Home  »  Virtual Server   »   Cara Disable MySQL Strict Mode

Cara Disable MySQL Strict Mode

Last Update:


Hi DomaiNesians! Pada panduan kali ini akan dijelaskan cara disable MySQL Strict Mode. Dikutip dari MySQL, strict mode akan melakukan kontrol kesalahan (invalid/ missing value) pada perubahan data seperti insert, update atau create tabel. Kesalahan pada nilai dapat berasal dari banyak faktor misalnya, tipe data pada kolom yang salah atau keluar dari range. Nah, terkadang MySQL Strict Mode ini membuat pada developer sedikit kesal. Ketika di cek pada script, tidak ada pesan error yang muncul. Namun, pada saat dijalankan, fungsi pada sistem tidak berfungsi dengan baik. Sehingga proses insert dan update tidak dapat dijalankan. Nah untuk itu, kamu dapat mengantisipasi hal tersebut dengan melakukan disable MySQL Strict Mode. Oiya di DomaiNesia, disable MySQL Strict Mode ini hanya dapat dilakukan di VPS ya. Belum punya VPS? Yuk cek VPS Murah! Mulai 100 ribu perbulan kamu sudah dapat VPS dengan teknologi terbaru!

Cara Disable MySQL Strict Mode

Adapun cara disable MySQL Strict Mode yaitu,

1. Melakukan Akses SSH ke VPS

Untuk melakukan akses SSH ke VPS, kamu bisa menggunakan PuTTy ataupun Terminal. Silakan ikuti Cara Remote VPS.

2. Membuat Backup Data

Hal kedua yang harus kamu lakukan pada panduan cara disable MySQL Strict Mode yaitu membuat backup data. Silakan lakukan backup data dengan cara berikut,

cp -a /usr/my.cnf{,.strict.bak}
cp -a /etc/my.cnf{,.strict.bak}

3. Melakukan Disable MySQL Strict Mode

Untuk melakukan disable MySQL Strict Mode, silakan lakukan perintah berikut,

nano /usr/my.cnf
nano /etc/my.cnf

Kemudian cari,

sql_mode=NO_ENGINE_SUBSTITUTION,STRICT_TRANS_TABLES

Untuk melakukan disable MySQL Strict Mode, silakan ubah menjadi,

sql_mode=””

Jika sudah, jangan lupa di simpan ya! Bagi kamu yang menggunakan editor nano, untuk menyimpan file yang telah di edit caranya yaitu ctrl+x lalu tekan Y pada keyboard kemudian Enter.

4. Melakukan Restart Service MySQL

Sekarang saatnya melakukan restart service MySQL.
Jika kamu menggunakan CentOS 7, silakan lakukan perintah:

systemctl restart mysql

atau

/etc/init.d/mysql restart

Jika kamu menggunakan Ubuntu, silakan lakukan perintah:

service mysql restart

atau

/etc/init.d/mysql restart

5. Melakukan Pengecekan Strict Mode

Setelah direstart, silakan cek dengan perintah,

mysql -e “SELECT @@sql_mode;”

Jika muncul tulisan “NO_AUTO_CREATE_USER” itu artinya Strict Mode telah berhasil kamu disable (nonaktifkan). Itu artinya, panduan cara disable strict mode telah selesai.

Kesimpulan

Bagi developer, jangan khawatir! Jika script kamu tidak berjalan dengan sempurna, mungkin ada beberapa faktor yang mempengaruhi. Salah satunya yaitu strict mode pada MySQL. Nah, silakan non aktifkan dengan mengikuti panduan cara disable MySQL Strict Mode. Ingin agar website dan VPS kamu lebih aman? Silakan pasang SSL di VPS dengan mengikuti Panduan Install SSL di VPS. Jika ada pertanyaan, jangan ragu untuk kirim tiket ke Tim Support DomaiNesia ya!


Pindah ke DomaiNesia

Tertarik mendapatkan semua fitur layanan DomaiNesia?
Dapatkan Diskon Migrasi 25% serta GRATIS biaya migrasi & setup

Ya, migrasikan layanan saya!