• Home
  • Tips
  • 5 Strategi Mempertahankan Pelanggan atau Customer Retention

5 Strategi Mempertahankan Pelanggan atau Customer Retention

Oleh Ratna Patria

Dan ketika bisnis tumbuh, artinya jumlah pelanggan juga bertumbuh.

Meningkatkan jumlah pelanggan baru dalam bisnis memang sangat baik, tapi kamu juga tidak boleh mengabaikan pelanggan lama.

Biasanya, untuk mendapatkan pelanggan baru diperlukan proses identifikasi, kualifikasi, dan proses lainnya yang membutuhkan sumber daya lebih besar.

Customer Retention
Sumber: Freepik

Terkadang proses tersebut tidak efektif dan bisa berpotensi merugi.

Nah untuk itu, daripada mengejar untuk mendapat dan meningkatkan pelanggan baru, sebaiknya diutamakan untuk menjaga pelanggan yang sudah ada.

Meningkatkan Customer Retention

Dalam bisnis, dikenal dengan istilah Customer Retention yang maknanya mempertahankan pelanggan.

Customer Retention ini menjaga agar pelanggan tidak pindah ke produk pesaing atau bisa disebut dengan pelanggan loyal.

Berikut ini ada lima cara yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan customer retention untuk menjaga semua pelangganmu.

Menyesuaikan Harga untuk Pelanggan Yang Sudah Membeli

Cara meningkatkan customer retention yang pertama ini cukup mudah.

Jadi kamu akan memberikan harga yang menarik untuk pelanggan yang sudah membeli produk kamu.

Harga tersebut tentu saja bisa lebih murah atau akan mendapatkan bonus tertentu jika membeli lagi.

Sistemnya adalah pelanggan yang sudah membeli akan kamu beri voucher setelah mereka melakukan pembelian.

Voucher ini bisa kamu kirim melalui email atau secara konvensional melalui kertas voucher cetak.

Dengan begitu, pelanggan menjadi tertarik untuk datang lagi kemudian hari.

Mengaplikasikan Strategi Cross-selling dan Up-selling

Cross-selling dan Up Selling adalah strategi dalam penjualan produk.

Cross-selling adalah teknik penjualan produk secara terpisah atau produk yang tujuannya untuk melengkapi produk yang sudah dibeli oleh pelanggan.

Sedangkan Up Selling adalah upaya untuk membuat pelanggan membeli produk dengan harga yang lebih mahal dengan memberikan fitur tambahan.

Cross-selling ini contohnya adalah topping pada minuman, sedangkan Upselling contohnya menjual paket makanan dengan mendapat gratis minum.

Penerapan strategi cross-selling dan up selling dalam penjualan bisa meningkatkan customer retention.

Kedua teknik ini sebenarnya tidak hanya berlaku untuk barang dan barang saja. Bahkan bisa dilakukan untuk barang dan pelayanan.

Misalnya, membeli dengan minimal tertentu maka pelanggan akan mendapatkan gratis ongkos kirim.

Customer Retention
Sumber: Freepik

Membuat Program Customer Loyalty

Cara selanjutnya untuk meningkatkan customer retention adalah dengan membuat program customer loyalty.

Jadi program ini biasa diterapkan oleh banyak perusahaan dan akan memberikan reward pada pelanggan yang mengumpulkan poin tertentu ketika belanja.

Selain ada reward, membuat program customer loyalty ini membuat hubungan dengan pelanggan menjadi lebih personal.

Karena biasanya banyak penawaran menarik yang akan kamu berikan untuk pelanggan dari program customer loyalty ini.

Dengan begitu, pelanggan jadi akan sering membeli produk atau menggunakan layanan kamu dan bisa meningkatkan customer retention.

Personalisasikan Pengalaman Pembeli

Nah, ketika berbelanja setiap pelanggan pasti tidak hanya punya keinginan untuk membeli produk atau barang saja.

Mereka ingin mendapatkan pengalaman pembelian yang positif.

Cara ini tentu saja bisa membuat mereka kembali lagi untuk berbelanja dan meningkatkan customer retention.

Personalisasikan pengalaman pembeli ini misalnya meminta pengunjung untuk mengisi formulir, kritik, saran, dan sebagainya.

Sebagai reaksi dari pengunjung itulah, kamu akan memberikan reward ke mereka yang bisa saja berupa voucher dan sebagainya.

Di formulir yang mereka isi tersebut, meminta mereka untuk mengisi nama, alamat email, dan tanggal lahir.

Tujuannya agar bisa memberikan penawaran yang lebih personal.

Temui Customer dimanapun Keberadaannya

Ketika kamu memahami customer mu, artinya kamu tahu siapa mereka, apa yang mereka inginkan, apa keluhan mereka, dan dimana saja mereka menghabiskan waktunya.

Jadi, kamu bisa menemui mereka dimanapun keberadaannya dengan menggunakan internet.

Buatlah konten baik itu blog, website, video, sosial media, dan sebagainya yang memenuhi keingintahuan mereka terhadap bisnis atau produk yang kamu tawarkan.

Dengan melakukan hal tersebut, kamu akan meningkatkan customer retention dan membuat hadiran customer tidak hanya sebagai hubungan bisnis saja. Tapi lebih dari itu.

Customer Retention
Sumber: Freepik

Customer Retention Tinggi, Customer Lama Tak Akan Lari

Meningkatkan customer retention memang intinya adalah mempertahankan customer lama agar tidak berpaling ke lain hati.

Semakin bagus pelayanan yang diberikan, pelanggan lama ini akan semakin suka dengan perkembangan bisnis.

Bahkan biasanya mereka akan merekomendasikan produk atau layanan yang kamu tawarkan ke orang-orang terdekat mereka.

Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan pelanggan baru tanpa perlu mengeluarkan budget tambahan lagi.

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?

Artikel

Lainnya


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!