• Home
  • Berita
  • 5+ Tahapan Perencanaan Pemasaran untuk Meraih Perkembangan Bisnis Mudah

5+ Tahapan Perencanaan Pemasaran untuk Meraih Perkembangan Bisnis Mudah

Oleh Ayoni Sulthon
5+ Tahapan Perencanaan Pemasaran untuk Meraih Perkembangan Bisnis

Setiap bisnis pasti perlu perencanaan pemasaran yang matang, karena akan langsung berpengaruh terhadap kemajuan bisnis. Biasanya pembuatan perencanaan pemasaran tersebut dilakukan oleh bagian manajemen. Sebelum mulai mengerti akan tahapannya, penting untuk mengetahui definisi, tujuan, dan manfaatnya.

Pengertian Perencanaan Pemasaran

Perencanaan pemasaran merupakan salah satu langkah manajemen yang menerapkan strategi pemasaran untuk mencapai visi misi perusahaan. Strategi yang dimaksud juga dilaksanakan secara sistematis dengan melibatkan banyak koordinasi dalam mengambil keputusan rencana pemasaran.

Mungkin sebagian orang awam akan lebih mengenalnya sebagai marketing plan. Istilah tersebut melibatkan keahlian dalam penyusunan rencana marketing guna menentukan kesuksesan target bisnis. Jadi bisa dikatakan bahwa perencanaan pemasaran lebih diperuntukkan untuk mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin.

perencanaan pemasaran

Hanya perusahaan yang bisa membuat perencanaan pemasaran yang terbaik yang bisa mencapai keuntungan tersebut. Pastinya perusahaan tersebut juga akan memperhatikan tingkat efisien dan efektif dari suatu strategi. Beberapa tindakan yang masuk dalam marketing plan adalah mengumpulkan informasi, menyebarkan informasi secara luas, melakukan berbagai strategi promosi, dan juga melakukan koordinasi pemasaran.

Tujuan Perencanaan Pemasaran

Tidak semua bisnis bisa berjalan lancar mendapatkan banyak konsumen. Apalagi perusahaan yang tidak menggunakan strategi sama sekali dalam mencapai target suatu bisnis. Setiap aplikasi dari strategi tersebut harus mendapatkan evaluasi terhadap hasilnya secara berkala.

Adapun tujuan dari perencanaan pemasaran adalah:

  1. Memahami dan juga mencari informasi sebanyak-banyaknya terhadap perubahan pasar maupun kompetitor.
  2. Mencari dan menciptakan relasi kerja yang luas dengan banyak perusahaan maupun organisasi lainnya.
  3. Melakukan penyesuaian atas segala sesuatu yang berhubungan dengan bisnis.
  4. Meningkatkan laba dengan menerapkan usaha yang efektif dan juga efisien.

Manfaat Perencanaan Pemasaran

Suatu rencana pemasaran perlu dilakukan secara detail, sehingga bisa membantu mengarahkan setiap karyawan di dalamnya secara lebih baik. Bisa dikatakan bahwa pemasaran memiliki peran yang sama pentingnya dengan kualitas barang maupun layanan yang ditawarkan perusahaan terhadap konsumen.

pemasaran perencanaan

Manfaat pertama dengan menerapkan strategi pemasaran adalah guna mencapai kerjasama antar divisi pemasaran yang lebih efisien. Kemudian bagian manajemen bisa melakukan proses identifikasi terhadap perkembangan perusahaan. Kemudian hasil evaluasi bisa menjadi titik tumpu dalam memutuskan ada tidaknya metode yang harus diubah.

Perencanaan pemasaran ini juga bisa berguna untuk mencegah terjadinya konflik atas arah perkembangan perusahaan. Selain itu, pihak manajemen bisa menggunakannya untuk titik tumpu dalam mengambil keputusan pembuatan kebijakan perusahaan.

Tahapan Penyusunan Perencanaan Pemasaran

Menyusun suatu pemasaran bisnis perlu banyak komponen. Misalkan saja perlu informasi tentang deskripsi pesaing, kekuatan, kelemahan kompetitor dalam menjual produk maupun layanan. Setelah disusun, perencanaan pemasaran akan dijalan setiap hari untuk mendikte apakah suatu organisasi benar bisa menjangkau target pasar atau tidak.

Pastikan bagian rencana pemasaran yang digunakan bisa mencapai target konsumen yang diinginkan. Pihak manajemen benar-benar harus memastikan informasi yang didapat sudah banyak untuk bisa memahami bisnis dan pasar dengan lebih baik.

  1. Mengumpulkan Informasi dan Menganalisis Kondisi

Langkah pertama yang harus diterapkan dalam perencanaan pemasaran adalah mengumpulkan informasi sebanyak mungkin. Informasi yang dikumpulkan akan nantinya akan dipakai dalam menganalisis SWOT. Tahukah kamu kepanjangan dari istilah SWOT berupa Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats.

Menggunakan analisa tersebut akan membantu manajer mampu membuat pemetaan tentang peluang, mengatasi masalah dengan mengetahui kekuatan dan juga kelemahan dari suatu perusahaan. Setelah menganalisa SWOT, manajer akan bisa dipakai dalam menyusun strategi yang paling tepat guna mencapai target. Langkah pertama dari perencanaan pemasaran ini sangat penting dan harus dilakukan secara hati-hati, karena merupakan landasan awal dari langkah-langkah berikutnya.

  1. Tentukan Tujuan dan Sasaran

Divisi manajemen perlu untuk menentukan tujuan dan sasaran target konsumen. Bagian manajemen harus berkoordinasi dengan bagian marketing untuk bisa membidik target pemasaran. Penyusunan strategi akan bisa segera dilakukan setelah menentukan tujuan dan sasaran.

Beberapa tujuan dari perencanaan pemasaran sudah dijelaskan dalam pembahasan sebelumnya. Penting untuk memilih strategi yang paling tepat untuk bisa menekan anggaran yang perlu dikeluarkan. Strategi tersebut perlu dipilih dengan tepat sebelum dilakukan promosi terhadap produk maupun layanan.

Menetapkan sasaran sangat penting. Sasaran tersebut bisa berupa gerakan dari bagian yang umum dan menuju ke sasaran yang khusus. Sasaran dengan jenis tersebut biasanya dimulai dengan adanya pernyataan secara umum atas sasaran yang bersifat umum pada sebuah perusahaan.

Kemudian masing-masing dari pernyataan khusus tersebut akan diterjemahkan ke dalam bagian yang lebih khusus. Penerjemahan ke dalam bentuk khusus juga harus dilakukan untuk bisa mengetahui sasaran secara lebih detail. Beberapa sasaran yang perlu dilakukan dalam tahapan perencanaan pemasaran adalah penetrasi pasar dan juga sasaran periklanan.

Penetrasi pasar juga menggambarkan tentang pertumbuhan dari suatu penjualan produk pada bidang hasil utama.

  1. Menyusun Strategi Pemasaran

Jika sudah menentukan tujuan dan sasaran, maka perusahaan perlu menyusun strategi khusus yang diperkirakan besar potensinya untuk bisa menang dibandingkan dengan kompetitor yang ada. Strategi ini harus disusun matang, karena biasanya akan dipakai dalam jangka panjang. Jika strategi sudah jelas, maka manajemen harus menentukan program khusus. Program tersebut juga akan dilaksanakan berkelanjutan dan terus diawasi proses pelaksanaannya.

Strategi pemasaran ini penting untuk dibentuk secara efektif dan efisien. Salah satu strategi pemasaran yang ada dalam tahapan perencanaan pemasaran yang penting adalah melakukan melalui media online. Marketing bisa saja memanfaatkan blog dan juga media sosial untuk bisa menguasai pemasaran online.

Proses pemasaran juga harus dilakukan dengan gencar supaya bisa menjangkau 140 juta penduduk Indonesia. Mengapa harus ditargetkan sebanyak itu? Sebabnya adalah semakin banyak jumlah penduduk di Indonesia yang semakin bisa mengakses internet. Setiap tahun jumlah semakin bertambah. Itu membuat tahapan perencanaan pemasaran ini perlu untuk menjangkau paling tidak 70% dari jumlah tersebut.

Pemasaran dengan jalan online lebih mudah untuk diukur. Kamu yang sedang menyusun perencanaan pemasaran perlu mengetahui beberapa cara untuk mengukur bagian pemasaran online. Misalkan saja dengan memanfaatkan beberapa platform Google Ads maupun platform lainnya. Penting untuk turut beriklan di dalam beberapa platform media sosial, seperti Facebook Ads dan Instagram Ads.

Itulah mengapa tahapan perencanaan pemasaran ini sangat penting untuk dirancang. Tidak peduli perusahaan tersebut masih berskala kecil, menengah, atau besar. Semua skala perusahaan perlu strategi pemasaran yang tepat.

  1. Membentuk Tim Khusus

Perusahaan yang sudah merancang strategi pemasaran secara detail, maka perlu membentuk tim khusus yang nantinya akan secara kompeten melaksanakannya. Kompetensi yang dimiliki setiap anggota dari tim khusus akan sangat menentukan sukses tidaknya sebuah pelaksanaan strategi.

Jika kamu sempat mengalami kesulitan dalam melaksanakan salah satu tahapan perencanaan pemasaran yang satu ini, maka kamu bisa meminta bantuan tenaga dari luar. Istilah yang paling sering dipakai dalam hal itu adalah tenaga outsourcing. Contoh dari tenaga outsourcing adalah konsultan. Jenis konsultan yang disewa juga tergantung dari permasalahan yang ditemui oleh perusahaan.

Perusahaan juga bisa mengadakan beberapa kali training maupun menguji kemampuan karyawan secara periodik. Ini bisa sangat membantu meningkatkan kemampuan karyawan yang bekerja dalam perusahaan.

  1. Menghitung Budget dengan Tepat

Setiap tindakan yang dilakukan dalam perencanaan pemasaran dan pelaksanaannya sudah pasti akan memerlukan dana. Bagian manajemen perlu memperhitungkan budget tersebut dengan rinci dan hati-hati. Misalkan saja langkah yang tidak akan mungkin dihilangkan dalam sebuah pemasaran adalah promosi.

Entah harus melakukan promosi melalui media sosial, koran online, pamflet, spanduk, dan lain-lain, semuanya memerlukan budget. Perlu memperhitungkan adanya inflasi dalam menjalankan seluruh perencanaan pemasaran tersebut. Meskipun perlu menyediakan budget untuk berjaga-jaga bila ada kenaikan harga, namun pembuatannya juga harus realistis.

Beberapa rincian yang masuk dalam tahapan perencanaan pemasaran yang satu ini adalah mengukur karyawan kompeten maupun outsourcing yang ada, target marketing dalam satu tahun, dan juga melaksanakan beberapa program jangka panjang. Budgeting ini juga masuk untuk seminar dan pelatihan untuk karyawan baru.

Beberapa tim outsourcing yang juga bisa direkrut dalam waktu tertentu saja adalah Public Relation (PR). Sedangkan beberapa divisi yang bisa dipertahankan dalam jangka waktu panjang adalah SEO specialist.

Ayoni Sulthon

SEO Strategist DomaiNesia, ask me all about SEO and Digital Marketing.

Artikel

Lainnya


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!