• Home
  • Hosting
  • Panduan Koneksi OpenCode dengan AI Agent Access (MCP) DomaiNesia

Panduan Koneksi OpenCode dengan AI Agent Access (MCP) DomaiNesia

Oleh Habib Hidayat
Panduan Koneksi OpenCode dengan AI Agent Access (MCP) DomaiNesia

Dokumentasi ringkas untuk menghubungkan OpenCode ke hosting DomaiNesia menggunakan MCP sampai tahap uji koneksi.

Panduan ini menjelaskan cara menghubungkan OpenCode dengan AI Agent Access (MCP) DomaiNesia. Setelah koneksi aktif, OpenCode bisa membaca informasi hosting yang tersedia melalui MCP, misalnya daftar domain, subdomain, dan document root.

Sebelum Memulai

  • Akun MyDomaiNesia dengan layanan hosting aktif.
  • Fitur AI Agent Access (MCP) tersedia pada layanan hosting yang digunakan.
  • Aplikasi OpenCode sudah terpasang dan bisa digunakan.
  • Workspace atau project OpenCode sudah dibuka.
  • Koneksi internet stabil.

Ringkasan Langkah

  1. Buka layanan hosting di MyDomaiNesia.
  2. Aktifkan AI Agent Access (MCP).
  3. Pilih level akses yang sesuai.
  4. Buat MCP Password.
  5. Pilih tab OpenCode dan salin konfigurasi yang disediakan.
  6. Tempel konfigurasi ke chat OpenCode dan minta OpenCode membuat file opencode.json.
  7. Buka ulang OpenCode jika MCP server belum terbaca.
  8. Periksa menu MCP dan lakukan uji koneksi.

1. Buka Layanan Hosting di MyDomaiNesia

Login ke MyDomaiNesia, lalu masuk ke menu My Services. Pilih layanan hosting yang ingin kamu hubungkan dengan OpenCode.

Gambar 1. Pilih layanan hosting aktif dari menu My Products & Services.
Gambar 1. Pilih layanan hosting aktif dari menu My Products & Services.

2. Buka Bagian AI Agent Access (MCP)

Pada halaman detail produk, gulir sampai menemukan bagian AI Agent Access (MCP). Bagian ini menampilkan jenis akses yang dapat digunakan AI agent, seperti Files, Databases, Domains & DNS, dan Git deploy.

Gambar 2. Bagian AI Agent Access (MCP) pada detail layanan hosting.
Gambar 2. Bagian AI Agent Access (MCP) pada detail layanan hosting.

3. Aktifkan AI Access dan Pilih Level Akses

Klik Enable AI Access. Setelah itu, baca informasi Access & risks, centang persetujuan, lalu pilih level akses yang sesuai kebutuhan.

Baca Juga:  Panduan Koneksi Codex dengan AI Agent Access (MCP) DomaiNesia

Untuk kebutuhan konfigurasi dan uji koneksi, kamu bisa menggunakan level No destructive. Mode ini tetap mengizinkan perubahan tertentu, tetapi memblokir aksi berisiko seperti delete, uninstall, dan revoke.

Gambar 3. Pilih level akses sesuai kebutuhan. No destructive lebih aman untuk uji coba awal.
Gambar 3. Pilih level akses sesuai kebutuhan. No destructive lebih aman untuk uji coba awal.

Peringatan: Gunakan Full access hanya jika benar-benar diperlukan. MCP Password bersifat seperti master password karena dapat memberi akses besar ke akun hosting.

Pilihan Level Akses

Level Fungsi Kapan digunakan
Full access AI dapat membaca dan mengubah banyak hal di akun. Hanya untuk user yang benar-benar paham risikonya.
No destructive Aksi delete, uninstall, dan revoke diblokir. Perubahan lain masih diperbolehkan. Rekomendasi awal untuk pengujian dan pembuatan file baru.
Read-only AI hanya bisa membaca. Aksi create, edit, dan delete diblokir. Untuk audit, pengecekan, atau membaca struktur file.
Containment Akses paling terbatas untuk AI yang belum dipercaya. Untuk eksperimen yang sangat aman.

4. Buat MCP Password

Klik Create MCP Password. Setelah berhasil, MyDomaiNesia akan menampilkan MCP URL dan MCP Password.

  • MCP URL adalah alamat server MCP DomaiNesia.
  • MCP Password adalah token autentikasi yang harus disimpan dengan aman.
  • Password hanya ditampilkan satu kali, jadi langsung salin dan simpan di tempat aman.
  • Jika password terlanjur bocor, segera reset atau disable akses dari MyDomaiNesia.

Pada bagian Set up the connection in, pilih OpenCode. MyDomaiNesia akan menampilkan konfigurasi opencode.json yang perlu digunakan di OpenCode.

Gambar 4. Pilih tab OpenCode dan salin konfigurasi yang disediakan. Password sudah disensor pada contoh gambar.
Gambar 4. Pilih tab OpenCode dan salin konfigurasi yang disediakan. Password sudah disensor pada contoh gambar.

5. Konfigurasi koneksi OpenCode Lewat Chat

Setelah konfigurasi OpenCode muncul di MyDomaiNesia, salin konfigurasi tersebut apa adanya. Kemudian buka OpenCode dan masuk ke workspace atau project yang ingin digunakan.

Di chat OpenCode, Tempel konfigurasi dari MyDomaiNesia, lalu tambahkan instruksi agar OpenCode membuat file opencode.json di root workspace.

Baca Juga:  Panduan Koneksi Antigravity dengan AI Agent Access (MCP) DomaiNesia

Penting: Gunakan konfigurasi dari MyDomaiNesia apa adanya. Jangan mengubah struktur JSON, nama server, URL, atau format Authorization jika tidak benar-benar paham. Perubahan kecil bisa membuat koneksi MCP tidak terbaca oleh OpenCode.

Jika berhasil, OpenCode akan membuat file opencode.json di workspace dan menampilkan ringkasan bahwa konfigurasi MCP domainesia-hosting sudah aktif.

Gambar 5. OpenCode membuat file opencode.json dari konfigurasi yang diberikan.
Gambar 5. OpenCode membuat file opencode.json dari konfigurasi yang diberikan.

6. Buka ulang OpenCode dan Periksa MCP Server

Setelah file opencode.json berhasil dibuat, Buka ulang aplikasi OpenCode agar konfigurasi MCP terbaca ulang. Setelah aplikasi terbuka kembali, Periksa menu MCP di kanan atas.

Jika koneksi terbaca, server domainesia-hosting akan muncul pada daftar MCP server dan statusnya aktif.

Gambar 6. MCP server domainesia-hosting sudah muncul dan aktif di OpenCode.
Gambar 6. MCP server domainesia-hosting sudah muncul dan aktif di OpenCode.

Jika server belum muncul, tutup OpenCode sepenuhnya lalu buka kembali. Pastikan file opencode.json berada di root workspace yang sedang dibuka.

7. Uji koneksi ke DomaiNesia

Setelah server domainesia-hosting muncul, lakukan uji koneksi menggunakan prompt yang aman. Pada tahap ini, jangan langsung meminta OpenCode mengubah, membuat, atau menghapus file.

Jika koneksi berhasil, OpenCode akan memanggil tool MCP seperti get_account_info, list_domains, atau list_subdomains. Setelah itu, OpenCode akan menampilkan daftar domain/subdomain dan document root yang tersedia di hosting.

Gambar 7. uji koneksi berhasil dan OpenCode menampilkan daftar domain serta document root.
Gambar 7. uji koneksi berhasil dan OpenCode menampilkan daftar domain serta document root.

Pemecahan Masalah

MCP server belum muncul di OpenCode

Buka ulang OpenCode. Pastikan file opencode.json berada di root workspace yang sedang dibuka. Jika masih belum muncul, ulangi konfigurasi dari chat OpenCode dengan konfigurasi yang disalin langsung dari MyDomaiNesia.

Status server belum aktif

Periksa kembali URL MCP dan Authorization pada konfigurasi. Pastikan token tidak terpotong ketika disalin.

Uji koneksi gagal

Buat MCP Password baru dari MyDomaiNesia, lalu ulangi konfigurasi. Password lama bisa saja sudah kedaluwarsa, salah salin, atau pernah di-reset.

OpenCode meminta izin sebelum menjalankan tool

Review aksi yang akan dilakukan. Untuk uji koneksi, izinkan hanya aksi read seperti membaca daftar domain atau document root.

Baca Juga:  Panduan Koneksi Claude Desktop dengan MCP DomaiNesia via Ekstensi

Tips Keamanan

  • Jangan membagikan MCP Password di chat publik, screenshot, atau dokumentasi internal yang tidak aman.
  • Sensor password atau token sebelum screenshot digunakan untuk dokumentasi.
  • Gunakan level akses paling rendah yang masih cukup untuk kebutuhanmu.
  • Untuk uji koneksi, minta OpenCode hanya membaca domain dan document root.
  • Saat deploy, sebutkan file dan folder tujuan secara spesifik.
  • Tambahkan instruksi: jangan hapus file apa pun, kecuali memang diperlukan.
  • Reset MCP Password jika kamu merasa token pernah terlihat orang lain.

Kesimpulan

Dengan OpenCode dan AI Agent Access (MCP) DomaiNesia, kamu bisa menghubungkan workflow coding langsung ke hosting. Koneksi ini membuat OpenCode dapat membaca informasi hosting dan menjalankan aksi tertentu sesuai akses yang kamu berikan.

Setelah server domainesia-hosting muncul di menu MCP dan uji koneksi berhasil menampilkan daftar domain serta document root, artinya koneksi OpenCode dengan DomaiNesia sudah siap digunakan untuk kebutuhan berikutnya, seperti pengecekan file, pembuatan halaman statis, atau deploy website dengan instruksi yang lebih spesifik.

Habib Hidayat

An ordinary digital marketer

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Migrasi Hosting ke DomaiNesia Gratis 1 Bulan

Ingin memiliki hosting dengan performa terbaik? Migrasikan hosting Anda ke DomaiNesia. Gratis jasa migrasi dan gratis 1 bulan masa aktif!

Ya, Migrasikan Hosting Saya