• Home
  • Berita
  • Mengenal Apa Itu Jejak Digital dan Cara Mengelolanya Dengan Bijak

Mengenal Apa Itu Jejak Digital dan Cara Mengelolanya Dengan Bijak

Oleh Ratna Patria
No ratings yet.

Berselancar didunia internet adalah hal yang menyenangkan. Kamu dapat dengan mudah menemukan dan melihat konten yang dibagikan oleh rekan atau orang lain. Kamu juga dengan mudah dapat berbagi pengalaman atau pun hal lain yang kamu lakukan melalui social media misalnya.

Tahu tidak kalau apapun yang kamu lakukan di internet sebenarnya terekam? Ya, istilah ini biasa disebut dengan jejak digital. Pernah mendengarnya? Istilah ini akhir-akhir ini biasanya erat kaitannya dengan keamanan data dan reputasi pribadi. Serba-serbi tentang jejak digital ini akan dibahas lengkap dalam artikel ini.

jejak digital
Sumber: Envato

Jejak digital adalah hal yang penting untuk dijaga. Ibarat didunia nyata, tentu kamu tidak mau jika seseorang yang tidak kamu kenal mengetahui apa saja yang kamu lakukan sehari-hari karena bisa saja salah satu aktivitas yang kamu lakukan itu adalah privasi. Lalu apa sebenarnya jejak digital itu? Berikut penjelasannya.

Jejak Digital Adalah

Jejak digital adalah segala bentuk aktivitas yang telah kamu lakukan dalam internet. Ini bisa berupa aktivitasmu di media sosial, search engine hingga aktivitas belanjamu dalam e-commerce. Dalam bahasa Inggris, istilah ini disebut dengan digital footprint. Melansir dari website TechnoPedia, secara lengkap definisi dari jejak digital adalah jejak data yang kamu tinggalkan saat menggunakan internet. Hal ini dapat digunakan untuk melacak aktivitas dan perangkat online seseorang. Pengguna internet membuat jejak mereka baik secara aktif maupun pasif.

Setiap kali kamu menggunakan internet, kamu meninggalkan jejak informasi yang dikenal sebagai jejak digital. Terkadang, kamu berkontribusi pada jejakmu sendiri. Misalnya, saat kamu mengakses sebuah website dan kamu mengizinkan website tersebut membaca cookie browser yang kamu gunakan sehingga website tersebut dapat melacak aktivitas kamu dengan memasang cookie di perangkatmu. 

Jenis-jenis Jejak Digital

Jejak Aktif

Jejak aktif adalah saat pengguna dengan sengaja berbagi informasi tentang diri mereka sendiri, misalnya melalui posting atau berpartisipasi di situs jejaring sosial atau forum online. Aktivitas lain yang berkontribusi pada jejak digital aktif termasuk mengisi formulir online seperti berlangganan buletin. 

Jejak Pasif

Jejak pasif dibuat ketika informasi yang dikumpulkan tentang pengguna tanpa mereka sadari bahwa ini sedang terjadi. Singkatnya, mereka tidak sadar bahwa jejak mereka terekam. Aktivitas ini biasanya terjadi ketika menggunakan aplikasi atau website yang mengakses GPS secara realtime dan saat pengguna mengizinkan browser yang mereka gunakan mengakses cookie. 

Mengapa Jejak Digital Penting

Mengapa jejak digital penting? Ada beberapa hal yang perlu kamu sadari betapa pentingnya hal ini. Jangan sampai kamu tidak tahu akan hal ini dan menyesal dikemudian hari. Dibawah ini adalah beberapa alasan mengapa dianggap penting.

  • Relatif permanen dan data bersifat publik atau semi-publik, seperti yang mungkin terjadi pada kiriman Facebook. Pemilik memiliki sedikit kendali atas bagaimana orang lain akan menggunakannya. 
  • Jejak digital dapat menentukan reputasi digital seseorang, yang kini dianggap sama pentingnya dengan reputasi offline mereka. 
  • Pengusaha dapat memeriksa jejak karyawan potensial mereka, terutama media sosial mereka, sebelum membuat keputusan perekrutan. 
  • Perguruan tinggi dan universitas dapat memeriksa jejak calon siswa mereka sebelum menerimanya juga. 
  • Kata-kata dan foto yang kamu posting secara online dapat disalahartikan atau diubah. 
  • Konten yang ditujukan untuk grup pribadi dapat menyebar ke kalangan yang lebih luas, berpotensi merusak hubungan dan pertemanan. 
  • Penjahat dunia maya dapat mengeksploitasi jejak kamu misal menggunakannya untuk tujuan seperti phishing untuk akses akun atau membuat identitas palsu berdasarkan data kamu.

    jejak digital
    Sumber: Envato

Cara Melihat Jejak Digital

Salah satu cara melihat jejak digital paling mudah adalah dengan mengetikan nama pada search engine (Google, Bing, dll). Search engine tentunya menghimpun segala website yang telah online dan memiliki alamat untuk diakses. Selain itu search engine juga mengindeks kata demi kata yang muncul dalam sebuah website. Dengan demikian kamu bisa mencoba untuk mengetikan nama kamu di search engine dan lihat beberapa hasil yang muncul. Kamu akan mendapati dimana saja nama kamu muncul. 

Cara Menghilangkan Jejak Digital

Jejak digital terkadang memang memberikan dampak buruk bagi seseorang walaupun tak jarang juga mampu melahirkan hal yang positif. Jika jejak yang kamu miliki cenderung merugikan, kamu bisa mengikuti cara menghilangkan jejak digital ini. 

  • Hapus cookies browser
  • Hapus unggahan lama di media sosial
  • Tutup akun-akun lama yang tidak terpakai

Tips Menjaga Jejak Digital

Kurangi jumlah sumber informasi yang menyebutkanmu

Misalnya, akun Facebook yang kamu miliki lebih banyak memberikan informasi tentang kamu daripada yang kamu inginkan. Situs-situs ini seringkali dapat menyertakan informasi pribadi seperti nomor telepon, alamat, dan usia kamu. Jika kamu merasa tidak nyaman dengan ini, kamu dapat menghubungi menghapusnya.

Periksa kembali pengaturan privasi Anda

Pengaturan privasi di media sosial memungkinkan kamu mengontrol siapa yang melihat postingan. Tinjau pengaturan ini dan pastikan diatur ke tingkat yang nyaman bagimu. Misalnya, Facebook memungkinkan kamu membatasi kiriman ke teman dan membuat daftar khusus orang yang dapat melihat kiriman tertentu. Namun, perlu diingat bahwa pengaturan privasi hanya melindungi kamu di situs media sosial yang relevan.

Hindari berbagi berlebihan di media sosial

Media sosial memudahkan untuk terhubung dengan orang lain tetapi juga dapat membuat berbagi menjadi mudah. Pikirkan dua kali sebelum mengungkapkan lokasi atau rencana perjalanan atau informasi pribadi lainnya. Hindari mengungkapkan nomor telepon atau alamat email di bio media sosial. 

Hindari situs web yang tidak aman

Pastikan kamu bertransaksi dengan website yang aman, URL harus dimulai dengan https:// daripada http://. “S” adalah singkatan dari “secure” dan menunjukkan bahwa website tersebut memiliki sertifikat keamanan. Seharusnya juga ada ikon gembok di sebelah kiri bilah alamat. Jangan pernah membagikan informasi rahasia apa pun di website yang tidak secure, terutama detail pembayaran.

Jangan masuk dengan Facebook

Masuk ke website dan aplikasi menggunakan Facebook itu mudah. Namun, setiap kali kamu masuk ke website pihak ketiga menggunakan kredensial Facebook, kamu memberikan izin kepada perusahaan tersebut untuk menambang data pengguna Facebook kamu dan berpotensi membahayakan informasi pribadi.

jejak digital
Sumber: Envato

Berpikirlah sebelum memposting

Apa yang kamu posting atau katakan secara online mengirimkan informasi tentang siapa kamu, seperti halnya apa yang diungkapkan orang lain tentangmu. Aspek jejak kamu, seperti foto yang diunggah, komentar blog, video YouTube, dan kiriman Facebook, mungkin tidak menggambarkan caramu ingin dilihat. Ciptakan jejak yang positif dengan memposting hanya hal-hal yang berkontribusi pada citra yang ingin dilihat orang lain.

Gunakan VPN

Menggunakan jaringan pribadi virtual, atau VPN, dapat membantu melindungi jejak kamu. Ini karena VPN menutupi alamat IP yang membuat tindakan online kamu hampir tidak dapat dilacak. Ini melindungi privasimu secara online dan dapat mencegah website memasang cookie yang melacak riwayat penjelajahan internetmu. 

Memanfaatkan Jejak Digital untuk Bisnis

Jejak digital bermanfaat untuk bisnis, lho. Bukan untuk melakukan kejahatan ya DomaiNesians. Lebih kepada menggunakan data yang kita punya untuk meningkatkan kualitas bisnis. Baik dari sisi pelayanan maupun produk yang dijual. Jejak digital merupakan informasi yang ditinggalkan oleh pengguna ketika menggunakan teknologi digital, seperti data yang disimpan pada komputer atau perangkat mobile, aktivitas online, dan interaksi dengan perangkat IoT.

Dalam dunia bisnis, jejak digital dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti meningkatkan pengalaman pengguna, meningkatkan konversi, menargetkan iklan yang lebih efektif, dan meningkatkan keamanan. Memanfaatkan jejak digital untuk bisnis dapat membantu perusahaan untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik dan meningkatkan efisiensi operasional. Namun, perlu diingat bahwa jejak digital juga perlu dijaga kerahasiaannya untuk melindungi privasi dan keamanan data.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat digunakan untuk memanfaatkan jejak digital untuk meningkatkan kualitas bisnis:

  1. Analisis data: Mengumpulkan dan menganalisis jejak digital dapat memberikan informasi yang diperlukan untuk meningkatkan produk atau layanan, meningkatkan pengalaman pengguna, dan meningkatkan konversi.
  2. Targeting pemasaran: Menggunakan jejak digital untuk menentukan demografi dan minat pengguna dapat digunakan untuk menargetkan iklan yang lebih efektif dan meningkatkan efisiensi pemasaran.
  3. Pelacakan aktivitas: Melacak aktivitas pengguna dapat memberikan informasi tentang bagaimana produk atau layanan digunakan, di mana ada masalah, dan bagaimana meningkatkan pengalaman pengguna.
  4. Personalisasi: Menggunakan jejak digital untuk mengetahui preferensi pengguna dan menyesuaikan pengalaman pengguna dapat meningkatkan tingkat konversi dan pengalaman yang lebih baik
  5. Keamanan: Menggunakan jejak digital untuk mendeteksi dan mencegah aktivitas yang tidak sah atau mencurigakan dapat meningkatkan keamanan sistem dan melindungi perusahaan dari kerugian finansial dan kerusakan reputasi.
  6. Analisis bisnis: Menggunakan jejak digital untuk mengumpulkan data dan analisis dapat membantu perusahaan untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik dan meningkatkan efisiensi operasional.

    jejak digital
    Sumber: Envato

Tetap Bijak Dalam Berselancar Di Internet

Itulah beberapa pembahasannya. Jejak digital adalah hal yang penting untuk dijaga. Ibarat didunia nyata, tentu kamu tidak mau jika seseorang yang tidak kamu kenal mengetahui apa saja yang kamu lakukan sehari-hari karena bisa saja salah satu aktivitas yang kamu lakukan itu adalah privasi. Cara menghilangkan jejak digital diantaranya dengan cara menghapus cookies browser, menghapus unggahan lama di media sosial dan menutup akun-akun lama yang tidak terpakai. Yuk, selalu bijak dalam berselancar di internet!

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!

Hosting Murah