• Home
  • Tips
  • Berikut Ini Keterampilan Yang Harus Ada Pada Cloud Engineer

Berikut Ini Keterampilan Yang Harus Ada Pada Cloud Engineer

Oleh Mila Rosyida
No ratings yet.

Cloud engineer memiliki peran penting dalam dunia teknologi saat ini, dengan berbagai tanggung jawab yang esensial untuk mendukung operasional perusahaan atau klien mereka di lingkungan cloud. Tugas-tugas mereka meliputi pengembangan, optimisasi, dan pemeliharaan aplikasi berbasis cloud yang tidak hanya efisien tetapi juga aman.

Siapa itu Cloud Engineer

Cloud engineer merupakan tenaga profesional di bidang Teknologi Informasi (TI) yang bertugas untuk membangun serta memelihara infrastruktur berbasis cloud.

Dalam dunia yang semakin mengandalkan teknologi cloud, peran mereka menjadi sangat penting.

Cloud engineer tidak hanya terbatas pada satu spesialisasi, mereka dapat berperan dalam berbagai aspek seperti arsitektur cloud, pengembangan aplikasi berbasis cloud, hingga administrasi jaringan cloud.

Teknologi cloud kini telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari menonton televisi melalui layanan streaming, menggunakan platform email secara online, hingga menyimpan foto di internet, semuanya memanfaatkan teknologi cloud.

cloud engineer
Sumber:envato

Untuk perusahaan, teknologi ini memungkinkan penyimpanan dan pencadangan data yang lebih efisien, penerapan pembaruan software secara instan, dan kemudahan akses informasi oleh pelanggan dari berbagai perangkat.

Seorang cloud engineer memiliki tanggung jawab untuk memastikan operasional layanan berbasis cloud berjalan lancar.

Mereka mengidentifikasi, mengintegrasikan, dan mengelola layanan cloud computing baik yang bersifat publik maupun privat untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan detail operasional organisasi.

Selain itu, cloud engineer juga bertanggung jawab dalam menangani masalah yang muncul dari penggunaan platform berbasis cloud. Dalam praktiknya, pekerjaan cloud engineer bisa lebih spesifik, tergantung pada kebutuhan organisasi.

Ada yang berfokus pada dukungan jaringan cloud, di mana mereka menyediakan dukungan teknis untuk infrastruktur jaringan berbasis cloud perusahaan.

Ada pula teknisi dukungan cloud yang bertugas dalam pemrograman dan manajemen risiko, serta software engineer cloud yang menghabiskan waktu untuk pengembangan dan pembaruan sistem software berbasis cloud sesuai permintaan klien.

Meskipun karir di bidang cloud engineering tidak selalu memerlukan gelar master, pengalaman yang cukup di industri TI dan beberapa sertifikasi relevan sering kali menjadi prasyarat.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun posisi ini terbuka bagi mereka yang memiliki latar belakang dan keahlian yang beragam, persiapan dan pengetahuan yang mendalam tentang teknologi cloud tetap menjadi kunci utama dalam menjalankan peran ini secara efektif.

Apa Yang Dikerjakan Cloud Engineer

Cloud engineer memiliki peran penting dalam dunia teknologi saat ini, dengan berbagai tanggung jawab yang esensial untuk mendukung operasional perusahaan atau klien mereka di lingkungan cloud.

Tugas-tugas mereka meliputi pengembangan, optimisasi, dan pemeliharaan aplikasi berbasis cloud yang tidak hanya efisien tetapi juga aman.

Kerja sama erat dengan perwakilan perusahaan merupakan bagian dari rutinitas mereka untuk memastikan bahwa solusi yang diberikan selalu sesuai dengan ekspektasi dan kebutuhan yang berkembang.

Tanggung jawab seorang cloud engineer mencakup:

Pengembangan dan Integrasi Aplikasi

Mereka bertanggung jawab untuk menciptakan aplikasi yang memenuhi kebutuhan spesifik perusahaan, memungkinkan komunikasi yang aman dan akses data bagi semua pengguna jaringan.

Kolaborasi Tim

Bekerja bersama dengan cloud engineer lain dan anggota tim untuk mengembangkan dan memelihara aplikasi berbasis cloud.

Optimasi Sistem

Mereka meningkatkan sistem cloud untuk meningkatkan performa operasional dan melindungi data dari pelanggaran keamanan dan ancaman siber.

Troubleshooting

Memecahkan masalah yang muncul pada platform cloud, baik yang aktual maupun potensial.

Support

Menyediakan layanan dukungan untuk membantu perusahaan memanfaatkan aplikasi cloud dengan cara baru, termasuk penggunaan API dan teknologi terkait.

Pembaruan Pengetahuan

Mereka harus selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam teknologi cloud untuk menawarkan solusi yang inovatif dan efisien.

Ketika membahas peran spesifik dalam bidang cloud engineer, terdapat beberapa fokus utama:

Arsitek Cloud

Mereka bertugas merancang visi teknis untuk mengatasi masalah bisnis, menganalisis sumber daya yang ada, dan merumuskan solusi teknis terbaik.

Pengembang Cloud

Bertanggung jawab atas pembangunan dan pemeliharaan aplikasi serta infrastruktur cloud, dengan pemahaman mendalam tentang siklus hidup aplikasi dan pemanfaatan API.

SysOps Engineer

Fokus pada peningkatan performa aplikasi dengan mengidentifikasi penghambat dan mengelola sistem untuk penggunaan multi-pengguna, memastikan operasi yang lancar dan efisien.

How to Become a Cloud Engineer

Menjadi seorang cloud engineer adalah langkah karier yang menjanjikan dengan banyak peluang di era digital ini. Proses untuk menjadi cloud engineer melibatkan beberapa langkah penting yang harus dipahami dan dilakukan dengan saksama.

Berikut adalah panduan yang disusun ulang dan dikembangkan untuk membantu pemula memahami bagaimana memulai karier sebagai cloud engineer:

Mengembangkan keterampilan yang relevan

Langkah pertama untuk menjadi cloud engineer adalah dengan mengembangkan keterampilan yang relevan. Ini mencakup:

Pemahaman Terhadap Infrastruktur Cloud

Mulailah dengan mempelajari salah satu platform cloud utama seperti Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, Google Cloud, atau IBM Cloud.

Memiliki pengetahuan mendalam tentang satu platform akan lebih berguna daripada pengetahuan permukaan di banyak platform.

Sumber : envato

Penyimpanan dan Keamanan Data

Keterampilan dalam mengakses, menyimpan, dan melindungi data sangat krusial. Ini termasuk pemahaman tentang cara kerja penyimpanan cloud dan prinsip-prinsip keamanan data.

Jaringan

Dasar-dasar jaringan dan konsep jaringan virtual adalah fundamental untuk integrasi dengan layanan cloud.

Pemrograman

Mengasah kemampuan pemrograman menggunakan bahasa seperti Python, Java, Golang, atau Ruby. Bahasa-bahasa ini sering digunakan dalam pengembangan cloud.

Sistem Operasi

Kemampuan yang kuat dalam sistem operasi, terutama Windows dan Linux, adalah penting karena banyak aplikasi dan layanan cloud berjalan di atasnya.

Bangun pengalaman langsung

Ada beberapa cara untuk mendapatkan pengalaman langsung bekerja dengan cloud, diantaranya:

  • Manfaatkan Peran TI kamu: Jika kamu sudah berada dalam peran TI, cari peluang untuk terlibat dalam proyek atau tugas yang berhubungan dengan cloud.
  • Eksplorasi Mandiri: Buatlah akun pada platform cloud pilihan kamu dan mulailah eksplorasi untuk membangun pengalaman praktis.
  • Dapatkan sertifikasi

Sertifikasi dapat berguna dalam membangun keterampilan teknis dan menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa kamu memiliki dasar pengetahuan di bidang cloud. 

  • Sertifikasi Dasar: Untuk pemula, sertifikasi dasar seperti Microsoft Azure Fundamentals AZ-900 bisa menjadi titik awal yang baik. Ini akan membantu kamu memahami teknologi dan terminologi cloud.
  • Sertifikasi Teknis Lebih Lanjut: Setelah memiliki pemahaman dasar, lanjutkan dengan sertifikasi yang lebih teknis sesuai dengan platform yang kamu pilih, seperti AWS Certified Solutions Architect atau Google Associate Cloud Engineer.
  • Mempersiapkan diri untuk kesuksesan wawancara
  • Latihan Wawancara: Berlatihlah menjawab pertanyaan wawancara teknis dan pertimbangkan untuk melakukan wawancara tiruan dengan rekan atau mentor untuk meningkatkan kenyamanan kamu dalam menjawab pertanyaan.
  • Kesiapan Menghadapi Masalah: Siapkan diri kamu untuk mendiskusikan bagaimana kamu mendekati dan memecahkan masalah teknis, termasuk situasi ketika kamu tidak langsung mengetahui jawabannya.

Skill Cloud Engineer

Menjadi cloud engineer memerlukan kombinasi antara kemahiran teknis dan keterampilan lunak yang kuat.

Berikut adalah pengembangan dari keterampilan yang dibutuhkan untuk menunjang karier di bidang cloud computing:

Beli Cloud VPS

Keterampilan Teknis

  • Penyimpanan Cloud : Cloud engineer perlu menguasai berbagai teknik penyimpanan dan memahami perbedaan antara cloud pribadi, publik, dan hybrid. Kemampuan ini mencakup pemahaman tentang cara pengalokasian dan pengoptimalan ruang penyimpanan untuk memenuhi kebutuhan organisasi.
  • Manajemen Basis Data Cloud : Pengetahuan tentang basis data cloud seperti MySQL dan Hadoop sangat penting. Cloud engineer harus bisa mengelola dan mengoptimalkan basis data dalam lingkungan cloud, memastikan akses yang efisien dan keamanan data.
  • Sistem Operasi : Pengoperasian dan administrasi sistem operasi merupakan dasar yang vital, dengan Linux dan Windows sebagai sistem yang paling banyak digunakan. Memahami sistem operasi membantu cloud engineer dalam mengelola sumber daya dan menjalankan aplikasi dengan efektif.
  • Pemrograman : Keterampilan pemrograman adalah kunci untuk mengembangkan dan mengelola aplikasi cloud. Bahasa pemrograman seperti Python, C++, dan GoLang, antara lain, diperlukan untuk mengotomatisasi tugas, mengelola infrastruktur cloud, dan mengembangkan aplikasi baru.
Sumber : envato
  • Virtualisasi dan Kontainerisasi : Memahami virtualisasi dan kontainerisasi sangat penting dalam era cloud computing ini. Cloud engineer harus bisa mengkonfigurasi dan mengelola Mesin Virtual (VM) serta menggunakan alat kontainerisasi seperti Kubernetes dan Docker untuk memudahkan deployment, skalabilitas, dan manajemen aplikasi.

Keterampilan Softskill

  • Koordinasi dan Komunikasi : Kemampuan untuk berkoordinasi dengan tim dan berkomunikasi secara efektif dengan stakeholder adalah esensial. Hal ini termasuk kemampuan untuk menjelaskan konsep teknis kepada non-teknis dan berkolaborasi lintas tim untuk mencapai tujuan bersama.
  • Kemampuan Belajar dan Adaptasi : Teknologi cloud berkembang dengan cepat. Seorang cloud engineer harus terus belajar dan beradaptasi dengan teknologi baru serta pendekatan terbaik dalam cloud computing.
  • Perhatian Terhadap Detail : Dalam pengelolaan infrastruktur dan aplikasi cloud, detail sangat penting. Kesalahan kecil bisa berakibat besar, sehingga cloud engineer harus sangat teliti dalam pekerjaannya.

Baca Juga : Apa Itu Cloud Hosting? Cara Kerja, Fungsi dan Kelebihannya

Mila Rosyida

Halo ! I'm a Technical Content Specialist in DomaiNesia. I love learn anything about Technical, Data, Machine Learning, and more Technology.


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Ekstra Diskon Migrasi 5% serta GRATIS biaya migrasi & setup.

Ya, Migrasikan layanan Saya!

Hosting Murah

This will close in 0 seconds