• Home
  • Berita
  • Apa itu Social Commerce? Mengenal Kelebihan dan Tips Social Commerce

Apa itu Social Commerce? Mengenal Kelebihan dan Tips Social Commerce

Oleh Ratna Patria

Apa itu Social Commerce?

Social commerce adalah kegiatan menjual produk di media sosial. Mulai dari menemukan produk, riset produk dan proses pembayaran berlangsung di platform media sosial.

Social commerce
Sumber: Pexels

Sederhananya adalah ketika kamu me-scroll timeline Instagram dan melihat piyama dengan motif lucu, kamu bisa langsung klik Shop Now kemudian menyelesaikan semua proses pembelian di Instagram tanpa harus keluar aplikasi atau website.

Setelah selesai membeli, kamu bisa terus me-scroll atau mengupload foto di Instagram.

Beda Social Commerce, E-Commerce dan Social Selling

Apakah kamu pernah berbelanja di e-commerce? Ketika berbelanja di e-commerce biasanya kamu akan membuka website atau aplikasi sampai semua proses pembelian selesai.

Nah, kalau social commerce, kamu berbelanja produk di aplikasi media sosial tanpa harus membuka aplikasi e-commerce untuk menyelesaikan pembelian.

Berbeda juga dengan social selling, kalau social selling itu menggunakan media sosial untuk menemukan akses kontak calon pelanggan, menjalin hubungan dan memelihara prospek penjualan dari para calon pelanggan.

Kelebihan Social Commerce

Setelah kamu mengetahui perbedaan istilah-istilah penjualan di media sosial, mungkin kamu sekarang berpikir untuk menggunakan media sosial sebagai tempat menjual produk.
Ini adalah beberapa alasan kamu wajib mencoba social commerce:

Berbelanja menjadi Social Experiences

Calon pelanggan akan menjadi lebih interaktif karena mereka bisa berkonsultasi dengan teman tentang proses pembelian, memposting piyama baru yang sedang trend di story.

Pelanggan juga bisa berkomentar di postingan penjual tanaman favoritmu atau juga bisa membaca semua komentar dari para pembeli tanaman Monstera sebelum kamu memutuskan untuk membeli produk.

Mudah dengan Sekali Klik

Ketika calon pelanggan harus keluar dari aplikasi media sosial dan masuk ke website untuk memasukkan produk ke keranjang pembelian, mereka akan kehilangan momen dan perhatian tentang brand atau produk.

Melihat produk dan bisa langsung membeli dengan sekali klik adalah cara singkat yang mungkin disukai calon pelanggan ketika berbelanja tanpa harus meninggalkan postingan.

Media Sosial Penghasil Uang

Banyak calon pelanggan yang mencari tahu terlebih dahulu produk yang akan mereka beli di media sosial seperti Instagram dan Facebook.

Ini bisa menjadi kesempatan bagi kamu untuk menjual apa yang mereka cari di media sosial tanpa harus membuka banyak halaman website.

Melibatkan Calon Pembeli

Selain proses yang cepat, kelebihan lainnya adalah mempermudah kamu mendapatkan feedback dari pelanggan.

Ketika kamu mengupload katalog produk, calon maupun pelangganmu akan memberitahu apa yang mereka suka dan tidak.

Ini bisa menjadi pertimbangan selanjutnya ketika kamu ingin mengembangkan produk bisnis.

Di media sosial, kamu memiliki data audiens dan banyak kesempatan untuk mengobrol di kolom komentar atau saling membalas pesan.

Kesukaan Para Milenial dan Gen Z

Kalau produk yang kamu jual memiliki target audiens dengan usia 18-34 tahun, ini adalah cara yang tepat karena mereka menyukai hal instan seperti berbelanja sambil scrolling timeline media sosial.

Social commerce
Sumber: Pexels

Target Audiens yang Luas

Berjualan di media sosial merupakan peluang yang bagus karena kamu bisa mengetahui demografis calon pelanggan.

Produk yang kamu tawarkan bisa langsung diiklankan ke audiens tertentu yang menyukai produkmu, cara ini tidak bisa dilakukan oleh e-commerce dan marketing tradisional.

Platform Media Sosial Terbaik

Saat ini banyak sekali platform media sosial yang tersedia tetapi hanya beberapa yang bisa digunakan untuk social commerce.

Facebook Shops

Facebook shops dapat diakses dari Facebook Page, profile Instagram ataupun Instagram Shopping ads.

Facebook shops dapat dikustomisasi seperti font dan warna yang sesuai dengan brandingmu serta katalog produk yang bisa diimport dari websitemu.

Calon pelanggan dapat melakukan pembayaran di aplikasi atau chat messenger, atau arahkan ke websitemu.

Instagram Shops

Untuk membuat Instagram shops, kamu perlu membuat akun Instagram bisnis terlebih dahulu dan menghubungkannya ke Facebook Page. Instagram shops hanya bisa menjual produk, bukan jasa atau servis.

Setiap produk di postingan feeds akun bisnismu memiliki halaman detail yang menampilkan harga dan deskripsi produk. Instagram shops memiliki fitur tag produk di story atau feeds.

Pinterest

Pinterest memberikan fitur Product Pins untuk setiap akun bisnis dan ditampilkan di Pinterest Shop brand.

Calon pelanggan tidak bisa membeli di aplikasi, ketika mengklik pot tanaman, mereka akan diarahkan ke e-commerce untuk melakukan transaksi pembelian.

Snapchat

Sejak Juli 2020, Snapchat meluncurkan fitur Brand Profiles yang memungkinkan calon pelanggan bisa mengeksplor dan membeli produk langsung dari aplikasi.

Seperti pada profile Kylie Cosmetics, dengan fitur Swipe up to Shop memudahkan calon pelanggan membeli produk mereka di aplikasi.

Tips dan Trik

Katalog dan konten produk yang menarik menjadi alasan calon pembeli tertarik dengan barang jualanmu, selain itu kamu juga perlu merespon mereka yang bertanya dan memposting produkmu di story mereka.

Selain konten yang menarik, calon pembeli merasa semakin yakin untuk membeli ketika membaca ulasan dari pembeli sebelumnya.

Minta pembelimu untuk memberi ulasan, setelah itu kamu bisa menjadikannya konten untuk di posting seperti video dari pembeli ataupun kumpulan komentar positif tentang produkmu.

Mengetahui siapa saja target audiensmu juga menjadi hal yang penting karena bisa membantu dalam strategi marketing bisnismu.

Social commerce
Sumber: Pexels

Jangan sampai kamu salah menargetkan, karena di media sosial kamu bisa mendapatkan data demografi calon pembeli.

Setelah kamu mengetahui ulasan lengkap di atas, semoga kamu bisa menjadikan media sosial yang kamu punya sekarang menjadi sumber cuan. Selamat mencoba!

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?


Ahmad Ansori
April 6, 2021

Mantab kak, terimakasih informasinya.

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!