Home  »  Domain   »   Panduan Membuat Child Nameserver (Private Nameserver)

Panduan Membuat Child Nameserver (Private Nameserver)

Last Update:

membuat child name server

Introduction

Membuat Child Name Server atau name server dengan menggunakan domain sendiri merupakan hal yang biasa dilakukan. Hal ini bertujuan agar situs yang anda miliki terkesan lebih professional dan memiliki nilai jual yang cukup bagus. Sebagai contoh, biasanya name server default yang ada di DomaiNesia untuk domain adalah dns1.domainesia.com- dns4.domainesia.com. Sedangkan untuk hosting yaitu ns1.domainesia.net- ns2.domainesia.net. Nah, dengan child name server anda dapat membuat name server menjadi ns1.domainanda.com dan ns2.domainanda.com. Tentunya disesuaikan domain yang anda miliki. Oiya, perlu diketahui bahwa Child Nameserver SAMA dengan Private Nameserver.

Syarat Membuat Child Name Server

Adapun syarat- syaratnya yaitu,
1. Memiliki domain. Baik itu domain TLD maupun yang lainnya. Untuk mengetahui domain murah dengan kualitas terbaik, silahkan cek Domain Murah DomaiNesia. Baca juga tips cara memilih nama domain untuk pemula!
2. Memiliki IP Address server/ hosting tujuan yang digunakan untuk mengarahkan name server.

Baca Juga: Cara Mengarahkan Name Server pada Domain

Cara Membuat Child Name Server

Langkah- langkah dalam membuat Child Name Server sangat mudah. Adapun yang harus dilakukan yaitu,

Step 1 – Login Client Area (my.domainesia.com)

Buka https://my.domainesia.com pada web browser kamu. Lalu masukkan username dan password. Username dan password ini merupakan akun pada saat register di DomaiNesia sebelum pembelian domain maupun hosting.

Step 2 – Memilih Domain

Maka akan diarahkan ke dashboard domain dan hosting yang anda beli di DomaiNesia. Setelah itu kamu akan diarahkan ke dashboard client area. Pada client area, kamu bisa mengetahui produk apa saja yang dibeli. Untuk membuat child nameserver, silahkan klik Domains. Tentukan domain mana yang ingin dibuat child nameserver. Lalu beri tanda centang pada domain yang dipilih. Kemudian klik domain tersebut.

Step 3 – Memilih Private Nameserver

Pada dasarnya private nameserver dan child name server adalah SAMA. Untuk membuat child nameserver, klik tab Settings dan pilih Private Nameservers.

Step 4 – Membuat Child Nameserver (Private Nameservers)

Setelah itu, masukkan nama server dan IP Address yang anda inginkan. Misalnya ns1.namadomainanda. Jangan lupa klik Save Changes untuk menyimpan pengaturan yang kamu buat.


Bagaimana jika ingin mengubah child nameserver? Jika ingin mengubah setting child nameserver yang sudah tersimpan, silahkan isi nameserver, current IP Address (IP Address lama) dan New IP Adress (IP Address) baru pada kolom Modify a Nameserver IP.

Bagaimana jika ingin menghapus child nameserver? Jika ingin menghapus child nameserver, silahkan tulis Nameserver pada bagian Delete a Nameserver. Jangan lupa klik Save Changes ya!

Apakah Child Name Server Saya Sudah Benar?

Anda dapat melakukan pengecekan konfigurasi dengan berbagai cara. Pertama, anda dapat menggunakan domain tools untuk mengecek dns record domain. Misalnya nwtools.com atau mega-check.com. Kedua, pastikan anda telah menampilkan record domain yang anda inginkan.

Kesimpulan

Child Name Server atau name server dengan domain sendiri sangat mudah untuk dibuat. Anda cukup memiliki domain dan IP address server sendiri, maka name server dapat disesuaikan. Dengan memiliki child name server, maka situs anda menjadi lebih professional lho. Apabila mengalami kesulitan, silahkan hubungi tim support DomaiNesia melalui kirim tiket. Buat kamu yang masih newbie dan pengen belajar segala hal tentang dunia domain, hosting dan website, yuk baca Panduan DomaiNesia. Selamat oprek ria!

Pengen Punya Tambahan Uang Jajan? Yuk Join Afiliasi DomaiNesia aja!


Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!