• Home
  • Tips
  • Belajar Email Marketing: Pengertian, Manfaat, Jenis, Strategi, dan Tipsnya

Belajar Email Marketing: Pengertian, Manfaat, Jenis, Strategi, dan Tipsnya

Oleh Ratna Patria
Belajar Email Marketing: Pengertian, Manfaat, Jenis, Strategi, dan Tipsnya 1

Email marketing merupakan salah satu strategi digital marketing yang digunakan untuk mengirim pesan, informasi, edukasi, promosi, atau follow-up kepada audiens melalui email. Channel ini bisa membantu bisnis membangun hubungan dengan pelanggan, meningkatkan penjualan, dan menjaga loyalitas secara lebih personal.

Meski terlihat sederhana, email marketing tidak hanya soal mengirim email sebanyak mungkin. Agar efektif, bisnis perlu memahami cara membangun email list, membuat segmentasi, menulis pesan yang relevan, memilih jenis email yang tepat, dan mengukur performa campaign.

Di artikel ini, kamu akan mempelajari pengertian email marketing, manfaat, jenis-jenis email marketing, strategi menjalankannya, hingga tips agar email yang dikirim lebih relevan dan tidak mudah diabaikan penerima.

Pengertian Email Marketing

Email marketing adalah strategi pemasaran yang menggunakan email untuk berkomunikasi dengan calon pelanggan, pelanggan, atau audiens yang sudah memberikan izin untuk menerima pesan dari bisnis. Pesan yang dikirim bisa berupa newsletter, promosi, edukasi produk, undangan event, survei, hingga email otomatis berdasarkan tindakan pengguna.

Contohnya, sebuah toko online mengumpulkan alamat email pelanggan melalui form newsletter. Setelah itu, toko tersebut bisa mengirim informasi diskon, rekomendasi produk, panduan memilih produk, atau pengingat keranjang belanja. Jika kontennya relevan, email marketing dapat membantu pelanggan mengambil keputusan dengan lebih cepat.

pengertian email marketing
Sumber : freepik

Karena berbasis izin, email marketing idealnya dijalankan dengan prinsip permission-based marketing. Artinya, email dikirim kepada orang yang memang bersedia menerima informasi dari brand. Prinsip ini penting agar komunikasi tidak terasa mengganggu dan reputasi pengirim tetap terjaga.

Manfaat Email Marketing

Email marketing memiliki banyak manfaat untuk bisnis, terutama jika digunakan sebagai bagian dari strategi digital marketing yang lebih luas.

Baca Juga:  10 Cara dan contoh Menulis Daftar Pustaka Untuk Karya Ilmiah

1. Membuat Komunikasi Lebih Personal

Email memungkinkan bisnis mengirim pesan yang lebih sesuai dengan kebutuhan penerima. Personalisasi bisa dilakukan dari hal sederhana seperti menyebut nama penerima, hingga rekomendasi produk berdasarkan riwayat pembelian atau minat tertentu.

Komunikasi yang personal membuat penerima merasa pesan tersebut lebih relevan. Dampaknya, peluang email dibuka, diklik, dan menghasilkan tindakan lanjutan bisa meningkat.

2. Meningkatkan Penjualan

Email marketing dapat mengarahkan audiens ke halaman produk, landing page, artikel, atau promo tertentu. Dengan CTA yang jelas, penerima email bisa langsung melakukan tindakan seperti membeli produk, mendaftar event, mengunduh materi, atau mengunjungi website.

Agar CTA lebih efektif, pastikan isi email sesuai dengan kebutuhan audiens. Kamu juga bisa membaca tips copywriting iklan untuk membantu membuat pesan promosi yang lebih jelas dan menarik.

3. Membangun Hubungan dengan Pelanggan

Email marketing membantu bisnis menjaga komunikasi setelah seseorang mengenal brand. Melalui newsletter, tips, edukasi produk, atau update berkala, pelanggan bisa terus mendapatkan informasi yang bermanfaat.

Komunikasi yang konsisten dapat memperkuat kepercayaan. Ketika pelanggan membutuhkan produk atau layanan yang relevan, brand yang sering memberikan value akan lebih mudah diingat.

4. Meningkatkan Brand Recognition

Email yang dikirim secara konsisten dengan desain, tone, dan pesan yang selaras dapat membantu audiens mengenali brand. Logo, warna, gaya bahasa, dan jenis konten yang konsisten akan membuat brand lebih mudah diingat.

5. Menambah Traffic ke Website

Email marketing bisa digunakan untuk mengarahkan pembaca ke artikel blog, halaman produk, landing page, atau halaman promo. Cara ini membantu website mendapatkan traffic dari audiens yang sudah tertarik dengan brand.

Untuk melacak traffic dari email ke website, gunakan parameter campaign yang rapi. Kamu bisa membaca artikel tentang UTM link agar performa campaign lebih mudah diukur.

6. Mengoptimalkan Waktu dan Budget

Email marketing bisa dijalankan secara otomatis dengan tools tertentu. Kamu dapat menyiapkan welcome email, reminder, follow-up, atau reactivation email berdasarkan jadwal dan tindakan pengguna. Dengan automasi, tim marketing dapat menghemat waktu tanpa kehilangan relevansi pesan.

7. Punya Jangkauan yang Luas

Email marketing memungkinkan bisnis menjangkau banyak pelanggan sekaligus, baik lokal maupun internasional. Namun, jangkauan luas tetap harus diimbangi dengan segmentasi agar pesan yang dikirim tidak terasa generik.

Jenis-Jenis Email Marketing

Setiap jenis email marketing memiliki tujuan yang berbeda. Pilih jenis email sesuai kebutuhan campaign dan tahap customer journey.

1. Email Selamat Datang

Email selamat datang dikirim kepada audiens yang baru saja mendaftar newsletter, membuat akun, atau bergabung ke daftar email. Jenis email ini berguna untuk memperkenalkan brand, menjelaskan manfaat berlangganan, dan mengarahkan pembaca ke langkah berikutnya.

2. Newsletter Email

Newsletter berisi update berkala seperti artikel terbaru, tips, informasi produk, promosi, atau insight industri. Jenis email ini cocok untuk menjaga hubungan dengan audiens dan membuat brand tetap hadir di benak pelanggan.

newsletter email marketing
Sumber : envato

Jika kamu menggunakan WordPress dan Mailchimp, kamu bisa mengikuti panduan membuat email newsletter Mailchimp di WordPress agar proses pengumpulan subscriber dan pengiriman email lebih terstruktur.

3. Email Khusus

Email khusus biasanya dibuat untuk satu pesan tertentu, misalnya pengumuman fitur baru, informasi perubahan layanan, atau penawaran spesifik. Karena fokusnya jelas, email ini cocok digunakan saat bisnis ingin mendorong satu tindakan utama.

4. Invitation Email

Invitation email digunakan untuk mengundang audiens mengikuti acara, webinar, peluncuran produk, workshop, atau kegiatan lainnya. Email ini perlu menjelaskan manfaat acara, waktu pelaksanaan, dan CTA pendaftaran yang mudah ditemukan.

Baca Juga:  Install Laravel di Windows untuk Pemula

5. Promotional Email

Promotional email berisi penawaran produk, diskon, bundling, voucher, atau campaign penjualan. Jenis email ini perlu menggunakan CTA yang jelas dan tidak dikirim terlalu sering agar audiens tidak merasa terganggu.

promotional email marketing dengan CTA
Sumber : envato

6. Email Survei

Email survei digunakan untuk meminta feedback dari pelanggan. Feedback ini bisa membantu bisnis memahami kepuasan pelanggan, kebutuhan pasar, atau bagian layanan yang perlu ditingkatkan.

7. Email Marketing Musiman

Email musiman dikirim pada momen tertentu seperti Ramadan, akhir tahun, Harbolnas, ulang tahun brand, atau campaign khusus. Jenis email ini efektif jika penawarannya relevan dengan momen dan kebutuhan audiens.

Strategi Email Marketing

Setelah memahami pengertian, manfaat, dan jenisnya, langkah berikutnya adalah menyusun strategi email marketing yang bisa dijalankan secara konsisten.

1. Menyiapkan Tools Email Marketing

Tools email marketing membantu kamu membuat desain email, mengatur daftar kontak, membuat automasi, melakukan segmentasi, dan membaca data performa. Beberapa tools yang sering digunakan antara lain Mailchimp, Sendinblue, Sumo, OptinMonster, dan platform email marketing lainnya.

Untuk email campaign berbasis Mailchimp, kamu bisa membaca panduan email campaign di Mailchimp. Jika ingin membandingkan salah satu alternatif platform, kamu juga bisa membaca pembahasan tentang Sendinblue.

2. Membangun Email List

Email list adalah daftar kontak yang berisi alamat email dan informasi lain dari calon pelanggan atau pelanggan. Daftar ini sebaiknya dibangun secara organik melalui form newsletter, lead magnet, event, pembelian, atau pendaftaran akun.

membangun email list untuk email marketing
Sumber : envato

Agar orang mau berlangganan, tawarkan value yang jelas. Contohnya diskon khusus, ebook, checklist, akses webinar, template, atau update konten yang benar-benar relevan dengan kebutuhan mereka.

3. Membuat Segmentasi Email List

Segmentasi adalah proses membagi daftar email ke dalam kelompok tertentu berdasarkan karakteristik atau perilaku. Kamu bisa membuat segmentasi berdasarkan pelanggan baru, pelanggan aktif, lokasi, minat, riwayat pembelian, open rate, atau audiens yang sudah lama tidak berinteraksi.

Segmentasi membantu email terasa lebih personal. Daripada mengirim pesan yang sama ke seluruh daftar, kamu bisa mengirim konten yang lebih sesuai dengan kebutuhan setiap kelompok.

4. Mengirimkan Email Blast dengan Bijak

Email blast adalah pengiriman email ke banyak kontak sekaligus. Cara ini berguna untuk newsletter, pengumuman, atau promosi besar, tetapi harus tetap dilakukan dengan segmentasi dan frekuensi yang wajar.

Jika ingin memilih platform yang tepat, kamu bisa membaca panduan tentang platform email blast agar campaign lebih mudah dikelola dan dianalisis.

5. Meningkatkan Open Rate Email

Open rate dipengaruhi oleh reputasi pengirim, subjek email, relevansi pesan, dan kebiasaan audiens. Gunakan subjek yang jelas, hindari clickbait, dan pastikan email dikirim kepada audiens yang memang relevan.

Kamu juga bisa melakukan A/B testing untuk menguji subjek email, pre-header, isi pesan, CTA, atau waktu pengiriman.

6. Menghindari Email Masuk Spam

Email bisa masuk spam karena berbagai faktor, seperti subjek yang menyesatkan, reputasi pengirim buruk, terlalu banyak lampiran, tidak ada unsubscribe link, atau autentikasi email yang tidak benar.

Gunakan alamat email bisnis yang kredibel, hindari kata-kata spam berlebihan, dan pastikan penerima memang memberikan izin. Untuk meningkatkan profesionalitas komunikasi, kamu bisa Lihat Email Hosting DomaiNesia.

7. Mengoptimalkan Email untuk Perangkat Mobile

Banyak pengguna membuka email dari ponsel. Karena itu, pastikan desain email responsif, teks mudah dibaca, gambar tidak terlalu berat, dan tombol CTA cukup jelas untuk diklik di layar kecil.

Baca Juga:  Strategi Segmentasi Email Paling Ampuh untuk Bisnismu!

8. Menganalisis Performa Email Marketing

Analisis performa membantu kamu mengetahui apakah email marketing benar-benar mencapai tujuan. Pantau metrik seperti open rate, click-through rate, conversion rate, bounce rate, unsubscribe rate, dan revenue dari campaign.

Untuk memahami performa dari sisi website, kamu bisa menghubungkan campaign dengan analytics. Baca juga pembahasan tentang Google Analytics agar traffic dan konversi dari email lebih mudah dipantau.

Tips Email Marketing agar Lebih Efektif

Berikut beberapa tips yang bisa membantu email marketing berjalan lebih efektif:

1. Buat Email yang Personal

Gunakan data pelanggan untuk membuat email terasa relevan. Mulai dari menyapa nama penerima, menyesuaikan rekomendasi, hingga membuat penawaran berdasarkan minat atau perilaku.

2. Jangan Selalu Berisi Promosi

Gabungkan konten promosi dengan edukasi, tips, insight, atau informasi yang membantu pembaca. Jika semua email hanya berisi promosi, audiens bisa cepat bosan.

3. Gunakan Subjek dan Pre-header yang Jelas

Subjek email harus memberi gambaran isi email tanpa berlebihan. Pre-header juga penting karena sering tampil sebagai teks tambahan di inbox.

4. Gunakan CTA yang Spesifik

CTA sebaiknya jelas dan sesuai dengan tujuan email. Hindari terlalu banyak CTA utama dalam satu email karena bisa membuat pembaca bingung.

5. Jaga Frekuensi Pengiriman

Terlalu sering mengirim email dapat meningkatkan unsubscribe. Terlalu jarang juga bisa membuat audiens lupa dengan brand. Temukan frekuensi yang sesuai dengan kebutuhan dan respons audiens.

6. Ikuti Tren Email Marketing

Strategi email terus berkembang mengikuti perubahan perilaku pengguna, teknologi, dan regulasi privasi. Untuk memperluas wawasan, kamu bisa membaca artikel tentang trend email marketing.

tips email marketing
Sumber : freepik

Kalau kamu ingin melihat email marketing dari sisi relevansi bisnis di tahun terbaru, baca juga artikel supporting tentang apakah email marketing masih efektif. Sedangkan untuk memahami perbandingannya dengan media sosial, baca artikel email marketing vs social media.

strategi dan tips email marketing
Sumber : freepik
Kirim Email Bisnis dengan Identitas yang Lebih Profesional
Gunakan Email Hosting DomaiNesia untuk membuat alamat email dengan domain sendiri, menjaga kredibilitas komunikasi bisnis, dan mendukung aktivitas email marketing yang lebih rapi.

Aktifkan Email Hosting Bisnis Anda

FAQ Seputar Email Marketing

Apa itu email marketing?

Email marketing adalah strategi pemasaran menggunakan email untuk berkomunikasi dengan audiens, mengirim konten, membangun hubungan, dan mendorong tindakan seperti pembelian, pendaftaran, atau kunjungan ke website.

Apa manfaat email marketing?

Manfaat email marketing antara lain membuat komunikasi lebih personal, meningkatkan penjualan, membangun hubungan pelanggan, meningkatkan brand recognition, menambah traffic website, dan mengoptimalkan waktu melalui automasi.

Apa saja jenis email marketing?

Jenis email marketing meliputi email selamat datang, newsletter, email khusus, invitation email, promotional email, email survei, dan email musiman.

Bagaimana cara memulai email marketing?

Mulailah dengan menentukan tujuan campaign, memilih tools email marketing, membangun email list secara organik, membuat segmentasi, menulis konten yang relevan, menambahkan CTA, dan mengukur performanya.

Apakah email marketing masih efektif?

Ya, email marketing masih efektif jika dijalankan dengan izin yang jelas, segmentasi, personalisasi, automasi, keamanan, dan pengukuran performa yang konsisten.

Kesimpulan

Email marketing adalah strategi pemasaran melalui email yang membantu bisnis membangun hubungan dengan audiens, meningkatkan penjualan, dan menjaga loyalitas pelanggan. Channel ini tetap relevan karena memungkinkan komunikasi yang lebih personal, terarah, dan terukur.

Agar email marketing efektif, pastikan kamu membangun email list secara organik, membuat segmentasi, mengirim konten yang bernilai, menggunakan CTA yang jelas, menghindari praktik spam, dan mengukur hasil campaign secara rutin.

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?


Malek Azis
November 19, 2020

terimakasih, sangat bermanfaat bagi kami yang masih awam,,

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Migrasi Hosting ke DomaiNesia Gratis 1 Bulan

Ingin memiliki hosting dengan performa terbaik? Migrasikan hosting Anda ke DomaiNesia. Gratis jasa migrasi dan gratis 1 bulan masa aktif!

Ya, Migrasikan Hosting Saya

Hosting Murah

This will close in 0 seconds