• Home
  • Tips
  • 11 Jurus Jitu Memanfaatkan WordPress untuk Marketing

11 Jurus Jitu Memanfaatkan WordPress untuk Marketing

Oleh Ratna Patria
11 Jurus Jitu Memanfaatkan WordPress untuk Marketing 1

Hai DomaiNesians! Kamu bisa memanfaatkan WordPress untuk marketing dengan menghubungkan konten, SEO, landing page, dan pengukuran hasil dalam satu website. Strategi tersebut membantu bisnis menjangkau calon pelanggan sekaligus menyediakan jalur yang jelas menuju konsultasi, pendaftaran, atau pembelian.

Namun, pemasangan tema dan plugin saja belum cukup untuk menghasilkan pemasaran yang efektif. Website juga membutuhkan pengalaman penggunaan yang nyaman, penawaran yang relevan, serta evaluasi berdasarkan tindakan pengunjung.

Berikut 11 strategi WordPress untuk marketing yang dapat kamu terapkan secara bertahap. Setiap strategi memiliki peran berbeda, mulai dari memperbaiki pengalaman pengunjung hingga meningkatkan kualitas calon pelanggan yang masuk.

Ilustrasi pemanfaatan WordPress untuk pemasaran bisnis
Sumber: Freepik

11 Strategi WordPress untuk Marketing

1. Gunakan Tema Responsif yang Memudahkan Pengunjung

Tema responsif membantu website menyesuaikan tata letaknya dengan ukuran layar pengunjung. Bagi kegiatan pemasaran, manfaatnya terasa ketika calon pelanggan dapat membaca penawaran, membuka menu, dan mengisi formulir melalui ponsel tanpa kesulitan.

Evaluasi tema melalui halaman yang benar-benar digunakan untuk pemasaran, bukan hanya tampilan demonya. Sebuah halaman mungkin terlihat menarik pada komputer, tetapi tombol konsultasinya tertutup elemen mengambang ketika dibuka melalui ponsel.

  • Pastikan ukuran teks tetap nyaman dibaca tanpa memperbesar layar.
  • Periksa menu, tombol, dan formulir agar mudah digunakan melalui sentuhan.
  • Uji halaman produk dan landing page untuk menemukan elemen yang terpotong.
  • Batasi pop-up yang menutupi penawaran atau menghambat pengunjung mengakses konten.

Jika kamu ingin mengatur tampilan melalui editor situs, pelajari kemampuan tema blok WordPress sebelum memilih tema. Penilaian tetap perlu mencakup kesesuaian desain, fungsi, dan performanya setelah konten bisnis dimasukkan.

2. Optimalkan Gambar dan Performa Halaman

Gambar berukuran besar dapat menambah waktu unduh halaman, terutama pada koneksi seluler. Akibatnya, pengunjung mungkin belum sempat membaca penawaran ketika bagian utama website masih dimuat.

Mulailah dengan menyesuaikan dimensi gambar terhadap ukuran tampilannya, kemudian lakukan kompresi dengan kualitas visual yang tetap layak. Format WebP atau AVIF dapat dipertimbangkan apabila alur pengolahan gambar pada website mendukungnya.

Penerapan lazy loading sebaiknya ditujukan pada gambar yang belum terlihat ketika halaman pertama kali dibuka. Gambar utama yang menjadi elemen Largest Contentful Paint atau LCP justru perlu dimuat tanpa penundaan tersebut.

Selain gambar, periksa pengaruh slider, video otomatis, plugin, dan skrip pemasaran terhadap pengalaman pengguna. Core Web Vitals membantu mengevaluasi pemuatan konten utama melalui LCP, respons interaksi melalui INP, serta kestabilan tata letak melalui CLS.

Panduan optimasi gambar di WordPress dapat menjadi rujukan untuk memulai perbaikan. Bandingkan kondisi sebelum dan sesudah perubahan pada halaman yang sama agar hasilnya lebih mudah dievaluasi.

3. Periksa Sitemap dan Pengindeksan Halaman

XML sitemap membantu mesin pencari menemukan URL penting pada website. Namun, keberadaan sitemap tidak menjamin seluruh halaman akan dirayapi, diindeks, atau memperoleh peringkat tinggi.

WordPress memiliki sitemap bawaan yang umumnya tersedia melalui alamat /wp-sitemap.xml. Apabila plugin SEO mengambil alih fungsi tersebut, alamat sitemap dapat mengikuti pengaturan plugin yang digunakan.

Periksa sitemap yang aktif, kemudian kirimkan alamatnya melalui Google Search Console. Pastikan daftar URL mencerminkan halaman yang ingin ditampilkan dalam pencarian, bukan halaman pengujian atau halaman yang sengaja dikecualikan dari indeks.

Baca Juga:  Kenapa Biaya Infrastruktur IT Selalu Lebih Mahal dari Perkiraan dan Cara Mengatasinya

Jika halaman penting belum terindeks, gunakan URL Inspection untuk memeriksa statusnya. Pemeriksaan dapat dilanjutkan pada akses halaman, pengaturan noindex, canonical, internal link, dan kualitas isi sesuai temuan yang muncul.

4. Perbaiki Tautan Rusak pada Jalur Konversi

Tautan rusak dapat memutus perjalanan pengunjung ketika mereka ingin membaca informasi lanjutan atau menghubungi bisnis. Dampak yang paling langsung terlihat adalah calon pelanggan gagal mencapai halaman yang dijanjikan oleh sebuah tautan.

Prioritaskan pemeriksaan pada menu utama, tombol konsultasi, tautan produk, dan artikel yang mendatangkan banyak kunjungan. Pemindaian dapat dilakukan menggunakan alat audit website atau plugin pemeriksa tautan dengan jadwal yang disesuaikan dengan kapasitas server.

  • Perbaiki alamat tautan apabila kesalahan berasal dari penulisan URL.
  • Ganti tautan lama dengan halaman pengganti yang benar-benar relevan.
  • Gunakan redirect permanen apabila sebuah halaman memang dipindahkan secara permanen.
  • Hapus tautan yang tidak lagi memberikan manfaat ketika tidak tersedia pengganti yang sesuai.

Hindari mengarahkan seluruh halaman yang hilang ke beranda karena tujuan tersebut belum tentu menjawab kebutuhan pengunjung. Keberadaan halaman 404 juga tidak otomatis berarti seluruh website mengalami penurunan peringkat.

5. Bangun Landing Page dengan Satu Tujuan Utama

Landing page membantu mengarahkan pengunjung dari sebuah kampanye menuju tindakan yang spesifik. Contohnya, iklan layanan konsultasi sebaiknya membawa pengunjung ke halaman konsultasi yang relevan, bukan ke halaman berisi seluruh layanan tanpa prioritas yang jelas.

Susun isi halaman berdasarkan pertanyaan calon pelanggan: layanan ini ditujukan untuk siapa, masalah apa yang diselesaikan, dan bagaimana cara memulainya. Setelah itu, tempatkan ajakan bertindak yang sesuai dengan tingkat kesiapan mereka.

  • Headline menjelaskan penawaran utama dengan bahasa yang mudah dipahami.
  • Uraian manfaat menghubungkan layanan dengan kebutuhan calon pelanggan.
  • Portofolio atau testimoni yang dapat diverifikasi membantu mendukung kepercayaan.
  • Formulir meminta informasi yang diperlukan untuk menindaklanjuti permintaan.
  • Tombol tindakan menjelaskan langkah berikutnya, seperti mengajukan konsultasi atau meminta penawaran.

Kamu dapat mempelajari beberapa contoh landing page untuk memahami cara penyusunan pesan dan penawaran. Editor blok WordPress dapat digunakan sebagai titik awal, sedangkan page builder tambahan dipilih jika kebutuhan desain memang memerlukannya.

Perubahan desain, formulir, dan plugin sebaiknya diperiksa pada lingkungan staging sebelum diterapkan ke website utama. Jika kamu membutuhkan fasilitas tersebut,Hosting WordPress DomaiNesiamenyediakan fitur One-click Staging untuk membantu pemeriksaan sebelum perubahan dipublikasikan.

Ilustrasi pendukung penyusunan landing page pemasaran
Sumber: Freepik

6. Lakukan A/B Testing dengan Ukuran Keberhasilan yang Jelas

A/B testing membandingkan dua variasi pengalaman untuk mengetahui pengaruh perubahan terhadap tujuan tertentu. Pengunjung dibagi ke kelompok yang berbeda secara acak dalam periode yang sama agar perbandingan tidak semata-mata dipengaruhi waktu atau sumber trafik.

Sebagai contoh, kamu dapat menguji headline yang menonjolkan manfaat layanan terhadap headline yang menonjolkan masalah pelanggan. Desain, formulir, dan penawaran lainnya dipertahankan agar hasil pengujian lebih mudah dihubungkan dengan perubahan headline.

Tentukan metrik utama sebelum pengujian dimulai, misalnya proporsi pengunjung yang berhasil mengirim formulir. Untuk bisnis jasa, kualitas permintaan yang masuk juga perlu diperhatikan karena peningkatan jumlah formulir belum tentu menghasilkan lebih banyak calon pelanggan yang sesuai.

Rencanakan kebutuhan sampel dan durasi berdasarkan tingkat konversi awal serta perubahan minimum yang ingin dideteksi. Pengujian tidak sebaiknya dihentikan hanya karena salah satu variasi terlihat unggul pada beberapa hari pertama.

Pada website dengan trafik terbatas, hasil eksperimen mungkin belum cukup kuat untuk menentukan pemenang. Pengujian kegunaan dan pemeriksaan hambatan formulir dapat membantu menemukan perbaikan sambil menunggu data yang memadai.

7. Permudah Distribusi dan Pembagian Konten

Konten lebih mudah dibagikan ketika pembaca menemukan informasi yang berguna bagi dirinya atau orang lain. Panduan praktis, contoh penerapan, dan jawaban atas pertanyaan pelanggan dapat menjadi alasan yang lebih kuat untuk membagikan artikel daripada sekadar keberadaan tombol berbagi.

Siapkan judul, deskripsi, dan gambar pratinjau melalui metadata Open Graph agar tautan memiliki tampilan yang sesuai ketika dibagikan pada platform yang mendukungnya. Periksa pratinjaunya setelah perubahan karena platform sosial dapat menyimpan versi lama dalam cache.

Baca Juga:  Micro-interactions: Rahasia di Balik Desain UI Interaktif

Tombol berbagi dapat ditambahkan melalui tema, plugin, atau integrasi yang sesuai dengan website. Ketersediaan fitur tersebut bergantung pada konfigurasi situs, sehingga tidak perlu menganggap semua instalasi WordPress menyediakannya secara otomatis.

Pilih kanal distribusi berdasarkan kebiasaan audiens, kemudian sesuaikan pengantar kontennya. Tautan kampanye dari media sosial atau newsletter dapat diberi parameter UTM yang konsisten agar sumber kunjungannya lebih mudah dianalisis.

8. Kelola Interaksi dan Pertanyaan Pengunjung

Interaksi membantu bisnis memahami informasi yang belum ditemukan calon pelanggan pada website. Pertanyaan tentang cakupan layanan, proses pemesanan, atau ketentuan produk dapat digunakan sebagai masukan untuk memperbaiki halaman terkait.

Kolom komentar cocok untuk artikel yang membuka ruang diskusi, tetapi tidak wajib diaktifkan pada seluruh halaman. Pada landing page, formulir atau kanal konsultasi yang dipantau tim sering kali lebih sesuai dengan tujuan pengunjung.

Jika komentar diaktifkan, siapkan moderasi untuk meninjau spam, tautan tidak relevan, dan informasi pribadi yang tidak seharusnya dipublikasikan. Tim juga perlu memberikan jawaban yang membantu serta mengarahkan percakapan ke kanal privat ketika pembahasannya menyangkut akun atau pesanan pelanggan.

Pertanyaan yang muncul berulang kali dapat dikembangkan menjadi FAQ atau artikel pendukung. Dengan cara ini, interaksi pengunjung ikut memperbaiki kualitas materi pemasaran berikutnya.

9. Optimalkan SEO Berdasarkan Kebutuhan Pencarian

SEO membantu mesin pencari memahami konten sekaligus memudahkan calon pelanggan menemukan informasi yang relevan. Penerapannya dimulai dari kebutuhan pencarian, bukan dari pengulangan kata kunci pada setiap paragraf.

Melalui riset kata kunci, kamu dapat membedakan kebutuhan pembaca yang sedang mencari panduan, membandingkan solusi, atau bersiap membeli. Perbedaan tersebut menentukan isi halaman, kedalaman penjelasan, dan ajakan bertindak yang paling sesuai.

  • Susun judul yang menggambarkan manfaat dan isi halaman secara akurat.
  • Tulis meta description yang merangkum alasan pembaca mengunjungi halaman.
  • Gunakan heading untuk membagi pembahasan berdasarkan pertanyaan atau langkah yang relevan.
  • Hubungkan artikel dengan panduan lanjutan dan halaman layanan melalui anchor text yang deskriptif.
  • Tambahkan contoh, penjelasan, atau bukti yang membantu pembaca mengambil keputusan.

Plugin SEO dapat membantu pengaturan teknis tertentu, tetapi indikator plugin bukan jaminan peringkat. Panduan belajar SEO dapat digunakan untuk memahami hubungan antara konten, struktur website, dan ketercarian di mesin pencari.

10. Susun Kalender Editorial Berdasarkan Tujuan Bisnis

Kalender editorial membantu tim menghubungkan publikasi konten dengan kebutuhan pelanggan dan agenda bisnis. Jadwal tersebut tidak harus berisi artikel baru setiap hari, terutama jika kapasitas produksi dan pemeriksaan kualitas masih terbatas.

Dalam perencanaan konten, cantumkan topik, tujuan pembaca, penanggung jawab, tenggat, kanal distribusi, serta tindakan yang diharapkan setelah artikel dibaca. Sertakan pula jadwal evaluasi agar konten tidak berhenti dikelola setelah terbit.

Sebagai contoh, bisnis jasa desain dapat menerbitkan panduan menyusun brief, artikel perbandingan cakupan layanan, dan studi kasus proyek. Ketiganya melayani kebutuhan yang berbeda sekaligus menyediakan jalur menuju halaman konsultasi.

Sisihkan waktu untuk memeriksa akurasi informasi, fungsi tautan, serta kesesuaian CTA sebelum publikasi. Jadwal yang realistis membantu tim menjaga kualitas sekaligus menindaklanjuti hasil pemasaran.

11. Perbarui Konten Lama Berdasarkan Kebutuhan Pembaca

Artikel lama dapat tetap berguna ketika informasinya akurat dan sesuai dengan kebutuhan pembaca. Sebaliknya, panduan dengan tampilan aplikasi, fitur, atau tautan yang sudah berubah perlu diperiksa agar tidak menyesatkan pengunjung.

Gunakan data pencarian dan masukan pelanggan untuk menentukan prioritas pembaruan. Artikel dengan banyak impresi tetapi sedikit klik dapat ditinjau dari kesesuaian judul dan intent, sedangkan artikel yang ramai dikunjungi tetapi jarang menghasilkan tindakan memerlukan pemeriksaan isi serta jalur konversinya.

  • Perbarui langkah, fitur, dan contoh yang sudah tidak sesuai dengan kondisi aktual.
  • Tambahkan jawaban atas pertanyaan penting yang belum dibahas.
  • Perbaiki internal link dan CTA sesuai kebutuhan pembaca saat ini.
  • Pertahankan URL artikel yang sudah terbit selama tidak ada kebutuhan pemindahan yang jelas.
  • Catat perubahan substantif agar hasil pembaruan dapat dievaluasi.
Baca Juga:  Mau WordPress VPS Tanpa cPanel? Ini Cara & Keuntungannya

Mengganti tanggal publikasi tanpa memperbaiki isi tidak memberikan manfaat baru bagi pembaca. Prioritas pembaruan sebaiknya terletak pada ketepatan informasi dan kemampuan artikel membantu pengunjung menyelesaikan kebutuhannya.

Ilustrasi pendukung pembaruan konten blog bisnis
Sumber: Freepik

Cara Mengukur Hasil WordPress untuk Marketing

Pengukuran membantu kamu menentukan apakah optimasi website mendukung tujuan bisnis. Jumlah kunjungan tetap berguna, tetapi evaluasi juga perlu mencakup tindakan pengunjung dan kualitas hasil yang diterima tim.

Google Search Console dapat digunakan untuk meninjau impresi, klik, CTR, dan posisi rata-rata pada pencarian Google. Sementara itu, GA4 dapat membantu memantau perilaku di dalam website melalui event yang telah dikonfigurasi dan diverifikasi.

  • Ketercarian: pantau kueri dan halaman yang mendatangkan kunjungan dari pencarian.
  • Ketertarikan terhadap penawaran: periksa interaksi dengan tombol atau tautan menuju layanan.
  • Penyelesaian tindakan: ukur pengiriman formulir yang berhasil, pendaftaran, atau pembelian sesuai tujuan halaman.
  • Kualitas hasil: cocokkan permintaan yang masuk dengan calon pelanggan yang memenuhi kriteria bisnis.

Di GA4, event yang penting bagi bisnis dapat ditandai sebagai key event. Pastikan event keberhasilan formulir terpicu setelah pengiriman benar-benar berhasil, bukan hanya ketika pengunjung menekan tombol kirim.

Klik WhatsApp juga perlu dibedakan dari percakapan atau penjualan yang benar-benar terjadi. Data klik menunjukkan minat awal, sedangkan hasil akhirnya memerlukan pencatatan lanjutan dari proses penanganan pelanggan.

Saat mengevaluasi pembaruan artikel, bandingkan periode yang sebanding dan perhatikan perubahan posisi pencarian, perangkat, promosi, serta musim permintaan. Perbandingan sebelum dan sesudah membantu membaca arah perubahan, tetapi belum membuktikan bahwa pembaruan artikel menjadi satu-satunya penyebab.

Dukung kebutuhan website pemasaranmu

Siapkan WordPress untuk Kampanye Berikutnya

Hosting WordPress DomaiNesia menyediakan LiteSpeed Web Server serta fitur staging, backup, dan restore untuk mendukung pengelolaan website bisnis. Pilih paket sesuai kebutuhan website dan rencana kampanyemu.

Hubungkan Optimasi WordPress dengan Tujuan Bisnis

WordPress untuk marketing akan lebih terarah ketika pengalaman pengguna, konten, dan penawaran mendukung tujuan yang sama. Website yang nyaman digunakan membantu pengunjung mengakses informasi, sedangkan pesan yang relevan memberikan alasan untuk melanjutkan tindakan.

Mulailah dari hambatan yang paling dekat dengan kebutuhan bisnismu, seperti formulir bermasalah, landing page yang membingungkan, atau artikel penting yang sudah usang. Setelah perbaikan diterapkan, gunakan data untuk menentukan langkah berikutnya secara bertahap.

FAQ WordPress untuk Marketing

Apakah WordPress cocok untuk digital marketing bisnis kecil?

WordPress dapat digunakan untuk mengelola artikel, halaman layanan, dan formulir calon pelanggan dalam satu website. Bisnis kecil dapat memulai dari fungsi yang paling dibutuhkan, kemudian menambahkan integrasi sesuai perkembangan operasional.

Apakah WordPress untuk marketing bisa digunakan secara gratis?

Perangkat lunak WordPress.org dapat digunakan tanpa biaya lisensi. Website yang menggunakan hosting sendiri tetap memerlukan anggaran untuk domain, hosting, serta layanan atau fitur berbayar yang dipilih.

Plugin apa yang dibutuhkan untuk marketing di WordPress?

Kebutuhan plugin mengikuti fungsi yang belum tersedia, seperti pengelolaan metadata SEO, formulir, atau integrasi pemasaran. Periksa fitur tema dan layanan hosting terlebih dahulu agar pemasangan plugin tidak menimbulkan fungsi ganda yang sulit dikelola.

Apakah landing page WordPress harus menggunakan page builder?

Landing page dapat dibuat menggunakan editor blok WordPress apabila kebutuhan tata letaknya sudah terpenuhi. Page builder tambahan dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan desain tertentu setelah kompatibilitas, kemudahan pengelolaan, dan performanya diperiksa.

Berapa lama strategi marketing WordPress mulai memberikan hasil?

Waktu yang dibutuhkan bergantung pada sumber trafik, persaingan, penawaran, dan kondisi awal website. Perbaikan teknis tertentu dapat diperiksa segera setelah diterapkan, sedangkan dampaknya terhadap pelanggan dan penjualan membutuhkan data yang terkumpul selama periode evaluasi.

Ratna Patria

Hi! I have been writing about technology, AI, websites, and other digital things, turning complex topics into simple and enjoyable reads. I enjoy exploring new tools, ideas, and ways technology can make things easier. How about you?


Ana
October 31, 2020

apakah harus beli domain dulu sebelum lanjut ke web apps?

Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Migrasi Hosting ke DomaiNesia Gratis 1 Bulan

Ingin memiliki hosting dengan performa terbaik? Migrasikan hosting Anda ke DomaiNesia. Gratis jasa migrasi dan gratis 1 bulan masa aktif!

Ya, Migrasikan Hosting Saya