• Home
  • Tips
  • Cara Membuat Website Dua Bahasa di WordPress dengan TranslatePress

Cara Membuat Website Dua Bahasa di WordPress dengan TranslatePress

Oleh Ratna Patria
Cara Membuat Website Dua Bahasa di WordPress dengan TranslatePress 1

Website dapat dikunjungi oleh pengguna dari berbagai kota, negara, dan latar belakang bahasa. Jika bisnis atau kontenmu menargetkan audiens yang menggunakan lebih dari satu bahasa, menyediakan versi bahasa yang berbeda dapat membuat informasi lebih mudah dipahami.

Website dua bahasa juga dapat memberikan pengalaman yang lebih nyaman karena pengunjung dapat memilih bahasa yang mereka kuasai. Hal ini menjadi salah satu bagian dari upaya meningkatkan desain UI dan UX, terutama jika target pengunjungmu berasal dari beberapa negara atau kelompok bahasa.

Lalu, bagaimana cara membuat website dua bahasa di WordPress? Kamu dapat menggunakan plugin seperti TranslatePress untuk menambahkan bahasa kedua tanpa harus membuat website baru dari awal.

Kapan Website Perlu Menggunakan Dua Bahasa?

Tidak semua website harus menyediakan lebih dari satu bahasa. Fitur dua bahasa akan lebih bermanfaat jika website memang melayani pengunjung dengan latar belakang bahasa yang berbeda atau memiliki rencana untuk menjangkau pasar di luar wilayah utama bisnis.

Salah satu contoh penerapannya dapat ditemukan pada website bisnis yang melayani pelanggan lokal sekaligus internasional. Website seperti ini dapat menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua agar informasi produk, layanan, maupun kontak bisnis lebih mudah dipahami oleh kedua kelompok audiens.

Website dua bahasa juga relevan untuk perusahaan yang memiliki pelanggan atau mitra dari beberapa negara, website pariwisata, institusi pendidikan, organisasi internasional, hingga toko online yang menjual produk ke pasar global. Dalam kondisi tersebut, pilihan bahasa membantu pengunjung mengakses informasi tanpa harus menerjemahkan halaman secara manual.

Namun, penambahan bahasa sebaiknya tetap mempertimbangkan kemampuan pengelola website dalam menjaga kualitas konten. Setiap pembaruan pada halaman utama, produk, harga, atau informasi penting idealnya juga diperbarui pada versi bahasa lainnya agar pengunjung tidak mendapatkan informasi yang berbeda.

Salah satu contoh penerapan pilihan bahasa dapat dilihat pada website e-commerce yang melayani beberapa wilayah. Pada screenshot berikut, pilihan bahasa ditempatkan pada bagian navigasi sehingga pengunjung dapat berpindah bahasa dengan mudah.

cara membuat website dua bahasa

Sumber: Shopee

Keuntungan Membuat Website Dua Bahasa

Sebelum masuk ke tutorial, kamu perlu memahami alasan fitur multibahasa dapat berguna untuk sebuah website. Manfaatnya tidak hanya berkaitan dengan jumlah bahasa yang tersedia, tetapi juga dengan pengalaman pengguna dan jangkauan konten.

Baca Juga:  10 Strategi Membangun Customer Experience & Contohnya

Menjangkau Audiens dengan Bahasa yang Berbeda

Website dua bahasa memungkinkan satu informasi disajikan kepada kelompok pengguna yang menggunakan bahasa berbeda. Sebagai contoh, bisnis Indonesia yang juga memiliki pelanggan internasional dapat menyediakan versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Konten berbahasa lain juga membuka peluang website ditemukan melalui pencarian yang menggunakan bahasa tersebut. Namun, sekadar menerjemahkan keyword tidak otomatis membuat traffic meningkat karena kualitas konten, relevansi pencarian, struktur website, dan optimasi SEO tetap menentukan performanya.

Google merekomendasikan penggunaan URL yang berbeda untuk setiap versi bahasa serta anotasi hreflang agar mesin pencari dapat memahami hubungan antarversi halaman. Struktur tersebut membantu Google menampilkan versi bahasa yang lebih relevan kepada pengguna.

Memberikan Pengalaman yang Lebih Nyaman

Pengunjung akan lebih mudah memahami informasi ketika website menyediakan bahasa yang mereka kuasai. Kondisi ini sangat penting untuk halaman produk, layanan, harga, dokumentasi, formulir, atau informasi lain yang membutuhkan pemahaman secara tepat.

Website multibahasa juga mengurangi hambatan ketika pengunjung harus menerjemahkan halaman secara manual menggunakan layanan pihak ketiga. Kamu tetap perlu memastikan kualitas terjemahan karena terjemahan yang tidak natural justru dapat membuat informasi menjadi sulit dipahami.

Persiapan Sebelum Membuat Website Dua Bahasa

Tutorial berikut menggunakan WordPress dan plugin TranslatePress. Jika kamu belum memiliki website, kamu dapat memulai dari panduan cara membuat website dari nol terlebih dahulu.

Kamu juga dapat mengikuti panduan khusus cara membuat website dengan WordPress apabila ingin menggunakan CMS tersebut. Sebaiknya selesaikan struktur halaman, menu navigasi, dan konten utama terlebih dahulu agar proses penerjemahan menjadi lebih teratur.

Pastikan juga tampilan website tetap nyaman digunakan pada berbagai ukuran layar. Perbedaan panjang kata atau kalimat setelah diterjemahkan dapat mengubah ukuran menu, tombol, maupun elemen navigasi. Karena itu, kamu dapat menerapkan prinsip cara membuat website responsive agar pilihan bahasa dan konten tetap mudah diakses melalui desktop maupun perangkat mobile.

Jika website WordPress akan digunakan untuk kebutuhan bisnis dan diakses oleh audiens dari beberapa wilayah, kamu juga perlu memperhatikan performa infrastrukturnya. Kamu dapat menggunakan Hosting WordPress DomaiNesia agar pengelolaan website WordPress menjadi lebih praktis.

Cara Membuat Website Dua Bahasa di WordPress

Setelah website utama siap, kamu dapat mulai menambahkan bahasa kedua. Pada tutorial ini, proses tersebut dilakukan menggunakan TranslatePress.

1. Install Plugin TranslatePress

TranslatePress merupakan salah satu plugin WordPress yang dapat digunakan untuk menerjemahkan konten website melalui antarmuka visual pada bagian front-end. Plugin ini tersedia melalui repositori resmi WordPress dan dapat digunakan untuk membuat website bilingual.

Baca Juga:  7 Strategi Link Building 2026: Cara Dapat Backlink Berkualitas

Masuk ke dashboard WordPress, kemudian buka Plugins > Add New Plugin. Cari TranslatePress – Multilingual, lalu klik Install Now dan aktifkan plugin setelah proses instalasi selesai.

Kamu juga dapat mengakses halaman resminya melalui repositori TranslatePress di WordPress.org.

2. Tentukan Bahasa Utama dan Bahasa Kedua

Setelah plugin aktif, masuk ke Settings > TranslatePress. Pada bagian Default Language, pilih bahasa asli yang digunakan oleh konten website.

Selanjutnya, tambahkan bahasa yang akan digunakan sebagai bahasa terjemahan. Pada versi gratis, TranslatePress memungkinkan kamu menggunakan bahasa utama dan satu bahasa tambahan sehingga sudah cukup untuk membuat website dua bahasa.

pengaturan bahasa TranslatePress untuk membuat website dua bahasa

3. Tentukan Metode Penerjemahan

TranslatePress dapat digunakan untuk menerjemahkan konten secara manual maupun otomatis. Untuk website bisnis, kamu tetap perlu memeriksa hasil terjemahan agar istilah produk, nama fitur, CTA, dan konteks kalimat tetap sesuai dengan maksud konten aslinya.

Jika ingin menggunakan Google Translate untuk automatic translation pada versi gratis, kamu perlu menyiapkan Google Translate API key. TranslatePress versi terbaru juga menyediakan TranslatePress AI Free dengan batas penggunaan tertentu, sehingga pilihan mesin penerjemahan dapat berbeda dari tampilan yang terdapat pada screenshot lama.

pengaturan automatic translation TranslatePress

Setelah bahasa berhasil ditambahkan, website dapat menampilkan language switcher untuk membantu pengunjung berpindah bahasa.

language switcher website dua bahasa

4. Terjemahkan Konten Website

Langkah berikutnya adalah menerjemahkan teks atau string yang tampil pada website. Sebaiknya kamu tidak hanya menerjemahkan menu navigasi, tetapi juga judul halaman, paragraf, tombol, formulir, hingga informasi penting lainnya.

Buka halaman website ketika akun administrator WordPress masih dalam kondisi login. Selanjutnya, pilih menu Translate Site atau akses editor TranslatePress dari admin bar.

membuka editor TranslatePress

TranslatePress akan membuka editor visual yang memungkinkan kamu memilih teks langsung dari halaman. Metode ini memudahkan proses penerjemahan karena kamu dapat melihat posisi teks sekaligus hasil terjemahannya.

editor terjemahan TranslatePress

Pilih string yang ingin diterjemahkan, kemudian masukkan terjemahannya pada kolom bahasa kedua. Setelah memastikan kalimat sudah sesuai dengan konteks, simpan perubahan tersebut.

Ulangi proses yang sama untuk bagian lain pada halaman. Pastikan menu, tombol, pesan formulir, dan elemen penting lainnya tidak tertinggal dalam bahasa utama.

🌍

Website WordPress Mulai Menjangkau Audiens yang Lebih Luas?

Website multibahasa membutuhkan fondasi WordPress yang tetap stabil ketika halaman dan jumlah kontennya berkembang. WordPress Hosting DomaiNesia dapat menjadi pilihan untuk membangun dan mengelola website WordPress dengan lebih praktis.

Mulai dengan WordPress Hosting

5. Periksa Hasil Terjemahan

Setelah proses penerjemahan selesai, kembali ke halaman utama website. Gunakan language switcher untuk berpindah ke bahasa kedua dan pastikan semua teks tampil sesuai dengan bahasa yang dipilih.

Baca Juga:  Begini Cara Membuat Blog di HP, Dijamin Gampang Banget!

Contoh berikut menunjukkan menu navigasi yang telah diterjemahkan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Pemeriksaan langsung seperti ini penting karena hasil terjemahan otomatis masih dapat membutuhkan penyesuaian manual.

hasil website dua bahasa menggunakan TranslatePress

Periksa juga halaman lain seperti produk, kontak, checkout, halaman layanan, serta formulir. Jangan hanya memeriksa halaman utama karena setiap halaman dapat memiliki string yang berbeda.

6. Atur Tampilan Language Switcher

TranslatePress menyediakan language switcher agar pengunjung dapat memilih bahasa yang ingin digunakan. Pada versi terbaru, konfigurasi ini memiliki tab Language Switcher tersendiri dengan pilihan floating switcher, shortcode atau Gutenberg block, dan menu item.

Pengguna TranslatePress versi lama mungkin masih menemukan pengaturannya pada bagian General seperti dalam screenshot berikut. Karena itu, lokasi pengaturan dapat berbeda tergantung versi plugin yang digunakan.

pengaturan language switcher TranslatePress

Pilih posisi switcher yang mudah ditemukan tanpa mengganggu navigasi utama. Untuk website dua bahasa, pilihan bahasa dapat ditempatkan pada menu utama atau dalam bentuk tombol yang selalu terlihat oleh pengunjung.

7. Periksa Struktur SEO Website Multibahasa

Website dua bahasa juga perlu memiliki struktur yang mudah dipahami oleh mesin pencari. Pastikan setiap bahasa mempunyai URL yang dapat diakses secara langsung dan halaman tidak hanya berubah berdasarkan cookie atau deteksi browser.

Google merekomendasikan penggunaan URL berbeda untuk setiap versi bahasa serta hreflang untuk membantu menentukan halaman yang sesuai dengan bahasa pengguna. TranslatePress sendiri menghasilkan informasi hreflang, sedangkan beberapa fitur SEO lanjutan seperti penerjemahan slug dan metadata tersedia melalui fitur tambahan plugin.

Jika ingin mengoptimalkan aspek lainnya, kamu juga dapat mempelajari teknik SEO WordPress. Pastikan proses optimasi tetap dilakukan pada masing-masing versi bahasa karena setiap audiens dapat menggunakan pola pencarian yang berbeda.

Alternatif Plugin untuk Website Multibahasa

TranslatePress bukan satu-satunya plugin yang dapat digunakan untuk membangun website multibahasa di WordPress. Kamu dapat membandingkan beberapa alternatif berdasarkan metode penerjemahan, kebutuhan SEO, jumlah bahasa, dan biaya penggunaannya.

Beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  • Polylang
  • Weglot
  • WPML
  • GTranslate

Setiap plugin menggunakan pendekatan pengelolaan bahasa yang berbeda. Sebelum memilihnya, periksa kompatibilitas dengan tema, plugin lain, WooCommerce jika digunakan, serta kebutuhan SEO website.

Buat Website Lebih Mudah Diakses dengan Dua Bahasa

Membuat website dua bahasa di WordPress dapat dilakukan tanpa membangun dua website secara terpisah. Dengan plugin seperti TranslatePress, kamu dapat menambahkan bahasa kedua, menerjemahkan konten, dan menyediakan language switcher agar pengunjung dapat memilih bahasa yang mereka pahami.

Namun, prosesnya tidak berhenti pada menerjemahkan teks. Kamu tetap perlu memeriksa kualitas terjemahan, konsistensi navigasi, struktur URL, pengalaman pengguna, serta SEO pada setiap versi bahasa agar website multibahasa dapat bekerja secara optimal.

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Migrasi Hosting ke DomaiNesia Gratis 1 Bulan

Ingin memiliki hosting dengan performa terbaik? Migrasikan hosting Anda ke DomaiNesia. Gratis jasa migrasi dan gratis 1 bulan masa aktif!

Ya, Migrasikan Hosting Saya