• Home
  • Tips
  • Mitos SEO yang Harus Kamu Abaikan di 2021

Mitos SEO yang Harus Kamu Abaikan di 2021

Oleh Argadahana
4.67/5 (3)
Mitos SEO yang Harus Kamu Abaikan

Terdapat banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan performa halaman website pada mesin pencari. Namun beberapa diantaranya merupakan mitos SEO yang masih diragukan, apakah benar bekerja atau tidak.

SEO merupakan jalan untuk memperoleh trafik secara organik. Tidak bisa dibilang mudah dan murah sebenarnya. Namun, cara ini dapat mendorong pertumbuhan bisnis online yang kamu jalankan. Hal ini karena konversi dari trafik organik cenderung lebih besar daripada trafik berbayar.

Apa Mitos SEO Terbesar di 2021?

SEO Sudah Mati

Sebuah mitos SEO yang berhembus setiap kali ada update algoritma yang dilakukan oleh Google, bahwa SEO telah mati.

Hal yang berubah dalam setiap update algoritma Google sebenarnya adalah strategi SEO yang juga harus berubah. Kamu harus melakukan update terhadap optimasi yang telah dilakukan untuk tetap mendapatkan hasil yang baik.

google developer update
sumber: developers.google.com

Cara terbaik untuk mengetahui update algoritma dari Google adalah dengan mengunjungi developers.google.com/search/blog. Karena pada halaman tersebutlah, Google memberitahukan apa yang berubah pada algoritma mereka.

SEO tidak akan pernah mati.

SEO Adalah Pekerjaan Sekali Jalan

Melakukan optimasi untuk mesin pencari dipercaya banyak orang hanya perlu dilakukan pada awal pembuatan website. Hal ini merupakan kesalahan besar yang banyak dilakukan pemilik website.

Sebuah website perlu dikelola secara konsisten agar optimasi SEO yang dilakukan tetap memberikan hasil yang diinginkan. SEO merupakan sebuah kegiatan secara berkelanjutan yang setiap prosesnya dapat berubah sesuai dengan algoritma yang diterapkan oleh Google.

Google Merangking Konten Baru

Salah satu faktor yang dipertimbangkan Google ketika merangking sebuah halaman website adalah kebaruannya. Namun, ini bukan berarti kamu harus selalu membuat sebuah konten baru untuk satu topik lama.

Sebuah konten lama bahkan bisa membantu meningkatkan rangking website ketika diupdate secara berkala.

Kata Kunci Panjang Tidak Berarti Apa Apa

Kata kunci panjang, atau biasa dikenal dengan long-tail keyword adalah salah satu cara untuk meningkatkan posisi pada mesin pencari secara cepat. Hal ini sebenarnya tidak benar sepenuhnya.

long tailed keyword domain dan hosting terbaik indonesia
sumber: google.com

Faktanya, kata kunci panjang memiliki volume pencarian dan kompetisi yang kecil. Namun Google kebanyakan memberikan rangking yang tinggi pada website dengan kata kunci panjang, ketika kata kunci yang digunakan cukup banyak dicari atau mengandung kata kunci utama.

Hal terbaik ketika membangun sebuah website adalah dengan cara meningkatkan domain authority. Dan kata kunci panjang yang digunakan akan dengan mudah naik pada rangking Google.

Konten Duplikat Mengakibatkan Penalti

Penalti atau hukuman dari Google merupakan hal yang paling ditakuti oleh pemilik website. Akibat terbesar yang dihasilkan dari penalti ini adalah deindex atau hilangnya sebuah halaman situs dari daftar pencarian.

Salah satu mitos SEO yang cukup populer adalah, konten duplikat dapat mengakibatkan penalti Google. Mitos ini salah, karena konten duplikat tidak mengakibatkan sebuah penalti. Namun tetap berpengaruh pada rangking pencarian secara organik.

Media Sosial Meningkatkan Ranking

Media sosial merupakan kanal yang baik untuk meningkatkan awareness dan engagement. Namun, kedua hal tersebut tidak memberikan pengaruh pada rangking di mesin pencari. Kanal media sosial tidak secara langsung memberikan dampak pada rangking organik.

Media sosial dapat memberikan trafik ke website, namun hal ini bukanlah hasil dari rangking organik. Jadi jangan pernah berharap untuk meningkatkan rangking dengan media sosial. Gunakan media sosial hanya untuk memperoleh trafik tambahan dan membagikan brand awareness, dan hal ini tetaplah penting.

PPC Tidak Menghasilkan Benefit pada SEO

PPC (pay per click) merupakan sebuah metode marketing digital dimana untuk memperoleh trafik, pemilik website harus menggunakan iklan yang mengarahkan ke website milik mereka. PPC tidak memiliki pengaruh langsung pada optimasi yang dilakukan. Namun dengan teknik yang baik, kamu dapat memperoleh backlink dari website lain yang memasang iklanmu.

PageRank Sudah Usang

PageRank merupakan sebuah matriks Google yang digunakan untuk mengukur authority dan kualitas sebuah halaman website. Google berhenti mempublikasikan skor PageRank secara publik pada 2016. Dan hal ini membuat publik percaya bahwa PageRank sudah tidak lagi digunakan.

PageRank sudah usang adalah sebuah mitos SEO yang harus kamu abaikan. Hal ini karena Google mengkonfirmasi bahwa mereka masih menggunakan PageRank bersama beberapa faktor lain untuk menentukan SERP (search engine ranking position).

SEO Hanya untuk Ranking

Rangking nomor satu pada halaman pencarian adalah hal yang paling diinginkan oleh pemilik situs manapun. Orang percaya bahwa  SEO dapat memberikan hal tersebut, informasi yang benar namun tidak lengkap.

mitos seo telah mati
sumber: pexels.com

Terdapat banyak faktor yang perlu dipertimbangkan selain pengoptimasian halaman. Kenyataannya meskipun website kamu berada pada posisi satu, belum tentu menghasilkan trafik yang tinggi. Para pencari cenderung mengklik sebuah hasil pencarian yang mengandung topik yang mereka cari.

Pastikan sebuah website menarik tidak hanya dari segi SEO, namun juga kualitas tulisan dan halaman yang menarik. Sehingga para pencari lebih betah dan memilih website kamu dikemudian hari.

Riset Kata Kunci Tidak Diperlukan

Mitos SEO selanjutnya adalah riset kata kunci tidak diperlukan untuk mengoptimasi halaman. Hal ini tentunya salah besar.

Kamu perlu melakukan riset mengenai kata kunci utama dan kata kunci turunan yang akan digunakan. Riset kata kunci tidak hanya dibutuhkan untuk menarik trafik namun juga meningkatkan konversi.

Apalah artinya ketika website yang kamu bangun ternyata salah menggunakan kata kunci, sehingga tidak masuk kedalam rangking teratas. Atau, websitemu menempati posisi yang baik pada rangking Google, namun tidak menghasilkan konversi.

Jaminan Ranking Pertama

Salah satu mitos SEO yang banyak menjadi janji-janji surga dari pihak ketiga yang menawarkan pengerjaan SEO. Faktanya, tidak ada satupun yang bisa menggaransi website milikmu menempati rangking pertama. Meskipun mungkin dilakukan, dengan pertimbangan banyaknya waktu serta variabel yang diperlukan.

Google bekerja dengan banyak sekali algoritma dan minim interaksi manusia dalam sistem rangkingnya. Jangan pernah percaya tentang sebuah teknik yang akan menghasilkan garansi rangking nomor satu.

SEO adalah sebuah proses, percayalah pada mereka yang menjanjikan proses optimasi yang baik.

Lebih Banyak Backlink Lebih Baik

Backlink bekerja seperti sebuah vote untuk kredibilitas dan popularitas sebuah website. Hal ini seperti seseorang yang mereferensikan hasil karya atau pekerjaanmu pada orang lain. Backlink memiliki peranan yang signifikan pada posisi website di rangking Google.

Urgensi backlink pada peringkat sebuah website di Google membuat banyak sekali penjual backlink yang menawarkan jasa mereka.  Namun Google tidak hanya memperhatikan banyaknya backlink yang masuk ke sebuah halaman. Kualitas website dan domain yang menjadi referer. Ratusan backlink dengan nilai authority yang rendah hanya akan menyebabkan Google memberikan nilai spam.

Jadi , pastikan kamu sudah mengecek domain dan website yang memberikan backlink pada websitemu.

Link Nofollow Tidak Berarti

Atribut “nofollow” pada sebuah link bertugas untuk memberitahukan crawlers Google untuk tidak mengikuti link tersebut. Crawlers Google hanya akan memberikan link juice pada link yang mereka lewati. Dan ini membuat sebuah link dengan atribut “nofollow” memiliki nilai yang lebih rendah daripada link dengan atribut “dofollow”.

Namun, hal ini bukan berarti link “nofollow” tidak berarti sama sekali. Ini adalah salah satu mitos SEO yang harus kamu abaikan. Karena dengan memiliki sebuah link pada sebuah website dengan nilai authority yang tinggi, kamu akan tetap berpeluang memperoleh trafik.

Kamu Tidak Seharusnya Memberikan Link Out pada Situs lain

Salah satu mitos SEO yang berkembang adalah, jika kamu memberikan link keluar pada website lain, berarti kamu memberikan trafik yang diperoleh untuk website tersebut. Namun, bagaimana dengan salah satu kebutuhan SEO yang mengharuskan kamu mengirim sebuah link keluar?

Kamu sebenarnya tidak bisa memastikan apakah seorang pengunjung website akan berpindah halaman atau tidak. Namun, kamu dapat mengusahakan mereka untuk tetap tinggal pada websitemu dengan memberikan konten yang berkualitas. Sehingga, kamu bisa memberikan nilai pada mereka yang tetap tinggal.

Meta Title dan Description Adalah Faktor Ranking

Judul meta dan deskripsi merepresentasikan halaman web yang kamu miliki pada SERP. Sebelumnya, Google menggunakan hal ini untuk menentukan pengaruh pada rangking sebuah website. Namun kini Google telah menentukan bahwa meta titles dan descriptions tidak lagi menjadi faktor tersebut.

Meskipun demikian, kamu tetap harus mengerjakan dua hal tersebut. Ini akan memberikan dampak tidak langsung pada pembaca yang melihat hasil pencarian. Sebuah hasil pencarian yang menunjukkan judul meta dan deskripsi yang sesuai dengan hal yang dicari, akan meningkatkan CTR (click through rate) sebuah halaman.

contoh meta title dan description
sumber: google.com

CTR yang tinggi bukan merupakan mitos SEO. Google justru memandang hal ini sebagai salah satu faktor untuk menentukan rangking sebuah website pada mesin pencarian. Jadi, tetap optimasi judul meta dan deskripsi untuk calon pengunjung untuk memperoleh keuntungan tidak langsung tersebut.

Nama Domain Harus Mengandung Kata Kunci

Kata kunci adalah hal yang paling berpengaruh untuk menunjukkan relevansi websitemu pada hasil pencarian. Namun ini bukan berarti kamu harus menggunakan kata kunci tersebut dimana saja, termasuk pada nama domain.

Mesin pencari menganjurkan penggunaan kata kunci secara natural dan pemaksaan kata kunci sangat dilarang. Pilihlah sebuah nama domain yang mudah diingat dan relevan dengan bisnis yang kamu jalankan.

Lebih Banyak Konten Lebih Baik

Lebih banyak konten lebih baik, adalah salah satu mitos SEO yang berkembang cukup pesat. Konten memang merupakan bahan bakar SEO, namun bukan berarti kamu harus membanjiri websitemu dengan konten.

Google selalu mengedepankan kualitas dibandingkan dengan kuantitas. Dengan membuat konten sepadat mungkin, akan membuat nilai lebih bagi para pengunjung dari segi waktu.

Namun ini bukan berarti ada ukuran pasti mengenai jumlah kata pada sebuah halaman. Konten dengan jumlah seribu kata bisa jadi terlalu sedikit untuk sebuah konten yang membutuhkan penjelasan yang kompleks. Atau bahkan konten berisi lima ratus kata menjadi terlalu panjang untuk sebuah landing page.

Fokuslah terhadap kualitas konten yang ada pada sebuah halaman. Bukan hanya menargetkan jumlah kata minimal untuk setiap halaman.

Memutar Konten dan Menggunakan Kembali Adalah Sama

Memutar konten atau spinning adalah sebuah teknik yang banyak dilakukan oleh pembuat konten untuk menghemat waktu dan tenaga. Cara paling mudah adalah dengan mengganti beberapa kata dengan kata lain yang memiliki makna sama.

Sedangkan menggunakan kembali adalah sebuah teknik untuk menggunakan sebuah konten pada kanal yang berbeda. Kamu bisa menggunakan sebuah konten blog sebagai konten media sosial atau video.

Keduanya memiliki perbedaan yang cukup besar. Tentunya, spinning konten lebih beresiko menghadirkan konten dengan kualitas yang buruk. Namun, sebenarnya cara ini dapat digunakan dengan menggunakan alat spinner yang baik dengan melakukan pengecekan dua kali untuk memastikan kualitasnya.

Baca Juga : Cara Mudah Membuat Blog Pribadi Bagi Pemula

Domain Tertentu Meningkatkan Rangking

Salah satu mitos SEO yang cukup santer berkembang adalah penggunaan ekstensi tertentu untuk meningkatkan rangking pada mesin pencari. Sebagai contoh, adalah penggunaan .com dan .net dipercaya mempermudah optimasi SEO yang dilakukan.

Faktanya adalah, pemilihan TLD (top level domain) tidak memberikan pengaruh pada rangking website pada mesin pencari. Dan kamu bisa memilih nama domain manapun yang kamu inginkan.

Tentunya, sesuaikan dengan kebutuhan brand yang kamu kerjakan. Atau kemudahan dalam mengeja agar calon pengguna lebih mudah mengingat nama website mu.

Sebagai contoh adalah penggunaan ekstensi domain .xyz yang dipercaya calon pengguna di Indonesia merupakan ekstensi dengan predikat negatif. Calon pengguna Indonesia mempercayai .xyz lekat kaitanya dengan citra website spam. Sehingga para calon pengguna tersebut lebih memilih ekstensi lain karena takut website milik mereka susah dirangking oleh Google.

Padahal, Google sendiri menggunakan ekstensi .xyz sebagai salah satu website utama mereka yaitu abc.xyz. Ini membuktikan bahwa penggunaan ekstensi tidak berpengaruh pada ranking maupun citra sebuah brand.

Google Peduli Terhadap Domain Authority

Google tidak pernah memperkenalkan domain authority secara langsung. Pihak ketiga seperti Moz dan Ahrefs lah yang mengukur dan memperkenalkan istilah tersebut. Domain authority diukur dari backlink yang masuk ke sebuah website.

Karena Google tidak pernah menggunakan istilah ini, membuktikan bahwa Google tidak peduli terhadap matriks tersebut. Namun, Google peduli terhadap kualitas backlink yang mengarah ke website milikmu.

Seperti mitos SEO yang disebutkan pada nomor dua belas, selalu pastikan kualitas backlink yang mengarah pada website milikmu.

Google akan Menemukan Konten Terbaru dan Mengindeksnya

Google selalu merekomendasikan sebuah website untuk memiliki konten fresh dan memberikan informasi terbaru pada para pengunjung. Ketika kamu membuat sebuah konten, Google akan melakukan crawl kemudian mengindeks konten tersebut.

Proses crawl hingga index membutuhkan waktu. Sehingga kamu perlu mempercepat kedua proses tersebut agar halaman website dapat ditemukan.

Cara mempercepat kedua proses tersebut adalah dengan menginstal Google XML. Dengan menginstal Google XML kamu akan menciptakan sebuah peta situs atau sitemap yang mempermudah proses crawling dan indexing.

Teknik SEO yang Berubah Sepanjang Waktu

Itu tadi 21 mitos SEO yang banyak berkembang dan harus kamu abaikan di 2021. Mitos SEO tersebut bisa tidak berdampak sama sekali terhadap usaha yang sudah kamu lakukan, atau malah berdampak buruk.

Namun, seperti judul penutup pada artikel ini bahwa teknik optimasi berubah sepanjang waktu, menegaskan bahwa kamu harus tetap update terhadap informasi terbaru mengenai SEO. Hal ini untuk menghindarkan kamu dari hal yang tidak diinginkan. Bahkan bisa terjadi karena kamu melakukan sebuah hal yang kamu belum ketahui.

Teknik SEO yang baik akan menghasilkan hasil yang baik juga. Selamat mencoba!

Argadahana

Mass communication enthusiast, currently finishing MBA @UGM. Got critics, suggestions, or want to discuss this topic more? Feel free to hit me on my social accounts. :D


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!