• Home
  • Server
  • Tutorial Mudah Instal WordPress di VPS Menggunakan Nginx!

Tutorial Mudah Instal WordPress di VPS Menggunakan Nginx!

Oleh Ita Sugiharti
Tutorial Mudah Instal WordPress di VPS Menggunakan Nginx!

Halo, DomaiNesians! Sebelumnya kita sudah belajar bagaimana cara menginstal WordPress dengan LAMP Stack. Kali ini, kita akan belajar bagaimana cara menginstal WordPress dengan stack yang lain yaitu LEMP Stack.

Meskipun memiliki nama yang hampir mirip, namun keduanya memiliki komponen yang berbeda. LEMP Stack terdiri dari komponen Linux, Nginx, MySQL, dan PHP.

Kalau kalian penasaran bagaimana cara menginstal WordPress dengan LEMP Stack, yuk kita belajar bersama di tutorial kali ini!

Apa Itu LEMP Stack?

Sebelum mempelajari bagaimana cara menginstal WordPress dengan LEMP Stack, mari kita kenalan terlebih dahulu dengan apa itu LEMP Stack. 

LEMP Stack adalah kumpulan teknologi yang digunakan untuk menjalankan website atau aplikasi berbasis web di server. LEMP sendiri merupakan singkatan dari Linux, Nginx, MySQL, dan PHP.

Berikut adalah penjelasan detail dari masing-masing komponen LEMP Stack tersebut:

1. Linux

Linux adalah sistem operasi yang ada di server kita, seperti Windows tapi versi server. Tugasnya adalah menjadi “rumah” tempat semua komponen lain tinggal dan bekerja.

2. Nginx

Nginx adalah komponen yang bertugas menjadi “penjaga gerbang” yaitu komponen yang menerima semua permintaan dari orang-orang yang akan membuka website kita lalu memberikan respon baliknya. Nginx juga berfungsi dengan baik saat menangani website dengan trafik yang ramai atau website streaming video dan audio.

3. MySQL

MySQL adalah tempat dimana semua data website kita akan disimpan, misalnya data user, postingan blog, produk toko online, dan lain-lain. Jadi MySQL di sini ibarat seperti “lemari” untuk berbagai file digital.

4. PHP

PHP adalah “otak” dari aplikasi atau website kita. PHP adalah komponen yang “memikirkan” logika website, seperti mengatur siapa yang bisa login, menampilkan artikel terbaru, memproses form, dan lain-lain.

Cara Instal WordPress dengan LEMP Stack di VPS

Sebelum menginstal WordPress di VPS menggunakan Nginx, kamu perlu memiliki VPS terlebih dahulu. Jika kamu belum memilikinya, kamu bisa langsung membeli Cloud VPS dari DomaiNesia dan memilih OS yang ingin kamu gunakan. 

Nah, setelah kamu memiliki VPS Ubuntu, kita akan belajar bagaimana cara menginstal WordPres di server Ubuntu dengan Nginx melalui langkah-langkah berikut ini:

1. Akses Server Ubuntu di VPS

Sebelum mulai menginstall WordPress di VPS menggunakan Nginx, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan koneksi ke server Ubuntu.

a. Buka terminal di komputer kamu dan jalankan perintah berikut:

Baca Juga:  Cara Install Google Analytics di Wordpress Lewat Plugin

Sesuaikan username dan server_ip_address dengan akun VPS kamu. Contoh: ssh root@172.16.123.190

b. Masukkan kata sandi root. Jika saat mengetik kata sandi tidak ada karakter yang muncul, maka hal tersebut adalah karena alasan keamanan. Kamu bisa tetap melanjutkannya.

c. Jika kamu pengguna Cloud VPS dari DomaiNesia, maka kamu bisa menemukan kata kunci akses SSH di menu My Services.

Menu My Services DomaiNesia

2. Update Sistem

Sebelum memulai proses instalasi apapun, pastikan sistem kita sudah update. Fungsinya, untuk memastikan jika semua paket di server kita dalam versi terbaru dan aman. Untuk memastikannya, gunakan perintah berikut ini:

3. Instal Nginx

Dalam instalasi WordPress di server Linux menggunakan LEMP Stack kali ini, Nginx akan menjadi web server utama yang menangani request dari browser ke server.

a. Langkah pertama, instal Nginx terlebih dahulu:

b. Setelah itu, pastikan Nginx sudah berjalan di server dengan mengeksekusi perintah berikut ini:

c. Kemudian, cek status instalasi Nginx dengan menjalankan perintah berikut:

Kalau sudah aktif, kamu bisa mengakses URL alamat IP server di browser (http://alamat-ip-vps). Jika sudah berhasil, maka akan muncul halaman default Nginx seperti berikut.

Cek Nginx

4. Instal MySQL Server

Langkah selanjutnya, kita perlu menginstal MySQL untuk mengelola database WordPress kita. WordPress membutuhkan database untuk menyimpan semua data, seperti data postingan, data user, konfigurasi, dan masih banyak lagi.

a. Install MySQL dengan menjalankan perintah berikut:

b. Setelah selesai eksekusi perintah berikut untuk menjalankan MySQL di server:

c. Lalu, jalankan perintah berikut untuk melakukan konfigurasi dasar MySQL:

Ikuti semua wizard atau petunjuk yang ada (tekan Y untuk semua pertanyaan yang diajukan).

  • Set root password: Yes
  • Remove anonymous users: Yes
  • Disallow remote root login: Yes
  • Remove test database: Yes
  • Reload privilege tables: Yes

Jika kamu diminta untuk memasukkan password root, maka masukkan password root seperti saat kamu mengakses ssh pertama kali.

5. Instal PHP dan Ekstensi yang Diperlukan

WordPress membutuhkan PHP untuk menjalankan script-nya. PHP  adalah “otak” dari WordPress yang berfungsi untuk menjalankan semua perintah dari pengguna. Oleh karena itu, kalian perlu menginstal PHP sebelum menginstal WordPress di VPS.

Baca Juga:  Cara Terapkan Video Schema di Wordpress (Metode GUI)

a. Instal PHP dan ekstensi yang diperlukan oleh WordPress:

b. Setelah itu, cek versi PHP yang terinstal dengan perintah berikut:

Pastikan PHP yang terinstal minimal versi 7.4 atau yang lebih baru.

6. Buat Database WordPress

Setelah MySQL sudah berjalan, langkah berikutnya adalah membuat database untuk WordPress kita.

a. Login ke MySQL dengan menjalankan perintah berikut:

b. Kemudian buat database baru:

c. Selanjutnya buat user baru:

d. Beri hak akses ke user tersebut:

e. Simpan perubahan dengan menjalankan script berikut:

f. Kamu bisa mengganti beberapa elemen berikut dengan kebutuhan kamu:

  • db_wp: nama database.
  • admin_wp: nama user database.
  • P@ssw0rdQ: password user. (Ganti dengan password yang kuat).

7. Download WordPress

Setelah komponen LEMP Stack sudah terinstal di server, sekarang saatnya kita mulai mengatur WordPress untuk website kita.

a. Karena kita akan menyimpan WordPress di /var/www/html, maka kita perlu pindah ke direktori tersebut dengan menjalankan perintah berikut:

b. Selanjutnya, download file WordPress versi terbaru menggunakan perintah berikut:

c. Ekstrak file WordPress yang sudah kita download sebelumnya menggunakan perintah berikut:

d. Atur juga kepemilikan file WordPress agar bisa diakses oleh web server dengan menjalankan perintah berikut:

8. Konfigurasi Nginx

Setelah berhasil download file WordPress, selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi Nginx.

a. Buat file konfigurasi baru untuk situs WordPress kita dengan menjalankan perintah berikut:

Baca Juga:  Fix Seketika! Cara Reinstall WordPress dengan WP CLI

b. Isi file tersebut dengan menyalin script berikut ke dalam shell atau terminal kamu:

Ganti IP_ADDRESS_VPS dengan IP server kamu.

c. Selanjutnya, aktifkan konfigurasi berikut:

sudo ln -s /etc/nginx/sites-available/wordpress /etc/nginx/sites-enabled/
sudo nginx -t
sudo systemctl reload nginx

9. Konfigurasi WordPress

Setelah berhasil melakukan konfigurasi Nginx, langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi pada WordPress kita.

a. Masuk ke folder WordPress:

b. Edit bagian berikut di file tersebut:

Konfigurasi WordPress

c. Simpan file tersebut dan keluar dengan shortcut berikut Ctrl + X > Y > Enter.

10. Instal WordPress via Web

Setelah berhasil menginstal komponen LEMP Stack dan melakukan konfigurasi, sekarang saatnya menginstal WordPress melalui web browser di perangkat kalian.

a. Buka browser dan akses URL berikut ini:

Ganti alamat-ip-vps dengan alamat IP VPS kamu, contoh http://127.0.0.1/wordpress

b. Ikuti step instalasi WordPress yang ada di layar browser kamu:

  • Pilih bahasa.

Pilih Bahasa

  • Masukkan nama situs, username, password, dan email.

Atur Situs Web

  • Klik “Install WordPress” untuk melanjutkan proses instalasi.

Akun Berhasil Dibuat

c. Setelah WordPress terinstal, kamu bisa login ke halaman dashboard WordPress kamu menggunakan URL berikut:

Login WordPress

Sama seperti sebelumnya, ganti alamat-ip-vps dengan alamat IP VPS kamu.

Dashboard WordPress

Kesimpulan

Gimana, DomaiNesians? Instalasi WordPress dengan LEMP Stack ternyata nggak sesulit yang dibayangkan, kan? Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa punya website WordPress yang ringan, cepat, dan scalable.

Yuk, mulai bangun website kamu sekarang juga pakai layanan Cloud VPS dari DomaiNesia yang powerful dan terjangkau. Cukup beberapa klik, kamu bisa punya server sendiri dengan performa optimal!

Ita Sugiharti

If this post has reached you, then I hope it helps. If you have any questions or feedback, just leave a comment.

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Migrasi Hosting ke DomaiNesia Gratis 1 Bulan

Ingin memiliki hosting dengan performa terbaik? Migrasikan hosting Anda ke DomaiNesia. Gratis jasa migrasi dan gratis 1 bulan masa aktif!

Ya, Migrasikan Hosting Saya

Hosting Murah

This will close in 0 seconds