• Home
  • Tips
  • React Native : Apa itu, Penjelasan, 10+ Kelebihan dan Kekurangan

React Native : Apa itu, Penjelasan, 10+ Kelebihan dan Kekurangan

Oleh Ayoni Sulthon
5/5 (1)
React Native : Apa itu, Penjelasan, Kelebihan dan Kekurangan

Apakah Anda pernah mendengar istilah react native? Jika belum, artikel kali ini mungkin cocok untuk Anda agar bisa mengetahui dan memahami pengertian dan fungsi istilah tersebut. Ternyata, ia merupakan salah satu alternatif pilihan jika Anda ingin membuat sebuah aplikasi untuk Android. Jadi, tidak hanya terbatas pada penggunaan Java. Berikut adalah serba-serbinya yang perlu Anda ketahui:

Apa Itu React Native

Bisa dikatakan bahwa react native adalah sebuah framework milik JavaScript yang biasa dikembangkan oleh platform Facebook untuk membuat aplikasi pada Android atau juga iOS. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa membuat aplikasi berbasis Android atau iOS bukanlah perkara yang mudah. Kegiatan tersebut pasti membutuhkan coding khusus yang akan memakan waktu cukup lama.

Source: Choi 2017

Dengan menggunakan react native, Anda sudah tidak perlu membuat aplikasi hybrid yang akan memakan waktu cukup lama. Bahkan, ia juga memungkinkan Anda untuk melakukan kompilasi aplikasi ke native code pada iOS atau juga Android. Bagi Anda para web developer tentu saja hal ini sangat cocok terlebih jika ingin menghemat anggaran yang ada.

Cara Kerja React Native

Perlu Anda ketahui bahwa react native sering dianggap sebagai game changer yang kabarnya memungkinkan untuk menjalankan sebuah kode JavaScript. Ia juga tidak bergantung pada tampilan situs yang ada. Dalam prosesnya, ia juga menggunakan sebuah fitur yang disebut dengan Bridging. Dalam hal ini, bridging seringkali digunakan sebagai penghubung antara smartphone dengan perangkat lain menggunakan JavaScript.

Bridge digunakan sebagai media komunikasi dengan sebuah kode pada JavaScript Runtime Environment. Tak hanya itu, bridge juga memiliki fungsi untuk menghubungkan Native Code pada tombol yang sudah ada pada aplikasi dengan kode yang ada. Selain bridge, ada juga arsitektur sendiri untuk membangun aplikasi yaitu React.

Kelebihan React Native

Sama seperti framework dan aplikasi lain pada umumnya yang pasti memiliki kelebihan khusus yang membuatnya berbeda dengan yang lain. Setelah Anda mengetahui pengertiannya secara umum sekaligus juga cara kerjanya. Pada pembahasan kali ini, Anda akan mengetahui beberapa kelebihan React Native yang bisa menjadi pertimbangan saat akan menggunakannya:

·       Kode yang Digunakan Lebih Mudah

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, framework yang satu ini cocok bagi para web developer terlebih untuk memudahkan pekerjaan mereka. Pasalnya, kode yang digunakan jauh lebih mudah dan simpel yang akan membuat Anda akan merasa sangat familiar dengan framework yang satu ini. Anda juga tidak perlu menguasai bahasa pemrograman lain untuk bisa menjalankan aplikasi di dua sistem operasi sekaligus.

·       Banyak Digunakan Perusahaan Besar

Perlu Anda ketahui bahwa meski tergolong baru, framework satu ini tercatat telah digunakan oleh berbagai perusahaan besar. Contohnya saja Instargram, Facebook, Baidu dan AirBnB yang ternyata sudah lama menggunakan framework ini. Terlebih ternyata Facebook sendirilah yang telah mengembangkannya.

·       Lebih Hemat Anggaran

Selain cocok untuk para web developer, framework yang satu ini juga cocok bagi para web developer yang ingin menghemat anggaran pengeluaran. Mengapa demikian? Pasalnya, untuk mengembangkan aplikasi, Anda hanya perlu mempelajari JavaScript yang sekaligus bisa dijalankan pada dua sistem operasi yang berbeda sehingga Anda hanya membutuhkan satu developer saja untuk melakukannya.

·       Cocok Untuk Startup

Bagi Anda para pendiri startup, framework yang satu ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk Anda. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Anda sudah tidak perlu merekrut dua developer sekaligus untuk membuat mobile apps yang menguasai bahasa pemrograman yang berbeda. Lebih mudah dan terjangkau bukan?

Kekurangan React Native

Selain kelebihan, aplikasi atau framework seperti yang dibahas kali ini tentunya juga memiliki beberapa kelemahan yang melengkapinya. Sesuaikan kelebihan dan kelemahan yang dimiliki framework atau aplikasi yang ada agar Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan yang Anda miliki. Berikut adalah beberapa kekurangan React Native yang perlu Anda ketahui:

·       Performa Yang Terbatas

Performa menjadi salah satu faktor yang memang menjadi penentu apakah sebuah platform atau aplikasi dapat diandalkan dengan baik. Sebagai framework seumur jagung yang memang baru saja dikembangkan, performa menjadi salah satu hal yang masih sering dipertanyakan oleh beberapa kalangan web developer.

·       Platform yang Dibutuhkan

Kelemahan yang kedua ialah tentang platform yang dibutuhkan. Seperti yang sudah Anda ketahui, untuk membangun dan mengembangkan sebuah mobile app untuk iOS, seorang web developer wajib menggunakan perangkat MAC OS karena sistem tersebut hanya tersedia pada Macbook. Jadi, Macbook adalah salah satu yang setidaknya perlu Anda miliki atau gunakan.

·       Perkembangan JavaScript yang Cepat

Perlu Anda ketahui bahwa ternyata JavaScript merupakan salah satu kelemahan yang dimiliki oleh aplikasi yang satu ini. Mengapa demikian? Karena JavaScript memiliki perkembangan yang sangat cepat sehingga menimbulkan efek tersendiri untuk React Native yang tentunya tidak dapat dilakukan atau digunakan sesuai dengan performa yang ada.

·       Perubahan Framework yang Cepat

Sama seperti yang ada pada JavaSvript, React Native pun merupakan framework yang memiliki perkembangan begitu cepat yang menjadi kelemahan bagi performanya sendiri. Jadi, bagi para web developer perlu menimbang berbagai kemungkinan yang akan muncul.

Cara Belajar React Native

Bagi Anda yang tertarik untuk memahami lebih lanjut mengenai cara kerja React Native, Anda perlu memahami dulu beberapa cara belajar untuk memahami framework ini lebih lanjut. Berikut adalah beberapa langkah-langkah cara belajar yang bisa Anda terapkan agar bisa memahami dan menggunakannya dengan maksimal:

·       Melakukan Pemasangan Nodejs

Langkah pertama yang perlu Anda siapkan untuk belajar ialah dengan melakukan pemasangan Nodejs. Nodejs merupakan sebuah runtime yang bisa Anda jalankan untuk semua program yang ada pada JavaScript. Tentunya saja di luar browser yang biasa Anda gunakan sehari-hari.

React Native

·       Melakukan Pemasangan NPM atau Yarn

Guna mengelola project pada Nodejs, sebelumnya Anda juga harus melakukan pemasangan pada NPM atau Yarn. Perlu Anda ketahui juga bahwa nantinya NPM akan terpasang secara otomatis ketika Anda melakukan pemasangan Nodejs. Namun, hal tersebut memang akan sedikit berbeda pada saat pemasangan Yarn.

·       Melakukan Pemasangan Java JDK

Selain itu, Anda juga bisa melakukan pemasangan Java JDK untuk melakukan proses kompilasi sebuah aplikasi agar bisa menjadi sebuah APK. Tak hanya itu, Anda juga akan membutuhkan Android SDK untuk mempelajarinya dan mengembangkan aplikasi yang ada.

·       Menggunakan Android SDK

Setelah melakukan beberapa cara belajar di atas yang sudah diunduh dan dipasang pada mobile phone, Anda akan memiliki sebuah direktori Android yang bisa digunakan untuk pengembangan aplikasi Android. Mudah sekali untuk dijalankan, bukan?

Untuk melakukan semua hal di atas terkait dengan pengembangan mobile apps dan yang berkaitan dengannya, Anda tentu saja membutuhkan web developer yang handal yang dapat menghemat biaya pengembangan aplikasi. Pertimbangkan secara matang framework seperti apa yang Anda butuhkan untuk pengembangan aplikasi yang bisa dijalankan pada dua sistem operasi yang berbeda, misalnya seperti React Native.

Ayoni Sulthon

SEO Strategist DomaiNesia, ask me all about SEO


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!