• Home
  • Berita
  • Feedback Adalah Sebuah Tanggapan, Yuk Cari Tahu Lebih Jauh!

Feedback Adalah Sebuah Tanggapan, Yuk Cari Tahu Lebih Jauh!

Oleh Mila Rosyida
No ratings yet.

Komunikasi adalah hal yang kita lakukan setiap hari sebagai makhluk sosial. Dalam berkomunikasi biasanya kamu akan mendapatkan umpan balik atau feedback.

Istilah feedback ini awalnya dikenal di dalam dunia ilmu komunikasi, namun lama-kelamaaan istilah ini diadopsi dalam kehidupan sehari-hari.

Feedback adalah salah satu tahapan terpenting dalam komunikasi. Biasanya kamu mendengar istilah feedback dari penjual atau penyedia layanan kan DomaiNesians? Ya feedback adalah hal penting yang dibutuhkan oleh penjual atau penyedia layanan untuk memperbaiki dan mengembangkan produk dan layanan yang diberikan.

Supaya kamu bisa mengetahui dan memberikan feedback dengan benar, alangkah baiknya untuk kamu menyimak artikel ini hingga akhir karena dalam pembahasan kali ini DomaiNesia akan menjelaskan apa itu feedback, jenis feedback, tips memberikan feedback, dan semua seputar feedback akan kita bahas sekarang.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk mulai membahas apa itu feedback.

Baca Juga : Apa itu Digital Marketing, & Cara Pemasaran Dengan Digital Marketing

Apa itu Feedback?

Apa itu feedback? Feedback adalah istilah bahasa Inggris yaitu “feed” yang artinya memberi dan “back” yang artinya kembali.

Jadi bisa dibilang bahwa feedback adalah kegiatan berkomunikasi antara dua belah pihak yang memberikan umpan balik dalam suatu topik pembahasan.

Feedback sering digunakan dalam dunia bisnis, seperti yang sudah kita bahas sebelumnya bahwa feedback adalah aktivitas yang bisa digunakan untuk sarana pengembangan produk dan layanan.

Saat kamu ingin memberikan feedback negatif pada sebuah produk maka lebih baik kamu melengkapinya dengan saran yang bisa kamu sampaikan agar produk tersebut bisa berkembang.

feedback adalah
Sumber : elements envato

Jangan hanya menyalahkan saja ya DomaiNesia kamu juga harus bisa membangun dengan memberikan saran positif! Contoh feedback dalam kegiatan sehari-hari yaitu ketika developer yang sudah membuat sebuah aplikasi yang diinginkan oleh pelanggan, lalu setelah itu developer akan mempresentasikan kepada pelanggan dengan tujuan untuk mendapatkan feedback agar aplikasi yang dibuat sesuai dengan ekspektasi pelanggan.

Contoh feedback yang lain yaitu ketika atasan yang memberikan feedback kepada karyawannya mengenai performa kerja maka feedback tersebut diberikan untuk memberi semangat dan motivasi kepada karyawan agar lebih semangat lagi dalam bekerja. 

Apa Saja Jenis Feedback?

Feedback masih terbagi menjadi beberapa bagian. Berikut akan kita bahas jenis feedback yang ada.

Feedback Netral

Jenis feedback yang pertama yaitu feedback netral. Feedback netral adalah jenis feedback yang sulit untuk dimengerti dan dipahami apakah positif atau negatif.

Biasanya orang yang memberikan feedback netral hanya terdiam dan tidak memberikan komentar apapun.

Feedback Internal

Jenis feedback berikutnya yaitu feedback internal. Jenis feedback ini adalah tanggapan yang berasal dari diri sendiri.

Contohnya ketika kamu menyampaikan tanggapan kepada seseorang lalu kamu mengubah dan merevisi tanggapan yang kamu sampaikan karena beberapa faktor tertentu. Nah hal itu termasuk ke dalam feedback internal. 

Feedback Eksternal

Selanjutnya jenis feedback adalah feedback eksternal. Berarti feedback ini berasal dari sisi pelanggan atau bisa juga dari sisi komunikator (orang yang memberi tanggapan).

Hal ini bisa ditandai dengan gerak-gerik, nada bicara, perilaku, dan ekspresi wajah yang diberikan oleh komunikator kepada komunikan (orang yang menerima tanggapan).

Feedback Positif

Feedback positif adalah jenis feedback yang menandakan bahwa komunikan mau bekerja sama dengan komunikator untuk memperbaiki, mengembangkan, dan membantu dalam satu bahasan tertentu.

Misalnya saat ada manajer yang memberikan feedback kepada karyawannya mengenai performa kerja, lalu karyawan menyampaikan apa yang mereka rasakan dan saran yang diberikan kepada manajer agar performa kerja menjadi lebih baik lagi. 

Sumber : elements envato

Feedback Negatif

Menjadi kebalikan dari feedback positif, jenis feedback negatif ini berarti komunikan tidak mau bekerja sama atau tidak setuju dengan apa yang disampaikan oleh komunikator. Contohnya saja ketika tidak menghiraukan feedback yang diberikan. 

Feedback Verbal

Berikutnya jenis feedback adalah feedback verbal yang disampaikan secara verbal oleh komunikan baik melalui komentar, interupsi saat komunikator menyampaikan informasi, atau tanggapan yang diberikan. Biasanya hal ini terjadi ketika presentasi sebuah produk kepada pelanggan.

Feedback Non-Verbal

Kebalikan dari verbal, jenis feedback ini disampaikan secara tidak langsung misalnya melalui ekspresi wajah, tulisan, kode, gerak-gerik tubuh, dan sebagainya. 

Manfaat Adanya Feedback Adalah….

Feedback memang terdiri dari berbagai jenis, namun manfaat dari feedback tetap sama. Apa saja manfaat feedback yang akan kamu dapatkan? Berikut penjelasannya. 

Modal untuk pengembangan produk

Feedback dari pelanggan adalah hal yang kamu butuhkan dalam mengembangkan produk. Dengan feedback yang diberikan kamu jadi tahu produk atau layanan seperti apa yang mereka butuhkan.

Maka produk atau layanan kamu akan terus berkembang dan mampu menyesuaikan kebutuhan pasar yang berakibat pada penjualan yang meningkat.

Gambaran untuk calon pelanggan

Tidak semua orang mengetahui produk dan jasa yang kamu tawarkan. Maka dari itu calon pelanggan bisa melihat dari feedback yang diberikan oleh pelanggan yang lain. Dengan begitu mereka akan mengetahui gambaran dan juga kualitas yang akan didapatkan.

Sumber : elements envato

Selalu mengikuti perkembangan tren 

Terakhir, manfaat feedback adalah untuk mengetahui tren dan kebutuhan pelanggan.

Dalam berbisnis, tidak sedikit loh dari para pelaku bisnis yang tidak mengikuti perkembangan tren yang menyebabkan produknya mengalami penurunan penjualan.

Maka dari itu manfaat feedback adalah memberikan informasi mengenai tren terbaru yang diberikan oleh pelanggan terhadap produk mu.

Dan kamu bisa mengembangkann produk sesuai dengan tren yang ada agar produk mu masih menjadi pilihan bagi pelanggan. 

Tips Memberikan Feedback

Setelah beberapa pembahasan mengenai apa itu feedback, sekarang kita beralih ke poin selanjutnya yaitu tips memberikan feedback yang baik. Sudah siap untuk membahasnya? Atau kamu masih bingung mengenai apa itu feedback? Tidak kan! Yuk bahas tipsnya sekarang!

Utarakan feedback secara jelas

Penyampaian feedback adalah kunci dari keberhasilan feedback itu sendiri. Maka dari itu, sampaikan feedback secara singkat, padat, dan jelas.

Hal ini dibutuhkan agar tidak terjadi salah paham antara pemberi feedback dan penerima feedback.

Selain menghindari kesalahpahaman, feedback yang jelas akan memudahkan penerimanya untuk memahami dan mencerna tanggapan tersebut.

Sampaikan feedback secara privat dan langsung

Kita sudah tahu bahwa feedback ditujukan untuk membangun atau mempertahankan kualitas. Maka dari itu, jika kamu menyampaikan feedback sebaiknya disampaikan secara privat apalagi jika sifatnya negatif.

Apabila ingin menyampaikan feedback negatif maka kamu harus menyampaikannya secara langsung, tertutup, dan jangan lupa untuk memberikan saran yang membangun ya DomaiNesian!

Sumber : elements envato

Ciptakan suasana nyaman sebelum menyampaikan feedback

Dalam menyampaikan feedback maka kamu harus mampu menciptakan suasana yang nyaman bagi kedua pihak.

Suasana menjadi bagian penting sebelum menyampaikan feedback karena hal ini berpengaruh dalam penerimaan feedback nantinya.

Jangan langsung tersulut emosi karena hal itu bisa membuat suasana menjadi buruk dan feedback yang kamu berikan tidak bisa ditangkap dengan baik. 

Beri kesempatan penerima feedback untuk menanggapi

Komunikasi yang berkualitas dan baik adalah komunikasi yang terjadi secara dua arah. Maka dari itu meskipun kamu menyampaikan feedback, alangkah lebih baiknya untuk memberikan ruang untuk penerima feedback dalam menanggapi.

Jangan langsung dipotong ya! Karena hal tersebut justru memperburuk suasana juga. Misalnya saja saat manajer berkomunikasi dengan karyawannya maka manajer harus memberikan ruang kepada karyawannya karena mereka juga memiliki hak untuk mengutarakan pendapatnya. 

Follow up

Tips terakhir dalam menyampaikan feedback adalah jangan lupa untuk selalu melakukan follow up atau menindak lanjuti.

Hal ini ditujukan agar kamu mengetahui perkembangan dari feedback yang kamu berikan terutama jika kamu memberikan feedback kepada karyawan.

Jadi kamu bisa melihat perkembangan dan peningkatan yang sudah mereka lakukan.

Bagaimana Cara Mendapatkan Feedback?

Pembahasan kali ini cocok untuk kamu yang memiliki bisnis karena kita akan membahas bagaimana cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan feedback. Begini caranya.

Membuat grup khusus pelanggan

Grup pelanggan ini biasanya berisi pelanggan loyal karena dengan grup tersebut pemilik bisnis akan terus memberikan informasi terkini mengenai produk, promo yang sedang berlangsung, dan produk baru yang ditawarkan.

Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan grup khusus ini untuk mendapatkan feedback langsung dari pelanggan mu.

Survei

Survei adalah teknik marketing yang ditujukan agar mendapatkan feedback dari pelanggan.

Dengan daftar pertanyaan yang diajukan maka pelanggan bisa menjawabnya berdasarkan pengalaman yang dirasakan ketika menggunakan produk mu.

Nah dengan feedback yang diberikan tadi kamu akan mengetahui kebutuhan mereka, preferensi, dan persepsinya. 

Media sosial

Media sosial juga bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan feedback dari pelanggan. Bisa dari direct message atau bahkan kolom komentar.

Biasanya saat pelaku bisnis mengunggah produknya maka akan mengundang pelanggan untuk memberikan feedback mengenai produk tersebut.

Selain bisa dimanfaatkan sebagai digital marketing, media sosial juga bisa kamu manfaatkan untuk berkomunikasi dengan pelanggan terutama dalam memberikan feedback.

Sumber : elements envato

Google my business

Google my business adalah salah satu layanan yang dimiliki oleh Google yang bisa dimanfaatkan oleh kamu para pemilik bisnis.

Selain mampu memberikan informasi seputar bisnis kepada calon pelanggan, Google my business juga bisa kamu gunakan untuk mengumpulkan feedback dari pelanggan. 

Sudah Paham Apa itu Feedback?

Apa itu feedback? Apakah kamu sudah bisa menjawab pertanyaan tersebut? Yups, feedback adalah tanggapan yang diberikan oleh seseorang saat proses komunikasi terjadi.

Feedback ini bisa berupa komentar, pernyataan langsung, interupsi, bahasa tubuh, dan masih banyak lagi. Selain itu terdapat beberapa jenis feedback seperti jenis feedback positif, jenis feedback negatif, verbal, non verbal, internal, eksternal, dan jenis feedback netral.

Namun ada beberapa tips yang harus kamu perhatikan jika ingin menyampaikan feedback seperti feedback disampaikan secara jelas dan privat, bangun suasana yang nyaman, berikan kesempatan kepada penerima feedback untuk berkomentar, dan jangan lupa untuk melakukan follow up untuk mengetahui perkembangannya.

Bagaimana? Cukup mudah kan memahami apa itu feedback? Jadi bisa disimpulkan bahwa feedback adalah hal yang penting untuk kamu terima agar produk mu bisa berkembang dan mengikuti kebutuhan pelanggan.

Mila Rosyida

Halo ! I'm a Technical Content Specialist in DomaiNesia. I love learn anything about Technical, Data, Machine Learning, and more Technology.

Artikel

Lainnya


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!

Hosting Murah