• Home
  • Berita
  • Enkapsulasi Adalah: Pengertian dan Contoh Enkapsulasi pada Java

Enkapsulasi Adalah: Pengertian dan Contoh Enkapsulasi pada Java

Oleh Mila Rosyida
No ratings yet.

Dalam pedoman sebuah pemrograman, masing-masing bahasa pemrograman pasti memiliki prinsip dan teknis dalam penerapannya. Pada era digital ini, bahasa pemrograman sudah mengalami perkembangan yang cukup pesat, dengan dibantu oleh para programmer yang membuat sebuah dokumentasi, atau membagikan ilmu pemrograman mereka secara bebas di internet. 

Salah satu metode yang sering digunakan oleh programmer adalah enkapsulasi, enkapsulasi adalah prinsip yang ada pada model program OOP (Object Oriented Programming) yang sering diterapkan pada banyak model atau bahasa pemrograman, seperti di REST API, proses hosting website, hingga yang paling sering digunakan yaitu bahasa pemrograman Java.

Java adalah salah satu bahasa pemrograman yang timeless atau ketenarannya tidak mengenal waktu. Karena kapabilitas Java yang luas pula, bahasa pemrograman ini masih menjadi favorit beberapa programmer dalam mengembangkan sebuah produk. 

Di dalamnya, Java memiliki berbagai macam prinsip coding yang dapat memudahkan programmer dalam mengatur data atau informasi sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Salah satu prinsipnya adalah enkapsulasi, bagi kamu yang memiliki passion di bidang IT pasti tidak asing dengan enkapsulasi ini. Enkapsulasi adalah prinsip dasar para programmer harus tau, untuk lebih detailnya kamu bisa menyimak artikel ini hingga akhir ya!

Baca Juga : Codeigniter adalah Framework PHP Pilihan Developer! Cari Tahu Disini

Enkapsulasi Adalah

Enkapsulasi adalah prinsip dasar pemrograman yang bertujuan untuk membungkus informasi sehingga detail-detail informasi yang tidak dibutuhkan dapat disembunyikan.

Lebih jelasnya, enkapsulasi adalah metode yang hadir agar programmer dapat lebih mudah menarik informasi yang digunakan pada fungsi-fungsi tertentu dan menyembunyikannya jika belum diperlukan pada fungsi tersebut. Untuk lebih detailnya berikut penjelasan enkapsulasi Java

Enkapsulasi Java

Enkapsulasi adalah metoe yang dapat digunakan pada banyak teknologi atau bahasa pemrograman. Kali ini kita akan membahas enkapsulasi pada java. 

Bahasa pemrograman Java memiliki dua gaya pemrograman yang berbeda yaitu terstruktur dan OOP. Berbeda dengan pemrograman terstruktur, OOP ini terfokus pada object yang akan diimplementasikan oleh sebuah program.

Pada pemrograman OOP ini, selain enkapsulasi Java terdapat komponen utama atau prinsip dasar dalam praktiknya, berikut merupakan penjabarannya

Kelas

Kelas dalam Java adalah cetak biru (blueprint) yang digunakan untuk membuat objek. Kelas juga mendefinisikan atribut dan metode yang dimiliki oleh setiap objek. Jadi pada dasarnya, setiap objek yang dibuat dalam Java didasarkan pada suatu kelas.

Atribut

Atribut dalam Java adalah sebuah variabel yang dideklarasikan dalam suatu kelas. Atribut ini akan mewakili data yang dimiliki oleh objek. Mendeklarasikan atribut ini harus diikuti dengan tipe data dari atribut tersebut.

Objek

Objek dalam Java adalah instansiasi dari suatu kelas. Setiap objek memiliki atribut dan metode yang telah didefinisikan oleh kelasnya.

Metode

Metode dalam Java adalah fungsi yang didefinisikan dalam sebuah kelas. Metode ini juga digunakan untuk melakukan operasi tertentu pada objek.

Inheritance

Warisan atau inheritance dalam Java adalah metode yang memungkinkan suatu kelas untuk mewarisi atribut dan metode dari kelas lain. Ini memungkinkan Java untuk pembuatan hirarki kelas.

Polymorphism

Polimorfisme dalam Java adalah metode yang memungkinkan suatu objek untuk mengambil banyak bentuk. Polymorphism Ini dapat terjadi melalui dua cara yaitu overload metode dan override metode.

Override Method

Override dalam Java  adalah metode yang mendefinisikan kembali metode yang sudah didefinisikan dalam kelas induk.

Enkapsulasi adalah salah satu dari bagian dari komponen utama Java yang telah dijabarkan di atas. Masing-masing komponen memiliki perannya masing-masing pada bahasa pemrograman Java.

Enkapsulasi Java ini membuat dokumen program lebih mudah dibaca dan dipahami, selain itu enkapsulasi java juga membantu para programmer dalam melempar dan mengambil sebuah data dari satu kelas ke kelas lain.

Bagaimana Metode Enkapsulasi Terjadi?

Bagaimana metode enkapsulasi terjadi? Enkapsulasi adalah metode yang memanfaatkan penggunaan akses kontrol seperti private, public, dan protected. Penggunaan akses kontrol ini digunakan sesuai kebutuhan bagaimana sebuah data akan dapat diakses oleh kelas-kelas lain. Berikut merupakan penjabarannya :

Private

Sebuah kelas yang menggunakan akses kontrol private, maka data dan fungsi-fungsinya hanya dapat diakses di dalam kelas itu saja dan tidak bisa diakses oleh kelas lain walaupun pada kelas inheritancenya (warisannya)

Public

Sebuah kelas yang menggunakan akses kontrol public, maka data dan fungsi-fungsinya dapat diakses oleh siapapun atau dari kelas manapun.

Protected

Terakhir, sebuah kelas yang menggunakan akses kontrol protected, maka data dan fungsi-fungsinya hanya dapat diakses oleh kelas warisannya dan kelas-kelas yang ada pada paket lokal yang sama.

Nah, atribut dengan akses kontrol private hanya dapat diakses di dalam kelas tersebut, dan untuk mengakses atau mengubah nilai atribut, enkapsulasi diterapkan dengan menggunakan metode getter dan setter dengan akses kontrol public dapat digunakan. 

Getter digunakan untuk mendapatkan nilai atribut, sedangkan setter digunakan untuk mengatur nilai atribut. Dengan menggunakan enkapsulasi, ketika akses ke atribut atau data dilakukan melalui metode getter, kita dapat menggunakan cache untuk menyimpan nilai yang telah diambil sebelumnya. Jadi, metode ini dapat meningkatkan performa dengan menghindari akses ke sumber data yang mahal, terutama jika nilai tersebut jarang berubah.

Lebih jelasnya, berikut merupakan perbedaan dari setter dan getter

Contoh Enkapsulasi

Penggunaan setter dan getter pada java mendukung prinsip utama enkapsulasi dalam OOP, karena akan memungkinkan kontrol akses terhadap atribut dan memberikan cara terkontrol untuk berinteraksi dengan objek.

Agar lebih memahami terkait enkapsulasi java, kamu harus mulai berlatih dan memahami setiap tahapan pada prinsip bahasa pemrograman java, melalui contoh enkapsulasi, agar memudahkan kamu untuk belajar berikut merupakan contoh enkapsulasi java yang sederhana.

enkapsulasi adalah

Pada contoh enkapsulasi di atas, potongan kode yang digunakan untuk menampilkan merk dan tahun produksi sebuah truk. Terlihat bahwa akses kontrol yang diberikan berbeda-beda.

Hal ini akan berdampak pada tahap deployment saat sistem digunakan, karena terdapat data yang menggunakan private dan terdapat juga yang menggunakan public. Biasanya penggunaan private menunjukkan bahwa data tersebut harus disembunyikan atau harus memiliki tingkat keamanan yang tinggi. 

Terdapat 2 kelas yang ada di dalam potongan kode tersebut, yang pertama yang memiliki data dan fungsi untuk mengeksekusi menampilkan output yang diinginkan dan yang kedua adalah main class atau kelas yang digunakan untuk dapat mengeksekusi kelas-kelas yang ada.

Untuk mengambil data-datanya, pada potongan kode ini menerapkan setter dan getter agar informasi dapat tersalurkan dengan baik. Bagaimana, sampai sini sudah paham terkait contoh enkapsulasi?

Beli Cloud VPS

Manfaat Enkapsulasi

Setelah melalui penjelasan, serta contoh di atas, jadi apa manfaat enkapsulasi yang bisa menguntungkan kamu dalam membuat sebuah program? Karena enkapsulasi dapat membungkus dan mengatur akses kontrol pada sebuah data atau kelas, maka manfaat yang dirasakan akan cukup banyak, berikut penjabarannya

Keamanan Data

Pertama, manfaat enkapsulasi adalah meningkatkan keamanan data pada sebuah dokumen kode. Hal ini dapat berdampak kepada data karena enkapsulasi akan melindungi data dari modifikasi yang tidak sah atau tidak diinginkan dari luar kelas.

Jika kamu programmer yang menggunakan teknik D2C (direct to customer), maka keamanan data ini akan menjadi poin penting dalam pengimplementasiannya.

Melakukan Perubahan tanpa Gangguan

Kedua, manfaat enkapsulasi adalah dapat meningkatkan fleksibilitas dalam mengubah kode tanpa memerlukan perubahan masif di seluruh program, sehingga dapat memfasilitasi pemeliharaan dan evolusi perangkat lunak.

Meningkatkan Kemudahan Kode dapat Dibaca

Ketiga, manfaat enkapsulasi adalah dapat meningkatkan kerapian dari sebuah dokumen kode. Salah satu aspek dokumen kode yang baik adalah mudah di baca atau tingkat readable-nya tinggi. Jadi, ketika dokumen kodemu dibaca atau ingin dikembangkan oleh orang lain, mereka akan lebih mudah memahaminya.

Validasi dan Kontrol Akses

Keempat, manfaat enkapsulasi adalah dapat memastikan integritas data dengan mengimplementasikan logika tambahan dalam setter, seperti pemeriksaan batas nilai atau kondisi khusus sebelum memperbaharui nilai sebuah atribut.

Akhirnya sampailah kamu di akhir artikel ini. Bagaimana? Sudah paham terkait enkapsulasi terutama enkapsulasi Java dan Bagaimana metode enkapsulasi terjadi? Untuk lebih memahaminya jangan lupa untuk sering melatih diri dengan membuat program-program sederhana di setiap harinya yaaa! Karena enkapsulasi adalah metode yang akan sering kamu temui jika kamu ingin berkarir menjadi seorang programmer

Mila Rosyida

Halo ! I'm a Technical Content Specialist in DomaiNesia. I love learn anything about Technical, Data, Machine Learning, and more Technology.


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Ekstra Diskon Migrasi 5% serta GRATIS biaya migrasi & setup.

Ya, Migrasikan layanan Saya!

Hosting Murah

This will close in 0 seconds