Cara Install MongoDB di Hosting

Oleh Mila Rosyida
No ratings yet.

Cara Install MongoDB di Hosting – Saat ini istilah database sudah tidak asing lagi. Yang dulu hanya diketahui oleh programmer atau orang- orang IT saja, sekarang sudah menyebar ke semua kalangan. Database berisi kumpulan data yang dapat dikelola seperti mencari informasi, menyimpan informasi dan membuang informasi. Salah satu jenis database yang banyak digunakan saat ini adalah MongoDB. Menurut wikipedia, MongoDB adalah sistem database NoSQL yang tidak memiliki relasi, data yang disimpan tidak dalam format tabel, dan menggunakan struktur JSON dalam menyimpan data. MongoDB banyak digunakan untuk menyimpan data karena memiliki keunggulan- keunggulan yang dibutuhkan oleh banyak orang. MongoDB mampu menyimpan data dalam jumlah yang besar dan bervariasi, memiliki performa yang tinggi , dan tidak memerlukan struktur tabel. Namun, sayangnya tidak banyak penyedia hosting yang support MongoDB. Tenang… Jangan khawatir ! Sekarang DomaiNesia support MongoDB loh… Nah, panduan kali ini akan dijelaskan cara install MongoDB di Hosting.

Cara Install MongoDB di Hosting

Di bawah ini langkah- langkah cara install MongoDB di Hosting antara lain :

1. Mengaktifkan MongoDB

Yang perlu kamu lakukan pertama kali adalah mengaktifkan MongoDB di hosting. Sebelum itu pastikan kamu login cPanel terlebih dahulu ya. Kamu bisa login cPanel hosting melalui melalui https://namadomain/cpanel atau silahkan baca Cara Login cPanel Hosting.


Setelah berhasil masuk cPanel hosting, kamu bisa ketik MongoDB di kolom pencarian dan klik MongoDB.


Kemudian kamu bisa klik Install untuk mulai mengaktifkan MongoDB di hosting. Perlu diingat bahwa di DomaiNesia untuk install MongoDB perlu kapasitas disk minimal 300MB dan akan berjalan ketika kamu memiliki Hosting Monster keatas.


Dalam proses ini membutuhkan waktu sekitar 2-3 menit. Jika sudah akan muncul seperti gambah di bawah.

2. Membuat Admin User MongoDB

Langkah selanjutnya adalah membuat admin user MongoDB. Admin user digunakan supaya kamu dapat mengakses database di MongoDB. MongoDB berjalan dengan menggunakan socket file sehingga untuk mengaksesnya kamu harus masuk melalui SSH. Pertama- tama kamu bisa masuk SSH melalui Terminal Linux atau PuTTy. Bagi kamu yang belum tahu gimana caranya masuk SSH, silahkan baca Panduan Akses SSH Melalui Terminal Linux dan PuTTy. Setelah kamu berhasil masuk SSH, kamu bisa menuliskan perintah di bawah ini :

Kamu bisa lihat path directory MongoDB di menu MongoDB pada cPanel. Contohnya seperti gambar di bawah ini.

Jika sudah sekarang saatnya membuat admin user MongoDB dengan perintah di bawah ini :

Untuk user , pwd, dan role , kamu bebas menentukan sesuai dengan keinginan kamu. Namun pada panduan kali ini untuk role menggunakan "root". Sedangkan untuk db, silahkan tulis admin.  Jika berhasil akan muncul seperti gambar di bawah ini.

Setelah itu, sebelum kamu melakukan pengecekan apakah admin user berhasil dibuat atau tidak, yang harus kamu lakukan adalah ketik exit terlebih dahulu di command prompt. Kemudian mulai mengecek dengan menuliskan perintah di bawah ini :

Ketika menjalankan command db.auth(“usernamedatabase”, “password”) muncul angka 1 (True), itu artinya user admin yang kamu buat sudah berhasil.
Lalu, kamu bisa ketik exit di command prompt.

3. Membuat Database MongoDB

Sekarang kamu sudah memiliki akses admin user. Langkah cara install MongoDB di hosting selanjutnya adalah membuat database MongoDB. Untuk membuat database MongoDB kamu perlu masuk menggunakan akses admin user tadi berhasil dibuat atau kamu bisa ketik perintah di bawah ini pada command prompt :

Setelah berhasil masuk, saatnya membuat database MongoDB dengan perintah di bawah ini. Pada panduan kali ini nama databasenya adalah milamrsu_test :

Ketika muncul seperti gambar di bawah ini, itu artinya kamu telah berhasil membuat database dan install MongoDB di hosting.

4. Insert Data MongoDB

Nah, sekarang saatnya untuk mencoba insert atau memasukkan data ke dalam MongoDB. Yang perlu kamu lakukan adalah menulis perintah di bawah ini. Pada panduan kali ini sebagai contohnya akan memasukkan data dengan atribut userid, username, dan email ke dalam milamrsu_test.

Saat menjalankan perintah command insert terdapat hasil WriteResult({ “nInserted” : 1 }) maka data yang kamu masukkan telah berhasil.

Kesimpulan

Hingga saat ini MongoDB banyak digunakan oleh semua kalangan. Hal ini karena kelebihan- kelebihan MongoDB yang dapat memenuhi kebutuhan. Namun tidak banyak penyedia hosting yang support MongoDB. Sekarang, hosting di DomaiNesia support MongoDB, hanya dengan mengaktifkan MongoDB dan melakukan beberapa konfigurasi MongoDB dapat berjalan di hosting.

Mila Rosyida

Halo ! I'm a Technical Content Specialist in DomaiNesia. I love learn anything about Technical, Data, Machine Learning, and more Technology.

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!