasikan konten di blog relevan dengan branding yang kamu lakukan.

  1. Optimasi Konten dan Publikasikan

Jika kamu sudah melakukan kelima langkah di atas, sekarang saatnya kamu melakukan optimasi konten dan mempublikasikannya.

Kamu harus mengatur strategi dan rencana yang matang untuk mengatur konten kamu.

Hal ini sangat penting untuk mempelajari bagaimana mesin pencari bisa mengoptimalkan potensi yang ada di website. Optimasi konten ini dilakukan melalui konten yang ada di blog.

Tujuan utamanya memang untuk mendatangkan traffic organic melalui mesin pencari dan mendapatkan audience yang tepat berdasarkan apa yang kamu tulis.

Kamu tidak perlu membayar iklan jika optimasi konten yang kamu lakukan tepat.

Optimasi konten ini adalah salah satu bagian dari SEO atau Search Engine Optimization yang tujuannya untuk menempatkan website pada ranking teratas pada mesin pencari.

membangun personal branding
Sumber: Pexels

Mudahnya Membangun Personal Branding Melalui Website

Bagaimana? Ternyata membangun personal branding melalui website tidak sesulit yang dibayangkan bukan?

Membangun personal branding memang membutuhkan waktu. Tidak hanya dilakukan sehari, seminggu, atau sebulan saja, tapi butuh proses yang panjang untuk bisa mendapatkan audience yang tepat.

Jika kamu sudah berhasil menduduki rangking teratas mesin pencari, maka akan semakin mudah juga orang-orang mengenali kamu, keahlian kamu, dan melihat portofolio yang kamu punya. Yang artinya client baru akan menanti kamu. Selamat mencoba!

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. Reading is something I really liked since elementary school. The book genres I love the most are fantasy fiction, fairy tales, and memoirs. How about you?

Artikel

Lainnya


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!