Rahasia Membuat Startup dari Nol Hingga Unicorn6 min read

No ratings yet.

Hai DomaiNesians! Sebagai kaum milenial, kamu pasti sudah tidak asing dengan istilah “Unicorn”. Ada yang belum tahu? Baiklah, akan DomaiNesia jelaskan disini. Bukan kuda bertanduk, bukan perserikatan jagung, tapi unicorn adalah startup yang sudah mengantongi valuasi sebesar 1 miliar dollar AS. Jadi, segala aset, kekayaan, produk, dan semua yang dimiliki oleh startup total senilai 1 miliar dollar AS. Banyak sekali, bukan? Kamu pasti terheran-heran, apa rahasia membuat startup dari nol hingga jadi unicorn sekarang ini?

Kalau dilihat-lihat dari perjalanan beberapa unicorn Indonesia seperti GO-JEK, Bukalapak, Traveloka, dan Tokopedia, ada 2 hal yang menjadi rahasia membuat startup dari nol. Pertama adalah teknologi. Kedua adalah memanfaatkan peluang.

Dengan adanya teknologi, orang mampu menjangkau layanan startup lebih mudah. Beberapa startup seperti GO-JEK, Bukalapak, Traveloka, dan Tokopedia menggunakan aplikasi mobile agar orang mampu mengakses produk mereka. Tidak berhenti disitu, para startup harus tahu peluang yang dibutuhkan oleh pasar, sehingga mereka tetap bisa meluncurkan produk yang relevan dengan pasar.

Tidak percaya? Yuk kita lihat perjalanan 4 besar unicorn di Indonesia.

Rahasia Membuat Startup Dari Nol ala GO-JEK

rahasia membuat startup

source: GO-JEK

Kamu pasti sudah sering mendengar kalau bisa pesan layanan GO-JEK lewat aplikasi. Tapi, tahukah kamu kalau GO-JEK sebelum tahun 2015 hanyalah perusahaan dengan satu call center dan 20 pengemudi? Ya, betul. Titik balik GO-JEK bermula di tahun 2015. Tren smartphone yang sedang booming, membuat GO-JEK harus bermain di ranah baru, teknologi. Di tahun itu, 2015 meluncurkan aplikasi mobile dan menambah armada ojek onlinenya sebesar 800 pengemudi. Sejak saat itu, pengguna layanan GO-JEK selalu naik hingga sekarang.

Tidak sampai situ, GO-JEK selalu melihat pasar untuk mengembangkan potensinya. Setelah melihat permasalahan yang ada di pasar, GO-JEK coba menghadirkan produk untuk memecahkan masalah tersebut. GO-CAR hadir untuk mengakomodasi kebutuhan orang yang butuh transportasi yang lebih nyaman dibanding ojek. GO-CLEAN hadir untuk mengakomodasi kebutuhan orang yang ingin rumahnya selalu rapi. GO-PAY hadir untuk mengakomodasi orang yang malas punya uang tunai. Jadi, GO-JEK berusaha untuk selalu mengikuti perkembangan audiens agar produknya tetap selalu relevan.

Jadi, rahasia membuat startup dari GO-JEK adalah memaksimalkan fitur aplikasi mobile yang mereka punya agar orang dapat menjangkau layanan mereka. Selain itu, mereka juga aktif melihat pasar untuk mendapatkan peluang positif bagi produk mereka.

Bukalapak: Dari 80 Ribu Rupiah Jadi 14 Trilyun Rupiah

rahasia membuat startup

source: Daily Social

Presiden Jokowi sempat tidak percaya sama modal Bukalapak yang hanya 80 ribu rupiah. Dikira 80 ribu dollar oleh Presiden Jokowi, Achmad Dzaky, salah satu co-founder Bukalapak, dengan tegas bilang 80 ribu rupiah. Ya, betul. Awal pendirian tahun 2010, Bukalapak hanya bermodal 80 ribu rupiah untuk membuat website Bukalapak yang digunakan sampai sekarang. Sekarang, valuasi Bukalapak sudah mencapai 14 triliun rupiah. Lalu, apa rahasianya?

Bukalapak membeberkan rahasia membuat startup dari nol. Pertama adalah soal teknologi. Bukalapak selalu berusaha untuk menampilkan antarmuka yang memudahkan pengguna mulai dari awal masuk website hingga pembelian. Bukalapak memiliki tim UI dan UX yang selalu melakukan riset untuk menampilkan antarmuka yang terbaik.

Selain itu, Bukalapak selalu meluncurkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan audiens. BukaModal ada untuk orang-orang yang ingin membuka usaha tapi terbelit masalah modal. BukaIklan adalah fitur untuk orang-orang yang ingin memasang iklan di Facebook dan Google. Lalu, ada #WarungNaikKelas untuk memudahkan para pedagang kelontong dalam mengisi stok dagangan mereka.

Jadi, rahasia membuat startup ala Bukalapak adalah soal teknologi dan riset pasar. Website dan aplikasi mobile yang menjadi produk Bukalapak, terus dimaksimalkan agar fitur-fitur yang ada memudahkan audiens. Kemudian, Bukalapak juga berusaha untuk tahu keinginan pasar agar Bukalapak tetap bisa meluncurkan produk-produk yang relevan dengan pasar.

Tokopedia: Google-nya Jual Beli

rahasia membuat website

source: Blog Tokopedia

Bagi para penggila online shoppers, Tokopedia pasti sudah tidak asing didengar. Malah, akhir Desember 2018 kemarin Tokopedia menjadi aplikasi terbaik pilihan orang-orang versi Google Play dengan rate 4,4 bintang dan 10 juta lebih unduhan. Valuasi Tokopedia juga terbilang fantastis. Akhir Desember 2018, Tokopedia memiliki valuasi sebesar 101,5 triliun rupiah. Bagaimana bisa?

10 juta unduhan aplikasi di Google Play adalah salah satu bukti bahwa teknologi mampu menaikkan Tokopedia. Pada awalnya, Tokopedia hanya memiliki website saja. Kemudian, melihat peluang pengguna smartphone yang semakin banyak, Tokopedia meluncurkan apikasi mobile. Semakin kesini, orang-orang lebih suka mengakses Tokopedia lewat smartphone dibanding website karena lebih praktis.

Selain itu, Tokopedia juga berani untuk berinovasi. Melihat industri kreatif lokal yang belum berkembang begitu pesat, Tokopedia menggandeng pemerintah untuk membuat MAKERFEST. Acara tersebut dilakukan di beberapa kota untuk mendongkrak industri kreatif lokal. Selain itu, Tokopedia juga meluncurkan Tokopedia Center di beberapa kota. Berawal dari ada audiens yang masih melakukan jual beli secara Online To Offline (O2O), Tokopedia Center menawarkan audiens jual beli secara O2O, bayar tagihan, hingga membuat usaha daring sendiri.

Nah, pasti sudah tahu kan rahasia membuat startup dari nol hingga unicorn ala Tokopedia? Ya betul, Tokopedia memanfaatkan teknologi dan riset pasar. Dengan aplikasi mobile, Tokopedia menjangkau pasar yang lebih luas lagi. Dengan riset pasar, Tokopedia mampu menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Traveloka: 5 Tahun Berdiri Langsung Jadi Unicorn

rahasia membuat startup

source: Google Play

Ferry Unardi selalu kesal ketika ingin pulang ke Indonesia dulu. Pasalnya, tiket pesawat dari Boston, kota tempatnya kuliah, hanya ada sampai Jakarta saja. Padahal, rumah Ferry berada di Padang. Sangat sulit untuk mendapatkan tiket pesawat dari Jakarta ke Padang. Berawal dari itulah, Ferry membuat Traveloka.

Itulah cerita awal bagaimana Traveloka lahir. Tapi, tidak semudah itu Ferry membangun Traveloka. Ada banyak rintangan yaang harus dia dan co-founder Traveloka lewati. Namun, itu terbayarkan. Dengan waktu yang relatif singkat, hanya 5 tahun, Traveloka langsung menjadi salah satu unicorn di Indonesia. Lantas, apa rahasia Traveloka hingga bisa melesat menjadi unicorn secepat itu?

Jawabannya sama seperti perusahaan startup lain; pemanfaatan teknologi. Tahun 2014-2015 menjadi tren kenaikan penggunaan smartphone yang sangat signifikan. Memanfaatkaan momen tersebut, Traveloka meluncurkan aplikasi berbasis smartphone. Tujuannya adalah memudahkan orang untuk membeli tiket pesawat lewat smartphone mereka. Hal itu berbuah manis. Di Google Play, Traveloka sudah diunduh hingga 10 juta orang lebih.

Selain itu, Traveloka sudah bertransformasi dari layanan pencari tiket pesawat menjadi layanan pariwisata. Dengan tren wisata yang semakin tinggi di masyarakat, membuat Traveloka mencari peluang dari situ. Saat ini, Traveloka juga mampu memesan layanan kuliner, hotel, spa, tiket kereta, dan masih banyak lagi. Ke depannya, mungkin Traveloka ingin menjadi solusi bagi kamu yang ingin liburan.

Lantas, apa yang menjadi rahasia membuat startup dari nol hingga menjadi unicorn ala Traveloka? Jawabannya adalah teknologi dan mencari peluang. Teknologi membuat Traveloka harus keluar dari zona nyamannya di website dan menambah channel di aplikasi mobile. Selain itu, tren pasar yang semakin gemar wisata membuat Traveloka harus bertransformasi dari layanan pencarian tiket transportasi menjadi pemecah solusi bagi orang-orang yang ingin berwisata.

Kesimpulan

Itulah bukti kalau teknologi dan riset pasar adalah rahasia membuat startup dari nol hingga jadi unicorn. Kalau kamu ingin membuat startup dan kesulitan untuk berkembang, mungkin kamu harus melihat dua hal itu. Manfaatkan teknologi yang ada sekarang untuk menjangkau pasar lebih luas lagi. Kemudian, riset pasar mengenai permasalahan yang mereka hadapi dan buatlah produk yang mampu memecahkan masalah mereka. Dengan begitu, startup kamu akan semakin berkembang dan tetap relevan dengan pasar.

Jadi, sudah siapkah kamu untuk membuat startup impian kamu?

Please rate this

Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!

Komentar