Mata Uang Digital Berbasis Kriptografi, Cryptocurrency

Saat ini investasi tidak hanya bisa dilakukan di dunia nyata saja, dengan aset yang memiliki bentuk fisik seperti emas atau tanah. Kamu bisa berinvestasi di dunia digital lho, DomaiNesians. Meskipun transaksi tidak dilakukan di dunia nyata, bukan berarti investasi kamu cuma halu, ya. Di dunia digital ada istilah cryptocurrency, yang merupakan sebuah mata uang digital berbasis kriptografi. Salah satu cryptocurrency yang terkenal adalah Bitcoin. Sebetulnya tidak hanya Bitcoin, beberapa jenis cryptocurrency lain misalnya Litecoin, Ripple, Paycoin, Darkcoin, atau Dogecoin memiliki konsep yang sama, namun memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda.

Mengenal Istilah Cryptocurrency

mata uang digital

Sumber: pexels

Cryptocurrency berasal dari dua kata yaitu, crypto atau cryptography, dan currency. Cryptography merupakan ilmu yang mempelajari tentang persandian, sementara currency berarti nilai mata uang. Maka cryptocurrency adalah mata uang digital yang dibuat menggunakan konsep cryptography. Menurut Bruce Scheiner, cryptography atau kriptografi adalah ilmu pengetahuan dan seni menjaga pesan-pesan agar tetap aman. Kriptografi mengamankan pesan yang dikirim oleh pengirim dengan menggunakan ilmu matematika, sehingga pesan sampai kepada penerima tanpa ada gangguan dari pihak ketiga. Mengirim pesan dengan kriptografi sudah dilakukan sejak zaman dulu oleh bangsa Mesir dan Romawi meskipun dalam bentuk yang masih sederhana.

Kemudian kriptografi dikembangkan untuk digunakan sebagai transaksi keuangan online. Karena menggunakan metode kriptografi, mata uang ini tidak bisa dipalsukan. Uang digital yang pertama diluncurkan adalah Bitcoin. And that’s why Bitcoinlah yang sampai sekarang lebih dikenal daripada Altcoin yang lainnya. Bitcoin dikembangkan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009. Tidak seperti mata uang konvensional yang diatur oleh bank, mata uang digital tidak diatur oleh siapapun. Secara umum, naik atau turun nilai mata uang hanya ditentukan oleh mekanisme pasar.

Beberapa kelebihan Bitcoin adalah transparansi, dimana semua pengguna bisa melihat transaksi yang dilakukan. Pengguna bisa melakukan transaksi kemana saja dengan biaya transaksi yang rendah. Keamanan terjamin karena menggunakan sistem kriptografi, sehingga pemalsuan transaksi tidak bisa dilakukan. Satoshi Nakamoto juga membatasi jumlah Bitcoin yang dijual, hanya akan ada 21 juta keping untuk seluruh dunia.

Gimana Sih Cara Kerja Cryptocurrency?

Sumber: Pexels

Ada dua proses dalam kriptografi, yaitu enkripsi dan dekripsi. Kedua proses inilah yang membedakan transaksi menggunakan kriptografi dengan transaksi konvensional yang selama ini dilakukan oleh masyarakat kebanyakan. Transaksi konvensional harus melalui perantara, seperti bank atau ATM. karena transaksi melalui perantara, terkadang kita harus membayar biaya tambahan untuk administrasi, seperti saat melakukan transaksi ke bank yang berbeda. Sementara dengan metode kriptografi, transaksi dari pengirim ke penerima tidak melalui perantara. Ada sebuah sistem yang membuat pengguna bertransaksi dengan aman. Sistem tersebut dikenal dengan nama blockchain.

Secara sederhana blockchain merupakan buku yang memuat setiap transaksi dalam sebuah sistem. Blockchain tidak bisa diretas, berbeda dengan sistem di bank konvensional yang bisa saja diretas oleh seorang hacker. Jika hacker ingin meretas blockchain, ia harus meretas sistem semua pengguna blockchain. Untuk bisa berkecimpung di dunia cryptocurrency itu sendiri, kamu harus membeli koin Bitcoin dengan nominal tertentu, atau menjadi seorang penambang. Namun untuk menjadi seorang penambang, kamu memerlukan perangkat komputer yang canggih untuk mencatat semua aktivitas transaksi. Seorang miner akan mendapatkan komisi berupa uang virtual dari aktivitas tersebut.

Setelah membeli koin Bitcoin dengan nominal tertentu, selanjutnya kamu harus memantau harga jual koin tersebut. Konsep besarnya sama seperti jual beli saham. Membeli saat harga saham sedang turun, lalu menjual kembali ketika nilai jual sedang tinggi atau naik.

Baca juga: Crypto Coin Miner: Modus Baru Hacker Setelah Ransomware

Mata Uang Digital di Indonesia

mata uang digital

Sumber: Pexels

Peminat cryptocurrency di Indonesia cukup banyak, terutama Bitcoin. Di Indonesia sendiri kehadirannya belum diterima seutuhnya. OJK menilai perdagangan mata uang digital tersebut memiliki resiko yang relatif tinggi karena bersifat spekulatif. Reza Priyambada, selaku pengamat keuangan juga mengiyakan resiko tinggi investasi mata uang digital, yang justru akan merugikan investor.

Bitcoin sebetulnya bisa menjadi alat pembayaran, namun pemerintah melalui Bank Indonesia menghimbau para merchant untuk tidak menerima pembayaran dengan Bitcoin. Alasan sebenarnya Bank Indonesia melarang cryptocurrency adalah untuk mencegah kasus pencucian uang dan pendanaan terorisme, sekaligus menjaga kedaulatan mata uang Rupiah. Hal tersebut juga ditekankan pada Undang-undang No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, Bank Indonesia hanya mengakui Rupiah sebagai alat pembayaran sah di Indonesia.

Masyarakat juga dihimbau untuk memilih investasi lain yang lebih aman. Pasalnya mata uang digital memiliki fluktuasi yang tidak stabil dan kenaikan nilainya sangat cepat. Meskipun tidak didukung oleh pemerintah, pertumbuhan investor Bitcoin di Indonesia tetap banyak. Mata uang digital tetap diburu oleh investor karena dinilai bisa memberikan uang yang menjanjikan.

Manfaat Lain Dari Teknologi Blockchain

maya uang digital

Sumber: Pexels

Keamanan adalah hal utama yang dipertimbangkan ketika ingin melakukan transaksi. Teknologi blockchain yang digunakan dalam transaksi mata uang digital, bisa dimanfaatkan untuk hal lain, yang juga memerlukan sistem keamanan untuk menjaga datanya tetap rahasia. Internet of Everything, Internet of Battlefield Things dan Internet of Medical Things adalah contoh sistem yang memerlukan teknologi blockchain. Bahkan pemerintah dan organisasi pun perlu teknologi blockchain untuk dimanfaatkan sebagai pengaman dalam menjaga keutuhan data dari segala aktivitas pencatatan transaksi, peristiwa, sertifikat serta kepemilikan yang dalam pemerintah atau organisasi. Pemanfaatan teknologi blockchain oleh organisasi atau pemerintah dibagi menjadi dua, yaitu penyediaan layanan dan mengatur transaksi, serta menetapkan bagaimana teknologi blockchain tersebut seharusnya digunakan.

Teknologi blockchain juga bisa dimanfaatkan oleh perusahaan dibidang manajemen proyek konstruksi. Manajemen proyek konstruksi selalu melibatkan beberapa perusahaan, yang juga berbentuk peer-to-peer, sama seperti pola komunikasi teknologi blockchain. Dengan menerapkan teknologi blockchain, diharapkan akan meningkatkan kepercayaan pada masing-masing perusahaan. Komunikasi yang biasa diterapkan oleh perusahaan manajemen proyek konstruksi adalah komunikasi yang terpusat. Teknologi blockchain bisa diterapkan ke pola komunikasi ini, dimana sistem akan mengelola informasi yang meliputi siapa melakukan apa dan kapan kegiatan tersebut terlaksana. Informasi tersebut bisa menjadi dasar dan bukti pertanggungjawaban atas apa yang dilakukan. Teknologi blockchain juga bisa dimanfaatkan untuk menjaga kerahasiaan data yang dihasilkan sensor pada ruang penyimpanan material.

Baca juga: Move On ke PHP 7.2? Siapa Takut!

Kesimpulan

Cryptocurrency adalah sebuah mata uang digital yang berbasis cryptography. Cryptography atau kriptografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang persandian. Bitcoin adalah salah satu jenis cryptocurrency yang terkenal, khususnya di Indonesia. Cara kerjanya hampir sama dengan jual beli saham. Pemerintah Indonesia tidak mendukung adanya investasi mata uang digital, namun peminat Bitcoin di Indonesia cukup banyak. Kehadirannya di Indonesia masih menjadi perdebatan. Dari kalangan pemerintah tidak banyak yang mendukung, namun beberapa pakar mengatakan bahwa Bitcoin seharusnya dibuatkan regulasi supaya memiliki sistem yang jelas.

Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!
>