Apa itu Ekstensi Domain?6 min read

ekstensi domain adalah
Hi DomaiNesians! Apakah kamu ingin membuat website? Tapi tidak tahu harus mulai dari mana? Tenang-tenang! DomaiNesia akan memberikan beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang website. Dari mulai pengertian website, cara memberi nama website, menggunakan .COM, .NET, .ID atau yang lainnya, mengenal ekstensi domain hingga bagaimana cara mendapatkan nama website. Nah untuk pemula, jangan takut untuk membuat website ya! Ada banyak cara mudah yang bisa kamu gunakan kok. Selain cara buat web, pemilihan ekstensi domain adalah hal yang juga membingungkan bagi sebagian orang. Ingin menggunakan .COM, .NET, .ID atau domain antimainstream seperti .ONLINE atau .SITE? Semua harus dipikirkan matang-matang karena itu menyangkut branding kamu. Pada panduan ini akan kita kupas tuntas semua tentang website. Yuk cari tahu!

Apa itu Website?

Pernah mendengar kata website kan? Sekarang jaman serba canggih, semua bisa dicari melalui Google. Ketika kamu ingin mencari informasi tentang “cara buat website” misalnya. Kamu hanya perlu ketik “cara buat website” kemudian akan muncul beberapa judul artikel yang membahas tentang hal tersebut. Nah judul artikel tersebut tersimpan dalam suatu website. Di dalam website, kita bisa melihat tulisan, gambar, video yang berisi berbagai informasi. Jadi dengan kata lain, website adalah bentuk tampilan atau halaman yang berisikan informasi data dalam bentuk tulisan, gambar atau video.

Lalu, bagaimana cara buat website?
Dimana tulisan, gambar dan video tersebut disimpan?
Bagaimana caranya agar website dapat diakses banyak orang?
Bagaimana suatu website dapat dikatakan “unik” sehingga dapat menjadi branding suatu perusahaan?
Oke, kita bahas satu per satu.

Website Memiliki Hosting

Hosting adalah tempat untuk menyimpan tulisan, gambar dan video di dalam website. Dikutip dari Wikipedia, Web hosting adalah suatu layanan bagi user yang berguna untuk menyimpan informasi, gambar, video dan beberapa konten lainnya yang akan diakses via website. Lebih mudahnya begini, website dianggap sebagai sebuah bangunan. Bangunan tersebut akan didirikan pada kavling tanah yang sudah dipetak-petak dengan ukuran tertentu. Nah, sepetak tanah tersebut dapat disebut Hosting. Nah di dalam hosting ini nanti, kamu bisa menyimpan semua data yang ada dalam website. Termasuk website itu sendiri. Perlu kamu tahu, bahwa website dibangun oleh berbagai kode pemrograman yang rumit.

Website Memiliki Domain

Website memiliki nama tertentu sebagai ciri khas atau branding. Biasanya bersifat unik dan hanya dapat dimiliki 1 user. Nama unik tersebut biasa disebut dengan domain. Domain adalah nama website atau alamat dari sebuah website. Jika diibaratkan, domain merupakan sebuah alamat yang akan menuntun pengunjung menuju ke lokasi kavling atau bangunan. Domain dapat terdiri dari nama domain dan ekstensi domain. Nama domain adalah nama website kamu. Sedangkan ekstensi domain adalah akhiran dari domain seperti .com, .id, .co.id , .net dan masih banyak lagi. Sebagai contoh,
domainesia.com
domainesia = nama domain
.com = ekstensi domain

Jadi, jika kamu ingin membuat website pastikan memiliki hosting (sebagai tempat untuk meletakkan tulisan, gambar, video) dan domain (agar memiliki nama website)

Agar lebih jelas, kamu bisa baca panduan Apa itu Domain, Hosting, SSL dan Website

Ekstensi Domain Adalah

Ekstensi domain adalah kata yang berada di sebelah kanan dari nama domain. Masih ingat kan? Ekstensi domain adalah sesuatu hal yang perlu dipikirkan sebelum membuat website lho. Karena hal tersebut dapat menjadi ciri khas atau branding diri kamu atau perusahaan kamu. Namun, banyak customer merasa kebingungan harus memilih ekstensi domain apa untuk website mereka.

Apakah harus pilih .COM seperti kebanyakan website?
Apakah harus pilih .NET agar keren?
Apakah harus pilih .ONLINE agar antimainstream dengan website lainnya?
Apakah harus pilih .ID karena termasuk warga Indonesia?
Apakah harus pilih .STORE karena ingin membangun toko online?
Hmmm…

Jangan bingung! Sebenarnya ekstensi domain memiliki berbagai jenis lho. Jadi tiap domain memiliki fungsi masing-masing. Ada yang termasuk domain TLD atau Top Level Domain. Ada juga yang termasuk Top Level Domain Indonesia.
Adapun yang termasuk Top Level Domain yaitu:

Generic Top Level Domain (gTLD)

gTLD merupakan salah satu TLD yang sifatnya general.
Sebagai contoh yaitu,
.com : digunakan untuk keperluan komersial
.org : digunakan untuk keperluan organisasi
.net : digunakan untuk keperluan internet/ network
.edu : digunakan untuk pendidikan
.info : digunakan untuk keperluan informasi
.name : digunakan untuk keperluan web pribadi
.net : digunakan untuk keperluan internet
.org : digunakan untuk keperluan organisasi
.pro : digunakan untuk keperluan profesional
.aero : digunakan untuk perusahaan penerbangan
.asia : digunakan untuk domain di asia
.cat : digunakan untuk kategori
.coop : digunakan untuk perusahaan cooperation
.edu : digunakan untuk pendidikan
.gov : digunakan untuk pemerintahan
.int : digunakan untuk internasioal
.jobs : digunakan untuk pekerjaan
.mil : digunakan untuk militer
.mobi : digunakan untuk keperluan mobile communication
.tel : digunakan untuk telekomunikasi
.museum : digunakan untuk website musium
.travel : digunakan untuk perjalanan

Country code Top Level Domain (ccTLD)

ccTLD merupakan TLD yang didasarkan pada kode negara.
Sebagai contoh yaitu,
.id : digunakan untuk nama domain di Indonesia
.sg : digunakan untuk nama domain di Singapura
.us : digunakan untuk nama domain di Amerika Serikat
.my : digunakan untuk nama domain di Malaysia
.au : digunakan untuk nama domain di Australia
.de : digunakan untuk nama domain di Jerman

New Generic Top Level Domain (NgTLD)

NgTLD merupakan salah satu domain baru TLD yang sifatnya general.
Sebagai contoh yaitu,
.tech : digunakan untuk keperluan website dengan topik teknologi dan pendidikan
.site : digunakan untuk profesional website, bisnis online, personal website
.space : digunakan untuk desainer, fotografer, startup, industri kreatif, freelancer ataupun blogger
.store : digunakan untuk toko online, website bisnis lokal, commerce, website retail
.online : digunakan website perusahaan, website startup, profil personal dan blog

Top Level Domain Indonesia

Selain terdapat domain TLD, kamu juga bisa menggunakan Top Level Domain Indonesia. Di Indonesia semua ekstensi domain .id dikelola oleh PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia). Semua ekstensi domain yang dikelola PANDI ini tidak boleh sembarangan digunakan. Anda perlu memenuhi persyaratan tertentu sebelum memiliki beberapa ekstensi domain ini seperti KTP, surat ijin usaha dan sebagainya. Adapun jenis dari Top Level Domain Indonesia yaitu,
.ac.id : digunakan untuk lingkungan akademik/perguruan tinggi
.co.id : digunakan untuk kepentingan komersial
.or.id : digunakan untuk organisasi
.sch.id : digunakan untuk sekolah
.go.id : digunakan untuk instansi pemerintah

Jadi, Domain Apa Yang Harus Saya Pilih?

Walaupun setiap domain memiliki fungsi penggunaannya masing-masing seperti penjelasan di atas, kamu bisa pilih sesuai keinginan lho. Namun pastikan kamu perhatikan beberapa hal berikut:

1. Website Yang Ingin Dibuat

Ekstensi domain adalah hal yang cukup penting karena menyangkut nama suatu website. Namun yang paling penting adalah tentukan nama website yang ingin dibuat terlebih dahulu. Nama website adalah branding dan ciri khas kamu lho ya!

Jangan terlalu panjang memberikan nama domain!
Jangan menggunakan kata-kata yang susah diingat customer!
Pastikan memilih nama domain yang sesuai dengan branding dan tujuan pembuatan website

Sebagai contoh, ingin membuat website untuk perusahaan atau toko online yang ingin kamu buat. Kamu bisa gunakan tokoonline(dot)com, tokoonline(dot)id dan sebagainya. Jika ingin membuat website resep masakan, kamu bisa gunakan masakanindonesia(dot)com atau dapurimakanan(dot)com dan sebagainya. Selalu sesuaikan tujuan pembuatan website dengan nama website ya.

2. Perhatikan Ekstensi Domain

Walaupun kamu bebas memilih ekstensi domain, namun ada beberapa website yang diwajibkan menggunakan ekstensi tersebut. Misalnya website perguruan tinggi harus menggunakan .ac.id. Website sekolah harus menggunakan .sch.id. Website instansi pemerintah harus menggunakan .go.id.

3. Perhatikan Harga Domain dan Harga Perpanjangan

Karena domain digunakan sebagai branding suatu perusahaan, maka kehadirannya sangat penting. Untuk itu, selalu cek harga domain sewaktu order dan perpanjang domain. Jika sedang promo diskon, biasanya harga domain menjadi lebih murah. Coba cek halaman domainesia.com/promo untuk mengetahui promo yang sedang berlangsung. Sebelum menjatuhkan pilihan, pastikan kamu tahu harga perpanjang domain setahun kedepannya. Jangan sampai kaget kalau misal harganya berbeda. Biasanya penyedia domain dan hosting terbaik akan memberikan harga order dan perpanjang secara transparan. Di DomaiNesia kamu bisa cek di halaman domainesia.com/harga-domain

Nah bagaimana? Sudah tahu apa itu ekstensi domain kan? Ekstensi domain adalah kata yang berada di sebelah kanan dari nama domain. Biasanya berbentuk .COM, .NET, .ID dan sebagainya. Agar lebih jelas, DomaiNesia memiliki infografis yang akan memudahkan kamu berikut.

ekstensi domain adalah

Salam,

Tim DomaiNesia

Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!

Komentar