• Home
  • Berita
  • Trojan adalah Program Berbahaya! Cari Tahu Apa Itu Trojan dan Cara Kerjanya

Trojan adalah Program Berbahaya! Cari Tahu Apa Itu Trojan dan Cara Kerjanya

Oleh Ratna Patria
No ratings yet.

Trojan adalah salah satu program berbahaya yang paling sulit untuk diidentifikasi oleh pengguna komputer. Mereka bisa memasuki perangkat milikmu melalui setiap celah meskipun sudah menggunakan sistem keamanan. Lebih jelasnya, simak yuk apa itu Trojan dan bagaimana cara kerjanya?

Apa itu Trojan?

Trojan adalah sebuah file, program, atau kode khusus yang terlihat aman, namun sebenarnya ini cukup berbahaya karena bagian dari jenis malware

Sebelum masuk pada pembahasan selanjutnya, perlu kamu ketahui bahwa virus Trojan dirancang oleh peretas untuk mengelabui pengguna agar membuka lampiran email yang menyertakan kode khusus dan berbahaya. 

Dan Trojan sendiri mengadaptasi dari cerita Yunani kuno, di mana kuda Troya tampak tidak berbahaya, namun sebenarnya berisi tentara di dalamnya yang menjarah kota Troy setelah orang-orang membawanya masuk. 

Sumber: Envato

Sama halnya dengan malware Trojan di mana mereka menipu pengguna agar mengunduh dan menjalankan program berbahaya di komputer. 

Trojan ini berada di dalam perangkat lunak yang sah dan umumnya dirancang untuk memata-matai seseorang atau mencuri data. 

Namun sebenarnya tidak hanya sekadar itu saja, fungsi Trojan biasanya akan sesuai dengan tujuan saat peretas membuatnya. 

Bisa untuk menghapus data di perangkat, salin data untuk dicuri dan dijual, mengubah data, memblokir akses ke data, hingga mengganggu kinerja komputer atau jaringan target. 

Baca juga: Apa itu Malware? Penjelasan, dan Cara Mengatasi Malware

Bagaimana Cara Kerja Trojan?

Biasanya untuk sebagian orang yang kurang paham tentang sistem keamanan di komputer seperti penggunaan antivirus dan antimalware, adanya Trojan ini terbilang cukup berbahaya. 

Alasan berbahaya karena cara kerja Trojan bisa saja muncul sebagai file atau program yang dilampirkan ke email dan nampak seperti dari sumber terpercaya. 

Tentu dengan tampilan email yang terpercaya, orang yang belum banyak paham tentang sistem keamanan akan dengan mudahnya mengunduh dan membuka file.

Setelah ini terjadi, malware berbahaya bisa diinstal dan diaktifkan di komputer atau di perangkat lainnya. 

Seperti Apa Serangan Malware Trojan?

Salah satu bentuk serangan yang umum dari malware Trojan adalah menyebarkan konten berbahaya ke file dan merusak komputer. 

Setiap Trojan juga memiliki bentuknya yang bervariasi karena sesuai dengan tujuan dari peretas yang membuatnya

Satu hal yang perlu diingat ketika menerapkan langkah-langkah keamanan untuk melawan Trojan adalah kinerjanya. 

Pengguna harus mengeksekusi Trojan dan kemudian melanjutkannya dengan melakukan tindakan yang dirancang oleh peretas.

Virus Trojan dan Cara Mengatasinya

Perlu kamu ketahui bahwa Trojan ini tidak hanya memiliki satu jenis saja, tetapi ada beberapa jenis lainnya sesuai dengan tujuan dari peretas itu sendiri. 

Jenis-jenis virus Trojan

1. Backdoor Trojan 

Hacker dunia maya menggunakan backdoor Trojan untuk cara khusus agar dapat mengakses komputer tanpa diketahui. 

Jenis backdoor Trojan ini ini sering digunakan untuk menginstal lebih banyak malware, sehingga bisa memata-matai dan mengumpulkan data milikmu. 

2. Banking Trojan

Trojan perbankan ini akan menyusup ke perangkat dan mencuri kredensial login finansial. Peretas menggunakannya untuk meretas banking milikmu dan akun keuangan lainnya. 

3. DDoS Trojan

Jenis DDoS Trojan bertujuan untuk memaksa perangkat menjadi botnet yaitu jaringan perangkat yang tertaut dapat dikendalikan dari jarak jauh oleh peretas. 

Mereka akan menggunakan botnet untuk melakukan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat mematikan situs web dan layanan internet lainnya. 

4. Dropper atau downloader Trojan

Dropper adalah tahap pertama dalam sebuah serangan malware yang biasanya terdiri dari tiga bagian yaitu dropper, loader, dan maware atau rootkit. 

Trojan jenis ini nantinya akan menginfeksi perangkat dan mengatur untuk loader yang pada gilirannya menginstal rootkit secara otomatis. 

Dengan begitu dapat memberikan akses peretas ke perangkat milikmu. Downloader Trojan akan menginstal malware jenis lain.

5. Exploit Trojan

Trojan ini menggunakan exploit yaitu trik perangkat lunak yang sengaja dirancang untuk memanfaatkan sistem perangkat lunak atau perangkat keras yang lemah sehingga dapat menginfeksinya. 

6. Trojan antivirus palsu

Trojan antivirus yang palsu ini akan berpura-pura mendeteksi virus dan malware di perangkat, kemudian memaksa untuk membayar perangkat lunak keamanan.

Baca juga: Mengenal 7 Jenis Virus Komputer Berbahaya

Trojan adalah
Sumber: Envato

7. Gaming Trojan

Gaming Trojan ini menargetkan gamer online dan mencuri info login mereka. Para cybercrime nantinya dapat menggunakan data-data tersebut untuk mencuri item berharga dalam game.

8. Infostealer Trojan

Pencurian data adalah tujuan dari jenis infostealer Trojan ini. Mereka akan mulai melakukan pencarian pada perangkat untuk menemukan data pribadi yang sensitif, lalu mengirimkannya ke peretas. 

Umumnya, para cybercrime yang menggunakan Trojan jenis ini menggunakan data-data tersebut untuk melakukan penipuan atau pencurian identitas.

9. Instant message Trojan

Jenis ini akan menargetkan aplikasi Instant Message (IM) untuk membajak kredensial login dan membantu peretas melihat daftar kontak milikmu. 

Aplikasi IM baru yang menggunakan enkripsi seperti WhatsApp tidak terlalu berbahaya jika  dibandingkan layanan lama, Skype atau MSN Messenger. Namun, kamu harus tetap waspada karena malware akan selalu berkembang.

10. Mailfinder Trojans

Trojan jenis pencari email ini akan menargetkan aplikasi seperti Microsoft Office dan mencari alamat emailnya. Umumnya, para peretas akan mengirimkan serangan melalui spam atau phishing.

11. Ransomware Trojan

Ransomware adalah jenis malware yang memblokir akses ke data atau perangkat milikmu, kemudian mengancam untuk mempublikasikan, menahan secara permanen, atau menghancurkan data kecuali kamu membayar uang tebusan yang diminta. 

Trojan Ransomware ini menggunakan penipuan untuk mengelabui korban agar mengaktifkan sistem mereka.

12. SMS Trojans

Terakhir adalah SMS Trojan yang akan menginfeksi perangkat seluler, biasanya Android, dan mengirim pesan SMS ke layanan premium. 

Lalu, Bagaimana Cara Mengatasi Serangan Trojan?

Setelah penjelasan beberapa jenis serangan Trojan di atas, kini ketahui juga bagaimana cara mengatasinya. 

1. Instal antivirus 

Langkah pertama untuk mengatasi serangan Trojan adalah install antivirus. Ini merupakan salah satu software yang wajib ada pada komputer. 

Dengan menggunakan program antivirus pada komputer atau perangkat lainya akan mencegah malware masuk, dan mampu mendeteksi hal-hal mencurigakan, serta mampu menghapus Trojan.

2. Pastikan tidak asal klik notifikasi yang mencurigakan

Selanjutnya, untuk mengatasi Trojan adalah dengan menghindari pop up notifikasi yang mencurigakan. 

Umumnya, para peretas atau penjahat cyber akan memanfaatkan rasa panik untuk melakukan atau mengirimkan virus ini, dan salah satu bentuknya melalui pop-up notifikasi.

Apabila kamu sedang memasuki sebuah website dan tiba-tiba muncul pop-up yang menyatakan device terinfeksi virus, sebaiknya jangan panik. Tetapi pastikan kamu keluar dari situs tersebut. 

4. Upayakan agar selalu download dari situs website yang resmi

Kemudian soal download, pastikan kamu selalu mengunduh file atau apps dari situs website yang resmi. File atau apps yang dimaksud contohnya seperti game, e-book atau bahkan apps lainnya. 

Apabila kamu download dari situs tidak resmi, hal tersebut justru akan membuat Trojan masuk ke dalam file yang kamu unduh dan akan sangat berisiko merusak komputer. 

5. Pilih dan gunakan hosting dengan sistem keamanan terbaik

Perlu kamu ketahui juga bahwa Trojan ini bisa menyerang server website maupun komputer. Antivirus saja bahkan belum tentu dapat mengatasi malware yang ada pada server. 

Jadi, dalam kasus ini sangat penting untuk menggunakan hosting dengan sistem keamanan terbaik agar bisa terhindar dari pencurian data. 

6. Perbarui Operating System (OS) dan software secara rutin 

Langkah selanjutnya, kamu juga harus rutin update device atau website pribadi. Tak hanya sekadar Operating System atau software saja tetapi juga Content Management System (CMS), plugin website, dan lain-lainnya.

Perlu kamu ketahui bahwa malware ini mampu masuk melalui celah sistem keamanan. Itulah yang menjadi alasan, penyedia layanan hosting akan rutin upgrade sistem keamanan. 

7. Lebih waspada jika menerima email asing

Terakhir adalah kamu harus lebih waspada saat menerima email asing. Bisa jadi kamu sedang menerima dengan email phising

Email phising adalah sebuah email dengan tujuan untuk menipu dan umumnya melampirkan file, tombol, link, atau apapun yang bisa di-klik. 

Baca juga: Menelusuri Apa Itu Backdoor Attack dan Cara Mencegahnya

Bagaimana Cara Mencegah Trojan?

Cara mencegah Trojan adalah dengan memahami dan menggunakan sistem keamanan terbaik terhadap malware serta menghindari konten berbahaya lainnya. 

Program perangkat lunak sistem keamanan internet dapat menjalankan pemindaian diagnostik reguler untuk memeriksa situs dengan konten berbahaya yang diketahui. 

Memperbarui perangkat lunak saat pembaruan dirilis adalah salah satu hal penting karena peretas cenderung menargetkan lubang di sistem yang sudah lemah sehingga bisa meluncurkan serangan malware.

Pengguna harus fokus untuk melindungi akun dengan kata sandi yang kompleks dan unik untuk setiap akun. 

Misalnya, menggunakan huruf, angka, dan simbol dalam kata sandi. Firewall juga dapat membantu menjaga keamanan informasi pribadi. 

Selain itu, juga disarankan untuk berhati-hati dengan lampiran email apa pun dan menjalankan pemindaian sebelum mengunduh. 

Meskipun tidak akan mencegah serangan malware Trojan, tetapi sangat disarankan untuk membuat cadangan file secara teratur. Ini akan membantu memulihkan data apabila terjadi ancaman atau serangan Trojan.

Trojan adalah
Sumber: Envato

Trojan adalah Malware Berbahaya

Jadi, Trojan adalah salah satu bentuk malware berbahaya yang memasuki komputer dengan tujuan beragam bisa mencuri data, bahkan hingga menyerang server website. 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Trojan sendiri memiliki beragam jenis, beberapa diantaranya seperti file, email phishing, bahkan juga melalui dari software situs ilegal.

Oleh karena itu, kamu harus paham bahwa virus Trojan adalah program berbahaya yang paling sulit untuk diidentifikasi.

Salah satu mengatasi Trojan adalah dengan berwaspada pada kiriman email yang mencurigakan, meningkatkan sistem keamanan perangkat, hingga menggunakan hosting website yang aman.

Ratna Patria

Hi! Ratna is my name. I have been actively writing about light and fun things since college. I am an introverted, inquiring person, who loves reading. How about you?

Artikel

Lainnya


Berlangganan Artikel

Dapatkan artikel, free ebook dan video
terbaru dari DomaiNesia

{{ errors.name }} {{ errors.email }}
Migrasi ke DomaiNesia

Pindah Ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia? Dapatkan Diskon Migrasi 40% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, Migrasikan layanan Saya!